
DERA
Pertanyaan Asisten Kai membuat Kak Zayn tertawa lepas. Bagaimana bisa dia bertanya mengenai hal yang sangat rahasia begitu.
"Kamu tau gaya katak terbang?" tanya Kak Zayn pada asistennya.
"Yang gimana itu, Bos?" Asisten Kai terlihat bingung.
Aku sendiri juga bingung dengan maksud Kak Zayn, gaya seperti apa yang akan ia ajarkan pada asistennya itu.
"Mirip-mirip adegan titanic gitu," jawab Kak Zayn. Lalu, ia memperagakan dengan tangan Ellea yang masih dipangkunya.
Asisten Kai mengernyitkan dahi. Aku sendiri menjawil pinggang Kak Zayn yang kemudian menatapku sambil berkedip-kedip.
Kimmora dan Kak Arsen baru saja datang, bersama Xavier saja, tanpa si kembar. Dengan balutan dress putih, Kimmora menuntun putranya yang masih terlihat menggemaskan. Hari ini juga ulang tahun keponakanku yang ganteng itu.
"Maaf ya telat, Ra. Alin sama Yuki tadi rewel banget," kata Kimmora setelah mendekat pada kami.
"Nggak apa-apa, Kim. Jadi mereka nggak ikut dong?" tanyaku.
"Iya nih, kita tinggal aja. Makanya kita nggak bisa lama-lama," jawab Kimmora. "Xavie, kasih giftnya ke Onty, bilang 'happy birthday' juga ke Ellea!" titah Kimmora pada Xavier.
"Happy beday El, aku juga ulang tahun El, say happy beday to me," kata Xavier sebelum mencium pipi Ellea.
__ADS_1
"Oh iya, bayi landak ulang tahun juga, happy birth day, Xavier," kata Kak Zayn yang memangku Ellea.
"No, no, no. No bayi landak, but my name is Xavier." Bocah kecil itu tidak terima saat Kak Zayn selalu memanggilnya bayi landak.
"Uh, sini-sini ponakan Onty yang ganteng." Aku mengulurkan tangan, dan bocah kecil itu mendekat. Kimmora dan Kak Arsen duduk di kursi, mengamati putranya yang kini kupeluk.
"Onty, ini buat Leon, Valen sama El," kata Xavier. Ia memberikan sebuah kado yang cukup besar, untuk membawanya Xavier bahkan rela memeluk kado itu.
"Makasih ya Sayang, nanti kado buat Xavier onty kirim ke rumah ya."
"Makacih Onty, aku mau sama Mommy lagi," kata Xavier. Ia berjalan kembali menemui mommienya yang kini ikut bergabung bersama kami.
"Mumpung ada Arsen, tanya juga tuh sama dia. Udah dua kali dia berhasil," kata Kak Zayn. Sepertinya mereka kembali melanjutkan pembahasan sebelumnya.
"Itu, si Kai. Dia kan belum berhasil bikin anak, kasih tips dong ke dia biar ngerasain juga jadi bapak kayak kita," balas Kak Zayn.
Kak Arsen memandangi wajah Kak Zayn dan Asisten Kai secara bergantian.
"Kayaknya menurutku dia terlalu capek kerja deh. Coba kamu kasih cuti dia beberapa minggu Zayn, biar dia bisa beneran nikmati, tanpa terganggu sama lelahnya pekerjaan," jawab Kak Arsen.
"Bener tuh, terlalu capek juga bisa pengaruh loh." Kimmora menambahkan. "Dar, yang aku kasih tau udah kamu praktekin belum sih?"
"Udah Kim. Sampai bosen tiap hari masak toge terus," jawab Dara.
__ADS_1
"Nah, kan bisa jadi karena kecapekan juga. Kasihlah cuti Zayn."
"Iya deh, bulan depan cuti dua minggu, aku kasih nginep di hotel kita yang di Bali," kata Kak Zayn.
"Wah, kayaknya aku harus ngucapin makasih ke kamu Sen," kata Asisten Kai.
"Makasih ke akunya nggak nih?" protes Kak Zayn.
"Makasih Bos, makasih juga Arsen, Kimmora. Akhirnya bisa cuti juga."
"Usahakan berhasil, manfaatin momen nih."
"Siap Bos."
❤❤❤
Cie cie asisten Kai mau honeymoon lagi.
Gasken, aku mau baik hati lah ke Mas Kai aku.
Kak Za apa kabar ya. Yang nungguin, mohon maaf banget, aku telat-telat updatenya, karena dunia nyata lagi riweh, ditambah juga mau persiapin novel baru lagi 🙈🙈
Jangan lupa jempolnya, komennya yang banyaj 😍😍
__ADS_1