
"Bukankah itu mobil teman, Chan? Oh iya, lebih tepatnya manager Chan? Eh, bukan-bukan tapi sekretarisnya?! Haish, aku lupa!! Oh iya, aku ingat!! Namanya Alex bukan?!" Tanya Gisella di akhir ucapannya.
"An,,anu itu bu,,bukan!" Kata Lisa sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
"Eh, tapi kenapa Alex ke sini?" Ucap Gisella yang masih terus berpikir. Perlahan Gisella mendekatkan wajahnya pada Lisa lalu tersenyum menggoda Lisa.
"Hayo, kamu ada hubungan apa sama, Alex?" Tanya Gisella setelah mendekatkan wajahnya pada Lisa.
"Ak,,aku eng,,nggak kok! Eh, mak,,,maksudnya bukan gitu!!" Jawab Lisa yang spontan langsung gelagapan di hadapan Gisella.
"Haish, Lis! Kalau kamu ada hubungan sama dia cerita aja kali, Lis!! Kamu kayak sama siapa aja sih!" Kata Gisella yang menyuruh Lisa untuk berkata sejujurnya pada dirinya.
Lisa yang tak tahu harus bagaimana lagi, akhirnya menghela nafas panjang lalu menceritakan segalanya pada Gisella.
"Baiklah, aku akan menceritakannya padamu! Sebenarnya aku malu ingin menceritakan ini padamu, Sel!" Kata Lisa.
"Katakan saja Lis?!" Pinta Gisella.
"Setelah dari mansion kamu waktu itu, diam-diam Alex menawari aku untuk jalan keluar sama dia, aku sendiri bingung sama perasaan yang aku miliki saat ini!" Kata Lisa lalu menundukkan kepalanya.
"Memangnya apa yang kamu rasakan?" Tanya Gisella penasaran.
"Haish, kamu ini gimana sih, Sel! Ya jelas rasanya senang lah, tapi di satu sisi aku tuh takut kalau sampai cintaku tak terbalaskan!" Ucap Lisa memberi tahu Gisella dengan sorot mata mengarah pada Gisella.
"Lis, kamu aja belum mencobanya, tapi kenapa kamu udah mikir kayak gitu! Harusnya kamu itu lebih percaya diri pada diri kamu sendiri!" Kata Gisella mencoba membuat Lisa lebih percaya diri lagi.
"Tapi kayaknya Alex suka deh sama kamu!" Ucap Gisella lagi setelahnya.
"Aku juga nggak tahu kalau itu!" Ujar Lisa lagi yang berbicara dengan melamun.
"Dia tadi cuma mampir sebentar setelah pulang dari perusahaan milik, Chan!" Ujar Lisa sembari membenarkan posisi duduknya.
"Oh begitu!" Ujar Gisella seraya mengangguk-angguk paham.
"Ya, sebenarnya aku memang menaruh hati padanya, Sel! Cuma aku takut aja kalau dia sampai PHP aku!" Kata Lisa sembari menjepit rambutnya yang tergerai.
"Lis, jangan pernah menyerah sebelum kamu berperang, kalau memang nantinya kamu harus mundur! Setidaknya kamu sudah pernah mencintai dan kehilangan daripada tidak pernah sama sekali!!" Ujar Gisella yang mendadak bijak dalam hal cinta.
Lisa menghela nafasnya lalu berkata,,,,,
__ADS_1
"Kamu ada benarnya juga, Sel! Harusnya aku nggak langsung punya pikiran kayak gini?!" Kata Lisa dengan lesu.
"Kamu tenang aja ya, Lis! Aku akan selalu ada buat kamu!! Jadi lebih baik kamu bersikap sewajarnya saja pada Alex?!" Kata Gisella sembari menepuk pundak Lisa perlahan.
"Makasih ya, Sel!" Ujar Lisa tersenyum ke arah Gisella, "Kamu nanti juga harus optimis dan yakin dengan apa yang akan menjadi pilihan kamu! Dan semoga Chan juga segera menikahi kamu?!" Ucap Lisa meyakinkan Gisella.
Jadi setelah pulang dari mansion milik Byun, Chan menceritakan pada semuanya kalau dirinya sudah menjalani hubungan dengan Gisella. Mereka semua juga mendukung hubungan itu.
"Oh iya, Lis! Gimana sih ceritanya sampai kamu bisa deket sama Alex?" Tanya Gisella yang mulai penasaran pada kisah Lisa dan juga Alex.
"Jadi gini,,,,,,,,"
Flashback on,,,,,
Setelah pulang dari mansion milik Gisella. Mereka kembali ke mansion mereka masing-masing. Kemudian saat itu Chan menyuruh Sehun untuk mengantar Lisa pulang dengan menggunakan mobil milik Chan.
Sehun langsung menyetujuinya dan mengantarkan Lisa pulang. Di tengah perjalanan mereka tampak sangat canggung untuk memulai pembicaraan. Sampai akhirnya Alex mengumpulkan keberanian untuk memulai pembicaraan dengan Lisa.
Lisa yang saat itu hanya memandang ke luar jendela mobil karena merasa sangat canggung akhirnya menoleh pada Alex setelah ditanya.
"Kamu tinggal sama siapa?" Tanya Alex memulai pembicaraan di dalam mobil itu.
"Lalu, di mana kedua orang tua kamu?" Tanya Alex setelahnya.
"Mereka sudah tiada!" Ujar Lisa dengan senyum paksa di wajahnya.
"Maafkan aku, aku tidak bermaksud membuat kamu bersedih karena mengingatnya?!" Ujar Alex yang merasa bersalah pada Lisa lalu langsung meminta maaf atas pertanyaan yang dia berikan.
"Tidak apa-apa!" Ucap Lisa tersenyum miris.
Melihat Lisa dengan senyum miris di wajahnya, Alex semakin merasa bersalah akan apa yang dia tanyakan pada Lisa tadi.
"Emmt, Lis! Gimana kalau sebagai tanda permintaan maaf aku karena ucapan ku tadi, aku ajak kamu ke restauran dekat sini? Ya, lebih tepatnya restauran favorit aku, soalnya aku sering banget datang ke sana?!" Ujar Alex dengan menawarkan tempat makan sebagai tanda permintaan maafnya.
"Di mana?" Tanya Lisa penasaran.
"Di restauran KS (King Steak)" Kata Alex.
"Hah? Benarkah?" Ucap Lisa yang seakan tak percaya.
__ADS_1
"Hey, ada apa dengan dirimu? Kenapa kamu terlihat terkejut begitu?" Tanya Alex penasaran pada Lisa yang terlihat sangat antusias ketika mendengar restauran KS.
"Jujur saja, itu adalah restauran favorit aku juga! Rasa steak di sana tidak ada yang bisa menandinginya!" Kata Lisa dengan antusiasnya.
"Aku juga sangat menyukai steak di sana dan minumnya,,,,"
"Latte" Ujar Alex.
"Latte" Ujar Lisa.
Ujar mereka bersama sehingga keduanya tertawa bersama saat mengetahui kalau mereka sama-sama menyukai makanan dan juga minuman di tempat yang sama.
"Hahaha, sepertinya kita dipertemukan untuk berjodoh ya!" Kata Alex yang langsung dia lontarkan tanpa sengaja.
Deg,,,,,
Hati Lisa langsung terpanah dengan ucapan Alex itu, hingga batinnya berkata,,,,
"Astaga, jantungku!!" Batin Lisa lalu menatap keluar jendela, pipinya memerah karena malu sendiri.
Menyadari ucapannya Alex sadar kalau dia baru saja mengucapkan hal yang membuatnya malu sendiri.
"Ah, maafkan aku kalau kata-kataku sudah membuatmu merasa tidak nyaman?!" Kata A;lex sembari menoleh ke arah Lisa. Lisa langsung menoleh ke arah Alex lalu tersenyum manis dan mengangguk perlahan.
"Senyumnya manis sekali!!" Ujar batin Alex yang terpanah dengan senyuman Lisa.
Setelah itu mereka berdua memutuskan untuk pergi ke restoran KS untuk makan malam bersama di sana. Mereka menghabiskan waktu bersama di sana, dengan bersenda gurau dan saling menceritakan masalah mereka satu sama lain.
Sampai mereka tak menyadari kalau hari sudah mulai larut, kemudian Alex pun mengantarkan Lisa pulang ke mansion miliknya.
Di hari berikutnya Alex datang ke mansion Lisa karena Lisa tidak ingin keluar dan memutuskan untuk menjamu Alex di mansion miliknya itu. Maka dari itu tadi Gisella sempat berpapasan dengan Alex di depan gerbang mansion Lisa.
Flashback off,,,,,,
"Wah-wah pantesan aja waktu itu Alex balik ke mansion aku larut banget, aku kita terjadi sesuatu sama dia! Ternyata malah berduaan sama kamu!" Kata Gisella.
"Hehe,,, maaf ya karena aku nggak ngasih tahu kamu! Kamu kan tahu sendiri aku orangnya pemalu!" Ujar Lisa dengan menyembunyikan rasa malunya pada Gisella.
"Hahaha, iya aku tau kok!" Ucap Gisella tertawa melihat Lisa yang tiba-tiba malu.
__ADS_1
Gisella dan Lisa cukup bercerita tentang banyak hal. Sampai akhirnya Gisella memutuskan untuk menginap di mansion milik Lisa.