Keluarga Suamiku Ternyata Benalu

Keluarga Suamiku Ternyata Benalu
Membawa anak bermain


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Hari yang ditunggu zainal sudah tiba dan cuaca pagi inipun terlihat cerah. Padahal tengah malam sampai subuh tadi hujan, sepertinya niat baik zainal diijabah sehingga semua dilancarkan. Zainal meminjam mobil temannya daripada meminjam mobil nadin yang nantinya akan mengundang masalah dengan rendra. Jam 9 lewat 10 menit zainal sampai di rumah mantan mertuanya .


Kedatangannya kali ini ingin mengajak anaknya jalan - jalan ke salah satu pusat perbelanjaan. Zainal ingin menghabiskan waktu seharian dengan anak - anaknya. Saat zainal datang kedua anaknya sudah rapi dan wangi. Kali ini zainal bertemu dengan mantan mertuanya, tidak seperti kedatangannya waktu itu. Namun santi tidak ada karena dia masuk kerja menggantikan temannya yang sedang sakit.


" Bapak dan ibu apa kabar ?" Tanya zainal menyalami mantan mertuanya.


" Kabar kami baik. " Jawab ibu mantan mertua dengan ketus.


Ibunya santi memang sangat ketus dan masih saja bersikap sombong. Beda dengan suaminya, dia baik serta menyambut kedatangan zainal dengan ramah. Mau menantu ataupun mantan menantu ayah santi tetap memperlakukan zainal dengan baik.


" Mau ajak anak - anak main kemana ? Awas saja kalau mereka kamu culik " Tanya ibunya santi ketus.


" Mau ke arena bermain anak bu " Jawab zainal lebih sopan dari biasanya.


" Ya sudah sana kamu bawa anak - anak, pulang jangan malam - malam ya Nal. Didalam tas mereka ada pakaian ganti yang sudah disiapkan santi. Siapa tahu nanti pakaian mereka kotor atau basah " Ucap ayah santi dengan ramah, berbeda dengan istrinya yang ketus dan kasar saat bicara .


" Baik pak. Sebelum magrib insya allah anak - anak sudah saya antar pulang " Jawab zainal menyakinkan kedua mantan mertuanya.


Setelah berpamitan zainal dan kedua anaknya berangkat menuju salah satu mall besar yang ada dikota itu. Hari ini zainal ingin menyenangkan kedua anaknya yang sudah lama dia abaikan. Kiki dan koko terlihat sangat senang saat dalam perjalanan menuju mall, mereka berceloteh panjang lebar sambil menceritakan kegiatan mereka disekolah.


Zainal mendengarkannya sembari fokus dengan kemudi setirnya. Betapa kasihannya anaknya saat menceritakan jika teman - temannya sering diantar dan dijemput oleh orang tuanya.


" Memang mama tidak pernah jemput sekolah kalian ?" Tanya zainal membuka suara.

__ADS_1


" Mama kerja, pagi berangkat sama mama tapi pulang jemput kakek. Kalau mama masuk siang baru mama bisa antar dan jemput " Jawab kiki dengan polosnya.


Bocah 5 tahun setengah itu sudah jelas bicaranya, berbeda dengan koko. Koko sendiri bicara kurang jelas namun dia aktif nya luar biasa. Itulah anak meskipun mereka kembar dan lahir dari rahim yang sama tumbuh kembangnya juga beda - beda.


" Nanti kalau papa senggang papa yang akan antar dan jemput kalian. Sekarang kita sudah sampai, waktunya untuk bermain. Kalian mau main apa , makan apa dan beli apapun papa bolehin. " Ucap zainal saat mereka sudah sampai diparkiran mall.


" Yeee ....seriusan pa ? Terimakasih pa " Ucap kiki dan koko bersamaan.


Zainal senang sekali bisa membuat anak - anaknya bahagia. Hanya dengan mengajak mereka jalan - jalan saja sudah sebahagia ini bagaimana jika bisa tinggal seatap lagi seperti dulu. Itulah yang saat ini diperjuangkan oleh zainal.


Mereka semua turun dari mobil , zainal menggandeng kedua anaknya dikanan dan kiri tangannya. Bocah kembar itu bersemangat untuk bermain. Sesampainya di dalam mall, anak - anak langsung berlari menuju tempat dimana permainan anak - anak.


* Sebahagia inikah anak-anakku. Ya Allah betapa dzolim aku selama ini dengan kedua anakku. * Gumam zainal dalam hatinya.


Zainal memperhatikan kedua anaknya yang sedang bermain mandi bola. Tiba - tiba ada seseorang menghampiri zainal.


" Mas zainal." Ucap seorang wanita.


" Ini sama mbak serena dan cantika mas. Oh iya mas sama kiki dan koko ?" Tanya anisa melihat kiki dan koko yang sedang bermain.


Melihat kedatangan anisa kiki dan koko berlari menghampiri anisa dan memeluk anisa. Selama ini kiki dan koko memang dekat dengan anisa,apalagi semenjak santi san zainal bercerai beberapa kali santi mengajak kiki koko kerumah anisa saat libur.


" Tante anisa sama adik cantika?" Tanya kiki dengan senang.


" Iya sayang,sekarang kiki sama koko ajak adek cantikanya main ya. Jangan beranteman ya sayang " Ucap anisa dengan lembut.


" Siap tante " Seru kiki dan koko.


Kedua anak kembar itu berlarian lagi kearah arena permainan. Kiki dan koko menjaga cantika dengan baik, zainal melihat anak - anaknya dekat dengan cantika ikut senang.


" Mas zainal tumben ngajak anak - anak main ? Biasanya lebih suka nongkrong sama teman - temannya " Seru anisa merasa heran dengan zainal.

__ADS_1


" Nis, mbak lihat anak - anak kesana ya. Kasihan kiki dan koko mainnya diganggu sama cantika. " Ucap serena.


" Iya mbak aku nunggu disini ya" Seru anisa.


Serena berjalan ke arah anak-anak dan dia lebih memilih menunggu ketiga anak-anak bermain daripada bergabung dengan Zainal dan Anisa. Serena tahu jika ada sesuatu yang ingin di katakan Zainal kepada Anisa.


" Iya Nis lagi pengen jalan anak sama anak-anak kasihan selama ini anak-anak tidak pernah jalan sama saya, karena saya terlalu sibuk dengab dunia saya sendiri. Selama ini saya sudah menjadi ayah yang dzolim bagi mereka, dan sekarang saya ingin memperbaiki diri Nis. Ingin menjadi ayah yang baik bagi mereka " Ucap zainal terlihat menyesal.


Anisa mengerutkan keningnya, dia merasa heran dengan perubahan sikap Zainal yang menurutnya sangat bertolak belakang dengan sifatnya selama ini. namun Anisa ikut senang dengan perubahan sikap Zainal.


* Coba saja mas sikap mas Zainal seperti ini dari dulu mungkin Kiki dan Koko tidak akan merasakan hidup susah. Ya semoga saja mas Zainal benar-benar berubah dan bisa menjadi ayah yang baik buat anak-anaknya. Kasihan juga mbak Santi selama ini berjuang sendiri mennghidupi kedua anaknya. *Gumam anisa dalam hatinya.


Zainal melirik ke arah Anisa seperti ada sesuatu hal yang ingin Zainal sampaikan kepada Anisa. Namun dia ragu untuk bicara karena malu dan takut Anisa akan marah , karena dia selama ini sudah jahat kepada Anisa. Suka berbuat semaunya kepada Anisa terlebih saat Anisa masih menjadi istri Rendra.


Zainal sangat menyesal saat mengingat perlakuannya dulu kepada Anisa dia ingin meminta maaf, namun mulut seolah sulit untuk mengungkapkan kata maaf.


" Anisa maafkan aku ya dulu aku sudah jahat sama kamu, sudah zalim sama kamu dan suka berbuat semaunya sama kamu. Sikapku dan Santi dulu mungkin ada yang pernah menyakiti kamu. Aku benar-benar minta maaf dan aku mohon kamu memaafkan semua kesalahan-kesalahanku terdahulu. Aku ingin memperbaiki diriku Nis, karena selama ini aku hidup tidak bahagia. Aku lebih memilih Anita namun ternyata Anita wanita tukang selingkuh wanita murahan yang tega berselingkuh dengan mertuanya sendiri. Bukan hanya hatiku yang sakit tapi hati ibuku juga sakit atas perlakuan anita dan pak iwan " Ucap zainal panjang lebar mengakui keslahannya dan meminta maaf kepada anisa.


" Aku sudah memaafkan mas Zainal , Anisa harap mas Zainal bisa menjadi ayah yang baik buat kiki dan Koko. apa mas Zainal ada niatan ingin rujuk dengan mbak Santi.?" Tanya anisa ingin tahu.


" Keinginan untuk rujuk ada Nis . Tapi tidak tahu Santi mau atau tidak karena selama ini Santi cuek dan acuh denganku. Mungkin dia masih sakit hati atas perlakuanku selama ini." Ucap zainal sedih.


Anisa melihat keseriusan dalam tatapan mata Zainal, sepertinya Zainal benar-benar sudah berubah dan ingin rujuk dengan Santi.


" Sabar mas" Seru anisa.


" Iya nis. Apa kamu tidak bisa membantuku untuk membujuk Santi agar dia bisa merujuk denganku, aku tahu selama ini kalian itu dekat. " Ucap zainal.


" Sebenarnya Anisa tidak mau ikut campur dengan urusan mbak Santi dan mas Zainal, tapi nanti coba Anisa bicara sama mbak Santi . Anisa juga kasihan sama Kiki dan Koko mas , selama ini dia kekurangan kasih sayang dari kedua orang tuanga. Mbak Santi kerja mas sendiri tidak pernah peduli dengan mereka." Ucap anisa membuat zainal merasa tambah bersalah.


Zainal menganggukkan kepalanya dia paham betul bagaimana Anisa. Anisa tipe orang yang tidak mau ikut campur dengan urusan orang lain terkecuali memang dia ingin membantu.

__ADS_1


*********


__ADS_2