
Kesehatan deva sudah pulih dalam waktu cepat dan tak terasa esok adalah hari bahagianya dengan aisha dimana mereka akan mengikat tali pernikahan dan bersama sampai akhir hidup mereka.
Aisha terlihat sedang tidak bisa tenang karena gugup akan pernikahannya dengan deva. Rhesa yg melihat hal itu mulai memarahi aisha agar tenang.
"Aisha!" teriaknya membuat aisha berhenti mondar-mandir.
"Apa ?" ketus aisha.
"Kau tidak punya jenggot tapi seperti yg sedang kebakaran jenggot!"tanya resha pada aisha.
"Kau belum pernah menikah jadi tidak akan tahu!" ketus aisha.
"Tapi kenapa kau seperti ini? berjalan kesana kemari tidak jelas!" bentak resha.
"Aku hanya gugup!" jawab aisha.
"Tenanglah tidak akan ada apa-apa!tidurlah istirahatkan pikiranmu!pikirkan saja besok adalah moment yg akan terjadi sekali dalam hidupmu. besok pernikahanmu dengan deva orang yg kau cintai dari kecil!" ujar resha menasehati aisha.
"Kau benar kak baiklah kalau begitu pergilah dari kamarku,aku akan istirahat!" ujar aisha
"Baiklah" ujar resha datar lalu keluar dari kamar yg ditempati aisha.
Nyatanya meski seberapa berusaha aisha tidur,ia masih belum bisa tidur juga yg dia pikirkan hanya pernikahannya besok ia pun memutuskan untuk melihat-lihat berita di media sosial tapi sebelum sempat membukanya ponselnya berdering ada pesan dari deva.
Deva : Sayang kau sudah tidur?
*Aisha : belum aku tidak bisa tidur.
Deva : aku tau kau pasti tidak sabar ingin segera mengetahui yg waktu itu
Aisha : Yg waktu itu? apa ya?
Deva : waktu di taman belakang rumahku
Aisha : kau akan memberitahuku atau tidak?
Deva : Ya di malam harinya kau akan segera tahu!Sekarang tidurlah
Aisha : Baiklah. selamat malam !
Deva : Selamat malam kembali pengantinku!
__ADS_1
Krik krik krik*.
Akhirnya setelah membalas pesan deva aisha bisa tertidur.
Tak terasa matahari sebentar lagi akan terbit. semua sudah terbangun dari pukul 3 pagi untuk bersiap-siap melihat pernikahan Aisha dan Deva. Aisha sedang di rias oleh para penata rias.
Tak lama semua persiapan pun sudah selesai kini hanya tinggal menunggu akad nikah. Suasana mulai tegang Deva sedang duduk di meja akad menunggu pengantinnya dan penghulu datang. 5 menit kemudian aisha sedang berjalan di gandeng kedua orang tuanya untuk menghampiri dirinya. setelah sampai ia pun duduk bersama deva. Deva melirik aisha yg tampil sangat luar biasa mengenakan kebaya yg dipilihnya waktu itu dan mahkota siger sunda berdiri di kepalanya. Begitu cantik dan anggun.
Beberapa saat kemudian penghulu sudah datang,akad pun dimulai.
Suasana menjadi lebih tegang lagi dikala deva mengucapkan ijab kabulnya.
"Saya terima nikah dan kawinnya Aisha Shatiya Hasan Binti Lucas Hasan dengan maskawin tersebut dan seperangkat alat sholat dibayar tunai" ucap deva dengan lantang dan tegas.
Semua keluarga yg mendengarnya terharu. utamanya aisha ia meneteskan air matanya karena sangat terharu dan tidak menyangka bahwa kini deva telah jadi miliknya seutuhnya. Aisha mencium tangan deva lalu deva mencium kening aisha.
Hari itu menjadi hari paling bersejarah di kehidupan aisha dan Deva. hari dimulainya awal baru pada kehidupan mereka setelah bersama. Hari dimana mereka akan melalui segala hal bersama-sama.
Keduanya sudah duduk di pelaminan dan terlihat sangat serasi. mulai dari keluarga,teman, dan tamu-tamu banyak yg datang ke pernikahan deva dan aisha.
"Sayang apa kau bahagia sudah menikah denganku?" tanya deva secara tiba-tiba.
"Tentu saja. aku sangat bahagia bisa bersama dengamu aku bahagia menjadi milikmu dan memilikimu seutuhnya" jawab aisha.
"Heuh? terserah kau saja aku tidak mengerti!" ucap aisha acuh tak acuh.
"Baiklah sayang nanti saja kita bahas hari ini kita nikmati dulu pesta pernikahan kita ini" ujar deva sambil memeluk aisha dari belakang.
"Kau ini lepaskan!" pekik aisha.
"Hei kita sudah sah jangan takut lagi!" ujar deva mengingatkan sambil memperlihatkan cincin di jarinya.
"Iya tapi-" Cup satu kecupan mendarat di bibir tipis aisha sebelum aisha menyelesaikan kata-katanya. Tanpa sadar teman-teman aisha sudah berada disana memperhatikan pasangan pasangan pengantin baru itu sejak tadi.
"Hmmm" dehem rhea membuat keduanya gelagapan"jangan terburu-buru kak deva! ini masih siang! malam masih panjang dan kalian masih punya kesempatan panjang saat bulan madu" lanjut rhea menggoda aisha dan deva
"Iya rhea benar kalian ini selalu saja terburu-buru" timpal Yessi jahil.
"Aisha dan kak deva kalian mau bulan madu kemana?" tanya farah membuat aisha melirik deva bingung.
"Kemanapun yg aisha ingin kunjungi" ujar deva sambil tersenyum pada aisha.
__ADS_1
"bagaimana aisha kau mau kemana?" tanya farah"lihat suamimu memberi kesempatan padamu untuk pergi bulan madu kemanapun tempat yg kau inginkan asalkan kau siap untuknya" goda farah kembali.
"aku ingin ke swiss,india,paris,selandia baru" jawab aisha.
"Baiklah sayang besok pagi kita akan langsung pergi kesana dalam waktu 2 minggu kau siap kan?" tanya deva.
"Ya aku siap" jawab aisha sambil tersenyum.
"yeaayy selamat bulan madu untu kalian jangan lupa pulang bawa oleh-oleh keponakan untuk kami ya aisha!" ujar Rhe menggoda aisha.
"kami kesana dulu ya kau disini saja nikmati pestanya dengan suamimu!" ujar Yessi
"Baik terima kasih ya sahabatku yg paling tercinta" ujar aisha.
Ketiga temannya pun memeluk aisha penuh kasih sayang dan setelah itu pergi meninggalkan aisha dan deva berdua di pelaminan.
"Sayang,semoga kita secepatnya kita memiliki momongan agar saat aku pulang rumah jadi ramai" ujar deva sambil tersenyum dan merangkul aisha.
"Ya sayang,agar aku tak kesepian juga saat kau bekerja nanti" jawab aisha.
"Ya dan aku sangat menginginkan anak laki-laki setampan diriku dan anak perempuan secantik dirimu" goda deva.
"Tentu saja harus mirip kita karena mereka anak kita" ujar aisha.
"Baiklah malam ini kita buat ya?" ujar deva mulai menggoda aisha nakal.
Aisha pun bergidik ngeri dengan kata-kata suaminya itu. "Apa maksudmu?" tanya aisha.
"Sayang ini malam pertama pernikahan kita! apa kau akan melewatkannya?" tanya deva dengan senyuman nakal.
"Diamlah nanti ada yg mendengarmu!" ketus aisha.
"Tidak ada istriku sayang tidak akan ada yg mendengar" jawab deva semakin nakal.
"Terserah kau saja aku ikut apa yg kau katakan saja karena kau suamiku" ujar aisha pasrah. "Dasar suamiku otak mesum" ejek aisha.
"Eh apa kau bilang? lihat ya aku akan menghukummu!" ancam deva sambil tersenyum nakal lagi.
"Ah tidak-tidak maaf suamiku!" ujar aisha 'arrrgghh dasar mulut lancang kenapa kau malah mengatakan itu' batin aisha kesal.
"Jangan lupa siap-siap ya sayang" ujar deva sambil tersenyum lebih nakal lalu mengerlingkan sebelah matanya membuat aisha gelagapan.
__ADS_1
Eh dasar deva mentang² udah nikah ya berani banget godain aisha dasar nakal.
ikuti terus ya kelanjutan kisahnya masih banyak moment lucu,sedih romantis di dalam kisah cinta aisha dan deva. jangan lupa like dan vote ya