Ikatan Cinta Masa Kecil

Ikatan Cinta Masa Kecil
Surat Perjanjian


__ADS_3

Pagi hari sekali deva sudah bersiap-siap untuk menjemput aisha. Kali ini penampilan deva berbeda dari biasanya. Jika sehari-hari dia terlihat memakai pakaian formal,hari ini ia hanya memakai celana levis dan kaos berlengan panjang. Deva pergi kegarasi lalu mengeluarkan mobilnya tapi dia keluar lagi dari mobilnya lalu mengeluarkan motor trailnya yg sudah lama ia simpan. Dia pun melajukan motornya tidak lama akhirnya dia sampai di rumah aisha. ternyata aisha sudah menunggunya di depan gerbang rumahnya. Tapi aisha tidak mengenali deva karena penampilannya yg berbeda dari biasanya. Deva pun membuka helmnya dan aisha hanya terpana melihat bahwa yg mengendarai motor itu adalah deva.


"Kau sudah lama menunggu disana?" tanya deva membuyarkan lamunan aisha.


"30 menit yg lalu" jawab aisha sambil menunduk ke bawah.


"oh maaf aku membuatmu menunggu. kalau begitu ayo! Pengacaraku sudah menunggumu" ucap deva sambil menyerahkan helm pada aisha


aisha pun mengambil lalu memakai helm yg diberikan deva padanya dan segera naik ke motor itu. Dalam perjalanan keduanya hanya diam lalu tiba-tiba deva menambah kecepatan motornya dan ternyata ada sebuah polisi tidur yg tidak terlihat. spontan deva mengerem motornya dengan cepat. Aisha yg ketakutan dengan refleks memeluk punggung deva.


"seharusnya dari tadi kau berpegangan padaku. Tapi kau tidak melakukannya lihat kan! hampir saja kau celaka karena tidak berpegangan!" ingat deva pasa aisha dengan senyum jahil.


"eh,apa? emm... baiklah maaf" ucap aisha gelagapan.


Deva kembali melajukan motornya dan kali ini aisha berpegangan dengan memegang baju deva.


Tidak berapa lama merekapun sampai di rumah deva. saat masuk ternyata pengacara sudah duduk di kursi ruang tamu.


"Ayo duduk!" ajak deva


Aisha pun langsung duduk disamping deva. "wah nona kau sangat serasi dengan tuan deva"ucap pengacara yg bernama arman itu sengaja menggoda deva.


"sudahlah jangan banyak basa-basi cepat jelaskan!" ketus deva"dan jaga pandanganmu terhadap aisha aku tidak suka kau memandang seperti itu pada apa yg aku punya!" sambungnya dengan nada ketus lagi.


"yeaaahh baiklah tuan lemari es" candanya lagi


"ini silahkan baca nona aisha dan ini untukmu tuan slaven atau yeaahh tuan deva"lanjutnya.


"sepertinya aku tidak perlu lagi membacanya karena aku yg membuat isi perjanjian ini"ketus deva"kau aisha bacalah"


aisha pun membacanya dalam perjanjian itu tertulis persyaratan saat aisha berpura-pura menjadi kekasihnya nanti.



tidak boleh membocorkan hubungan palsu ini kepada siapapun


tidak boleh menemui laki-laki lain berbicara ataupun bertemu dengan laki-laki


minta izin sebelum berpergian


4.jika salah satu melanggar kontrak maka akan didenda 1 milyar


5.jika kontrak berjalan normal sampai akhir maka pihak wanita akan diberikan uang senilai 500 juta.


6.pihak laki-laki akan bertanggung jawab jila terjadi sesuatu pada pihak wanita


"jika kau setuju tanda tangani jika tidak maka bayarlah hutangmu sekarang juga 3x lipat." ucap deva dengan nada berharap bahwa aisha akan setuju.


"aku setuju aku akan menandatanganinya" ucap aisha lalu mengambil bolpoin dan mulai menandatangani surat perjanjian itu.

__ADS_1


Deva pun tersenyum senang dan berjanji akan selalu melindungi aisha dan akan mengembalikan ingatan aisha secepatnya.


Perjanjian telah selesai pengacara pun sudah pulang kini tinggal aisha dan deva yg berada di rumah deva.


"Aisha aku sangat lapar maukah kau memasak makanan untukku?" ucap deva sambil tersenyum pada aisha.


"ya tunggu sebentar aku akan membuat makanan untukmu" balas aisha sambil tersenyum


saat menunggu aisha memasak deva mengambil secarik kertas dan sebuah bolpoin lalu ia mulai menuliskan sesuatu di kertas itu.



***Untuk sebuah hati...


yg telah aku tunggu


Untuk sebuah hati


yg selalu membuatku bersyukur,


akan hadirmu...


tetaplah bersamaku,


disampingku


Nyanyikanlah selalu sebuah lagu cinta


dalam setiap malam...


agar tidurku terlelap dan nyenyak


Aku ingin...


kau ada disampingku setiap saat..


saat aku terbangun dari tidurku...


di pagi hari setiap harinya


aku hanya ingin melihat sesuatu yg indah...


senyumanmu...


Aku hanya akan selalu mencintaimu


kemarin,hari ini,esok dan sampai selamanya...


sampai nafasku berhenti...

__ADS_1


I Love You***...


Tiba-tiba aisha sudah berjalan mendekatinya lalu deva cepat-cepat melipat kertas itu dan memasukannya ke dalam saku celananya.


"silahkan dimakan pak deva" ucap aisha sembari menyodorkan makanan ke depan deva.


"jangan panggil aku pak!aku bukan atasanmu dan aku bukan ayahmu panggil aku deva saja!" perintah deva.


"baiklah pa- eh deva" ucap aisha sambil tersenyum..


Entah mengapa aisha merasa selalu ingin tersenyum setiap kali berada di dekat deva. Aisha kembali menoleh pada deva dan kembali tersenyum saat kembali melihat deva sedang makan dengan lahap seperti kemarin sore.


tak terasa makanan di piring pun telah kosong.


"Aisha. kau ada kegiatan hari ini?" tanya deva tiba-tiba


"ada" jawab aisha singkat sambil membereskan piring bekas makan deva.


"apa itu?" tanya deva kembali


"tidur,makan" jawab aisha lagi dengan senyum jahil


"heuh itu bukan kegiatan tapi kebiasaan"ketus deva


"memangnya kenapa?" kali ini aisha yg bertanya


" aku ingin mengajakmu ke acara pesta teman bisnisku. aku ingin mengajakmu apa kau bisa ikut?" tanya deva dengan wajah berharap.


"baiklah aku akan ikut. jam berapa pestanya?" tanya lagi aisha


"jam 8 malam"ucap deva


"baiklah aku akan ikut dengamu pa- eh deva" sahut aisha.


"terima kasih"ucap lagi deva sambil tersenyum hangat membuat hati aisha ikut menghangat dan merasa ingin selalu melihat deva tersenyum seperti itu.


"terima kasih kembali" balas aisha sambil tersenyum juga.


mereka saling menatap sambil tersenyum lalu menunduk dan larut dalam pikiran masing-masing.


"baiklah ini sudah siang ayo kuantar kau pulang,kau istirahatlah dulu agar nanti malam kau tidak mengantuk di pesta yg sepertinya akan membosankan itu" ajak deva lalu berdiri mengambil kunci mobil dan menarik tangan aisha.


"ya baik" spontan aisha terkejut lalu dia mulai membiasakan diri dengan hal seperti ini walau dalam hatinya ingin selalu dalam posisi seperti ini dengan deva. Perasaan mulai tumbuh dalam hati aisha dan mulai ada kilasan ingatan tentang seorang pria yg wajahnya mirop dengan deva. dia berharap bahwa deva lah yg ada dalam kilasan ingatan itu. Aisha menyadari bahwa dia sudah mulai mencintai deva tapi aisha menepis perasaan itu jauh-jauh karena ia sadar kedekatan ini terjadi karena untuk melunasi hutangnya mengganti jam tangan deva yg tempo hari ia jatuhkan secara tidak sengaja. Aisha mulai bersedih sepanjang perjalanan ia hanya menatap ke arah samping jendela mobil deva sendiri terpokus pada setir mobil dan jalanan hingga tak terasa sudah berada di deoan gerbang rumah aisha.


Aisha turun lalu hanya berkata"sampai nanti. terima kasih telah mengantarku pulang" lalu berbalik sebelum deva membalasnya dan masuk ke dalam gerbang rumahnya


deva merasa heran lalu segera pergi karen berpikir mungkin aisha lelah.


Alhamdulillah bisa up 3 episode hari ini. nanti malam insya Allah mau up lagi.. jangan lupa vote ya teman-temanπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2