Istri Big Boss

Istri Big Boss
Bab 50


__ADS_3

Kak Zayn berada di kamar cukup lama, sudah satu jam dan dia belum juga kembali. Entah apa yang dia lakukan di dalam sana.


Sebenarnya aku ingin segera tidur, tap entah mengapa aku tidak bisa memejmkan mata sedari tadi. Aku memutuskan untuk bermain ponsel sampai aku benar-benar mengantuk.


Pintu kamar mandi terbuka, dan kak Zayn akhirnya mucul juga.


“Kamu belum tidur?” tanya Kak Zayn dengan wajah lelahnya.


“Belum, belum ngantuk,” jawabku masih fokus dengan layar ponselku.


“Aku pikir tadi kamu udah tidur.” Kak Zayn naik ke ranjang dan merebahkan tubuhnya di sampingku.


Aku hanya melirik sekilas dan kembali bermain ponsel. Sebenarnya tidak ada pesan atau apapun yang membuatku sibuk dengan ponsel. Hanya saja aku sedang malas berbicara dengan Kak Zayn.


“Ra, kira-kira Arsen sama istrinya lagi apa ya?”


Aku menoleh pada Kak Zayn yang tengah menatap langit-langit kamar dengan satu tangannya yang dijadikan bantal.


“Ya, lagi tidur lah, ini tuh jam berapa, hampir jam dua belas malam," jawabku masih sibuk menggeser naik turun layar ponselku.


“Kamu sok tahu, Ra. Mereka pasti lagi menikmati manisnya cinta.” Lagi-lagi aku meliriknya, Kak Zayn sedang tersenyum, ia pasti membayangkan sesuatu yang berbau mesum.


“Kak Zayn ngomong apa sih, nggak jelas.”


"Kamu yang nggak peka, Ra. Mana ada orang honeymoon main handphone terus kayak kamu gini!” Kak Zayn merubah posisinya, ia kini di posisi miring, menopang kepala dengan satu tangannya.


“Emangnya Kak Zayn pernah honeymoon?” tanyaku sambil menatap matanya.

__ADS_1


“Ya, nggak sih. Lihat goa aja belum pernah, cuma ngira-ngira aja, Ra.”


“Itu namanya sok tahu.” Aku kembali bermain ponsel.


“Kamu nggak pengen gitu ngerasain begituan?”


“Nggak, aku cuma mau melakuka sama orang yang aku cintai dan mencintai aku.”


“Kamu mau bukti apa sih, Ra?”


“Kak Zayn belajar aja dari  Kak Arsen, laki-laki kalau cinta sama istrinya, pasti melakukan hal yang sama kayak Kak Arsen lakukan ke Kimmora.”


“Kamu lagi iri sama mereka?”


“Iya, sama kayak Kak Zayn yang iri karena mereka lagi menikmati honeymoon mereka.”


Peluk? Sekarang dia sudah berani terang-terangan minta izin memelukku.


“Terserah, tapi peluk biasa aja, jangan aneh-aneh," jawabku setelah berpikir sejenak.


Aku memposisikan tubuhku sejajar dengan Kak Zayn. Lalu, Kak Zayn mendekap wajahku ke dalam dadanya. Aroma tubuh ini benar-benar menenangkan, aroma tubuh Kak Zayn.


*


*


*

__ADS_1


Aku terbangun di pagi yang berbeda. Kali ini yang pertama ku lihat saat membuka mata adalah dada bidang yang mendekap wajahku. Ya, sejak tadi malam, Kak Zayn mulai mengakui perasaannya, tapi tentu saja aku tidak mau begitu saja menyerahkan hati dan tubuhku tanpa mendapatkan bukti nyata soal persaan Kak Zayn. Aku sangat tahu kalau Kak Zayn penuh kepura-puraan dan juga plin-plan.


Aku menyingkirkan tangan Kak Zayn yang memelukku, tapi dia malah semakin mendekapku.


"Selamat pagi, Ra." Suara parau itu menyambut pagi hariku. Kak Zayn masih memejamkan mata sambil memelukku.


"Pagi juga, aku mau ke kamar mandi, Kak." Aku kembali menyingkirkan tangan Kak Zayn dari tubuhku.


"Ikut!"


"Apaan sih, jangan lebai, Kak Zayn buruan bangun, kita samperin Kimmora sama Kak Arsen, katanya Kak Zayn mau belajar sama Kak Arsen."


"Hemm."


"Ah, yaudah lah. Aku tahu Kak Zayn cuma pura-pura aja bilang cinta, dasar pembohong." Sekuat tenaga aku menyingkirkan tangan Kak Zayn dari tubuhku.


Namun, Kak Zayn tiba-tiba mengukungku. Ia menatap wajahku dalam-dalam dan seperti ingin menciumku. Benar saja, Kak Zayn mendekatkan bibirnya semakin dekat dengan wajahku, tapi dengan cepat aku menoleh ke samping dan akhirnya bibirnya mengenai pipi kananku.


"Baiklah, aku akan belajar dari Arsen. Ayo kita bersiap!" Kak Zayn bangkit dari atas tubuhku.


Lalu, kami bergantian ke kamar mandi dan bersiap untuk melihat matahari terbit. Tentu saja, aku akan menghubungi Kimmora, dan dia pasti terkejut karena aku dan Kak Zayn ada di tempat yang sama dengan mereka.


♥️♥️♥️


...Mon maap telat up, lagi sedikit sakit kepala gaess 🙏🙏...


Jangan lupa ritualnya ya,

__ADS_1


Sampai ketemu lagi 😘😘


__ADS_2