
Setelah mengantar aisha pulang deva pun memutar mobilnya dan segera pulang.
Di tengah perjalanan deva berniat menghentikan mobilnya di depan sebuah minimarket untuk membeli sebuah minuman. Tapi saat ia menginjak rem mobilnya tidak kunjung berhenti dan menjadi tidak dapat di kendalikan. Deva berusaha keras mengendalikan mobilnya akan tetapi semakin ia berusaha mobilnya semakin tidak dapat di kendalikan. Kini tibalah ia di sebuah kemacetan dia pun merasa panik dan merasa hidupnya akan berakhir.
"Aisha" ucapnya sembari meneteskan air mata dan berwajah pasrah akan takdir hidupnya. "Aku sangat mencintaimu aisha,maafkan aku jika aku harus pergi meninggalkanmu selamanya" gumamnya lalu kembali berusaha menghentikan mobilnya.
Dalam paniknya terbayang wajah aisha dan kilasan kisah cintanya yg indah lalu ia membanting stir mobilnya ke kiri dan 'Braaakkkk' mobilnya menabrak tiang pembatas dan berguling-guling dan jatuh ke dalam jurang yg tidak dalam dan semua orang langsung turun ke jurang itu untuk melihat mobil itu. Ketika mereka melihat deva di dalam mobil yg terbalik itu mereka senang melihat deva masih dalam keadaan sadar berusaha keluar dari mobilnya.
"Ayo kita tolong dia !" ucap seorang warga lalu beberapa warga menghampiri deva dan mengeluarkannya dari dalam mobil yg sudah mulai terbakar itu.
"Cepat panggil ambulan!" seru seorang warga. Beberapa warga akhirnya mengangkat tubuh deva dan membawanya ke atas.
Tidak lama ambulan datang dan membawa deva ke rumah sakit terdekat,di dalam perjalanan kondisi deva mulai melemah karena luka yg sangat parah dan mengeluarkan banyak darah. Deva berusaha berbicara kepada salah seorang perawat laki-laki disisinya.
"Ada apa Pak? ada yg ingin anda katakan?cobalah katakan!" tanya perawat itu lalu mulai mendekat ke sisi deva dan mendekatkan telinganya ke mulut deva.
"Aa...a..aisha" ucap deva lemah
"Apa kau membawa ponsel? kau ingin aku menghubunginya?" tanya perawat itu kembali seolah mengerti apa yg deva inginkan saat ini. Deva pun menganggukkan kepalanya dengan sangat lemah dan mulai hilang kesadaran.
"Bertahanlah pak kita akan segera sampai!" ucap perawat itu sambil memasukkan infus ke lengan deva.
Perawat itu kemudian meraba saku jas deva dan menemukan ponsel deva didalamnya lalu ia membukanya mencari-cari sebuah nama yg deva ucapkan. Aisha. ya dia menemukan nama itu lalu menghubungi aisha.
"Hallo? apa ini dengan keluarganya pemilik ponsel ini?" tanya nya "pemilik ponsel ini mengalami kecelakaan dan kami akan membawanya ke rumah sakit xx tolong anda segeralah datang agar kami bisa secepatnya melakukan tindakan terhadap pasien" jelas perawat itu lalu memutus sambungan teleponnya.
Tibalah ambulan yg membawa deva di rumah sakit. beberapa perawat langsung membawa deva ke UGD dan datanglah seorang dokter yg segera melihat keadaan deva.
Di rumah aisha
Sepulangnya deva dari rumah aisha,merekapun berkumpul terlebih dahulu dan membahas tentang pernikahan aisha dan deva yg akan segera di laksanakan.
__ADS_1
Tiba-tiba ponsel aisha berdering aisha pun melihatnya dan seketika tersenyum senang melihat deva yg meneleponnya dan aisha pun segera mengangkatnya.
"Hallo sayang?" ucapnya girang."apaa?? ya baiklah kami akan segera datang kesana!" ucap aisha dengan wajah panik terkejut lalu tiba-tiba terduduk lemas dan mulai menangis. Keluarganya bingung melihat aisha yg tiba-tiba menangis.
"Aisha ada apa? knp kau tiba-tiba menangis?" tanya aryan sambil menghampiri adiknya itu.
"Deva kak! Deva kecelakaan parah sekarang dia berada di rumah sakit XX!" jawab aisha sambil menangis.
"Apa?" ucap keluarga aisha bersamaan.
"Ayo kita ke rumah sakit! deva disana sendirian!" ajak aisha dengan lemah
"Baiklah ayo" seru aryan lalu membantu aisha berjalan keluarganya mengikutinya di belakang.
Sesampainya di rumah sakit aisha tidak dapat menahan lagi kesedihannya dan tangisnya akhirnya meledak begitu melihat keadaan deva di dalam ruang ugd yg masih ditangani dokter. Beberapa saat mereka menunggu,seorang dokter keluar dari ruang ugd.
"Dokter bagaimana keadaannya?" tanya aisha sambil menangis tersedu-sedu.
"Ya aku calon istrinya"jawab aisha
"Dimana keluarganya?" ucap dokter itu lagi.
"Mereka masih dalam penerbangan menuju kesini" ucap aisha. Saat dalam perjalanan ke rumah sakit ayah aisha yg memberitahu tentang deva kepada ibunya deva.
"Begini pasien mengalami luka yg sangat parah dan kehilangan banyak darah,kami harus segera mengoperasinya tapi sebelum itu kami membutuhkan donor darah dengan golongan darah O negatif. Apakah salah satu dari kalian memiliki golongan darah itu? jika tidak operasi tidak bisa dilakukan sebelum darah itu ada!" jelas dokter pada aisha.
"Saya dok! golongan darah saya o negatif! dokter boleh mengambilnya!" ucap ibunya aisha membuat aisha dan yg lainnya tersenyum bangga pada ibunya yg begitu baik hati sehingga mau mendonorkan darahnya pada deva.
"Bu" lirih aisha dalam tangisnya"Terima kasih banyak!" ucap aisha seraya menghampiri ibunya dan memeluknya.
"Tidak apa-apa nak. semua karena ibu telah menganggap deva sebagai putra ibu sendiri" ucap ibunya sambil mengelus kepala aisha.
__ADS_1
" Mari bu kita harus segera mendonorkan darahnya" ucap dokter itu.
Ibunya aisha pun segera pergi ke ruangan pengambilan darah. Tidak lama akhirnya ibunya aisha kembali.
"Baiklah kami akan segera melakukan operasi! Berdoalah yg terbaik untu kelancaran operasi besar ini dan juga keselamatan pasien!" ucap dokter itu membuat aisha semakin panik.
"Ya dokter tolong lakukan yg terbaik untuknya" ucap aisha lalu diangguki oleh dokter itu.
Operasi telah di mulai. Semua tampak tegang. Saat sedang sangat tegang dari jauh tampak susan dan ibu ratih beserta suaminya susan sedang berjalan ke arah mereka,ibu ratih berlari lalu menghampiri aisha dengan wajah yg sudah penuh air mata.
"Aisha sayang,apa yg terjadi pada deva bagaimana bisa dia kecelakaan?" tanya ibu ratih sambil menangis sesenggukkan dan menanti jawaban dari aisha.
"Mam,aisha tidak tahu. Sebelumnya deva mengantarku pulang dan tidak lama seorang perawat meneleponku dan mengabari bahwa deva kecelakaan" jelas aisha merasa bingung dengan apa yg terjadi pada deva.
"Baiklah nak tidak apa-apa. Kita tunggu saja penjelasan dari deva saat dia sudah sadar nanti,mama juga sudah menelepon polisi untuk menyelidiki kecelakaan deva" ujar ibunya berusaha tegar.
"Ya mam" angguk aisha
Lalu ibu ratih pun memeluk aisha dengan lembut lalu melepaskannya dan melirik keluarga aisha yg sedang duduk lalu berjalan menghampiri mereka.
"Pak Lucas ajaklah istrimu dan anakmu pulang,kalian istirahat saja biar aku dan susan yg menunggu deva disini. ajaklah aisha pulang tenangkan dia" ucap ibu ratih penuh kasih sayang.
"Baiklah bu ratih kami akan pulang dulu besok kami akan kesini lagi menjenguk deva." jawab ayahnya aisha."Aisha ayo ikutlah bersama kami" ajak ayah aisha.
"Tidak yah,aku akan menunggu deva disini kalian pulanglah aku baik-baik saja" ucap aisha dengan nada sendu. Pak lucas pun melirik ratih dan ratih pun mengangguk.
"Baiklah kami pulang dulu" ucap ibunya aisha lalu memeluk ibu ratih.
Merekapun pulang kini hanya ada aisha,ibu ratih,susan dan rama yg sedang menunggu deva di rumah sakit.
Sedih banget ya deva kecelakaan 😥😥😥😥 jangan lupa vote ya. Nanti author up lagi biar tau keadaan deva selanjutnya hehehe!!! 😂😂😁😁😁
__ADS_1