
Rasa kekhawatiran mulai menyelimuti mereka yang ada di dunia nyata. Sementara di sisi lain astral projection mereka sedang mati-matian bertarung dengan iblis.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Cepat lepaskan Alex dia bisa kehabisan nafas!!" ucap Nathan pada iblis itu supaya segera melepaskan tangannya pada leher Alex. Alex yang saat itu sudah mulai kehabisan nafas membuat Alex merasa khawatir.
Padahal sebelum-sebelumnya jika melakukan astral projection, dirinya bisa tidak terlihat jika ada arwah baik yang menggenggam tangan mereka. Namun saat itu Nathan dan juga Alex masuk ke astral projection tanpa adanya arwah baik yang membantu mereka, jadi di menyebabkan iblis bisa melihat mereka, dan bisa mengambil jiwa mereka untuk kekekalan.
Iblis itu semakin mencengkram kuat leher Alex . Sementara Nathan dirinya lemas dengan sendirinya karena sudah beberapa kali terbentur tembok.
Nathan dan juga Alex hanya bisa pasrah dengan kondisi mereka saat itu, karena mereka tahu kalau mereka berdua akan berakhir di alam itu, dan menjadi budak iblis.
Namun saat iblis itu sudah benar-benar memastikan kalau mereka berdua akan menjadi budaknya. iblis itu langsung melepas cengkraman pada leher Alex sehingga Alex langsung terjatuh dan terkapar lemah tak berdaya.
"Akh, uhuk uhuk!!" Alex yang sebentar lagi kehabisan nafas.
"Alex!" kata Nathan yang perlahan mencoba mendekat kearah Alex.
Melihat Alex yang sudah dilepas oleh iblis itu, dengan langkah perlahan Nathan mencoba mendekati Alex dan hendak menolongnya, meski Nathan sendiri sedang terluka karena beberapa kali membentur tembok.
Iblis itu hanya menatap mereka dengan tatapan sinis nya, karena iblis itu begitu yakin sebentar lagi mereka akan mati dengan sendirinya.
"Ayo bangun!" kata Nathan yang berusaha membangunkan Alex yang masih terkapar lemah tak berdaya.
"Gue ng-nggak ku-at!" ucap Alex terbatas karena nafasnya sudah mulai tak beraturan.
"Lo apa-apaan sih? Apa lo nggak ingat apa kata Lisa? Lo harus bisa balik Lisa pasti sedang menunggu lo, begitu juga dengan istri gue!" ucap Nathan yang mencoba mengingatkan Alex akan istrinya yang sedang menunggunya dibalik astral projection.
"Tapi ki-ta ng-nggak mungkin bisa ngalahin ib-Iblis itu!" ucap Alex yang mulai mengatur nafasnya.
__ADS_1
Nathan lalu menoleh ke arah iblis tadi.
Tiba-tiba saja sosok memakai pakaian serba putih, dengan cepat menghadang iblis itu. Alih-alih supaya tidak bisa menyakiti Nathan dan juga Alex.
Dan perlahan sosok memakai pakaian serba putih itu menoleh kearah mereka berdua, yang perlahan bangkit dari posisinya, dengan Nathan yang memapah Alex.
"Kalian berdua cepatlah pergi dari sini! dan segera bawa Tao dan juga adikku pergi!" ucap Tio yang tak lain adalah sosok yang memakai pakaian serba putih itu.
Nathan dan Alex terkejut dibuatnya, mereka sempat tak menyangka kalau cocok putih itu adalah Tio.
"Tio?" kata Nathan.
"Kalian cepat pergi! Gue akan sebisa mungkin untuk melawan iblis ini!" ucap Tio menyarankan.
"Tapi bagaimana kalau kalau malah lo yang terjerat ?" Kata Nathan yang khawatir kalau Tio malah terjerat oleh iblis itu.
"Kalian nggak perlu khawatir gue! Yang penting sekarang kalian segera pergi dari sini , dan jangan lupa bawa saudara kembar gue dan adik gue!! Waktu kalian gak banyak cepat pergi dari sini!!!!" Suruh Tio pada Nathan dan juga Alex.
Sampai akhirnya iblis itu dan juga Tio terlibat dalam sebuah pertarungan sengit.
Merasa ada peluang untuk kabur dari sana, Nathan dan juga Alex langsung beranjak pergi dari sana. Mereka menuju ke arah saudara kembar Tio dan juga adiknya. Mereka pun berjalan mencoba mendekat kearah Tao. Namun tidak disangka, iblis itu tiba-tiba muncul tepat di hadapan mereka sebelum mereka sampai di tempat Tao dan juga adiknya.
Nathan dan juga Alex membelalakkan mata mereka, saat mengetahui adanya iblis itu yang tepat berada di hadapan mereka.
Deg,,,,
"Mau kabur ke mana kalian, kalian pikir kalian bisa lolos dari ku !!!" ucap iblis itu pada mereka berdua.
Belum sempat Nathan dan juga Alex menjawab ucapan iblis itu, tiba-tiba saja Tio langsung muncul di hadapan iblis itu tepatnya, di depan Nathan dan Alex.
__ADS_1
"Jangan pernah sakiti mereka berdua!! Mereka bukanlah tandingan mu!!!" kata Tio dengan menatap tajam kearah iblis itu.
"Cepat kalian susul Tao! Gue tadi sudah mengantarkannya ke tempat di mana dia seharusnya!! Dia masih menunggu kalian berdua sebelum kalian kembali dan dia akan pergi ke sisi terang!!" ucap Tio memberitahu Nathan dan juga Alex kalau Tao dan adiknya ternyata sudah di bawa oleh Tio ke dekat sisi terang dan juga pintu astral projection.
Jadi saat Tio dan juga habis itu bertarung tadi, Tio sempat membuat iblis itu menghilang dan kabur dari hadapannya. Dengan itu sebelum Nathan dan juga Alex sampai ke tempat Tao, ternyata Tio sudah lebih dulu sampai, dengan menggunakan kekuatan menghilang, di sana tahu segera membawa saudara kembarnya dan adiknya pergi dari tempat itu.
"Terus gimana sama lo?" ucap Nathan yang khawatir.
"Cepat pergi dari sini kalian gak perlu khawatir sama gue !!!!!" suruh Tio dengan sedikit menunjukkan suaranya.
Sebenarnya semua merasa khawatir pada Tio yang melawan iblis di situ. Namun tidak ada pilihan lagi selain mereka pergi dari sana, dengan meninggalkan Tio yang masih sibuk bertarung dengan iblis tadi.
Nathan dan juga Alex pun langsung berlari menuju kearah Tao dan juga adiknya berada. Sesampainya mereka di sana,,,,
" Tao, lo baik-baik aja kan?" tanya Nathan pada Tao.
"Kenapa kalian cuma berdua aja? Tio, dimana?" ucap Tao yang menanyakan keberadaan Tio di mana.
"Tio masih melawan iblis jahat itu!" kata Alex yang memberitahu Tao.
"Terus bagaimana kalian bisa meninggalkan Tio sendirian di sana, bersama dengan iblis kejam itu?" ucap Tao khawatir.
"Tapi dia yang udah nyuruh kita buat ke sini, kita berdua sempat menolak, Tapi dia memaksa kita!" Kata Nathan.
Belum sempat Tao menjawab ucapan Nathan tiba-tiba saja tidak muncul. Hal itu membuat semua yang ada di sana terkejut, begitu juga dengan Tao.
"Tio??" kata Tao yang setelahnya langsung memeluk saudara kembarnya itu.
"Syukurlah lo udah disini, tapi bagaimana dengan iblis itu?" tanya Alex.
__ADS_1
"Tadi saat gue melawannya, dia sempat terpental jauh, lalu dengan segera gue datang ke sini menyesal kalian berdua!! Tapi pasti dia sebentar lagi akan menyusul ke sini juga!!" kata Tio memberi tahu semuanya.
"kalau gitu sebaiknya kita pakai sekarang juga! dan untuk lo Tao, maafin kita semua karena kita nggak ada di saat Io butuh ! semoga kalian berdua bisa tenang bersama dan juga adik perempuan kalian ini!!" kata Nathan yang sudah mengucapkan salam perpisahan juga meminta maaf karena tidak ada di saat Tao membutuhkannya.