
KAISAR
Hari pernikahanku dan Dara akhirnya tiba. Beberapa saat lagi aku akan mengucapkan ijab kabul bersama papanyaDara.
"Jangan tegang, bayangin gimana enaknya nanti malam aja," kata Bos Zayn yang akan menjadi saksi pernikahanku nanti.
"Bos, jangan bercanda, tegang beneran ini," balasku.
Tuan Bos yang sebentar lagi akan menjadi ayah itu malah semakin tertawa mengejekku.
"Itu Dara sudah selesai," kata salah seorang tamu yang membuatku menatap haru pada wanita yang sebentar lagi akan berubah statusnya itu.
Dara terlihat sangat cantik seperti bidadari yang turun dari kayangan dengan pakaian serba putih lengkap dengan riasan wajah ala pengantin itu.
Dara duduk di sampingku. Lalu, penghulu yang akan menikahkan kami, memberikan semacam ceramah dan nasehat pernikahan uuntuk kami bberdua. Hingga akhirnya momen sakral yang paling mendebarkan pun dimulai.
Ayah Dara sendiri yang menikahkan kami berdua. Beliau menjabat tanganku yang mulai terasa dingin.
"Bismillahirohmanirrohim. Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Putra Kaisar bin Almarhum Diki Sudrajat dengan putri kandung saya yang bernama Dara Angelina Nugraha dengan mas kawin berupa satu set perhiasan emas seberat dua puluh dua gram dan uang tunai sebanyak dua puluh dua juta rupiah dibayar tunai."
"Saya terima nikah dan kawinnya Dara Angelina Nugraha binti Adi Nugraha dengan mas kawin tersebut dibayar tunai."
"Bagaimana para saksi?" tanya penghulu.
"Sah."
"Alhamdulillah."
Aku benar-benar merasa lega karena kini aku sudah sah memiliki Dara sebagai istriku. Setelahnya, penghulu mengucapkan doa yang dilanjutkan dengan tukar cincin dan penyerahan mahar.
__ADS_1
Layaknya pengantin pada umumnya, kami berdua duduk di pelaminan, sambil menerima ucapan selamat dan doa restu dari para tamu yang datang.
Pernikahan kami memang tidak digelar dengan kemewahan, seperti kesepakatan kedua keluarga saat lamaran dulu.
Bos Zayn dan istrinya naik ke pelaminan untuk memberikan ucapan selamat kepada aku dan Dara.
"Aku dan Dera udah siapin hadiahdi kamar kalian, semoga kalian suka," ucap Bos Zayn sambil menepuk pundakku.
"Selamat ya Dara, semoga bahagia selalu dan cepat dikasih momongan."
"Makasih Bu Boss."
"Tapi kalau bisa jangan sebanyak Bu Boss juga hamilnya," sahutku.
"Kenapa? Inget kucing kamu di kampung? Besok nggak ada libur," balas Bos Zayn.
"Yah, jangan dong Bos."
"Hadiah apa sih Bos, bikin penasaran aja."
"Udah nanti juga tau. Ayo Queen."
Bos Zayn dan istrinya meninggalkan kami yang masih terpajang di pelaminan.
Teman-teman kuliah, rekan kerja, semua yang kami undang datang ke acara kami. Bahkan sahabat Dara yang dari luar negeri juga datang.
Semua menikmati jamuan yang disiapkan secara dadakan ini.
***
__ADS_1
Akhirnya, tiba saatnya untuk aku dan Dara menuju kamar kami. Salah satu kamar mewah yang harga sewa per malamnya seharga satu unit mobil kalangan menengah.
"Wah, mewah banget kamarnya Mas," kata Dara saat kami baru saja masukke ruangan termewah di hotel milik keluarga wiguna ini.
"Kamu suka?" tanyaku padany yang kini sudah resmi menjadi istriku.
"Suka banget, Mas," jawab Dara yang sibuk mengecek kemewahan kamar ini.
Sementara itu aku lebih penasaran dengan hadiah yang diberikan oleh Bos Zayn. Aku mencarinya ke setiap sudut ruangan tapi belum menemukan juga. Entah di mana mereka meletakkannya. Mungkin lebih baik besok saja aku mencarinya lagi.
"Mas, ini kayaknya hadiah dari bos kamu," kata Dara yang sudah berada di kamar utama.
"Oh ya." Aku menghampiri Dara. "Coba kamu buka," kataku setelah melihat Dara yang memegang sebuah kotak berukuran sedang.
Perlahan Dara membuka pembungkus kado itu.
"Apa ini, Mas?"
"Astaga."
Aku benar-benar terkejut saat melihat isi dari kotakitu. Sebuah gaun malam yang kelihatannya sangat sek*si, beberapa jenis pengaman berbentuk karet elastis, dan yang paling menyebalkan adalah sebuah tisu berwarna hitam yang dikhususkan untuk pria.
"Mas ini untuk apa?" Dara memegang kotak tisu dan juga pengman untuk mencegah kehamilan itu,
"Itu ...."
❤❤❤
...Boss Zayn iseng banget deh. Mas Kai kan masih perjaka kenapa dikasih begitua emangnya Mas Kai nggak bisa bertahan lama? Upss 🤭🤭🤭...
__ADS_1
Aku tahu kalian nungguin nganu-nganu kan? Eh tapi ini udah 00.49 aku kan masih kecil nggak boleh begadang 🤣🤣
Kasih vote sama kopi dulu, ntar aku kasih spesialnya 🤣🤣🤣🤣