Istri Kecil Tuan Cassanova

Istri Kecil Tuan Cassanova
Kapan berakhirnya?


__ADS_3

**Happy Reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Jangan lupa kewajiban nya. Like. Komen. Vote. Tipsssss.. Love U kalian**.


"Kenapa wajahmu Bielle?". Myron duduk disamping adik iparnya itu.


"Kak". Grabielle merenggek.


"Hai Gebe". Zevanya ikut nimbrung "Wahh kenapa wajahmu Gebe? Kau sedang dapat lotre?". Ledek Zevanya.


"Jangan mengejekku Kak". Cibir Grabielle. Dia menatap Zie yang tengah asyik bermain dengan Triple L, anak Myron dan Zevanya.


"Kak, kenapa istriku benci wajahku sihh? Dia malah menyuruh operasi plastik agar mirip Jungkook boneka kesayangan nya". Curhat Grabielle.


"Jungkook itu bukan boneka Gebe". Ralat Zevanya


"Alah aku tidak peduli mau siapa saja". Ketus Grabielle. Wajahnya bak baju kusut.


"Sabar Bielle. Hal itu biasa dialami Ibu hamil. Apalagi Zie hamil muda dan pertama kalinya. Nanti juga kalau ngidamnya hilang dia mau lagi dekat-dekat dirimu". Ucap Myron kasihan juga melihat Grabielle yang tersiksa setiap hari.


Grabielle mendesah "Kapan akan berakhir Kak? Masa setiap malam aku harus tidur dengan Ken? Aku bukan istri Ken". Renggek Grabielle.


Bagaimana tak frustasi, Zie malah dengan santai meminta suaminya tidur dengan Kenino. Hal itu membuat Grabielle dan Kenino menolak. Namun Ibu hamil itu ada-ada saja dia akan merenggek sampai keinginan nya terpenuhi. Entah mengidam atau memang sengaja, hanya author yang tahu wkwwk


Zevanya ngakak melihat penderitaan yang Grabielle. Setiap hari pasangan muda itu pasti rusuh. Grabielle yang memaksa dekat istrinya. Sedangkan Zie menolak, karena setiap kali melihat wajah Grabielle perutnya bergejolak ingin muntah apalagi saat mencium bau parfum tak sedap yang dipakai Grabielle.


"Turut berdukacita Gebe. Semoga kau diberikan kesabaran dan ketabahan yaaa. Semoga mengidamnya lama". Ledek Zevanya.


"Kakak".


"Sayang jangan meledek Bielle". Myron geleng-geleng kepala.


"Biarkan saja Kak. Dulu waktu aku hamil dia sengaja mengerjaiku. Sekarang giliran". Zevanya masih ngakak.


"Tidak boleh balas dendam Kak". Ucap Grabielle.


"Siapa bilang tidak boleh. Tidak ada tertulis dibuku mana pun?". Seru Zevanya tertawa lucu.


Grabielle kembali menatap istrinya. Dia terus dicuekin. Tidak diperhatikan seperti kemarin. Rasanya Grabielle ingin mengajak berantem bayi dalam kandungan Zie. Sungguh menyiksanya belum juga lahir sudah aneh-aneh. Bagaimana kalau lahir nanti bisa berdebat mereka setiap hari??


Zie menghampiri mereka yang sedang duduk diruang keluarga. Dia puas bermain bersama ketiga bocah jenius Zevanya. Wajah saja jenius, Ibu mereka saja hacker handal tidak hanya itu prestasi yang ditorehkan Zevanya tak main-main.

__ADS_1


"Sayang". Grabielle berdiri hendak memeluk istrinya.


"Kakak". Zie langsung menahan suaminya. Tangannya menutup hidungnya.


"Sayang, jangan beginilah". Renggek Grabielle.


Myron dan Zevanya. Hanya bisa menahan tawa. Begitu juga dengan Kenino yang ikut bergabung bersama mereka. Kasihan juga sebenarnya melihat Grabielle. Namun yang namanya Ibu hamil dimaklumin saja.


"Jangan dekat-dekat Kak". Zie malah duduk disamping Kenino. Kalau didekat Kenino tidak bau.


"Sayang jangan dekat-dekat Ken". Grabielle tak terima.


"Memangnya kenapa?". Sahut Zie santai.


"Kak Nino, aku ingin makan mangga muda. Pakai sambal terasi. Pasti segar". Zie sudah membayangkan mangga muda itu. Dari kemarin dia minta pada suaminya. Tapi Grabielle tidak mau karena Zie punya penyakit lambung.


"Tidak boleh sayang". Tegas Grabielle.


"Biarkan saja Bielle, istri mu sedang hamil. Tidak baik. Itu juga keinginan bayi nya". Ucap Myron menagahi. Dia pernah ada diposisi Grabielle jadi paham perasaan pria itu.


"Tapi_".


"Yesssss". Zie berjingkrak senang "Kakak ipar terbaik". Serunya


Grabielle mendesah "Sayang aku merindukan mu. Kenapa kau tidak bisa dipeluk sih? Masa aku peluk bantal setiap malam". Ucap Grabielle sendu.


"Sudahlah Kak. Jangan manja. Cepat carikan aku mangga muda Kak". Ucap Zie. Dia benar-benar tak sabar menikmati mangga muda itu. Apalagi siang-siang begini pasti sedap.


.


.


.


.


"Sayang minum susu dulu".


Grabielle masuk kedalam kamar mereka.


Zie yang sedang asyik dengan laptop dipangkuannya. Mengangkat pandangan nya

__ADS_1


"Kakak". Wanita itu meletakkan laptop nya "Kenapa Kakak pakai topeng Jungkook?". Zie tertawa lebar saat suaminya memakai topeng dan menutupi wajahnya yang terlihat hanya kedua mata dan hidungnya.


"Sayang, jangan meledek. Ini cara agar aku bisa mendekati dirimu". Ucap Grabielle


"Wahh kalau begini perut ku tidak mual Kak. Semoga anak kita mirip Jungkook". Zie mengusap perutnya yang masih rata.


"Ck, tidak bisa. Mana boleh mirip Boneka itu. Itu hasil kerja kerasku. Enak saja mirip orang lain". Ucap Grabielle tidak terima. Darah dagingnya masa mirip orang lain.


Wajah Zie langsung masam. Wanita itu kembali ke ranjang sambil menghentakkan kakinya kesal.


"Kakak jahat hiks. Dasar suami durhaka". Wanita itu menangis segugukan. Dia memang sensitif sejak hamil.


"Sayang, aduhh". Grabielle meletakkan nampannya yang berisi susu.


"Sayang, cup cup. Jangan menangis sayang. Tadi suamimu hanya bercanda yaaa. Maaf yaa. Jangan menangis". Bujuk Grabielle


"Pokoknya Kakak jahat. Aku mau anak kita mirip Jungkook. Aku tidak mau dia jadi bule". Renggek Zie masih menangis


Grabielle mengelus dada sabar. Harus sabar. Maklum. Zie sedang hamil. Lihat saja nanti kalau bayi nya keluar dan berjenis kelamin laki-laki Grabielle akan ajak perang.


"Iya sayang. Tidak apa-apa mirip Jungkook yaa. Asal jangan menangis lagi yaa. Kasihan dedek bayi nya nanti menangis juga". Ucap Grabielle mengalah. Biarlah berbicara seperti itu. Tapi dalam hati tetap tidak terima.


"Beneran Kak?". Sambil menarik ingus nya.


"Iya sayang". Sahut Grabielle sabar. Padahal hatinya sudah memaki-maki bayi dalam kandungan nya.


"Sayang nanti kalau lahir harus mirip Jungkook yaaa". Zie mengelus perut nya. Kali ini Grabielle yang kesal mau marah ya percuma nanti istri nya itu malah menangis lagi.


"Sayang minum susu dulu sebelum tidur yaa?". Grabielle mengambil gelas susu diatas nakas


"Iya Kak".


Menuruti saran Kenino, Grabielle rela memakai topeng yang mirip dengan wajah istrinya itu, maklum Zie pencinta K-Pop. Grabielle juga tidak memakai parfum nya. Biarlah bau yang penting Zie tidak mengusirnya.


Benar saja Zie betah disisi Grabielle. Tidak seperti biasanya dia merenggek mencium bau tubuh suaminya.


Seperti nya Grabielle harus memberi undian berhadiah untuk Kenino sebagai ucapan terima kasih. Berkat ide Kenino dia bisa dekat istri nya malam ini.


"Kakak tidur disini saja ya? Tubuh Kakak tidak bau lagi. Tapi jangan lepas topeng itu yaaa?". Ucap Zie


"Iya sayang". Seru Grabielle senang. Tidak apa memakai topeng wajah idola istrinya. Yang penting malam ini tidak tidak memeluk bantal.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2