Ikatan Cinta Masa Kecil

Ikatan Cinta Masa Kecil
Kecelakaan Aisha (Flashback)


__ADS_3

5 tahun yg lalu


Pagi hari itu awan sudah mendung semua orang tampak tidak keluar rumah karena takut hujan,tapi tidak dengan Aisha. Dia sedang berada di luar rumah menanti datangnya hujan. Aisha memang sangat menyukai hujan dia rela demam karena untuk bermain hujan. Tak lama rintik-rintik air hujan mulai berjatuhan dan turun dengan deras. Aisha pun kegirangan dan melompat-lompat dibawah guyuran air hujan tersebut. tubuhnya akhirnya basah kuyup lalu berencana untuk masuk ketika ia tak sengaja melihat deva di seberang jalan sedang mengobrol dengan seseorang,"Deva itu deva sedang apa dia disini bukankah dia di bandung?apakah dia menyusulku kesini?"gumamnya. Aisha pun segera berlari untuk menghampiri pria yg dia pikir adalah deva namun di tengah jalan tiba-tiba."Hei awas nak! menyingkirlah mobilku tidak bisa di rem!menyingkirlah!!" teriak pengendara mobil yg mobilnya sedang melaju kencang itu. Tapi aisha tidak mendengar dia tetap berlari. Pada detik berikutnya"Awaaaaaasssss!!!..........."


Braakkkkk....


Aisha tertabrak oleh mobil itu dan terpental sangat jauh sementara mobil itu terguling-guling. semua orang segera menolong aisha yg terluka sangat parah dengan darah mengucur di kepala dan pengendara mobil itu namun pengendara itu tidak dapat tertolong dan tewas di tempat. Seseorang menelepon polisi dan ambulan. Tidak lama ambulan datang lebih dulu lalu membawa jenazah pengendara itu dan membawa aisha untuk di obati. Polisi menyusul datang lalu menangani kecelakaan tersebut. Beberapa warga memberi kesaksian dan akhirnya polisi mengetahui bahwa pengendara itu tidak sengaja menabrak aisha karena keadaan mobilnya dengan rem yg blong dan aisha sendiri tidak mendengar peringatan dari pengendara itu.


Aisha tiba di rumah sakit,pihak rumah sakit segera mengobatinya. tiba-tiba seorang dokter berkata"suster tolong telepon keluarganya! aku harus mengoperasinya karena lukanya sangat parah dan aku butuh persetujuan dari keluarganya untuk segera melakukan tindakan jika tidak,maka gadis ini tidak akan tertolong!" suster pun segera mencari tau informasi mengenai aisha. Tapi ternyata keluarga aisha sudah tau bahwa aisha mengalami kecelakaan dari tetangganya yg menyaksikan kecelakaan itu. Tidak berapa lama keluarga aisha datang.


"Dimana ruangan putriku? gadis yg baru saja mengalami kecelakaan?" tanya ayahnya aisha dengan panik dan wajah sedih.


"kebetulan kalian datang!putri kalian sedang ditangani dan lukanya sangat parah untuk itu tolong tanda tangan surat persetujuan tindakan operasi ini karena dia harus segera di operasi" jelas dokter itu dari arah belakang.


lalu tanpa alasan lagi ayahnya aisha menandatangani surat itu dan berkata pada dokter"Dokter! tolong berusahalah semaksimal mungkin! tolong selamatkan putriku. Aku mohon!" Ucap ayah aisha dengan wajah yg sangat sedih dan memelas.


"Baiklah pak! saya akan berusaha semampu saya! Anda jangan khawatir!"ucap dokter meyakinkan ayahnya aisha sambil menepuk pundaknya.


Aisha segera di bawa keruang operasi saat hendak dipindahkan ke ruang operasi,keluarga aisha histeris melihat keadaan aisha. terutama ibunya aisha yg pingsan melihat putri kesayangannya dalam keadaan seperti itu.


Operasi sedang berlangsung. Semua keluarga aisha duduk di bangku depan ruangan operasi.

__ADS_1


3 jam kemudian operasi selesai dan dokter keluar.


"Dokter bagaimana keadaan putri saya?" tanya ayah aisha dengan nada sendu.


"Operasi berjalan lancar,putri anda sedang melewati masa kritisnya sementara kami akan merawatnya di ruangan ICU,jika ia sudah melewati masa kritisnya kami akan memindahkannya ke ruang rawat" jelas dokter itu.


"Terima kasih banyak dokter anda telah menyelamatkan putri saya" ucap ayahnya aisha pada dokter itu dengan wajah terharu.


"berterima kasihlah pada Tuhan berkat-Nya putri anda bisa selamat dari kecelakaan besar itu!" seru dokter itu"baiklah saya pamit keruangan saya dulu kalian boleh menengoknya satu-persatu saja!" sambung dokter itu sambil segera berlalu.


"Aku akan melihat aisha dulu kau duduklah dulu disini!" ucap ayah aisha pada ibunya aisha. Ibu aisha hanya mengangguk dan tersenyum kosong pada ayahnya aisha.


"Dengan mukjizat tuhan Aisha sudah melewati masa kritisnya dengan sangat cepat akan tetapi dia memiliki trauma karena kecelakaan itu sehingga mungkin pada saat sadar sepenuhnya dia tidak akan bisa mengingat sebagian besar memorinya. Jadi jangan terkejut jika dia kesakitan di bagian kepalanya saat dia melihat apapun yg di kenalnya sebelum kecelakaan itu menjadi susah untuk di kenalnya. semuanya akibat benturan yg sangat keras di kepala aisha." jelas dokter.


ayah dan ibu aisha hanya menganggukan kepalanya lalu dokter pergi dari ruangan itu.


Esok harinya aisha sudah sadar walaupun keadaannya belum pulih sepenuhnya dan benar saja apa yg dikatakan dokter ternyata aisha tidak bisa mengingat apapun kecuali keluarganya dan adegan saat ia tertabrak.


"Ayah ibu !" panggil aisha pada orang tuanya.


"ya,nak! ada apa? apa kau merasakan sesuatu?" tanya org tuanya dengan wajah cemas

__ADS_1


"tidak,bu. aku hanya ingin pulang saja aku ingin istirahat.!" ucap aisha dengan wajah bosan


"tapi kita belum bisa pulang kau masih harua dirawat beberapa hari lagi! keadaanmu belum pulih" jelas ayahnya aisha.


"Baiklah kalau begitu! ayah apa ayah sudah mengabari kampus soal liburku ini?" tanya aisha


"tentu saja." sahut ayahnya


lalu kakaknya aryan tiba-tiba datang dan menimpali perkataan ayahnya,"hei adik ceroboh! bukan libur tapi kau izin karena kau berada disini bukan liburan tapi karena kecelakaan" ketusnya dengan nada mengejek.


"Heuh terserah kau saja kak aryan yg maha benar" ketus aisha lebih jutek


Beberapa hari kemudian aisha sudah pulang ke rumahnya. ayahnya aisha bermaksud untuk mengajaknya kembali ke bandung tapi aisha menolaknya.


"Nak ayah sudah berjanji jika kau sadar ayah akan membawa kita pulang ke bandung" ucapnya dengan nada senang


"Ke bandung? ah tidak memangnya kita untuk apa kesana? Pulang?! rumah kita kan disini ayah! aku tidak ingin ke bandung sudahlah disini saja aku merasa nyaman" ucap aisha.


tanpa berkata-kata lagi ayahnya aisha pun akhirnya menganggukkan kepalanya.


segini dulu aja ya nanti di lanjut lagi BAB berikutnya๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

__ADS_1


__ADS_2