
Happy Reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
"Kak lakukanlah". Zie kasihan melihat suaminya. Takut nanti Grabielle malah mencari lobang lain lagi.
"Kau serius sayang?". Senyum Grabielle menggembang. Seumur hidupnya dia belum pernah meniduri wanita perawan.
"Tapi jangan kencang-kencang ya Kak. Aku takut pinggang mu sakit". Celetuk Zie.
"Jangan meremehkan kemampuan suamimu sayang. Jika masalah ranjang dia jago nya". Grabielle mengedipkan matanya jahil. Tentu saja dia jago karena dia saja si Cassanova.
"Awas kalau encok yaaa. Aku tidak tanggung". Ujar Zie "Tapi mulai dari mana dulu Kak?". Tanya Zie polos. Sumpah dia tidak tahu masalah hubungan ranjang.
"Tenang sayang aku akan ajarkan". Grabielle tersenyum devil. Dia takkan membiarkan Zie beristirahat.
"Ya sudah Kak. Lakukan cepat. Aku penasaran rasanya seperti apa. Kata Ester memang enak, enak itu seperti apa? Apakah seperti susu stroberi kesukaan ku?". Gumam Zie.
Grabielle menggaruk tengguknya yang tidak gatal. Dia tidak bisa menjelaskan tapi dia akan membuat Zie merasakan senikmat apa bercinta itu.
Grabielle mengusap wajah cantik Zie. Bulu mata lentik. Bibir tipis. Mata sipit dan alis yang tebal. Zie memiliki kecantikan natural. Bahkan menurut Grabielle Zie adalah gadis paling cantik yang pernah dia temui dibelahan dunia.
"Boleh ya sayang?". Suara Grabielle mulai serak.
"Iya Kak". Zie tersenyum manis.
Sebenarnya dia belum siap. Tapi kapan lagi? Lagian dia dan Grabielle sudah berjanji akan memulai semuanya dari nol.
Zie tidak mau jika Grabielle merasa dirinya diterima.
Grabielle mencium bibir manis istrinya. Awalnya Zie terkejut. Namun dia segera sadar. Dia yang belum pernah berciuman hanya bisa bingung apa yang harus dia lakukan.
"Sayang buka mulut mu". Grabielle melepaskan panggutannya "Ikuti aku yaa?". Zie mengangguk seolah dia paham.
Dengan naluri yang kuat. Gadis itu mulai membuka mulutnya. Sehingga Grabielle bisa mengakses rongga mulut Zie.
Bibir Zie manis sekali. Rasanya kenyal dan membuat Grabielle ketagihan.
Perlahan pria itu membaringkan tubuhnya istrinya tanpa melepaskan panggutannya.
Zie mengelinyang saat Grabielle menyesap lehernya. Dia tidak bisa jelaskan ini rasa apa. Apalagi Grabielle meninggalkan bekas kepemilikan disana membuatnya seperti hilang kendali.
Grabielle melepaskan piyama tidur istrinya.
__ADS_1
"Kak jangan dibuka aku malu". Cegah Zie.
"Tidak usah malu sayang. Aku adalah suamimu. Kita lakukan malam ini dan aku akan membuatmu tak bisa melupakan malam indah kita berdua. Percaya padaku. Aku akan melakukannya dengan lembut". Grabielle mengecup kening istrinya.
"Iya dehh Kak". Jantung Zie sudah berdegup kencang.
Grabielle melepaskan piyama tidur istrinya dengan lembut. Pria itu tidak mau membuat istrinya merasa tak nyaman. Biasanya Grabielle adalah tipe pria yang selalu tak sabaran untuk menuntaskan hasratnya. Tapi kali ini berbeda mungkin karena ada cinta dihatinya.
Grabielle menelan salivanya susah payah saat disunguhkan dua bukit kembar istrinya.
Tanpa pikir panjang pria itu langsung melahap dua bukit kembar Zie. Zie semakin mendesah tak karuan. Rasa apa ini? Kenapa rasanya bisa membuat melayang ke udara
Grabielle melakukan nya dengan lembut. Tidak ada paksaan atau menuntut. Dia memang ganas diatas ranjang. Tapi mengingat Zie yang baru pertama kali membuat Grabielle tak tega menyakiti istrinya itu.
Grabielle turun kebagian bawah istrinya. Dia melepaskan benda berbentuk segitiga yang menutupi area kesukaan nya dimana disana ada lembah kenikmatan.
Zie memasukkan jarinya disana dan merasakan milik istrinya sudah basah. Pria itu tersenyum tipis saat istri kecilnya mengelinyang kenikmatan.
"Sayang aku masuk yaaa".
"Astaga Kak kenapa itu besar sekali?". Zie menutup matanya dengan jari-jari tangan.
Kedua tangan Zie meremes dengan kuat sprei kasur king size mereka.
Grabielle mengarahkan benda pusaka nya pada goa milik Zie. Tak sabar tentu saja. Sudah lama berpuasa akhirnya dia berbuka puasa.
"Sayang aku masuk yaaa?". Zie hanya mengangguk sambil mengelinyang tak karuan.
Jlebbbbbb
Sejenak Grabielle terdiam. Istrinya benar-benar masih perawan. Grabielle bisa rasakan jika ada cairan hangat yang keluar dari milik istrinya. Sejenak pria itu terdiam membiarkan cairan merah itu keluar.
Meski Zie sempat berteriak kesakitan. Namun pad akhirnya gadis itu menikmati permainan suaminya.
Grabielle memang dibuat mabuk kepayang. Benda pusakanya dijepit dengan kuat oleh milik Zie. Satu kata yang Grabielle rasakan adalah nikmat. Ini pengalaman pertamanya melakukan hubungan dengan wanita. Sungguh luar biasa. Tidak bisa Grabielle jelaskan dengan kata-kata betapa nikmat nya ketika bercinta dengan wanita yang masih perawan.
Grabielle bersyukur dia mendapatkan wanita baik-baik seperti Zie. Meski masa lalunya begitu kelam dan hancur tapi Zie menerima dia apa adanya dan Zie tidak pernah mengungkit masa lalu Grabielle. Grabielle berjanji akan menjaga istri nya dengan baik. Grabielle juga berjanji jika Zie adalah lobang terakhir yang dia masuki.
Benar kata Zie si anu nya bukan teh celup yang selalu celap-celup.
Grabielle ambruk disamping Zie. Dia menyimak selimut mereka. Bercak merah tertanda disana.
__ADS_1
Pria itu tersenyum tipis. Dia mengusap kepala Zie yang berkeringat.
Zie sudah terlelap karena kelelahan. Pengalaman pertama itu takkan dia lupakan nantinya.
Grabielle menarik gadis itu dalam pelukannya. Dia mengecup kening Zie dengan sayang.
"Terima kasih sayang. Aku mencintaimu. Selamat tidur Istri Kecilku".
Grabielle ikut terlelap. Sudah puas dengan permainan mereka di ranjang. Sekarang Zie adalah milik Grabielle seutuhnya. Takkan ada lagi Gama dan Garra yang berani merebut istrinya. Karena Zie hanya milik nya seorang diri.
.
.
.
.
Pantulan sinar matahari menyinari wajah kedua orang manusia yang masih saling memeluk erat dibawah selimut tebalnya, mereka polos tanpa sehelai benang pun yang melekat.
Perlahan Zie membuka matanya. Dia merasakan nafas Grabielle yang mengenai wajahnya.
"Semoga kau pelabuhan terakhir ku Kak. Terima kasih sudah menerimaku. Aku mencintaimu". Batin Zie menatap suaminya.
"Benar kata Ester malam pertama itu sakit tapi nikmat. Ini lagi kenapa perih sekali?". Zie menyimak selimut.
"Mau kemana?". Grabielle menarik gadis itu hingga jatuh keatas nya.
"Kakak". Desah Zie.
"Jangan bangun terlalu pagi sayang". Grabielle malah memeluk wanita itu dengan erat.
"Kak lepaskan kau pikir aku bantal apa yang main dipeluk-peluk?". Gerutu Zie sambil memberontak.
"Sayang mau lagi. Kau itu sempit tapi enak". Grabielle menatap istrinya jahil.
"Ck, tidak mau. Kau itu sudah cukup semalam jadi jangan minta lagi". Ketus Zie.
Grabielle malah ******* bibir istrinya dengan gemes. Dia menyesap rasa manis disana.
Bersambung.....
__ADS_1