Ikatan Cinta Masa Kecil

Ikatan Cinta Masa Kecil
Ngidam


__ADS_3

Menjelang tengah malam aisha terbangun dari tidurnya dan menoleh pada deva yg tidur disisinya sambil memeluknya. Ia pun mulai membangunkan deva tapi nyatanya deva sangat susah untuk di bangunkan membuatnya mengambil cara lain untuk membangunkannya.


"Sayang!" panggilnya tapi deva tidak terganggu sedikitpun. "Suamiku bangunlah!"panggilnya lagi dengan suara keras.


Tapi deva tak kunjung bangun ia pun mendekatkan mulutnya ke telinga deva lalu berteriak "SAYAAAANNNNGGGGGGGGGG" suaranya menggelegar di telinga deva. Deva pun terbangun dan terkejut lalu mengucek-ngucek matanya dan melihat aisha yg sedang berkacak pinggang sambil berdiri.


"Kenapa sayang?"tanya nya lembut"Knp kau belum tidur? dan tidak bisakah membangunkanku dengan suara pelan? untung saja kamar kita kedap suara jadi tidak akan ada orang yg mendengar teriakanmu itu yg seperti raungan singa." lanjutnya mengejek aisha.


Aisha pun memelototkan matanya sampai deva bergidik ngeri.


"Hei kau meledekku ya? tadi aku sudah membangunkanmu dengan pelan tapi kau tidak mau bangun jadi aku berteriak saja dan akhirnya kau terbangun juga!"sungutnya kesal.


"Ya ya maaf!" ujar deva mengalah karena dia malas berdebat tengah malam begini"ada apa kau membangunkanku?" tanya deva kemudian.


"Aku lapar" balas aisha dengan wajah memelas.


"hah tengah malam seperti ini kau lapar? biasanya kau tidur nyenyak!" uvap deva dengan nada heran.


"Sayang aku lapar sekali jadi aku tidak bisa tidur" ujar aisha.


"Baiklah kalau begitu ayo kita ke dapur aku akan membuatkan makanan untukmu!" ajak deva.


"Tidak aku tidak mau makan semua yg di dapur" rengek aisha.


"Kau bilang kau lapar tapi tidak mau makan makanan yg di dapur lalu kau ingin makan apa?" tanya deva mulai jengkel dengan keanehan istrinya itu.


"Aku ingin makan Seblak basreng yg pedas" ucapnya membuat deva lebih jengkel lagi.


"Tapi darimana kita mendapat makanan itu ?ini sudah tengah malam! besok saja ya makan itu sekarang kita makan yg ada dulu saja?" tanya deva pelan-pelan.


Deva mulai berdiri lalu beranjak pergi ke dapur tanpa menunggu jawaban dari aisha. Aisha yg merasa kesal menangis membuat deva menghentikan langkahnya.


"sayang kenapa kau menangis?" tanya deva bingung.

__ADS_1


"Aku ingin makan seblak basreng pedas! aku tidak mau makan yg lain!" ucapnya sambil terisak-isak.


"Besok pagi saja ya sayang ini sudah sangat malam! mana ada orang jualan" tegas deva membuat tangis aisha semakin kencang.


"Aku mau sekarang!hiks" rengeknya masih terisak-isak"pasti ada pokoknya aku ingin makan itu sekarang!" teriaknya kembali membuat deva mengalah dan pasrah.


"Baiklah kalau begitu kau tunggu disini aku akan mencarikan makanan itu untukmu! apa kau ingin makan yg lainnya juga? agar sekalian aku membelikannya" tanya deva karena takut aisha meminta yg lain lagi.


"Tidak ! aku tidak mau yg lain! dan aku tidak ingin menunggu disini aku akan ikut denganmu!" rengek aisha kembali kali ini ia sudah tidak menangis lagi.


"Tidak boleh ! sudah cukup kau ingin makan yg pedas seperti itu tengah malam jadi sekarang kau tidak boleh keluar tengah malam! ingat aisha kau sedang hamil!" tegas deva melarang aisha dan hal itu membuat aisha kembali menangis seperti anak kecil.


"Baiklah kau ikut saja" ucap deva pasrah dan tidak tega melihat aisha menangis.


Aisha pun tampak antusias lalu mereka segera pergi.


Sudah 30 menit deva melajukan mobilnya tapi tidak ada satupun pedagang yg buka. semuanya sudah tutup karena mungkin sudah sangat larut malam.


Sekarang deva pasrah jika aisha harus marah-marah dan menangis asalkan ia tidak meminta-minta makanan seperti itu lagi tengah malam seperti ini.


Aisha sedang cemberut bibirnya sudah seperti kerucut. Ia membuang pandangannya ke luar jendela,air matanya keluar lalu terisak-isak. Membuat deva merasa bersalah dan memberhentikan mobilnya. Ia pun turun lalu menghampiri seseorang yg sedang berdiri di sebuah kedai.


"Pak saya ingin bertanya. Dimana yg ada menjual seblak basreng pedas? dan masih buka di jam seperti ini?" tanya deva pada bapak-bapak yg sedang berdiri di pinggir kedai itu.


"Anda maju saja sekitar 30 meter disana ada sebuah kedai yg masih buka dan menjual makanan itu" jelas bapak itu ramah.


"Oh baiklah pak terima kasih banyak" ucap deva tak kalah ramah.


Deva kembali ke mobil dan mendapati aisha sudah tertidur di dalam mobil. Deva tak ingin mengganggunya ia pun melajukan mobilnya untuk ke kedai yg ditunjukkan bapak itu dia berharap semoga saja memang masih buka dan ada.


Setelah 30 meter melajukan mobilnya ternyata benar saja ada kedai yg masih buka tapi aisha masih tidur ia pun membangunkannya dengan memegang pipinya "Sayang bangunlah" ucap deva lembut aisha pun terbangun. "Ayo katanya mau seblak basreng pedas lihat itu. Ayo turun" lanjut deva.


Aisha sangat antusias mendengar nama makanan itu lalu segera turun mendahului deva. Deva hanya menggelengkan kepala melihat tingkah laku istrinya itu yg semakin hari membuatnya gemas sekaligus jengkel.

__ADS_1


"Hei pelan-pelan sayang jangan lari seperti itu ingat perutmu disana ada bayi kita"teriak deva sambil berjalan menyusul aisha.


"Hehe maaf" ujar aisha deva hanya menggeleng-geleng kepalanya


"Ayo pelan-pelan saja" balas deva sambil merangkul aisha.


Merekapun berjalan ke kedai itu dengan sangat pelan. Setelah sampai mereka mulai memesan makanan yg diinginkan aisha.


"Bu seblak basrengnya masih ada?" tanya deva pada penjual itu.


"Masih nak mau berapa porsi?" tanya ibu penjual itu.


"Aisha mau berapa?" tanya deva pada aisha.


"3 porsi saja" balas aisha membuat mata deva membelalak.


"Banyak sekali untuk siapa saja? aku tidak bisa makan makanan seperti itu kau tau aku alergi ikan!" ujar deva.


"Itu untukku semua cepat pesankan jangan banyak bertanya aku sudah lapar!" ketus aisha.


"bu seblak basrengnya 3 porsi saja" teriak deva kepada ibu penjual itu.


"Baik silahkan ditunggu nak" jawab ibu itu.


Tak lama pesanan pun sudah siap dan deva membayarnya lalu segera pergi dari sana.


Mereka sedang diperjalanan pulang. Tak lama merekapun sampai di rumah kembali dalam keadaan rumah masih senyap.


"Kau masuk ke kamar lebih dulu aku akan mengambilkan mangkuk untukmu makan makanan itu" ucap deva.


Aisha hanya mengangguk lalu naik ke lantai atas tempat kamar mereka berada. Tidak lama deva menyusul membawa mangkuk besar dan sebuah sendok.


Diapun menyajikan makanan aisha."Ayo cepat makan setelah itu tidurlah kembali kau pasti lelah. aku akan tidur lagi" ucap deva lembut lalu mengelus kepala aisha karena walau menjengkelkan aisha tetaplah istrinya dan dia sangat mencintainya. Mulanya ia duduk di ranjang sambil melihat aisha memakan 3 bungkus makanan itu sampai habis 'dia rakus sekali' batinnya geli melihat aisha. Tak lama iapun larut dalam tidurnya...

__ADS_1


Aisha sudah menghabiskan semua makanannya lalu minum dan mencuci tangan setelah itu menghampiri suaminya dan menatapnya "Maaf suamiku aku sudah sangat merepotkanmu" bisiknya lalu menyelimuti suaminya dan mengecup pipinya setelah itu ia berbaring disamping suaminya dan ikut tertidur.


**kebablasan upnya 🤣****selamat membaca**


__ADS_2