Istri Kecil Tuan Cassanova

Istri Kecil Tuan Cassanova
Tak percaya


__ADS_3

Happy Reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Zie menatap tak percaya dengan benda ditangannya. Pantasan saja beberapa hari ini dia merasakan ada yang tak beres dengan tubuh nya ternyata dia.


"Aku h-hamil?". Gumamnya tak percaya. Apalagi dua garis merah terlihat jelas pada benda ditangannya.


"Aku h-hamil?". Ujarnya sekali lagi.


Air mata menetes dipipinya. Air mata bahagia. Dulu dia takut sekali memiliki anak diusia muda. Tapi entah kenapa rasanya sekarang dia benar-benar bahagia.


"Hiks hiks aku hamil. Ibu aku hamil. Aku hamil". Isaknya sambil mengelus perut ratanya.


"Aku akan menjadi seorang Ibu". Dia menyeka air matanya "Terima kasih sayang sudah hadir dikehidupan Mommy. Sehat-sehat ya Nak. Mommy janji akan menjagamu dengan baik. Semoga kehadiran mu semakin menambah kebahagiaan Daddy dan Mommy". Ucapnya bahagia.


Zie keluar dari kamar mandi. Dia senyam-senyum tak jelas menatap benda ditangannya.


Grabielle masuk kedalam kamarnya. Pria itu tampak lelah, letih, lesu, lemas.


"Sayang".


Secepatnya Zie menyembunyikan benda itu dibalik tubuhnya.


"Kakak". Dia tersenyum bahagia.


"Kau kenapa sayang? Terlihat bahagia". Sambil membuka kancing kemeja nya.


"Kak aku punya sesuatu untuk Kakak". Zie mengedipkan matanya jahil.

__ADS_1


"Apa sayang? Jangan aneh-aneh". Ujar Grabielle. Bukan apa beberapa hari ini tingkah Zie sedikit berbeda, membuat kepalanya pusing.


"Ck, kau mau tahu atau tidak Kak?". Cibir Zie kesal.


Grabielle terkekeh gemes "Iya sayang. Tentu saja aku ingin tahu. Apa yang ingin kau katakan?". Pria itu menarik pinggang istri nya hingga menempel didadanya.


Zie menutup hidungnya "Kak kenapa kau bau sekali, huweekkk?". Rasanya Zie ingin muntah mencium bau tubuh suaminya.


"Bau?". Kening Grabielle berkerut heran. Pria itu mencium bau dirinya "Masih wangi. Tidak bau". Ujarnya "Sayang aku masih wangi. Tidak bau. Ini parfum kesukaan mu". Grabielle mendekati istrinya.


"Stoppp Kak". Zie menutup hidungnya "Tetap disitu". Ucapnya menahan pria itu.


"Ini Kak". Zie memberikan hasil test kehamilan pada Grabielle sambil menutup hidungnya.


Grabielle mengambil benda itu. Matanya membulat sempurna saat melihat dua garis merah disana.


"Sayang kau hamil?". Grabielle sudah berkaca-kaca.


"Iya Kak aku hamil". Jawab Zie tapi tangannya masih menutup hidungnya.


"Sayang".


Tanpa peduli dengan istrinya yang memberontak Grabielle memeluk wanita itu dengan tangis bahagia.


"Terima kasih sayang. Aku berjanji akan menjaga kalian berdua. Aku berjanji. Aku mencintai kalian". Ucapnya sambil terisak penuh haru.


"Kakak".

__ADS_1


Namun Grabielle tak peduli dia masih menangis bahagia. Benarkah sebentar lagi dia akan jadi seorang Ayah? Dia akan memiliki anak seperti para sepupunya itu.


"Terima kasih sayang". Menghujani wajah Zie dengan ciuman bertubi-tubi.


"Kakak". Zie memberontak "Kak lepaskan kau bau sekali Kak". Zie setengah mendorong tubuh suaminya agar menjauh darinya.


"Sayang jangan bicara sembarangan. Bagaimana bisa aku bau? Aku ini wangi sayang. Ini aku pakai parfum kesukaan mu". Ucap Grabielle tak terima dibilang bau.


"Kak, jauh-jauh ahhhh". Zie menyingkirkan tubuh suaminya dan mellengang keluar dari kamar dengan posisi menutup hidungnya.


Grabielle hanya bisa tercenggang saat Zie pergi meninggalkan nya sendirian didalam kamar. Biasanya istrinya itu akan bermanja-manja padanya dan mengurus semua keperluan kerja Grabielle. Membuka kemejanya dan menyiapkan air mandi untuk nya. Tapi kali ini wanita itu malah menyingkirkan tubuhnya.


"Ck, ini tidak bisa dibiarkan. Aku harus menyuruh Ken menyelidiki nya". Grabielle mendengus kesal. Tidak akan dia biarkan Zie menjauhinya. Mana bisa, apalagi dia baru tahu kalau istrinya itu sedang hamil anak pertama mereka.


Grabielle menyusul Zie keluar dari kamar mereka. Wajahnya sudah ditekuk kesal. Kesal. Kesal. Dia tidak bisa dicuekin.


Bersambung...


Maaf guyss sampai disini dulu perjumpaan kita hari ini...


Mon maaf episode kali ini cuma 500 kata. Author sedang sibuk2 nya mempersiapkan natal..


Yuk kita nantikan bersama siksaan Grabielle saat Zie mengidam...


Bagaimana reaksi Gama saat tahu Zie adiknya???


Jangan lupa like, komen, vote dan berikan juga tips nya buat author yaaa . Hehhee

__ADS_1


__ADS_2