Ikatan Cinta Masa Kecil

Ikatan Cinta Masa Kecil
Kemesraan yg Tertunda


__ADS_3

Aisha dan deva sudah sampai di taman hiburan yg dituju deva.


"Waahh lihat itu seru sekali!" seru aisha sambil menarik tangan deva masuk ke taman hiburan yg sebenarnya adalah untuk anak-anak karena deva tidak ingin ambil resiko jika membawa aisha yg sedang hamil ke taman hiburan untuk orang dewasa.


"Pelan-pelan berjalannya sayang! nanti kau bisa jatuh!" kata deva mengingatkan aisha.


"em.. hehehe maaf aku lupa suamiku" kata aisha sambil menggaruk kepalanya yg tidak gatal.


"Sudah ayo! pegang selalu tanganku agar kau tidak terpisah dariku" perintah deva.


"Ya ampun,di tempat seperti ini bahkan kau masih bisa menggodaku? dasar suami konyol!" ledek aisha membuat deva mengerutkan keningnya.


"Sayang! aku tidak bercanda,lihat itu tempatnya ramai sekali! Bisa saja kau terpisah dariku dan tersesat di keramaian itu!" ucap deva dengan wajah serius.


Aisha pun melihat sekeliling taman hiburan itu. Benar saja tempatnya ramai sekali. Aisha pun merangkul tangan Deva karena takut terpisah dari deva dan tersesat di tempat yg asing baginya.


"Kau benar sekali suamiku" kata aisha sambil terkekeh.


"hmm sudah aku bilang bukan!" ketus deva sambil menarik tangan aisha dan berjalan pelan memasuki taman hiburan itu.


"Sekarang kita akan melakukan apa disini?" tanya aisha bingung.


"Aku tidak tahu,kau sendiri bagaimana istriku?" kata deva bertanya balik.


"Hmmm,aku bingung. Tapi..." ucap aisha sambil berfikir. "Haaa...lihat itu! aku ingin itu suamiku!" seru aisha sambil menunjuk seorang pedagang yg menjual rujak.


Mata deva pun melihat arah yg ditunjuk aisha. Dan dia mendapati penjual rujak yg ditunjuk aisha.


"kau mau rujak ya?" tanya deva. Aisha pun mengangguk dengan semangat. "Baiklah,ayo kita beli itu" ajak deva.


Mereka berduapun segera menghampiri pedagang itu.


"Pak berapa harga rujak itu satu porsi besarnya?" tanya deva pada pedagang itu.


"10 ribu saja,mau berapa porsi?" tanya penjual rujak itu lada deva. Deva kemudian melirik aisha dan bertanya pada aisha,"Berapa porsi?"


Aisha pun kemudian menunjukkan 2 jari tangannya pada deva.


"2 porsi besar saja pak!" ucap deva pada pedagang itu. Keberadaan deva yg sedang membeli rujak untuk aisha cukup membuat beberapa orang ibu-ibu disana berbisik-bisik membicarakannya.


"lihat itu ! dia romantis sekali membelikan rujak untuk istrinya yg sedang mengandung" ucap salah satu ibu-ibu itu. Deva sendiri tidak menghiraukan para ibu-ibu itu.

__ADS_1


Aisha yg mendengarnya merasa risih dan mulai menarik-narik pakaian deva.


"Apa sayang?" tanya deva yg merasa pakaiannya ditarik aisha.


"Cepat! aku risih dengan ibu-ibu yg membicarakanmu!" balas aisha dengan bibir yg sudah seperti kerucut.


"Sebentar sayang,pedagangnya masih memotong buahnya dulu!" kata deva sambil menggenggam tangan aisha.


Tak lama rujak pun sudah dimasukkan di dalam kantung kresek.


"Ini pak rujaknya" ucap pedagang itu sambil menyodorkan kantung kresek berisi rujak.


Deva pun lalu mengambilnya dan membayarnya dengan uang 50 ribu. Setelah itu segera pergi karena aisha yg merengek ingin ke tempat lain.


"Eh,pak ini kembaliannya!" teriak pedagang rujak itu pada deva.


"ambil saja untuk bapak!" balas deva.


"Terima kasih pak!" teriak pedagang rujak itu.


Deva hanya mengacungkan jempol lalu mengejar aisha yg sudah lumayan jauh darinya.


"Sayang tunggu..!" teriak deva memanggil aisha.


Deva pun sampai di bangku itu dengan nafas terengah-engah.


"Kau cepat sekali berjalannya" kata deva masih dengan nafas yg tidak teratur.


"Kau tahu? aku risih dan kesal pada para ibu-ibu rempong itu! seperti yg tidak diperhatikan suaminya saja saat mereka sedang hamil!" ketus aisha.


"ya ampun ternyata istriku ini cemburu ya?" ucap deva sambil mencubit pipi aisha pelan. "Tenang saja aku hanya untukmu aisha,aku hanya akan jadi milikmu! tidak akan ada yg membuatku berpaling apalagi ibu-ibu tadi!" goda deva membuat aisha tertunduk malu.


Deva pun merasa gemas dengan pipi aisha yg memerah karena malu. Iapun mendekatkan bibirnya pada pipi aisha dan mengecupnya dengan sangat mesra.


"a..apa yg ka..kau lakukan? ini di tempat umum! bagaimana jika ada yg melihat kita?" ucap aisha gelagapan.


"Kalau begitu ayo kita pulang! kita lakukan saja kemesraan ini di rumah" ajak deva.


"Aku tidak ingin pulang ke rumah,lebih baik pulang ke apartemen saja" ujar aisha seperti menyetujui keinginan deva.


"Baiklah asalkan kita bisa meneruskan kemesraan kita yg tertunda ini" ujar deva membuat aisha menjadi salah tingkah.

__ADS_1


"hmm,sudah a..ayo kita pulang" ajak aisha.


"Ayo sayang" kata deva sambil merangkul aisha dan berjalan menuju parkiran mobil.


Selama perjalanan aisha tertidur karena kelelahan seharian berjalan-jalan bersama deva.


Deva tersenyum melihat aisha yg sedang tertidur. Rasanya deva tidak ingin sekalipun tidak melihat wajah aisha yg membuatnya merasa nyaman jika menatapnya.


Kurang lebih 1 jam perjalanan mereka baru sampai di apartemen aisha karena dihadang kemacetan. Aisha masih tertidur,Deva pun menggendongnya hingga sampai di apartemennya.


Sesampainya di kamar apartemen aisha,Deva menidurkan aisha di ranjangnya. Akan tetapi aisha terbangun.


"Eh kita sudah sampai ya,maaf aku tertidur dan kau malah menggendongku bukannya membangunkanku saja" ujar aisha merasa tidak enak pada deva.


"Santai saja sayang,tidak apa-apa. Aku tidak enak membangunkanmu jadi aku menggendongmu saja" kata deva menenangkan aisha.


"Baiklah,hmmm... mana yg kau belikan tadi?" tanya aisha tiba-tiba.


"Kau masih ingat juga ya,dasat gadis manjaku!" ledek deva membuat aisha cemberut. "eh,sebentar aku akan mengambilnya di mobil" lanjut deva lalu segera bergegas untuk mengambilnya.


Tak lama deva sudah kembali membawa sekantung kresek rujak yg dibelinya.


"Ini dia!" ucap deva sambil menyodorkan rujaknya lalu kembali melangkahkan kakinya menuju dapur dan kembali ke kamar membawa piring besar. Setelah itu menyajikan rujaknya dan memberikannya pada aisha.


Merekapun akhirnya memakan rujak itu bersama-sama dengan saling menyuapi saat tiba kesempatan bagi deva memulai kemesraan diantara mereka.


Saat deva akan menyuapi aisha tiba-tiba saja deva menciumnya dan membuat aisha tersenyum malu.


"Apa yg kau lakukan?" ujar aisha cemberut.


"Melanjutkan kemesraan kita yg tertunda" balas deva dengan senyuman nakal.


"Hah? dasar suamiku yg paling konyol" ledek aisha.


Deva pun kembali menyuapi aisha rujak sampai habis. Setelah habis deva menyimpan piring kotor itu ke dapur dan segera kembali ke kamar lalu mengunci pintunya.


Aisha bergidik ngeri melihat suaminya seperti serigala yg akan memburu mangsanya.


Mula-mula deva mendekati aisha yg sedang duduk bersandar di ranjang lalu mendekatkan wajahnya dan mulai mengecup kening hingga bibir aisha. Beberapa menit kemudian...Pasti kalian sudah tau tanpa perlu dijelaskan.


Kemesraan yg sempat tertunda itupun akhirnya sudah dilanjutkan hingga membuat mereka lelah dan tertidur nyenyak hingga pagi.

__ADS_1


Selamat Membaca!!!


__ADS_2