Jerat Karma Suami Goib Ku

Jerat Karma Suami Goib Ku
Bab 25: RASUK!


__ADS_3

Sesosok makhluk dengan wujud samar mulai merasakan panas akibat dari doa yang ia panjatkan. Sosok itu menatapnya nyalang, kuku yang siap mencabik harus menahan aura yang keluar dari tubuhnya. Amarah dan dendam yang terpancar dari tatapan mata si makhluk gaib benar-benar menguras tenaga.


"Apa maumu? Kenapa mengincarku?" tanya Diana tanpa basa-basi.


Sesosok makhluk dengan wujud samar mulai merasakan panas akibat dari doa yang ia panjatkan. Sosok itu menatapnya nyalang, kuku yang siap mencabik harus menahan aura yang keluar dari tubuhnya. Amarah dan dendam yang terpancar dari tatapan mata si makhluk gaib benar-benar menguras tenaga.


"Apa maumu? Kenapa mengincarku?" tanya Diana tanpa basa-basi.


"RASUK!"


"RASUK!"


"RASUK!"


Gema suara yang menyakiti gendang telinga, membuat Diana spontan menutup kedua kuping nya agar rasa sakit yang dirinya rasakan berkurang. "Pergi! Jangan ganggu aku....,"


Seseorang yang melihat tingkah Diana bergegas menghampiri remaja itu, lalu menggoyangkan kedua bahunya. Suara panggilan berulang kali dilontarkan tetapi tidak ada sahutan. Hingga tubuh Diana bergetar dengan keringat dingin membasahi wajah.


"Apa kamu baik-baik saja?" tanya orang yang melihat keadaan Diana berangsur membaik.


Diana menganggukkan kepala. "Bisa bawa aku pergi dari sini?"


"Ok, ayo!"


Tidak ada perkenalan, tapi mahasiswa itu membantu Diana meninggalkan bangunan kampus hingga ke pintu gerbang utama. Disaat bersamaan, terlihat seorang wanita bercadar baru turun dari dalam mobil jazz warna putih dan langkahnya sangat terburu-buru mendekati dua mahasiswa yang berdiri di sisi kanan gerbang.


"Dek, apa kamu baik? Apa dia mengatakan sesuatu? Mana yang sakit?" Wanita bercadar itu memeriksa keadaan Diana dengan sangat khawatir, membuat beberapa mahasiswa yang melihat itu penasaran serta memberikan tatapan tanda tanya. "Yok, kita pulang! Makasih ya udah bantu adikku."


"Sama-sama, Ka." jawab mahasiswa itu.


Diana masih terdiam mengikuti langkah sang kakak yang membawanya ke dalam mobil. Bahkan hingga mobil itu pergi meninggalkan wilayah kampus, suara dari makhluk yang berniat merasuki tubuhnya masih terngiang jelas. Semakin berusaha melupakan. Justru semakin teringat.


"Istighfar, Dek!" titah wanita bercadar dengan mengusap bahu Diana.


"Astagfirullah....,"


Suara Diana lirih tetapi masih cukup jelas di dengarnya. Rasa takut yang tertahan dengan benteng dzikir, membuat adiknya tetap terjaga dalam lindungan Allah.

__ADS_1


Ya Allah, lindungilah adik hamba. Makhluk itu tidak akan semudah itu melepaskan Diana. Kuatkan hamba untuk berserah diri memohon perlindungan dan ampunan-Mu Ya Allah.~batin wanita bercadar dengan fokus terbagi dua.


Perjalanan selama tiga puluh menit hanya terisi dengan lantunan dzikir dan istighfar keduanya. Mobil jazz putih memasuki rumah minimalis dengan pagar bambu kuning yang tertata rapi berjajar seperti pagar alami. Sungguh rumah yang terkesan mistis, meskipun di tengah perumahan minimalis lainnya. Itulah rumah bambu kuning mbah Karti. Seorang nenek tua yang memiliki dua cucu berusia dua puluh lima tahun dan delapan belas tahun.


"Dek, ayo turun. Kita bicarakan semuanya setelah makan siang." ajak wanita bercadar seraya membuka pintu mobilnya.


"KaCan, apa DIA mengikuti kita?" tanya Diana tak ingin menoleh ke belakang.


Wanita bercadar itu mengusap kepala Diana. "Rasa takutmu, membuat makhluk itu senang. Ingatlah, kita memiliki Allah. Bismillah, InsyaAllah perlindungan Nya tidak ada yang bisa menembus. Ayo turun, nenek pasti sudah masak makanan yang enak."


"Iya, KaCan." balas Diana menarik nafas dalam agar pikirannya kembali tenang.


Keduanya keluar dari mobil, lalu berjalan bersama memasuki kediamannya. Semilir angin begitu terasa hingga dedaunan bergoyang-goyang dengan pohon bambu kuning yang bersinar terkena pantulan sinar matahari. Wanita bercadar hanya bersikap biasa. Meskipun ia menyadari dari arah jauh tatapan murka terarah ke dalam rumahnya.


"Assalamu'alaikum, kami pulang!" Sapa keduanya memasuki rumah.


"Dek, bersihkan dirimu, dan langsung turun setelah sholat! Kakak akan periksa nenek dimana." Ucap wanita bercadar disambut senyuman manis Diana yang berjalan menaiki tangga menuju lantai dua.


Wanita itu masih diam di tempat hingga langkah kaki adiknya mencapai puncak tangga. Sesaat setelah memastikan aman. Justru langkahnya sendiri berbalik menuju jendela samping pintu, lalu menyibak tirai ungu. Begitu mata menelusuri jalan depan rumah. Sorot mata murka terpatri bersambut dengan netra matanya.


"RASUK!"


"RASUK!"


"RASUK!"


Saat ia fokus mengusir roh jahat diluar sana, tiba-tiba ada yang menepuk bahu kanannya.


...-----------------...


Warna dan cahaya yang dipancarkan makhluk hidup menunjukkan keadaan emosi, kesejahteraan spiritual, kekuatan pribadi dan mental, serta tingkat kemampuan bertahan hidup. Adapun keturunan dan lingkungan dapat menjadi penyebab cahaya yang dikeluarkan rendah.


Aura warna yang dipancarkan setiap orang menunjukkan kepribadian dan pola pikirnya masing-masing. Berikut beberapa rentetan warna aura manusia yaitu:


🍫


Pertama, merah dan merah muda berkaitan erat dengan tubuh. Warna merah merupakan warna utama yang menggambarkan emosi yang kuat seperti kemarahan, cinta, dan kebanggaan serta menandakan bertindak agresif atau menunjukkan kekuatan pribadi. Ketika cahaya merah meredup menjadi merah muda, tandanya beberapa situasi tubuh dan jiwa melemah. Merah muda menggambarkan seseorang merasa mudah peka terkait beberapa hal. Hal ini positif jika menandakan cinta sejati, namun menjadi negative saat mempunyai ketakutan akan kinerja professional.

__ADS_1


🍫🍫


Kedua, warna biru dan indigo menandakan orang tersebut merupakan individu yang kuat dan tenang, cenderung mencari hiburan di tempat yang tidak diketahui orang lain, memiliki kemampuan memahami sesuatu tanpa dipelajari, disiplin ilmu yang melibatkan interaksi dengan manusia.


🍫🍫🍫


Ketiga, meski jarang menjadi warna dominan, magenta melambangkan perjuangan yang tidak selalunya negatif.


🍫🍫🍫🍫


Keempat, warna jingga umum didapati pada orang yang memiliki sifat berkompetisi dan sukses di bidang kinerja pribadi. Dalam kasus beberapa orang, warna jingga yang kuat menunjukkan keputusasaan dalam berhubungan dengan orang lain. Warna jingga juga memperlihatkan kecakapan dan kebanggaan seksual seseorang.


🍫🍫🍫🍫🍫


Kelima, warna kuning dan emas umum dijumpai pada orang-orang yang menghargai proses pengasahan pengetahuan faktual yang empiris dan disiplin. Sedangkan aura emas sering melekat pada orang-orang yang mengalami kesulitan dan masalah hidup, serta memiliki ikatan cinta dan benci dengan waktu. Jika aura kuning dan emas semakin berdekatan, maka keterlibatan seseorang dalam permasalahan yang sifatnya filsafat semakin dalam.


🍫🍫🍫🍫🍫🍫


Keenam, warna cokelat dan tan merupakan warna yang menunjukkan aura bersahaja seseorang dengan kepribadian berjuang dengan aspek yang masuk akal dan berdasarkan pada kehidupan yang bisa diselesaikan dengan perhitungan yang emosional.


🍫🍫🍫🍫🍫🍫🍫


Ketujuh, aura hijau akan muncul pada seseorang yang sedang dalam masa penyembuhan atau kesehatannya sangat baik, serta menunjukkan keseimbangan sempurna antara kesehatan tubuh, keamanan mental, hubungan pribadi, dan pandangan emosional.


🍫🍫🍫🍫🍫🍫🍫🍫


Kedelapan, apabila aura violet atau lavender semakin dalam, maka kebebasan spiritual orang tersebut akan semakin dekat tercapai. Cahaya ungu dan lavender yang kuat menunjukkan orang tersebut sangat sensual dan membutuhkan interaksi interpersonal.


🍫🍫🍫🍫🍫🍫🍫🍫🍫


Kesembilan, warna putih dan kristal atau cahaya putih yang jernih dan cemerlang hanya ada pada orang-orang yang telah mengembangkan kesadaran spiritual dengan kuat, seperti konselor kehidupan, guru dan lainnya.


🍫🍫🍫🍫🍫🍫🍫🍫🍫🍫


Kesepuluh, warna hitam yang umumnya diartikan sebagai aura negatif nyatanya menunjukkan bahwa orang tersebut berada di bawah sesuatu yang diumpamakan seperti tabir perlindungan yang bisa disebabkan oleh penyakit fisik, dan perasaan emosi seperti khawatir dan takut.


Itulah 10 aura warna dan penjelasannya, semoga bermanfaat.

__ADS_1


Othoor selipkan ilmu, sekedar untuk memberikan tambahan pengetahuan. Beberapa hal memang harus mencari tahu dari berbagai tempat. Setiap pertanyaan akan mendapatkan jawaban. Ketika kita mau bertanya, dan mencari tahu tanpa rasa lelah.


...----------------...


__ADS_2