Istri Big Boss

Istri Big Boss
Ekstra Bab 25


__ADS_3

DERA


Kak Zayn mendapat telepon dari mama mertua bahwa Putri dilarikan ke rumah sakit karena akan segera melahirkan. Kak Zayn mengatakan pada Mama bahwa kami akan ke rumah sakit setelah Putri melahirkan.


"Aku jadi keinget waktu kamu lahiran," ucap Kak Zayn setelah mengakhiri panggilannya dengan Mama.


"Kenapa? Keinget Oase?" tanyaku. Aku bersandar di lengannya yang biasa memelukku. Lengan ternyaman yang menjadi sandaran terbaik.


"Waktu kamu nggak sadarkan diri, aku takut banget. Aku takut kamu nggak buka mata lagi, apalagi waktu kamu bilang untuk menjaga anak-anak dengan baik, meskipun kamu nggak ada," kata Kak Zayn. Tiba-tiba ia memelukku dengan sangat erat. Bertahun-tahun menikah dengannya, aku sangat tahu besar cintanya untukku. "Aku takut banget, Queen."


"Kak Zayn, sekarang aku baik-baik aja, 'kan? Nggak usah khawatir lagi, aku masih bisa kok melahirkan bayi lagi," godaku yang membuat Kak Zayn melotot.


"Nggak, aku nggak mau. Cukup tiga anak aja. Udah ada perempuan, ada lakinya juga. Udah lengkap, aku nggak mau lihat kamu kesakitan lagi."


Aku mencium bibir Kak Zayn sebagai tanda terima kasih untuk cintanya yang luar biasa.


***


Aku dan Kak Zayn, juga ketiga anak kami datang ke rumah Zayyan untuk menjenguk Putri dan bayinya. Putri telah melahirkan bayi perempuan yang sangat cantik dan diberi nama Belinda.

__ADS_1


Vallen dan Ellea sangat senang karena teman bermain mereka nanti sudah bertambah. Berbeda dengan dua saudaranya, kulihat Leon sangat sedih. Ia menjadi murung dan tidak bersemangat lagi semenjak melihat adik bayinya.


"Leon kenapa?" tanyaku setelah aku memberikan bayi Putri pada Kak Zea. Putraku itu sedang duduk di samping daddynya yang tengah ngobrol dengan Papa, Zayyan dan Asisten Kaisar.


"Adiknya cewek lagi, Leon nggak punya temen main bola," jawab Leon sedih.


"Kan ada Verrel, ada Kak Xavier. Jangan sedih dong, Sayang." Aku memeluk Leon dan memberikannya semangat.


"Leon maunya adik Leon sendiri, Mom."


Kak Zayn langsung berbalik dan mengusap kepala Leon.


Leon mengangguk setuju. Kak Zayn memang selalu bisa membuat anak-anaknya melupakan kesedihannya.


***


Sesuai janjinya pada Leon. Kami berlima mampir ke danau. Leon sangat suka tempat yang tenang seperti danau ini. Kak Zayn dan triplet bermain kejar-kejaran, sampai akhirnya Vallen dan Ellea menghampiriku karena kelelahan.


Dua anaknkembar cantikku itu minum air putih di sampingku. Kami melihat Leon dan Kak Zayn yang masih bermain kejar-kejaran. Mereka berdua terlihat sangat bahagia.

__ADS_1


"Mommy, kalau Oase ada, pasti Leon nggak kesepian ya," ucap Vallen tiba-tiba.


"Leon kalau kita ajakin main masak-masakan nggak mau. Dokter-dokteran juga nggak mau," sahut Ellea.


Aku memeluk dua anakku sambil memandangi Leon dan Kak Zayn yang masih betah bermain. Oase sudah tenang di sana, dan Leon yang bersama kami, akan menjaga adik-adiknya dengan baik.


"Nanti kalau Verrel besar dikit, Leon juga nggak kesepian kok. Nanti Mommy sering-sering ajakin Kak Xavier ke rumah ya."


Anak Asisten Kaisar juga laki-laki namanya Sultan Varrel. Saat ini usianya baru satu tahun. Aku yakin, mereka akan bersahabat seperti Kak Zayn dan Asisten Kai.


Kehidupan sempurna yang aku jalani saat ini bukanlah tanpa halangan dan rintangan. Lika liku kehidupan telah kami lewati sama-sama. Aku dan Kak Zayn bisa mempertahankan hubungan kami sampai detik ini juga karena adanya cinta di antara kami.


Teruntuk suamiku, Zayn Elvano Wiguna. Aku akan selalu di sampingmu, menjadi istri yang setia merawat anak-anak kita sampai mereka dewasa. Aku ingin selalu bersamamu, sampai akhir hayatku.


END


Akhirnya, tamat juga gaess. Meskipun nggak rela, tapi tetap hafus tamat ya, karena udah waktunya tamat. Happy ending kan ya. Makasih udah setia menemani selama ini. Tetep ikuti aku yuk, di judul baru. Terjerat Gairah Musuh. Nggak kalah seru pastinya ❤❤


__ADS_1


❤❤❤


__ADS_2