Istri Big Boss

Istri Big Boss
Bab 93


__ADS_3

Aku mengerjapkan mata. Tubuhku masih terbalut selimut tebal. Sedangkan suamiku masih berte*lanjang dada sambil memelukku.


Aku merasa tubuhku sudah membaik. Mengusap wajah Kak Zayn yang masih terlelap. Ia pasti sangat lelah karena menjagaku semalaman.


"Makasih, udah jagain aku," gumamku, lalu kembali membenamkan wajahku ke dadanya.


Tangan Kak Zayn mengusap rambutku, lalu memelukku dengan erat. "Kamu udah bangun, Ra?"


"Hm, aku udah sembuh kok. Kita pulang ya, di sini dingin nggak enak," jawabku.


Kak Zayn mengangkat kepalaku, sehingga pandangan kami saling beradu.


"Sebenarnya kalau kamu nggak sakit, udara dingin ini sangat cocok buat kita," kata Kak Zayn.


"Pasti bahasannya nggak jauh-jauh dari itu." Aku meraih ujung selimut untuk menyibaknya, tapi Kak Zayn malah menangkap selimutnya dan kembali menutupi tubuhku dengan benda hangat itu.


"Di sana masih ada dokter sama Kaisar kalau kamu lupa! Kamu mau tubuhmu dilihat mereka?" Kak Zayn mencubit pipiku, seakan sedang gemas denganku.


"Ya enggak lah."


"Makanya, kamu diem aja, biar aku pakaikan baju, cuma aku yang boleh lihat ini!" Kak Zayn mencubit choco chip milikku, lalu segera memakaikan pakaianku dari balik selimut.


Setelah selesai memakaikanku baju, Kak Zayn turun dari kasur dan menyambar kemejanya. Ia berjalan mendekat ke arah dokter dan tentunya Asisten Kaisar.


"Kai, Kai. Bangun!"


Tak lama, Kak Zayn kembali dengan dokter yang semalam memeriksaku. Dokter itu mengeluarkan peralatannya, dan mulai memeriksa keadaanku.


"Syukurlah, semuanya sudah normal. Nyonya hanya perlu asupan bergizi untuk memulihkan keadaannya. Jangan lupa minum yang hangat-hangat dulu!" kata dokter itu.


"Terima kasih, Dok. Saya sudah boleh pulang ke rumah, 'kan?" tanyaku.

__ADS_1


"Kalau sudah tidak lemas, boleh kok. Nanti saya resepkan vitaminnya. Kalau ada keluhan, langsung ke rumah sakit ya."


Aku mengangguk, lalu dokter itu berpamitan. Asisten Kaisar mengantarkan sang dokter keluar setelah Kak Zayn mentransfer uang padanya.


"Aku mau pulang!" ucapku saat Kak Zayn membantuku duduk.


"Iya, nanti setelah sarapan. Kaisar lagi pesan makanan di resto, kita tunggu dulu ya." Kak Zayn menarikku ke dalam pelukannya.


"Kak Zayn khawatir ya pas aku sakit."


"Ya iyalah, Ra. Kamu 'kan istriku. Wajarlah kalau aku khawatir." Kak Zayn mencium keningku cukup lama. "Aku nggak mau lihat kamu sakit, Ra."


"Kak Zayn bucin ya sama aku?" tanyaku untuk menggodanya.


"Emang kamu nggak bucin sama aku?" Kak Zayn memposisikan tubuhnya untuk sejajar denganku, dan pandangan kami kembali bertemu.


"Aku, biasa aja," jawabku lalu mengalihkan pandangan darinya.


"Yang cinta itu kamu duluan, Ra. Kamu yang ikutin aku sampai apartemen. Kok bisa nggak bucin. Hem?" Kak Zayn mencubit hidungku.


"Itu bukan bucin, Kak. Cuma kasihan aja kalau Kak Zayn nikah sama Clara." Aku kembali memalingkan wajah.


"Kalau aku jadi nikah sama Clara, apa yang kamu lakuin, Ra?" tanya Kak Zayn yang kini menggesek-gesekan wajahnya di leherku.


"Geli tau, Kak."


"Jawab dulu, apa yang kamu lakuin?" Kak Zayn tetap melakukan hal yang membuatku geli.


"Iya iya aku jawab, tapi diem dulu."


Kak Zayn lalu menghentikan aksinya.

__ADS_1


"Hem, apa?"


"Mungkin aku cari selingkuhannya Clara, terus aku ajak dia samperin ke acara pernikahan kalian," jawabku sambil membayangkannya.


Mendadak hatiku terasa panas hanya karena membayangkannya saja.


"Kalau aku udah sah gimana? Kan aku nggak kenal kamu, pasti kamu diusir sebelum masuk ke gedung," kata Kak Zayn yang semakin membuatku cemburu.


"Tau ah, jahat banget."


Kak Zayn tertawa, lalu kembali memelukku.


"Masih kedinginan nggak?"


"Kenapa emangnya?"


"Biar Juna yang hangatin kamu." Kak Zayn hampir menciumku, tapi langsung gagal saat tiba-tiba pintu diketuk.


Tak lama Asisten Kaisar masuk bersama seorang pegawai hotel yang membawa sarapan.


"Gagal deh enak-enaknya, Ra."


♥️♥️♥️


...Besok-besok masih bisa kali Kak, si Dera masih sakit tu....


Hai gaes, aku balik lagi 🤭🤭


Jangan lupa ritualnya.


Sajen-sajennya, kembang sama kopi 🤭

__ADS_1


Sampai ketemu lagi 😘😘


__ADS_2