
Dengan segera Gisella memegang gagang pintu toilet itu untuk mencari tahu. Setelah memegang gagang pintu itu, Gisella langsung menutup matanya kembali.
Seorang berjubah hitam itu tidak terlihat wajahnya , akan tetapi Gisella sudah berhasil menemukan jejak keberadaannya saat ini.
Yaitu di atap gedung pernikahan itu. Gisella sangat yakin kalau manusia berjubah hitam itu adalah orang suruhan Wendy yang tidak lain adalah iblis itu.
Wendy sengaja mempengaruhi manusia itu dan menyuruhnya karena dia tidak bisa berada di dekat Chan, karena Chan memakai kalung berliontin bunga anggrek hitam yang di buat oleh tangan Gisella.
Gisella lalu membuka matanya dan nafasnya yang tak beraturan.
"Chan!!!" Ujar Gisella dengan khawatir.
Lalu kemudian tanpa memberi tahu semua orang yang ada di sana. Gisella langsung berlari menuju ke atap gedung pernikahan itu dan dia masih menggunakan gaun pengantin miliknya.
Semua tampak bingung melihat Gisella yang berlari begitu saja tanpa memberi tahu mereka ada apa sebenarnya. Mereka kemudian langsung menyusul Gisella yang berlari menuju atap.
Sesampainya di atap gedung itu,,,,,
Semua orang dikejutkan dengan Chan yang berjalan hendak melompat dari atap gedung itu.
"Hentikan!!!" Ucap Gisella dengan nafas yang tak beraturan karena lelah berlari.
Chan langsung menghentikan langkahnya ketika orang suruhan Wendy menyuruhnya untuk berhenti.
"Dasar bodoh! Kenapa kau menghentikan kekasihku!!! Cepat lepaskan liontin itu darinya ,biar aku sendiri yang membawanya bersamaku!!!" Ujar Wendy pada sosok berjubah hitam itu.
Manusia yang tak lain adalah suruhan Wendy itu langsung melepaskan kalung yang dikenakan oleh Chan dan langsung membuangnya. Sedangkan Wendy langsung bergelayut pada lengan Chan yang sedang terhipnotis itu.
"Jangan sentuh calon suamiku!!" Ujar Gisella dengan kemarahannya.
"Masih calon bukan? Tapi nanti aku yang akan menikah dengannya nanti di alam selanjutnya!!" Ujar Wendy yang menyombongkan dirinya.
"Jangan lakukan hal itu pada, Chan!!!" Perintah Gisella namun tidak di gubris oleh Wendy.
__ADS_1
"Kau tidak berhak atas dirinya!" Ujar Wendy yang membantah ucapan Gisella.
Dor,,,,
Sebuah tembakan mengarah pada orang misterius dengan jubah hitam itu, dia tertembak pada bagian kakinya. Dan itu sengaja dilakukan oleh Leoni.
"Kalau lo sampai berani kabur!! Gue bakal habisi lo!!" Ancam Leon dengan menodongkan pistol ke arah orang itu.
"Tunggu!! Jangan!!" Ujar sosok misterius itu yang kini diketahui sebagai seorang pria, karena dari suaranya yang terlihat berat.
"Cih, dasar pengecut!!! Sayang, ayo ikut dengan ku!" Ajak Wendy pada Chan dan hanya di jawab anggukan oleh Chan, karena memang saat itu Chan sedang dalam pengaruh hipnotis.
Wendy bahkan menuntun Chan tepat di pinggiran atap gedung itu.
"Tidak! Jangan! Wendy, ku mohon lepaskan Chan! Kau tidak boleh membawa Chan bersama denganmu!!" Ucap Gisella yang saat itu menangis karena Chan akan di bawa pergi oleh Wendy.
"Memangnya kau siapa berani memerintah diriku?! Bahkan tanpa aku mendorong bahkan menyentuhnya, dia akan melompat dengan sendirinya!!" Ucap Wendy dengan senyum miring di wajahnya.
"Dan jika kalian berani mendekat, aku akan melempar Chan!!" Ancam Wendy pada semua orang yang berada di sana.
"Bagaimana ini?" Ujar Nathan bingung.
"Pa, bagaimana ini? Apa yang harus kita lakukan?" Tanya Mama Gisella yang juga khawatir dengan calon menantunya itu.
"Papa juga nggak tau, Ma!" Jawan Papa Gisella yang juga tidak tahu lagi harus berbuat apa.
"Katakan padaku! Sebenarnya apa yang kamu mau?!" Tanya Gisella yang berusaha bernegosiasi dengan Wendy.
"Aku hanya menginginkan Chan saja!" Ujar Wendy sembari mengusap lembut pipi Chan.
"Wendy, sadarlah!!! Kau itu iblis bukan manusia!!!" Kata Gisella yang mencoba membuat Wendy sadar akan siapa dirinya yang sebenarnya.
"Aku tidak perduli!! Asalkan aku bersama dengan Chan!" Jawab Wendy dengan senyum seringainya.
__ADS_1
Gisella hanya bisa menangis melihat hal itu. Sedangkan di sisi lain, orang misterius itu hanya bisa diam dan menahan sakit yang ditujukan pada kakinya.
Karena geram, Gisella berusaha mendekat ke arah Chan dan juga Wendy yang kini sudah ada di ambang pinggiran atap gedung.
"Ku mohon lepaskan Chan!" Ujar Gisella yang sudah bercucuran air mata.
"Satu langkah saja kau mendekat ke arah kami, aku akan langsung mengajak Chan melompat bersama denganku!!" Ancam Wendy lagi yang melihat Gisella yang perlahan mendekat ke arahnya.
Gisella yang menghentikan langkahnya lalu bersimpuh di tempat dan mencoba memikirkan cara apa yang harus dia lakukan untuk menyelamatkan nyawa orang yang sangat dia cintai itu.
Gisella lalu merasa kesal dan putus asa, dirinya langsung menarik paksa kalung yang ada di lehernya dan melemparkannya kepada Wendy.
Wendy yang melihat hal itu pun tidak sempat untuk menghindar hingga pada akhirnya dirinya terkena lemparan dari liontin bunga anggrek hitam milik Gisella itu.
Wendy merasakan sakit dan juga panas di sekujur tubuhnya dan tanpa sengaja air itu juga mengenai Chan sehingga Chan tersadar dari pengaruh hipnotis. Namun kondisi Chan sangat lemah dan bada nya terasa lemas sekali.
"Akh, SAKIT SEKALI!!! PANAS!!!!!" Ujar Wendy yang berteriak kesakitan akibat dari air bunga anggrek hitam itu.
"Akh, kenapa kepalaku pusing sekali?!" Ujar Chan sembari memegangi kepalanya.
"Chan, kau sudah sadar?!" Tanya Gisella yang berada jauh dari Chan.
Saat Gisella hendak berlari menuju Chan, sosok misterius itu langsung menghampiri Chan dan memegangnya erat lalu berkata,,,,
"Kalau kalian berani mendekat, aku akan melompat bersama dengannya!" Ujar seorang pria misterius itu.
"Dasar, manusia bodoh!!! Cepat lompat sekarang!!" Ujar Wendy yang masih merasakan sakit pada sekujur tubuhnya.
Wendy yang masih terus merasa kesakitan dan juga kepanasan, dirinya masih terus berusaha untuk menyuruh orang suruhannya itu untuk menyuruhnya melompat bersama dengan Chan. Karena saat itu kondisi Chan sangat lemah, dirinya tidak bisa melawan dan berbuat banyak.
Orang misterius itu adalah salah satu manusia yang di perbudakan oleh Wendy di alam manusia. Dalam arti kata lain, manusia itu menyembah iblis yang tak lain adalah Wendy. Hal itu dia lakukan dengan tujuan menambah kekayaan dan Wendy yang telah menjanjikan harta melimpah kepada manusia itu. Kini manusia itu sudah terikat oleh Wendy. Meskipun dirinya masih hidup namun jiwanya ada dalam bayang-bayang iblis dan kini dia sudah terlanjut terikat dengan perjanjian yang dibuat oleh iblis. Dan itulah kenapa apapun yang dikatakan eh Wendy dia hanya bisa menurutinya, karena baginya Wendy adalah sosok Tuhan yang harus di sembah dan dikabulkan setiap keinginannya.
Karena tidak ada pilihan lain, Gisella hanya bisa menghentikan langkahnya dan jatuh bersimpuh di sana.
__ADS_1