Istri Kecil Tuan Cassanova

Istri Kecil Tuan Cassanova
Tamu yang masak


__ADS_3

Happy Reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Zie menghela nafas panjang. Dia tamu. Tapi kenapa dia diajak masak.


"Kak, aku kan tamu kenapa Kakak ajak masak? Dimana-mana tamu itu harus dilayani Kak". Protes Zie, namun dia tetap mengikuti perintah Zevanya.


"Berhenti menggerutu Zie. Kata Bielle kau pintar masak, apalagi masakkan Indonesia. Kakak tidak tahu banyak, makanan Nusantara disini, jadi itulah sebabnya Kakak memangil mu kesini". Zevanya cekikikan sambil memotong sayuran.


"Ck, jahat sekali diriku Kak, membawaku kesini hanya menyuruh ku masak". Gerutu Zie.


Tawa Zevanya pecah. Astaga, kenapa dia jadi ingat masa-masa dia belum menikah dulu. Sifatnya sama seperti Zie.


Zie mengajari Zevanya masakkan Nusantara. Karena Zevanya penasaran mendengar cerita Kenino yang katanya istri Tuan-nya ini sangat jago masak.


Kedua wanita beda usia itu tampak asyik masak. Tapi lebih kebanyakan mengobrol dan saling bercanda.


Zevanya menganggumi sosok Zie yang ramah dan mudah diajak bicara. Seperti nya Zevanya menemukan kembarannya disosok Zie.


Tentu saja Myron dan Zevanya tahu jika pernikahan Grabielle dan Zie hanya diatas kertas saja dan mereka sudah merencanakan sesuatu untuk menyatukan pasangan suami istri itu.


Zevanya yakin jika Zie adalah istri yang baik yang bisa membawa Grabielle kejalan benar dan meninggalkan kebiasaan buruknya yang meniduri banyak wanita.


Terbukti sejak menikah dengan Zie, Grabielle sudah jarang melakukan hubungan semalam dengan para wanita bayarannya. Entah apa alasannya hanya Grabielle yang tahu.


"Ayo kita susun".


Mereka berdua menyusun masakkan itu diatas meja makan.


"Ayo kita panggil para suami". Ajak Zevanya menggandeng tangan Zie.


"Ayo Kak". Senyum Zie, manis sekali. Semanis kecap Malika.


"Kakak". Panggil Zevanya pada suaminya.


"Sayang". Myron yang bucin langsung memeluk istrinya.


Sementara Grabielle memutar matanya malas. Kedua orang itu selalu saja mengumbar kesemesraan didepan semua orang.


Zie kikuk. Mau panggil Grabielle apa? Tidak mungkin Tuan Teh Celup atau Tuan Grabielle? Bisa ketahuan nanti mereka berdua.


"Suami, ayo makan". Zie memasang wajah ramah


Grabielle menatap istrinya dengan tatapan tak terbaca. Gadis itu tersenyum manis dan membuatnya hilang kendali.


"Ayo Kak Nino".


Wajah Grabielle langsung berubah masam saat Zie mengajak Kenino juga.


"Iya Nona". Kenino hanya kikuk.


Zie selalu tak bisa membaca situasi. Dia tidak tahu saja jika suami nya itu cemburu.


"Ayo kita ke meja makan". Ajak Myron.


"Iya Kak". Sahut Grabielle.


"Ayo suamiku sayang". Zie mengandeng tangan Grabielle seperti anak kecil dan meniru Myron dan Zevanya.


Grabielle mendelik mendengar panggilan sayang dari istri kecilnya. Jantung ohhh jantung, kenapa tidak bisa diajak sinkron.


"Sudah berbunga-bunga yaa hatinya suamiku?". Bisik Zie tertawa kecil.


"Kau...".


Grabielle mengepalkan tangannya kuat. Jika saja bukan berada dirumah Myron dan Zevanya sudah pasti mereka berdua akan berdebat habis-habisan.


Myron menarik kursi agar istrinya duduk.


Zie melakukan hal yang sama. Karena kalau menunggu suaminya romantis bisa-bisa dia tidak duduk.


"Kakak mau yang mana?". Zevanya mengambilkan nasi untuk Myron


"Yang mana menurutmu yang enak saja sayang". Sahut Myron tersenyum simpul. Meski menikah sudah sepuluh tahun tapi hubungan mereka tetap romantis dan harmonis.

__ADS_1


Zie juga mengambilkan makanan untuk suaminya. Melakukan hal yang sama seperti Zevanya.


"Ck, kenapa banyak sekali?". Protes Zie "Perutku bukan karet". Ketusnya


"Tidak ada yang mengatakan perutmu karet Suami". Cibir Zie "Makanlah jangan banyak protes. Kita butuh energi untuk olah raga malam". Goda Zie.


Jakun Grabielle sudah naik turun. Ada sesuatu yang sesak didalam sana. Kenino langsung kikuk pria jomblo itu mengumpat kasar karena ucapan Zie yang spontan.


Sementara Myron dan Zevanya terkekeh pelan. Sebagai pasangan yang sudah menikah tentu saja paham dan sudah tidak canggung lagi mendengar bahasa vulgar itu.


Sesekali Myron menyuapi Zevanya. Untung anak-anak nya sudah tidur. Karena Zevanya memang sengaja menidurkan anak-anak nya lebih awal agar tidak menganggu acara makan malam mereka.


Setelah makan mereka berkumpul ditaman belakang sambil Myron dan Grabielle membahas bisnis mereka.


"Kak bagaimana kalau kita belajar bahasa Inggris saja?". Saran Zie.


"Bukankah kau sudah bisa bahasa Inggris?". Kening Zevanya berkerut.


"Tidak lancar seperti Kakak. Ayo kita ajak suami kita Kak".


Mereka berdua bergabung dengan ketiga pria itu.


"Kenapa sayang?". Myron langsung mengusap kepala Istrinya.


"Zie ingin belajar bahasa Inggris katanya". Sahut Zevanya "Iya Kakak ipar". Sahut Zie tersimpul.


"Belajar bahasa Inggris apa?". Grabielle memincingkan matanya curiga "Jangan aneh-aneh. Tapi tidak aneh seperti mu". Ketus Grabielle.


"Alah, Suami suka sekali suhuzon sama istri sendiri hiks". Dia menyeka air matanya yang tidak jatuh sama sekali sambil menahan tawa.


"Hapus air mata buayamu". Grabielle mencebik.


"Kak Nino ikut yaaa?". Ajak Zie.


"Iya Nona". Kenino mengiyakan saja. Entah belajar apa nanti mereka.


Zie mengambil kertas dan pulpen. Dan mereka semua tidak tahu belajar seperti apa?


"Sebenarnya ini pelajar apa sih Zie?". Tanya Zevanya


Grabielle mendelik. Jangan sampai istrinya ini berulah.


"Bahasa Inggris nya panjang apa?".


"Long". Jawab keempatnya kompak.


"Kalau tangan panjang?". Tanya Zie sambil mencoret-coret kertas nya


Keempat nya tampak berpikir keras.


"Memangnya apa?". Grabielle saja bingung.


"Itu saja tidak tahu". Cibir Zie


"Memangnya apa Nona?". Tanya Kenino.


"Nyolong". Keempatnya tersendak.


"Nyolong. Apa hubungannya?". Gumam Zevanya


"Tangan panjang artinya apa?". Kali ini Zie bertanya.


"Biasa orang yang suka mencuri". Sahut Myron, ikut gila.


"Nahh nyolong sama dengan tangan panjang karena nyolong itu mencuri". Sahut Zie menjelaskan.


"Bahasa apa itu?". Protes Grabielle. Maklum bule bahasa-bahasa gaul tidak tahu.


"Planet suami". Sahut Zie.


Zevanya tertawa lepas. Karena penasaran wanita itu langsung mencari digoogle arti nyolong dan benar saja artinya memang mencuri. Seperti nya dia harus belajar banyak kosa kata pada Zie.


Kenino menutup mulut menahan tawa. Sebagai orang Indonesia dia sebenarnya tahu tapi tidak mau saja berdebat.

__ADS_1


"Pelajaran macam apa ini?". Protes Grabielle "Mana ada pelajaran bahasa Inggris ini?". Gerutunya lagi.


"Karena tidak ada makanya kita buat jadi ada". Sahut Zie "Oke lanjut".


"Bahasa Inggris nya panjang apa?".


"Long". Sahut keempat nya


"Kalau kain sobek?".


Tang Ting tang Ting


"Tidak tahu". Jawab ke-empat nya kompak.


"Alah, dasar bule gadungan". Cibir Zie.


"Apa katamu?". Grabielle sudah emosi.


"Jangan marah-marah suami. Nanti cepat tua". Sahut Zie santai


"Memangnya apa Zie?". Zevanya penasaran


"Bolong".


Untuk sesaat mereka berempat diam. Lalu tawa Zevanya, Myron dan Kenino pecah kecuali Grabielle yang menatap istrinya dengan kesal. Sementara Zie menampilkan rentetan gigi putihnya.


"Lanjut".


"Tidak mau". Tolak Grabielle.


"Kalau tidak mau ya sudah. Yang lain kan mau". Zie mendelik.


"Bahasa Inggris nya panjang apa?".


"Long". Jawab Zevanya, Myron dan Kenino masih mau melanjutkan kegilaan Zie.


"Kalau minta bantuan?".


"Ya minta bantuan". Sahut Grabielle.


"Kenapa kau yang menjawab Suami?. Tapi katanya tidak mau". Sindir Zie.


Namun Grabielle malah memutar bola matanya jenggah. Tapi tanpa sadar pria itu tersimpul.


"Memangnya apa?". Tanya Zevanya.


"Tololonggg". Seru Zie ngakak.


"Lanjut".


"Kalau My bahasa Indonesia nya apa?".


"Aku". Jawab Zevanya, Myron dan Kenino


"Baby?".


"Bayi". Sahut ketiganya lagi. Grabielle hanya menggeleng saja


"Kalau My Baby?".


"Bayi saya". Sahut ketiga nya.


"Salah. Minyak telon". Seru Zie


Zevanya, Myron dan Kenino ikut tertawa. Mengingat mereka yang bodohi oleh Zie.


"Dasar tidak waras". Sindir Grabielle pada istrinya sambil melipat kedua tangan didada


"Tidak waras itu istrimu, Gebe". Zevanya ngakak.


Zevanya dan Zie masih tertawa apalagi Grabielle yang mendelik kearah mereka.


Myron yang selalu berwibawa juga ikut gila oleh adik iparnya itu. Tapi dia jadi tahu kalau nyolong itu mencuri, karena yang dia tahu hanya mencuri saja.

__ADS_1


Kenino menutup mulutnya menahan tawa. Zie ada-ada saja. Dan lumayan lah hiburan gratis setelah ini pasti ada lagi drama antara kedua orang itu.


Bersambung...


__ADS_2