Ikatan Cinta Masa Kecil

Ikatan Cinta Masa Kecil
Penghancuran Musuh dan Kepastian Cinta


__ADS_3

Di rumah deva


Deva sedang melamun di balkon kamarnya lalu tiba-tiba terlintas sesuatu di benaknya yg membuatnya berbicara sendiri.


"Aku tidak tahu apa yg membuatku tetap setia menantimu meskipun belasan tahun lamanya tapi yg aku tahu kau adalah cinta sejatiku Aisha. Saat ini hubungan kita tidak jelas. Aku mencintaimu tapi apakah kau juga mencintaiku? Aku takut kau tidak mencintaiku dan kau malah mencintai pria lain. Sungguh aku tidak bisa melihatmu dekat bersama pria lain sedikitpun. Aisha,besok aku akan meminta kepastian darimu." gumamnya merasa hampir putus asa. lalu deva beranjak pergi ke kamarnya dan menutup pintu balkon,dia memutuskan untuk merebahkan dirinya sejenak beristirahat.


Tapi sebelum dia sempat menutup matanya,ponselnya berdering ada yg meneleponnya.


"Hallo" jawabnya "Ya reihan ada apa?" sambung deva berbicara pada reihan di seberang sana.


"Hallo tuan!gawat seseorang berusaha memberikan data-data perusahaan kita pada saingan bisnis kita!" seru reihan dengan nada panik dan serius.


"Siapa orang yg berani menghianati kita?" tanya nya dengan nada emosi


"Dia adalah asisten sekrestaris Andri yg bernama alya,dia baru 2 minggu bekerja di kantor kita dan ternyata dia adalah mata-mata dari saingan bisnis kita yg disuruh untuk mencuri data-data perusahaan kita" jelas reihan.


"Reihan,cari wanita itu secepatnya lalu bawa dia padaku dengan bantuan tim kita!lalu kau coba retas semua data-data saingan kita itu. Sudah lama sekali aku ingin menjatuhkannya dan kali ini adalah saatnya!" Perintah deva pada reihan dengan diiringi senyum licik


"Baik tuan" patuh reihan pada deva


tut tut tut sambungan telepon terputus.


Deva segera pergi ke kantor untuk mengurus juga masalah yg baru saja di beri tahu reihan.


Sampai di kantor ia pun masuk ke ruang cctv dan melihat rekaman ruang karyawan-karyawannya dan ia pun menemukan rekaman yg di cari nya. Benar saja wanita yg bernama alya itu terlihat sedang mencari-cari dokumen di ruang dokumen lama yg berisi data-data. Lalu dia pun menyeringai,"hei wanita ceroboh kau salah untuk mencoba melawanku. Lihat saja kau akan kuhancurkan bersama tuanmu itu sampai kalian memilih mati daripada hidup" gumamnya lalu tersenyum licik.


Di kamar Aisha


Aisha sedang duduk di meja riasnya sambil melamun menatap wajahnya di cermin sambil sesekali tersenyum sendiri.


"Deva,knp kau selalu membuatku jatuh hati dan tidak bisa berpaling pada siapapun. Aku tidak tahu bahwa cinta yg kita buat di masa kecil malau semakin erat dan besar di saat kita sudah dewasa seperti ini." gumamnya sambil menyisir rambutnya dan tersenyum sendiri.


Saat sedang larut dalam lamunannya tiba-tiba aryan kakaknya datang dan membuyarkan lamunan aisha.

__ADS_1


"Kakak kau ini mengagetkanku! bisakah kau mengetuk pintu kamar dulu sebelum masuk! kau sangat menyebalkan!" marah aisha pada kakaknya itu.


"Heuh kau ini kerjanya melamun saja. aku sudah mengetuk pintu tapi kau tidak mendengarnya dan malah melamunkan sesuatu yg aku tidak tahu sambil tersenyum-senyum sendiri" ujar aryan sambil mengusap wajah aisha.


"Hei lepaskan tanganmu dari wajahku!lalu katakan apa tujuanmu ke kamarku!" balas aisha sambil menepis tangan aryan.


"Aku kesini ingin menanyakan sesuatu" ucap aryan dengan nada serius.


"Apa?cepat katakan" ucap aisha dengan nada sinis.


"Kau dan deva? bagaimana bisa saling mengenal? aku tidak mengerti!" tanya aryan heran.


"Kau ingat teman masa kecilku kak? coba siapa namanya?" jawab aisha bertanya balik pada kakaknya itu.


"Slaven adeva rafandi. memangnya kenapa? ada apa dengannya?" tanya aryan semakin penasaran.


"Deva itu adalah teman masa kecilku dan deva teman bisnismu itu pemilik perusahaan SAR Entertainment Group adalah tidak lain slaven teman masa kecilku yg sekarang lebih dikenal dengan nama panggilan deva yg di ambil dari nama tengahnya adeva! dan nama perusahaan SAR itu adalah singkatan dari nama lengkapnya deva.! kami bertemu di kampus tidak sengaja saat aku membuat jam tangannya rusak dan dialah yg mengembalikan ingatanku pada saat kami ke london" jelas aisha.


Seketika aryan ternganga mendengar penjelasan Aisha.


"Ya kau benar kak!" seru aisha dengan senyum manis.


Aryan pun tertawa sangat keras.


"Kenapa kau tertawa!cepat pergi sana aku ingin istirahat!" perintah aisha sambil memicingkan matanya tajam.


"yeahh" ucap aryan sambil segera beranjak pergi dari kamar aisha.


Aisha kembali memikirkan deva sambil tersenyum tiba-tiba ponselnya berdering.


"Wah siapa yg menelepon malam-malam begini?"gumamnya lalu segera mengambil ponselnya dan diapun tersenyum menatap layar ponselnya"Hallo deva ada apa?" ucapnya girang


"Aisha apa besok kita bisa bertemu? ini sangat penting" seru deva di seberang sana.

__ADS_1


"Ya baiklah aku bisa. jam berapa?" balas aisha


"Jam 1 siang,supirku akan menjemputmu" jelas deva.


"baiklah" ucap aisha sambil cemberut dan memutuskan sambungan telepon. 'seharusnya kau yg menjemputku bukan supirmu itu'batin aisha kesal sambil naik ke atas tempat tidur lalu tak lama iapun memasuki alam mimpi.


Esok harinya aisha sudah terbangun pagi sekali lalu mandi dan turun untuk sarapan. Sementara deva dia sudah bangun lebih pagi untuk menuntaskan masalah yg diberitahukan reihan semalam. sebelum melangkah menuju garasi ponsel deva berdering. Ternyata yg meneleponnya adalah reihan.


"Hallo reihan? bagaimana apa semuanya berjalan sesuai rencana?" tanya deva dengan nada dingin.


"Ya tuan semua sudah selesai. alya sudah ada dalam sekapan kita dan bukti untuk menghancurkan perusahaan saingan kita sudah ada. Kau hanya tinggal menemui naufal di aula kantor kita dan aku akan menyerahkan bukti itu kepada polisi dan membawa polisi kesana dengan penyamaran" Jelas reihan di telepon.


"Baiklah kita jalankan sekarang rencana ini" seru deva


"Baik tuan" ucap reihan lalu sambungan telepon diputuskan.


Deva pun segera pergi ke kantor lalu tidak berapa lama dia telah tiba disana dan melihat naufal CEO dari perusahaan saingan yg akan dia hancurkan sesang berada di dalam aula.


"Aku pikir kau tidak akan datang Tuan Naufal"Ucap deva dengan wajah datarnya.


"Hei tentu saja aku datang. katakan! apa maksud undanganmu ini. jangan berbasa-basi aku tidak suka menunggu!" kecam naufal pada deva.


"Hei kau santai saja tunggu sebentar semuanya akan jelas dan menguntungkan salah satu dari kita di dalam pertemuan ini" ujar deva dengan senyum liciknya.


tiba-tiba ponsel naufal berdering dan iapun terkejut dengan ucapan peneleponnya itu. Dan sebelum dia bertindak polisi yg bersembunyi di ruangan itupun keluar dan menangkap Naufal.


"Kau berani mengirim mata-mata tidak bergunamu itu untuk menghancurkan perusahaanku tapi sekarang kau yg hancur,hahahaha" tawa deva puas.


"Lihat saja aku akan menghancurkanmu dan aku akan kembali!" ancam naufal lalu polisi segera membawanya pergi dan memborgol tangannya.


Deva pun melirik reihan yg sedari tadi berada di ruangannya bersama dengan naufal "Bereskan semuanya!" perintah deva sambil berlalu.


Reihan pun segera melakukan perintah tuannya yg tidak lain adalah untuk membereskan anak buah Naufal.

__ADS_1


Selamat pagi para pembaca maaf ya jarang up hehehe!!! sibuk 🤣😂


__ADS_2