Keluarga Suamiku Ternyata Benalu

Keluarga Suamiku Ternyata Benalu
Menikahi erika


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Semalaman anisa mendiamkan rendra, bahkan anisa tidak mau lagi sekamar dengan rendra. Anisa masih membiarkan rendra tinggal dirumahnya sampai hakim di pengadilan ketuk palu. Rendra terlihat biasa saja seperti tidak ada kejadian apa-apa, dia ikut bergabung sarapan dengan anisa. Sepatah katapun anisa tidak mengeluarkan suara.


" Nisa, tolong fikirkan lagi soal keputusan ceraimu " Ucap rendra akhirnya buka suara.


" Maaf aku mau kekantor" Jawab anisa bangkit lalu keluar menuju mobil yang terparkir di halaman depan.


Anisa menjalankan mobilnya menuju perusahaan tempatnya mencari nafkah. Mulai hari ini dia sudah membebaskan rendra, dan siang ini dia akan datang ke kantor pengadilan agama untuk mendaftarkan gugatan cerainya.


Sementara rendra hari ini memang tidak masuk kerja karena jam 10 nanti dia akan menikahi erika. Pernikahan siri akan dilakukan di rumah orang tua erika , karena di KUA tidak bisa menikahkan orang secara siri.


" Itu apa bik.?" Tanya rendra saat melihat bik marni turun dari lantai dua sambil membawa koper.


" Oh.. Emm.. Ini baju - bajunya mas rendra. Tadi mbak anisa menyuruh bibik untuk membereskan baju - baju dan barang milik mas rendra. Mbak anisa bilang terserah mas rendra mau tidur dikamar mana, asal tidak dikamar atas." Ucap bik marni sambil menyerahkan koper milik rendra.


Huufffttt


Rendra menghembuskan nafas dengan berat, ternyata anisa benar - benar marah. Namun rendra tetap berharap jika anisa hanya marah untuk sesaat saja. Setelahnya dia akan bisa menerima dan mengerti posisi rendra, bagaimanapun rendra tahu jika anisa sangat mencintainya.


Percaya diri sekali kau rendra ? Hahahaaaa


" Terimakasih bik " Ucap rendra singkat.


Rendra membawa kopernya masuk kekamar tamu, ya sekarang dia menempati kamar tamu yang ada di lantai bawah. Rendra masih bersyukur setidaknya anisa tidak mengusirnya.


Dreett... Drettt... Drettt


Ponsel rendra bergetar ada panggilan masuk dari kakaknya , Zainal.


[ Hallo mas ada apa ?] Tanya rendra dengan malas.


[ Kamu dimana ? Kenapa belum datang, ini kami tinggal berangkat kerumah erika tapi kamu belum datang juga. Kamu tidak lupakan jika hari ini kamu menikah dengab erika ?] Tanya zainal.


[ Huuuhhh... Iya mas aku ingat. Acaranya juga jam 10 kan ? Ini baru setengah 8 kalian sudah ribut, yang mau menikah itu aku apa kalian ? Tunggu satu jam lagi aku sampai sana. Kalau kalian tidak sabar, kalian berangkat saja duluan ]


[ Ok...satu jam lagi kamu harus sudah sampai rendra. Rumah erika itu juga memerlukan perjalanan 30 menit jadi jangan sampai kita terlambat. ]


[ Iya bawel.]

__ADS_1


Klik


Rendra mematikan sambungan telepon secara sepihak. Pernikahannya dengan erika tinggal hitungan jam lagi . Bahkan anisa sampai sekarang belum tahu jika dia dan erika akan menikah hari ini juga.


* Bagaimana dengan anisa ? Dia pasti semakin murka saat tahu aku menikah dengan erika, tapi jika aku tidak menikahi erika kasihan bayi dalam kandungan erika? Bayi itu anakku, darah daging ku, semoga saja setelah aku menikah dengan erika dan ibu sudah mendapatkan cucu keturunanku, ibu dan anisa bisa berbaikan dan akur * Gumam rendra dengan pemikirab bodohnya.


Rendra bersiap - siap untuk menikah dengan erika , dia hanya mengenakan celana kain hitam dan kemeja putih saja. Pagi ini dia pergi menaiki mobil taksi online, tidak menaiki motornya.


" Lama banget sih Rendra " Tegur ibu ratri .


" Maaf bu rendra tadi bangun kesiangan , ya sudah yuk kita berangkat. Naik mobil taksi online ini saja ya, cuma keluarga kita saja kan ? Oh iya bagas tidak ikut ?" Tanya rendra mencari keberadaan adiknya.


" Bagas kuliah. Ya sudah yuk kita berangkat nanti terlambat tidak enak sama keluarga erika. Bapak sama ibu duduk di tengah sama anak - anak. Santi sama zainal duduk dibelakang saja " Ucap ibu ratri mengatur tempat duduk dimobil.


" Iya bu " Jawab santi dan zainal bersamaan.


Setelah masuk kemobil semua, pak sopir melajukan mobilnya dengan kecepatan lumayan cepat karena jalanan sudah sedikit lenggang. Setelah 30 menit mobil yang membawa rombongan rendra sudah sampai di depan rumah erika yang terlihat cukup besar, yang jelas lebih besar dari rumah ibu ratri.


Keluarga rendra disambut bahagia oleh keluarga erika, keluarga erika juga tidak banyak hanya ada beberapa saudara dan tetangga saja.


" Selamat datang mas, bu" Ucap erika menyambut calon suaminya.


Erika mengenakan kebaya putih yang pas ditubuhnya dan rambutnya disanggul dengan rapi. Hari ini erika terlihat cantik dan menawan , sampai rendra dibuat terpesona dengan kecantikan erika.


Disaat rendra sedang melangsungkan akan pernikahannya, disaat itu pula ditempat lain anisa ditemani oleh silvia mendaftarkan gugatan cerai untuk rendra. Anisa mantap ingin bercerai dari rendra, dikantornya tadi dia sudah memberitahu abimana tentang keputusan yang dia ambil. Sebenarnya abimana menyayangkan soal perceraian antara anisa dan rendra, namun abimana juga ingin adik semata wayangnya bahagia jadi dia menyerahkan semua keputusan kepada anisa.


" Nis, kamu sudah yakin dengan keputusan mu ?" Tanya silvia saat baru keluar dari gedung pengadilan agama.


" Aku yakin Sil, karena aku tidak mau lagi hidup dengan lelaki pengecut seperti mas rendra. Dia sama sekali tidak bisa bersikap tegas bahkan dia juga sudah menghianati pernikahan kami. " Ucap anisa dengan penuh keyakinan.


" Terus bagaimana uang yang kamu pakai untuk beli barang - barang di rumah mertuamu itu? Bukankah kamu bilang rendra pinjam ? Tapi sampai sekarang belum ada kan dia mengembalikan uang mu ?" Tanya silvia.


Nisa hanya menggelengkan kepalanya saja, dia sendiri hampir lupa dengan hutang rendra. Saat itu rendra meminjam uang 20 juta dan dua bulan kemudian dia meminjam 30 juta. Uang itu untuk membeli barang - barang yang ada dirumah ibunya tentunya atas1 permintaan sang ibu. Namun uang 50 juta itu masih tersisa dan anisa tidak tahu kemana sisanya.


" Kamu benar Sil, hampir saja aku melupakan uang itu. Aku harus memintanya sama mas rensdra sebelum surat panggilan sidang dari pengadilab sampai ditangannya. Lumayan 50 juta bisa aku tabung untuk masa depan ku nanti, untuk uang motor bagas aku tidak akan memintanya. Aku ikhlas memberikan motor itu untuk bagas, bagaimanapun dia selama ini sudah baik sama aku " Ucap anisa.


" Sekarang kamu minta suami kamu untuk mentrasfer uang itu. " Ucap silvia dan di angguki oleh anisa.


Anisa mengambil ponselnya dan mengirim pesan kepada rendra.


[ Mas, aku lagi servise mobil dan ada beberapa alat yang harus diganti. Aku perlu uang 50 juta mas, aku mau meminta uang ku yang dulu kamu pinjam 50 juta. Untuk uang motor bagas aku ikhlas, yang 50 juta saja tolong transfer sekarang ] Tulis anisa.


" Bagaimana sudah ?" Tanya silvia tetap fokus dengan setir mobilnya.


" Sudah aku kirim pesan tinggal nunggu balasannya saja " Seru anisa .

__ADS_1


Ting.


[ Iya nisa, alhamdulillah mas ada uang nya. Mas transfer sekarang ya ] Balas rendra.


[ Iya mas ]


Ting


Ponsel anisa kembali berbunyi dan ternyata itu notif dari bank. Uang 50 juta sudah bertambah kerekening anisa.


[ Sudah mas transfer nis ]


[ Iya ]


Anisa kembali memasukan ponsel kedalam tasnya. Kini tujuan mereka adalah cafe milik silvia karena mobil anisa ada disana. Karena mereka pergi menggunakan mobil silvia.


********


Selesai acara sederhana dirumah erika, keluarga rendra pun berpamitan dan langsung memboyong erika kerumah mereka lebih tepatnya rumah anisa. Ya, akhirnya rendra bersedia memboyong erika kerumah anisa.


" Bu, erika biar tinggal dirumah ibu dulu ya bu. Soalnya aku belum bicara sama anisa soal pernikahan ini." Ucap rendra memohon.


" Tidak bisa ! Erika sudah menjadi istrimu jadi dia sudah mebjadi tanggung jawab mu, jika anisa marah ya kamu tinggal bilang kalau kamu berhak memutuskan dimana erika tinggal. Kamu juga punya wewenang dirumah itu " Ucap ibu ratri menolak erika tinggal dirumahnya.


" Tapi bu, anisa saat ini sedang marah bahkan dia mendiamkan rendra. Dia tadi semat meminta uang nya yang dipakai untuk beli barang - barang dirumah ibu. " Ucap rendra lagi.


" Terus kamu kasih ?" Tanya ibu ratri dengan mata melotot.


" Belum " Jawab rendra berbohong.


Dia tidak mau ibunya tahu jika tadi dia baru saja mentrasfer uang 50 juta kepada anisa. Rendra tidak mau membuat ibunya semakin membenci anisa.


" Mas, aku pokoknya mau nanti malam kamu tidur sama aku. Biarkan saja anisa tidur sendirian. Dia kan sudah biasa tidur sama kamu, lagipula kita kan pengantin baru " Ucap erika dengan manja.


" Iya " Jawab rendra singkat.


Rendra dan erika serta ibu ratri saat ini menaiki mobil erika , sedangkan zainal dan anak istrinya naik taksi online. Rendra mengantarkan ibunya terlebih dahulu baru dia pulang kerumah anisa bersama istri keduanya.


*********


RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK


LIKE, KOMEN, VOTE , FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA YANG BANYAK .


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2