Kamar 126

Kamar 126
Lisa kenapa?


__ADS_3

Lisa sendiri tidak tahu kalau malam itu Gisella sedang telponan dengan Chan, karena Lisa berada di kamar yang berbeda dengan Gisella. Jadi Lisa sendiri tidak tahu kalau Alex dan juga Chan akan datang ke mansion nya besok.


Singkat cerita,,,,


Keesokan harinya Chan dan juga Alex bersiap untuk langsung berangkat ke mansion Lisa. Saat itu, Gisella memang sengaja tidak memberi tahu Lisa kalau Chan dan juga Alex akan datang ke mansion miliknya.


Pagi itu Gisella dan juga Lisa sedang asik memasak di dapur sampai akhirnya mereka mendengar suara ketukan pintu.


Tok tok tok,,,,,


"Siapa tuh? Kenapa ada tamu pagi-pagi begini?" Tanya Lisa yang masih memegang pisau di tangannya yang dia gunakan untuk memotong sayuran.


"Nggak tahu tuh, coba kamu cek dulu sana!" Ujar Gisella yang menyuruh Lisa untuk mengecek siapa yang bertamu di pagi hari seperti itu.


"Ya sudah, kamu lanjutin dulu ya goreng ayamnya! Aku mau lihat dulu siapa yang datang!" Kata Lisa sembari meletakkan pisau di meja dan langsung menuju pintu depan.


Setelah membuka pintu mansion nya, Lisa terkejut dengan adanya Alex dan juga Chan yang tiba-tiba datang di pagi hari seperti itu.


"Alex? Chan ? Kalian berdua ngapain pagi-pagi datang ke sini?" Tanya Lisa penasaran.


"Aku ke sini cuma mau nganterin Alex aja, sama sekalian aku mau ngobrol sama Gisella!" Kata Chan.


"Loh, kok kamu tahu kalau Gisella ada di mansion aku?" Tanya Lisa.


"Ya, Gisella yang kasih tahu aku kalau dia ada di sini! Jadi aku kesini sekalian nganter Alex juga!" Ucap Chan menjelaskan pada Lisa.


"Oh, kalau begitu silahkan masuk!" Suruh Lisa pada Alex dan juga Chan.


Lisa mempersilahkan Chan dan juga Alex untuk masuk ke dalam mansion miliknya.


Belum sempat Chan ikut duduk, Chan menanyakan keberadaan Gisella. Lisa langsung saja memberi tahu Chan kalau Gisella sedang berada di dapur untuk memasak. Langsung saja Chan menuju ke arah dapur dan meninggalkan Alex dan juga Lisa yang duduk di ruang tamu.


"Ya sudah aku nyusul Gisella ke dapur ya!" Ujar Chan seraya berjalan ke arah dapur meninggalkan Alex dan juga Lisa di ruang tamu.


"Eh, ta,,,tapi,,,,,!" Kata Lisa dengan gugup.


"Haish, Chan gimana sih! Kok gue malah di tinggalin sendirian sama Lisa?" Batin Alex.

__ADS_1


"Alex!" Ujar Lisa menoleh ke arah Alex.


"Iya?" Jawab Alex dengan singkat.


"Kenapa kamu nggak bilang ke aku kalau mau datang ke sini sepagi ini?" Tanya Lisa yang sedikit kesal karena Alex datang tanpa memberi tahu Lisa dulu.


"Memangnya salahkah jika aku langsung datang ke sini tanpa bilang dulu sama kamu? Atau nantinya ada yang marah jika aku datang ke sini?" Kata Alex yang hendak memulai pembahasan.


Lisa mengerutkan keningnya karena mendengar pertanyaan yang dilontarkan dari mulut Alex itu.


"Alex , maksud kamu apa? Kenapa kamu berkata seperti itu?" Tanya Lisa.


"Aku tahu dari Chan kalau kamu sebenarnya sudah memiliki seorang anak, dan aku turut berduka atas kepergiannya! Tapi apakah aku boleh tahu keberadaan Ayahnya?" Tanya Alex yang langsung menuju ke point terpenting dari tujuannya datang ke mansion Lisa.


Deg,,,,,,


"Alex, kenapa kamu tiba-tiba menanyakan hal seperti ini?" Tanya Lisa yang heran akan apa yang ditanyakan oleh Alex padanya.


"Lisa, aku ingin lebih mengenal dirimu! Apa salah jika aku menanyakan hal seperti ini padamu? Aku tahu kau sudah memiliki seorang putri dan memiliki suami pastinya! Aku hanya ingin memastikan status kamu saat ini masih bersuami atau sudah bercerai, Lis!" Ujar Alex dengan berbagai pertanyaan yang dia lontarkan pada Lisa.


"Untuk apa harus di pastikan? Seharusnya tanpa kamu menanyakan hal seperti itu! Kau sudah tahu jawabannya sendiri bukan?" Ucap Lisa yang mulai tersinggung.


"Apa kau pikir kalau aku sudah memiliki suami, aku bisa dekat dengan pria manapun? Apa kau berpikir kalau aku wanita yang tidak bisa menjaga perasaan seorang pria? Kenapa kau bisa berpikir seperti itu?" Ujar Lisa yang mulai tersulut emosi hingga matanya berkaca-kaca.


"Lisa, aku tidak pernah memiliki pikiran seperti itu padamu! Apa salah jika aku hanya menanyakan hal ini padamu?" Tanya Alex lagi.


Karena kesal Lisa bangkit dari duduknya lalu berkata,,,,,


"Terserah kau saja!! Terserah kau mau berpikiran yang bagaimana! Aku tidak perduli!!" Ujar Lisa yang setelahnya pergi dan masuk ke dalam kamarnya.


"Lis, tunggu! Aku belum selesai berbicara!!" Teriak Alex namun tidak di gubris oleh Lisa.


Sehun dan Lisa tidak menyadari kalau sedari tadi Gisella dan juga Chan melihat mereka berdua dari dapur.


"Mereka kenapa?" Bisik Gisella pada Chan.


"Aku juga tidak tahu, tapi sebaiknya kamu temui Lisa dan aku akan menanyakannya pada Alex!" Saran Chan.

__ADS_1


"Oke👌" Jawab Gisella yang setelahnya melakukan apa yang dikatakan oleh Chan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sisi Gisella, dia masuk ke dalam kamar Lisa yang tidak di kunci itu. Terlihat Lisa yang sedang duduk di sudut ranjang yang ada di kamarnya.


"Lis!" Ujar Gisella yang perlahan berjalan menuju Lisa.


Mendengar panggilan dari Gisella, Lisa langsung saja menghapus air mata yang sedari tadi jatuh dari pelupuk matanya.


"Kamu menangis?" Tanya Gisella yang langsung duduk di dekat Lisa.


"Tidak, Gisella! Aku tidak menangis! Aku tidak apa-apa?!" Kata Lisa yang mencoba tersenyum di hadapan Gisella.


"Lis, kenapa kamu nggak jujur aja sama, Alex?" Kata Gisella sembari mengusap lembut punggung Lisa sembari menenangkannya.


"Jujur untuk apa, Sel?" Tanya Lisa yang seolah masih ingin menutupinya dari Gisella.


"Aku sendiri juga tidak tahu mengenai masalalu kamu, Lis! Aku juga tidak mengetahui tentang dirimu dan juga suami kamu?!" Ujar Gisella.


Lisa menunduk sedih mendengar ucapan Gisella dan perlahan menitihkan air matanya lagi tanpa Gisella ketahui.


"Kau tidak pernah menceritakan masalalu mu padaku! Mungkin Alex ada benarnya juga, Lis?! Dia mungkin memiliki niat yang baik atas apa yang dia sampaikan dan tanyakan padamu?! Jika kalian akan menjalani hubungan yang lebih dari seorang teman, Alex perlu mengetahui dan memastikan apakah kamu masih bersuami atau tidak?!" Kata Gisella dengan lembut.


"Sekarang apa yang harus aku lakukan, Sel?" Ucap Lisa yang kini berani menunjukkan kalau dirinya tengah menangis.


"Kau harus mengatakan semuanya pada Alex , kau harus bisa jujur padanya!" Pinta Gisella dengan lembut sehingga membuat emosi Lisa menjadi luluh kembali.


Lisa menatap mata Gisella lekat-lekat dengan linangan air matanya. Gisella hanya mengangguk lalu tersenyum manis ke arah Lisa, menandakan kalau semua pasti akan baik-baik saja.


Sampai akhirnya Lisa mengambil nafas panjang dan mengusap air matanya. Lalu kemudian dia keluar dari kamarnya bersama dengan Gisella. Kini mereka berdua berjalan ke arah ruang tamu untuk menemui Alex dan juga Chan.


Melihat Lisa dan Gisella yang keluar dari kamarnya, Alex langsung berdiri dari duduknya dan meminta maaf pada Lisa.


"Lisa, maafkan aku atas pertanyaan ku tadi?!" Kata yang langsung keluar dari mulut Alex.


"Kamu tidak salah! Ini memang salahku, dari awal aku memang tidak pernah menceritakan masalalu ku ini pada siapapun?!" Kata Lisa yang setelahnya duduk di kursi ruang tamu bersama yang lain.

__ADS_1


Lisa pun akhirnya mulai menceritakan tentang masalalu nya.


__ADS_2