
Sebelum saya lanjutin ceritanya saya mau minta maaf dulu untuk para pembaca kalo beberapa hari ini saya jarang up dan kalau up cuma 1 episode. Soalnya saya juga punya kesibukan 😁😁 yg susah untuk ditunda. Insya Allah kedepannya bakal sering-sering up lagi.
***
Deva segera membawa aisha pergi ke rumah sakit dengan mobilnya. Sesampainya di rumah sakit aisha segera di tangani dokter.
"Dokter tolong segera tangani dia!lakukan yg terbaik untuknya!" ucap deva pada seorang dokter terbaik di Rumah sakit itu
"Baiklah,tapi tolong anda tunggu disini agar kami bisa segera melakukan tindakan perawatan terhadap pasien!". Ucap dokter sambil segera membawa aisha pergi bersama beberapa perawat.
Deva pun akhirnya terduduk lesu di depan pintu ruangan ruang UGD dengan posisi menutup kedua wajahnya dengan telapak tangannya.
Di rumah ibu ratih
Sejak deva membawa pergi aisha ke rumah sakit ibu ratih,susan dan rama suaminya susan tidak berhenti cemas memikirkan keadaan aisha. Sementara Rebecca sudah di tahan oleh polisi.
" Mam "seru susan sambil berjalan menghampiri ibunya. " Aku sangat cemas dengan keadaan kak Aisha,apa lebih baik kita pergi menyusulnya ke rumah sakit?"Usul susan pada ibu ratih.
"Lalu bagaimana dengan acara pernikahanmu ini?" ujar ibu ratih bingung.
"Sudahlah mam,lagipula para tamu sudah bubar dan tidak mungkin juga bagi kita untuk berpesta sedangkan kakak disana sedang mencemaskan Aisha." ujar susan meyakinkan ibunya.
"Ya mam. tidak apa-apa akan lebih baik kita menemani kak Deva di rumah sakit!" timpal rama menyetujui usul Susan.
"Baiklah kalau begitu. Kita pergi saja sekarang untuk menemani Deva" ujar ibu ratih setuju dengan usul putrinya.
Di rumah sakit
Pintu UGD terbuka,deva segera berdiri lalu seorang dokter keluar dan menghampiri deva.
"Dokter,Bagaimana keadaannya?"Tanya deva pada dokter itu.
"Tenang saja dia baik-baik saja. Mungkin dia hanya pingsan karena shock"jelas dokter itu"kau boleh menemuinya sekarang,setelah ini kami akan memindahkannya ke ruang perawatan sesuai dengan permintaanmu." sambung dokter itu lalu pergi berlalu meninggalkan deva.
Deva pun segera masuk untuk melihat Aisha.Ternyata aisha belum bangun,deva pun duduk di samping tenpat tidur aisha lalu meraih tangan aisha dan menggenggamnya dengan sangat erat. 'Sha maafkan aku,ini semua karena aku,kesalahanku.'batinnya lalu menunduk menyesal.
Tiba-tiba ada ketukan di balik pintu.Toktoktok lalu pintu ruangan terbuka dan ternyata yg datang adalah ibu ratih,susan,dan juga rama.
"Kalian knp datang kesini? Harusnya kalian tunggu saja di rumah dan menemani para tamu bukan?" Tanya deva
"Kami kesini karena mencemaskan keadaan aisha. Para tamu sudah pulang. lagipula tidak mungkin kami senang-senang berpesta sedangkan kau sendirian menemani aisha di rumah sakit. Dan ini pun atas usul susan karena susan begitu mencemaskan keadaan aisha." jelas ibu ratih.
"Baiklah mam. Terima kasih ya! Kalian bertiga sudah peduli pada susan" ucap deva terharu.
"Tidak apa-apa kak,kak Aisha orang yg sangat baik" ucap susan.
"Bagaimana keadaan aisha?" tanya ibu ratih.
"Dia baik-baik saja. Dokter bilang dia hanya pingsan karena shock. dokter sudah memberinya obat penenang mungkin sebentar lagi dia bangun" jelas deva menenangkan kecemasan ibunya.
__ADS_1
"Syukurlah jika aisha baik-baik saja" Sahut ibu ratih sambil mengusap pundak deva.
"mam,kak kami keluar dulu untuk mencari makanan" pamit susan.
"Baiklah. biar mama disini menemani kakakmu" ucap bu ratih.
Susan dan rama pun segera keluar meninggalkan mereka bertiga.
Tiba-tiba jari aisha yg sedang berada di genggaman deva bergerak-gerak dan perlahan aisha membuka matanya.
"De..Deva" panggil aisha
"kau sudah bangun" ucap deva lalu mendekat ke kepala aisha dan membantu aisha yg hendak bangun lalu menyandarkannya di tepi tempat tidur.
"Aisha aku minta maaf ini semua karena aku,jadi rebecca membuatmu celaka seperti ini" ucap deva sambil tertunduk malu dan menyesal
"Tidak apa-apa va! aku yg minta maaf aku sudah sering membuatmu repot" ucap aisha meyakinkan deva.
"Tidak sha" jawab deva
Aisha pun menatap sekeliling ruangan dengan matanya lalu ia membelalakan matanya ketika melihat ibu ratih yg sedang duduk di samping deva.
" ada apa ? kenapa kau terkejut melihat mama aisha?" tanya ibu ratih heran karena aisha menatapnya dengan ekspresi kaget.
"Tante ratih? sedang apa disini? bukankah harusnya tante berada di bandung?mana slaven? apa dia ikut dengan tante? tolong tante! aku sangat merindukannya dan aku ingin bertemu dengannya!" ucap aisha
"Deva!! mama tidak mengerti sebenarnya ada apa ini!?" tanya ibu ratih menyelidik.
"Aisha ingatanmu sudah kembali? aisha ini aku slaven! lihat aku baik-baik!" ujar deva bersemangat. " Mam,maaf selama ini aku merahasiakan hal ini dari mama. Aisha adalah teman masa kecil ku apa mama ingat paman lucas sahabat ayah?! dia adalah putri paman lucas. dan dia pindah ke jakarta 17 tahun yg lalu dia pernah mengalami kecelakaan disana yg membuat aisha kehilangan ingatannya diapun hanya mengingat keluarganya saja." jelas deva pada ibu ratih.
Ibu ratih melirik aisha lalu menatapnya dan aisha pun mengangguk membenarkan penjelasan deva. Seketika ibu ratih memeluk aisha sambil menangis.
"Kemana saja kau nak! selama ini deva terus menunggumu di bandung sampai 4 tahun yg lalu deva ke jakarta demi menemuimu!" ucap ibu ratih sambil menangis.
"Maaf mam,aisha tidak bisa mengingat apapun!" jawab aisha. "Kau juga kemana saja selama aku dijakarta kau tidak pernah membalas pesanku sedikitpun!!" aisha memarahi deva.
Kecemasan diruang itu seketika berubah menjadi penuh haru. Deva sendiri dia sangat bersyukur karena usahanya mengembalikan ingatan aisha sudah berhasil. Dan itu merupakan kebahagiaan terbesar dalam hidup deva. Hatinya yg telah lama membeku menjadi seperti es kini telah kembali mencair dengan kembalinya Aisha dalam kehidupannya. Deva pun menuliskan kisahnya dalam sebuah puisi dalam secarik kertas...
Akhirnya...
Saat yg aku tunggu telah tiba
Kau kembali
mengisi hari-hariku
mengisi lembaran hidupku
yg telah lama kosong
__ADS_1
seiring dengan kepergianmu
kini...
kau telah datang,
dan memberikan warna
warna cinta yg menghiasi hari-hariku
Tuhan...
Jangan kau jauhkan dia lagi
dari hidupku...
Izinkanlah dia bersamaku
Menemani setiap malamku
dengan canda dan tawa
Bahkan dengan cinta
Akan ku curahkan hujan cinta yg besar
untuk dia
Akan selalu aku jaga dia
dengan segenap jiwa dan ragaku
Hidupnya-hidupku
tawanya-tawaku
tangisnya-tangisku juga.
***Terima kasih tuhan
telah menjawab doa-doaku...
#Deva***
Hehe segitu dulu aja ya up nya besok up lagi tenang aja kisahnya Deva dan Aisha masih panjang kok!😂 masih banyak lika-liku kisah cinta mereka.
Buat yg selalu baca makasih banyak ya. terutama buat... ah rahasia deh...
Ikuti terus ya kelanjutan Kisah Cinta Aisha dan Deva...😊😘😘😘
__ADS_1