Ikatan Cinta Masa Kecil

Ikatan Cinta Masa Kecil
Pertengkaran Konyol


__ADS_3

Selesai makan deva kembali mengikuti aisha kemanapun aisha melangkahkan kakinya,hal itu membuat aisha sangat jengkel pada deva.


"Kau ini kenapa mengikuti aku terus?" tanya aisha dengan nada kasar


"memangnya tidak boleh ya? ayolah istriku! aku hanya merindukanmu,apa kau tidak merindukanku?" tanya deva dengan suara khas menggodanya itu.


"Tidak!" ketus aisha.


"Apa? kau jahat sekali!" ucap deva merajuk.


"kau lebih jahat" balas aisha tak ingin kalah.


"Baiklah jika kau tidak merindukanku,pasti bayiku sangat merindukanku disana!" seru deva sambil menghampiri aisha dan mengelus perut aisha.


"Tidak! bayinya ingin mencari ayah baru!" ketus aisha berpura-pura dan membuat deva terkejut.


"Apa? tidak! itu tidak mungkin" ucap deva sambil tertawa sinis.


"Kenapa tidak? aku akan cari ayah baru untuknya sekarang! minggirlah!" ketus aisha sambil mendorong deva hingga terjatuh ke sofa.


Deva pun tak membiarkan aisha pergi,ia menarik tangan aisha hingga hampir terjatuh lalu cepat-cepat memeluk aisha.


"Haaa!" teriak aisha"kau ini apa-apaan? bagaimana jika aku jatuh! apa kau ingin membunuh bayimu sendiri?" bentak aisha.


"Kau yg apa-apaan? apa kau setega itu akan mencari laki-laki lain?" balas deva.


"Aku hanya bercanda! dasar suami konyol!" ledek aisha lalu cepat-cepat pergi dari deva menuju ke kamarnya.


"Hei! aku belum selesai bicara!" teriak deva sambil mengejar aisha ke kamarnya.


"Bicaralah dengan tembok saja! aku pusing bicara denganmu,suami konyol!" teriak aisha.


"Hei berani sekali kau mengataiku! Dasar gadis manja!" balas deva meledek aisha.


"Hei kau ingat aku bukan gadis lagi!" teriak aisha.


"oh ya aku lupa!" ucap deva lalu menepuk jidatnya pelan dan segera menutup pintu kamar lalu menguncinya membuat aisha bingung.


"Kenapa kau menguncinya?" tanya aisha.


"Agar kau tidak keluar lagi" ucap deva disertai senyuman nakal.


"Hei jangan bilang bahwa...-" belum selesai aisha menyelesaikan kata-katanya deva sudah membungkamnya dengan sebuah kecupan mesra di bibir aisha.


Aisha pun hanya ternganga mendapat kecupan itu,lalu memalingkan wajahnya dari tatapan mesra deva.


"Diamlah aisha,aku mohon diamlah! Jangan pernah pergi lagi seperti ini! aku sangat tersiksa jauh darimu,aku sangat menyesal dengan sikapku waktu itu! bahkan aku tidak bisa tidur memikirkanmu! aku bisa tidur hanya karena memeluk foto album pernikahan kita,Bukankah itu konyol sekali!" ucap deva dengan wajah sendu.


"Aku tidak pernah bermaksud meninggalkanmu! aku hanya ingin memberikan pelajaran padamu dan memperingatkanmu bahwa dia adalah wanita yg sangat licik" balas aisha.


"Iya kau benar,dan aku menyesal tidak mempercayai kata-katamu waktu itu. Bahkan aku sudah kasar padamu. Sebenarnya aku lelaki macam apa? aku sangat malu padamu bahkan pada diriku sendiri,aku tau aku tidak pantas dimaafkan. Kau boleh menghukumku bahkan aku akan dengan senang hati mengorbankan nyawaku agar kau memaafkanku" ucap deva panjang lebar.


Aisha tiba-tiba menutup mulut deva dengan tangannya.

__ADS_1


"Cukup!" ucap aisha"jangan pernah mengatakan hal seperti itu lagi!" lanjut aisha.


Deva pun memeluk aisha dengan penuh cinta.


"Maafkan aku istriku" ucap deva kembali meminta maaf.


"jauh dari sebelum kau minta maaf bahkan aku sudah memaafkanmu" balas aisha sambil membalas pelukan deva.


"aduh" tiba-tiba ucap aisha sambil memegangi perutnya.


"Ada apa? apa kau akan melahirkan?" tanya deva panik.


pertanyaan deva sontak membuat aisha tertawa terbahak-bahak.


"Hei mengapa kau malah tertawa? aku serius aisha" ketus deva sambil mengerucutkan bibirnya.


"Sejak kapan wanita hamil 5 bulan sudah akan melahirkan?" tanya aisha"Suamiku,kau memang suami yg sangat konyol!" lanjut aisha meledek deva.


"Mana aku tahu! aku kan laki-laki" ketus deva merajuk."lalu kenapa kau meringis tadi?" lanjut deva bertanya.


"Berikan tanganmu" pinta aisha. Deva kemudian menjulurkan tangannya dan aisha memegangnya lalu meletakkan tangan deva di perutnya.


"Wow! bayinya menendang!" seru deva.


"Giliran bayinya menendang kau tahu!" ketus aisha.


"Tentu saja!" seru deva lalu mengajak aisha duduk.


"Memangnya kenapa masih pelan?" tanya deva penasaran.


"Karena bayinya masih kecil" jawab aisha.


"Oh begitu ya" ucap deva sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Ya" jawab aisha sambil tersenyum geli melihat sikap konyol suaminya itu.


"Istriku" panggil deva tiba-tiba


"Apa?" ketus aisha.


"Hih! kau masih saja seperti itu padaku!" rajuk deva.


Aisha pun menghela nafas pelan sudah jengkel dengan suami konyolnya itu" apa suamiku?" tanya aisha lembut.


"Ayo kita jalan-jalan!" ajak deva.


"Kemana? ayo?" seru aisha antusias setelah mendengar kata jalan-jalan.


"kemanapun kau mau,cepatlah ganti bajumu dan bersiap-siap!" perintah deva.


"Baiklah,kau tunggu di luar" ucap aisha.


Deva pun keluar dari kamar lalu duduk di sofa menunggu aisha sambil memainkan ponselnya,hingga tiba-tiba ada sebuah panggilan masuk.

__ADS_1


Deva pun mengangkatnya karena yg meneleponnya adalah reihan.


"Hallo,ada apa ? cepat katakan!" ketus deva


"Tuan kami sudah mengantarkan susan,eh maksudku nona susan ke rumah orang tua kandungnya sesuai perintahmu tadi" ucap reihan di telepon.


"Baiklah bagus,gajimu akan ku berikan bonus nanti! ada lagi yg ingin kau beritahu padaku?" tanya deva sambil memasang wajah kesal karena reihan meneleponnya tidak tepat waktu.


"Tidak ada tuan" ucap reihan. Deva pun segera memutuskan sambungan teleponnya tanpa berkata-kata apapun lagi pada reihan.


(deva mewakili sikap author kalo di telepon doi wkwkwk pasti kalo gk ada yg penting dan mood lagi ancur langsung author matiin aja teleponnya... eh malah curcol. Sorry ya kita lanjut,tarik sis... semongko!!😁😂🤣)


Tak lama aisha pun keluar dari kamarnya dengan memakai gaun yg membuatnya terlihat sangat cantik walaupun badannya sudah mulai terlihat melebar sedikit. Meski begitu aisha malah terlihat semakin cantik saja.


"Wah kau tambah cantik saja" puji deva"Ayo kita langsung pergi!" ajak deva kemudian.


"Ayo!" seru aisha sangat bersemangat.


Merekapun segera keluar dari apartemen aisha dan memasuki lift untuk turun.


Setelah sampai di parkiran deva dan aisha memasuki mobilnya dan segera melaju.


"Kita akan kemana?" tanya aisha di dalam perjalanan.


"Kita pergi ke mall saja bagaimana?" tanya deva.


"untuk apa?" tanya aisha heran.


"membeli perlengkapan bayi" jawab deva sambil tersenyum hangat membuat aisha sangat bangga dan senang. Aisha pun menyandar di tangan deva yg sedang menyetir.


"Kau manis sekali suamiku,walaupun terkadang sangat konyol dan membuatku jengkel" ucap aisha sambil terkikik.


"Kau memuji tapi sambil meledekku dasar istriku yg manja!" balas deva.


"Tapi kau sangat mencintaiku bukan?" tanya aisha.


"Tentu saja istriku" balas deva sambil mengecup kening aisha.


Tak lama merekapun sampai di mall yg sangat besar,Merekapun langsung masuk ke mall itu.


Deva mengajak aisha memilih perlengkapan bayi lalu setelah itu deva akan mengajak aisha ke sebuah taman hiburan yg tidak jauh dari mall itu.


Setelah selesai memilih merekapun membayar perlengkapan bayi yg dipilihnya.


"Setelah ini kita langsung ke taman hiburan. Kau masih kuat berjalan?" tanya deva takut istrinya kelelahan.


"Ya tentu saja" jawab aisha masih bersemangat.


Merekapun keluar dari mall lalu langsung melaju ke arah taman hiburan.


*Baru bisa up pagi mohon maaf ya semuanya...


Selamat membaca**!!!

__ADS_1


__ADS_2