
Happy Reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Satu tahun kemudian......
Tampak Zie tengah didandani oleh MUA yang dipesan khusus oleh Grabielle untuk merias istrinya. Ini adalah hari bahagia Zie. Hari dari perjuangan nya selama kurang lebih empat tahun dibangku kuliah.
Grabielle menggendong putranya yang baru berusia satu tahun itu. Mereka memakai baju yang kompak hari ini.
"Bby, apa Baby G menangis?". Sambil matanya terpejam menikmati polesan dari tangan MUA itu.
"Tidak sayang". Sahut Grabielle.
Zie didandani dengan dandanan natural tapi tetap cantik. Setelah melahirkan kecantikan nya seribu kali lipat lebih cantik dari biasanya. Takkan ada yang menyangka jika wanita itu sudah memiliki satu anak. Wajahnya tak hanya cantik tapi juga terlihat awet muda, Apalgi Zie baru berusia dua puluh tahunan.
Zie memakai toga untuk menutupi lapisan kebaya cantiknya.
Grabielle pangling sendiri melihat kecantikan istrinya. Benar-benar cantik, seperti putri-putri Indonesia. Tinggi Zie hanya 165 cm. Tinggi badan yang normal dan semapai untuk ukuran orang Indonesia.
"Bby bagaimana?". Tanya Zie menatap suaminya sambil menunjukan wajah cantik serta toga yang melekat ditubuhnya.
"Kau sangat cantik sayang". Puji Grabielle.
Rasanya Grabielle tak ikhlas membawa istrinya pergi keluar. Pasti nanti akan banyak orang yang menganggumi kecantikan istrinya itu. Dalam hati pria itu menyesal telah menyewa MUA untuk merias istrinya. Padahal Zie sudah cantik tanpa harus memakai jasa MUA.
"Ya sudah ayo".
Keduanya berjalan keluar dari kamar mereka. Senyum mengembang diwajah cantik Zie. Dia semakin cantik memakai toga yang membungkus tubuh munggilnya.
Para anggota keluarga sudah menunggu untuk berangkat bersama ke kampus.
Ada Gama dan Ester juga. Gama yang menggendong putrinya yang berusia sepuluh bulan itu.
Mereka berangkat bersama-sama. Kecantikan para wisudawati membuat para suami seolah enggan membawa istri mereka keluar rumah.
"Kau sangat cantik Hana". Bisik Kenino terdengar menggoda ditelinga Hana.
"Kau baru sadar Tuan". Hana mengedipkan matanya jahil.
__ADS_1
Kenino tertawa lebar. Kedua nya baru saja menikah beberapa bulan yang lalu. Seiring waktu berjalan, Hana bisa juga melupakan perasaan nya pada Adam dan menerima Kenino sebagai suaminya. Benar kata orang-orang perasaan itu akan hilang seiring berjalannya waktu. Dan cinta bisa tumbuh karena seringnya kebersamaan.
Kenino jatuh cinta pada Hana dan wanita itu berhasil memporak-porandakan hatinya hingga dia jatuh kedalam pesona Hana. Kenino membantu Hana bangkit dari patah hatinya saat kehilangan Adam. Takdir pun berpihak pada mereka berdua, hubungan mereka direstui oleh kedua belah pihak. Hingga tidak butuh waktu lama, Kenino langsung melamar Hana untuk menjadi istrinya. Dia berjanji untuk mencintai wanita itu dengan tulus.
.
.
.
.
Acara wisudawan-wisudawati digelar. Grabielle dan Gama menjadi salah satu tamu yang dihormati. Apalagi Gama pernah menjadi dosen tamu dikampus ini beberapa waktu lalu.
Para wisudawan sudah mengambil tempat duduk masing-masing. Grabielle merenggut kesal saat banyak yang menatap istrinya dengan damba. Padahal seluruh orang dikampus sudah tahu bahwa Zie adalah istri kecilnya. Tapi kenapa masih ada yang melirik dan menatap Zie dengan menggoda.
"Baiklah acara wisuda tahun ini akan dimulai mari kita berikan tepuk tangan yang meriah untuk para wisudawan angkatan ke-XXX Universitas xxx". Ucap sang pembawa acara.
Tepuk tangan meriah terdengar menggema memenuhi ruangan. Tampak para dosen juga berkumpul menyaksikan wisuda tahun ini.
"Baiklah, kita akan mengumumkan lulusan terbaik wisudawan-wisudawati angkatan ke-XXX. Peraih beasiswa serta mahasiswa berprestasi, mari kita sambut.......".
"Hayooo siapaa???!". Seru sang pembawa acara.
Terdengar beberapa nama yang disebut oleh para mahasiswa. Mahasiswa berprestasi tentu mendapat apresiasi dari kampus. Tidak hanya berprestasi dikampus tapi juga membawa nama kampus ke ajang internasional. Ada beberapa mahasiswa yang ikut lomba dan bahkan mengikuti pertukaran pelajar, tentu mahasiswa-mahasiswi itu mendapat nilai tambahan tersendiri.
"Siapakah dia?..........".
"Mari kita sambut, mahasiswa berprestasi dengan nilai tertinggi tahun ini......".
"Graziella Callista Woong".
Suara tepuk tangan terdengar riuh dan saling bersahutan.
Zie menutup mulut tak percaya. Bagaimana bisa dia menjadi lulusan terbaik tahun ini? Memang selama ini dia kuliah mengikuti jalur beasiswa. Tapi Zie masih tidak percaya jika predikat cumlaude melekat pada diri nya.
"Kepada Graziella untuk segera naik keatas panggung dan menerima penghargaan". Ujar sang Pembaca acara.
__ADS_1
Hana dan Ester berhambur memeluk Zie. Zie memang mahasiswi berprestasi. Tak perlu diragukan lagi dia bahkan salah satu wisuda termuda tahun ini.
Tanpa terasa air mata bahagia menetes dipipi Zie. Sebagai seorang mahasiswi tentu sangat bangga mendapatkan prestasi tersebut. Perjalanan yang tidak mudah. Karena kuliah dan magang dengan status bersuami apalagi sudah memiliki anak harus pandai-pandai membagi waktu.
Grabielle tersenyum bangga sambil menggendong putra nya. Bahkan air mata menetes dipipi pria itu saat melihat istri kecil nya berada diatas panggung untuk menerima penghargaan sebagai lulusan terbaik.
"Kepada Tuan Grabielle untuk memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik tahun ini". Panggil sang pembawa acara.
Grabielle naik keatas panggung sambil membawa putra kecilnya itu. Suara tepuk tangan serta cepritan kamera saling bersahutan. Semua orang tahu jika Zie adalah istri dari Grabielle.
Zie menyambut kedua pria paling berarti dalam hidupnya itu dengan senyuman mengembang. Impian setiap orang adalah berdiri bersama-sama diatas panggung untuk menerima penghargaan.
Grabielle menyerahkan putranya pada Zie agar dia bisa mengambil penghargaan dan memberikan nya pada istri kecilnya itu.
"Selamat ya sayang. Aku bangga memiliki mu. Aku mencintaimu". Sambil memberikan kecupan hangat dikening Zie.
"Terima kasih Bby. Terima kasih sudah menemani aku untuk bisa berdiri disini. Aku juga mencintaimu". Seru Zie.
Banyak yang menatap kedua nya dengan iri. Apalagi ada pria tampan bertubuh kecil digendongan Zie, seolah menambah kesan kebahagiaan tersempurna untuk pasangan suami istri itu.
Acara terus berlangsung. Acara foto-foto keluarga.
Grabielle menyewa fotografer khusus untuk pemotretan keluarga nya.
Tidak hanya mendapat banyak ucapan selamat tapi Zie juga mendapat hadiah dari para teman-teman dan dosen dikampus nya.
Senyum terbit diwajah gadis cantik itu. Pesona nya seolah mengalahkan waktu. Kini Zie tidak minder lagi berdiri disamping suaminya karena dia sudah memantaskan diri.
TAMAT..........❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Wanita tidak bisa merubah pria. Pria akan berubah jika dia mencintai wanita tersebut. Dan aku bersyukur ketika Tuhan mempertemukan kita dengan takdir yang terlihat lucu namun justru itulah yang menyatukan kita. Semoga kisah kita kekal abadi selamanya. Terima kasih sudah mau menerima ku dan membantuku berubah
(Grabielle Ranlet Flint)
Jika kau mencintai nya, terima dia apa adanya. Jangan pernah mengungkit masa lalunya. Sebab cinta itu menerima bukan memaksa. Sebab cinta itu bersedia memperbaiki dan menemani dalam suka mau pun duka
(Graziella Callista Woong)
__ADS_1