Keluarga Suamiku Ternyata Benalu

Keluarga Suamiku Ternyata Benalu
Harus ada jaminan


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Braaakkkk


Tabrakan sama - sama motor tidak bisa dihindari lagi, orang yang ditabrak terjatuh dan mengalami luka - luka yang tidak terlalu serius, hanya luka - luka lecet pada tangan dan kaki. Sore itu zainal pulang terburu - buru karena santi menelponnya, santi marah karena saat di kantor polisi zainal tidak menjemputnya.


" Maaf ya pak saya buru - buru jadi tidak fokus " Ucap zainal takut - takut.


" Makanya mas kalau lagi berkendara itu fokus jangan melamun, beruntung hanya lecet tangan dan kaki saja. Tapi lihat motor saya bagian belakangnya hancur seperti ini. Pokoknya saya tidak mau tahu motor saya harus kembali seperti semula " Ucap orang yang ditabrak zainal.


Ceeekkkk


Zainal berdercak kesal karena dia harus berurusan dengan orang - orang yang menurutnya hanya memanfaatkan keadaan. Memang kenyataannya zainal yang salah dan motor orang yang ditabrak rusak parah bagian belakang, belum luka - luka yang ada ditubuh korban.


Zainal mengambil dompet dan mengeluarkan uang 200 ribu dan memberikan kepada orang yang dia tabrak. Orang itu bernama pak Imam seorang satpam komplek perumahan mewah yang tidak jauh dari kantor tempat zainal bekerja.


" Ini ambil anggap saja sebagai ganti rugi kamu" Ucap zainal ketus.


" Apa cuma 200 ribu ? Ini hanya cukup untuk biaya berobat saja belum untuk perbaikan motor saya. Saya mau motor saya balik seperti semula. Kalau tidak begini saja, itu ada bengkel mari sama - sama kita kebengkel dan anda tanyakan berapa biaya perbaikan motor saya. Jadi biar jelas, sehingga anda tidak menuduh saya mengada - ada . " Ucap pak imam dengan bijak.


Setelah perdebatan yang cukup alot , akhirnya zainal menyetujui saran pak imam. Zainal dan pak imam langsung menuju ke bengkel, zainal meminta pegawai bengkel untuk memeriksa motor pak imam agar zainal tahu kisaran berapa yang harus diakeluarkan.


" Kalau mau yang ori semua sekitar 2 juta mas " ucap pegawai bengkel.


HHaahhh? 2 juta ?

__ADS_1


Mata zainal langsung melotot saat mendengar penuturan dari pegawai bengkel. Biaya yang dia taksir sekitar 200 atau 300 ribu ternyata sampai 2 juta, belum lagi untuk biaya berobat pak imam dan perbaikan motornya sendiri.


" Apa tidak salah mas ? " Tanya zainal.


" Tidak, karena semua yang digundkan barang asli. Motor bapak ini rusak cukup parah dan perlu diganti semua. Lagipula ini memang motor mahal kalau motor seperti punya mas mungkin habis kisaran 600 ribu karena alat - alatnya memang beda " Ucap pegawai bengkel semakin membuat zainal prustasi.


" Ya sudahlah. Perbaiki dan ganti mana yang perlu diganti. Pak ini KTP saya jika bapak tidak percaya dengan saya, bapak bisa datang ke alamat yang ada di KTP atau bapak bisa datang ketempat kerja saya di perusahaan XX, dan ini nomor ponsel saya" Ucap zainal sembari mengulurkan KTP nya kepada pak imam.


Pak imam mengambil KTP dan kartu yang tertulis nomor ponsel zainal. Setelah melakukan kesepakatan dengan pak imam dan pihak bengkel , zainal akhirnya bisa pulang juga. Zainal mengacak rambutnya dengan kasar. Dia pusing dengan motornya yang juga perlu diperbaiki, belum santi yang pasti akan marah - marah.


" Dasar sial !!" Seru zainal dengan geram.


Zainal menjalankan motornya dengan pelan karena kondisi mobilnya yang tidak stabil. Setelah 30 menit motor zainal sampai di depan rumah, dan langsung disambut dengan tatapan tajam dari santi.


" Kenapa baru pulang mas ? Kemana kamu? Awas saja kalau kamu berani macam - macam di luarab sana !" Seru santi sambil berkacak pinggang.


" Jangan marah dulu, kamu tidak lihat motor ku yang rusak ini. " Seru zainal kesal.


Santi langsung mengalihkan pandangannya ke arah motor zainal. Dia kaget melihat bagian depan motor zainal.


" Aku nabarak pemotor juga dan dia luka - luka . Aku harus membiayai pengobatan nya dan perbaikan motornya juga, pusing aku santi. Mau dapat uang darimana santi ? Sedangkan gajian masih lama, sudahlah aku mau masuk dan mandi dulu. Kamu diam jangan banyak mengomel dulu, kepalaku ini sakit " Ucap zainal langsung masuk.


Santi mencibirkan bibirnya sambil bersungut - sungut kesal. Padahal tadi dia yang akan memarahi zainal tapi kenapa zainal yang marah.


*******


" Ayo tolonglah aku nis. Aku butuh uang 5 juta untuk membayar biaya motor dan pengobatan orang yang aku tabrak. Aku tidak tahu lagi harus minta tolong siapa ?" Ucap zainal mengiba.


Malam itu juga zainal langsung datang kerumah anisa sendirisn untuk meminjam uang..Hanya anisa yang menjadi harapan satun-satunya.


" Apa jaminannya ?" Tanya anisa singkat.

__ADS_1


" Cuma 5 juta kamu minta jaminan nis, aku ini makak ipar mu nis. Kakak dari suamimu, kenapa harus pakai jaminan ?" Tanya zainal tidak percaya.


" Iya , kalau tidak mau ya sudah " Jawab anisa ketus.


Hhheeeehhh


Terdengar helaan nafas panjang zainal, tidak ada pilihan lain selain mengikuti syarat yang di ajukan oleh anisa.


" Baiklah BPKB yang akan aku pakai untuk jaminan. Kebetulan aku memang membawa Bpkb motornya , tapi kamu jangan bilang sama santi. " Ucap zainal setuju.


" Ok " Jawab anisa.


Anisa menerima BPKB motor yang di berikan zainal, rendra yang sedari tadi diam hanya bisa mengulas senyum dan menggengkan kepalanya melihat kelakuan istrinya.


" Ini uangnya, dan ingat setelah mas ada uang segera bayar. Jangan sampai aku menagih dengan paksa dan akan mengambil motor kesayangan mu itu " Seru anisa dengan mengulas senyum yang penuh kelicikan.


* Daripada uangku hilang percuma, lebih baik aku minta jaminan. Dengan begini uang ku tidak akan sia - sia. Aku tidak yakin kamu bisa mengembalikan uang itu mas. Karena gaya hidup kalian seperti konglomerat * gumam anisa dalam batinnya.


Setelah menerima uang dari anisa, zainal langsung pulang dengan wajah berseri - seri.


" Kamu yakin mas zainal akan mengembaikan uang itu ?" Tanya rendra.


" Tidak dikembalikan tidak masalah mas, aku punya ini. Dengan ini ku bisa menjual motornya , makanya tadi aku minta jaminan. Mas zainal itu sama liciknya dengan mbak santi, maaf ini ya mas..Emm.. Keluarga kamu itu sudah seperti benalu yang ingin menggerogoti tubuh ku. Salah sedikit saja aku yang akan rugi dan mati." Ucap anisa dengan serius.


" Maafkan keluarga mas ya nis, mas juga tidak tahu kenapa mereka bisa mata duitan begitu. Belum lagi anak dari pak iwan,si agus tadi sempat menghubungiku dia menanyakan soal uang 100 juta yang kemarin akan dipinjam ibu untuk dia" Ucap rendra.


Anisa hanya mencebikkan bibirnya, uang 100 juta itu tidak akan dia berikan kepada ibu ratri maupun agus. Anisa tidak mau rugi besar, karena kedua orang itu adalah orang yang licik dan mata duitan.


********


RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK .

__ADS_1


Like, vote, favorite , komentar serta berikan hadiahnya yang banyak.


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️


__ADS_2