Keluarga Suamiku Ternyata Benalu

Keluarga Suamiku Ternyata Benalu
Cafe masa lalu


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Erika sudah menunggu rendra di cafe tempat biasa dulu dia menghabiskan waktu berdua. Erika tidak tahu jika semalam anisa yang sudah membalas pesan nya, dia mengira rendra yang membalas dan mau ketemu dengan nya. Sore itu erika sudah berdandan maksimal untuk menarik perhatiaan sang mantan pacar, Rendra.


" Aku harus tampil maksimal agar mas rendra tertarik dengan ku dan meninggalkan istrinya yang kampungan itu " Ucap erika penuh percaya diri.


Erika memperbaiki penampilannya dan riasan wajahnya, dia ingin rendra benar - benar terpesona dengannya.


Sementara itu ditempat lain, anisa dan rendra sedang menuju cafe dimana erika sedang menunggu kedatangannya.


" Ngapain kesana sayang ?" Tanya rendra.


" Menemui sang mantan kekasihmu yang kegatelan seperti ulat bulu." Jawab anisa dengan santainya.


" Kenapa menemui dia sayang ? Jangan cari perkara deh, nanti kamu yang marah dan cemburu. " Seru rendra menasehati.


" Hahaaa ... Kalau dia mau sama mas juga tidak masalah. Aku bisa mundur secara perlahan saja, kan kamu juga masih mencintai dia kan ? Hayoo ngaku saja jangan pura - pura " Seru anisa dengan senyum yang aneh.


Rendra hanya menggelengkan kepalanya saja tanpa mau menanggapi celotehan sang istri. Tanpa menunggu lama mobil yang di kendarai rendra dan anisa sudah sampai di parkiran cafe.


" Mas masuk dulu, nanti aku nyusul. Aku mau ke kamar dulu udah gak tahan ingin buang air kecil. " Ucap anisa sambil berlari menuju kamar mandi yang dekat parkiran mobil.


Rendra masuk duluan dan mencari keberadaan erika yang sudah menunggu lebih dulu.


" Mas rendra sini !" Seru erika memanggil rendra sambil melambaikan tangannya.

__ADS_1


Renda menghampiri erika dan duduk di seberang erika, erika terlihat senang dan bahagia karena rendra akhirnya datang memenuhi permintaannya. Erika mulai merayu rendra dengan kata - kata manisnya.


" Mas aku tadi sudah memesankan makanan dan minuman kesukaan mu. Sebentar lagi pelayan akan mengantarkan kesini, eh itu dia sudah datang " Seru erika sambil menunjuk pelayan mengantarkan pesanannya.


Dari pintu masuk anisa mencari keberadaan sang suami, dia pun menyunggingkan senyum saat melihat suaminya sudah ada di meja dimana ada erika disana. Senyum anisa mengembang, dia akan membuat erika terkejut melihat kedatangannya.


" Mas silahkan di makan . Aku masih ingat semua yang kamu sukai loh mas. " Ucap erika dengan senyum sumringah bahagia.


" Iya terimakasih " Jawab rendra singkat.


" Sama - sama mas. Aku senang akhirnya kita bisa duduk di cafe ini lagi untuk mengenang masalalu kita yang sangat indah. Aku sudah tidak sabar ingin menjadi istrimu mas, istri siri pun aku mau mas. Yang penting aku menjadi istrimu." Ucap erika dengan tidak tahu malunya.


Rendra menatap sinis kearah erika , jika dia lelaki mungkin rendra sudah memukul mulut lancang erika yang tidak punya aturan dan etika. Jika bukan karena paksaan anisa saja dia tidak mungkin akan mau menemui erika.


" Jangan bermimpi kamu Erika !! Kamu harus melangkahi mayatku dulu untuk mendapatkan mas rendra. Kenapa ? Kaget kan kenapa aku bisa ada disini ?" Tanya anisa sinis.


" Kamu ngapain ada disini ? Kamu menguntit mas rendra ? Heeii... Ini itu privasi suamimu seharusnya kamu itu memberi kebebasan suami mu, dasar istri tidak tahu diri!!" Bentak erika tanpa malu.


" Erika !! Jangan kurangajar kamu, aku datang kesini itu bersama anisa dan dia yang sudah memaksaku ku untuk datang. Kalau bukan karena anisa aku tidak sudi menemui wanita pengkhianat sepertimu. !!" Bentak rendra membela sang istri.


" Kenapa kamu mengajak istrimu mas ? Dia kan akan mengganggu kita, aku hanya ingin kita berdua saja tanpa ada orang lain disini " Ucap erika tanpa malu.


" Dasar wanita ulat bulu, bibit pelakor sialan !! Apa kamu tidak malu bicara seperti itu di hadapan istri sah mas rendra ?? Huuhh... Terlalu rendah sekali sih harga dirimu " Ucap anisa dengan sinis.


" Rendra itu milikku tapi kamu yang tiba - tiba datang mengacaukannya. Kalau tidak ada kamu, aku dan mas rendra pasti akan balikan lagi dan akan menikah..Sadar diri dong kamu itu hanya wanita kampungan yang naik derajat dengan dinikahi mas rendra. Mungkin jika bukan mas rendra kamu masih hidup miskin. Dan seharusnya yang dibilang pelakor itu kamu bukan aku " Ucap erika dengan berani membantah ucapan anisa.


Anisa tersenyum sinis dan menatap tajam kearah erika yang memasang wajah sok garang. Dengan berni dia akan menghadapi erika sendiri , sedangkan rendra dia sudah mulai pusing karena perdebatan anisa dan erika yang tak kunjung berhenti.


" Aku ini sudah beristri dan tidak akan mungkin menikah dengan mu. Sudahlah kamu lebih baik cari pria lain yang masih single saja. Jangan bermimpi untuk menikah dengan ku, tolong jangan ganggu rumah tangga ku !" Seru rendra dengan tegas.


" Mas kamu tega menyakitiku demi wanita kampungan ini ?.° Aku ini lebih baik dari dia mas, apa sih yang ingin dia banggakan. Wajah jug pas - pasan, mana kampungan " Ucap erika ketus.

__ADS_1


" Hemmm.... Wajah dempul lima centi meter saja bangga. Itu bedak 1 karung di pakai semua mungkin ya " Ucap anisa menyindir.


" Kamu saja yang tidak tahu bagaimana caranya berdandan " Ucap erika sinis.


Huffff


Terdengar helaan nafas panjang rendra, sepertinya perdebatan antara erika dan anisa tidak bisa dihentikan jika salah satunya tidak ada yang mengalah.


" Mas, kamu mau pilih aku atau wanita ulat bulu ini?" Tanya anisa sambil menunjuk kearah erika.


" Jelas aku pilih istriku dong sayang. Sayang bagaimaba kalau kita pulang saja, mas sudah lelah dan ingin segera mandi. Kita mandi bareng mungkin asik ini sayang, apalagi kita sudah lama tidak mandi bareng. Bagaimana sayang ?" Seru rendra sengaja bicara mesra agar erika tahu diri. Sebenarnya anisa dan rendra memang romantis tanpa ada kepura - puraan.


Terlihat errika mengepalkan kedua tangannya, awalnya dia ingin menggoda rendra namun dia yang dibuat syok dan senam jantung oleh rendra. Tidak pernah menyangka jika rendra datang bersama istrinya.


" Iya mas, sambil main - main ya. Kita juga sudah lama tidak main di kamar mandi. Aku sangat merindukan permainan itu mas. Oh iya erika , maag ya kemarin malam itu aku yang balas pesan kamu tentunya suamiku tahu dong makanya dia juga mengajak ku lebih tepatnya aku yang memaksanya datang kecafe ini." Jawab anisa dengan senyum sinis.


" Kurangajar !! Wanita lancang kamu anisa !!" Bentak erika dengan kesal.


" Hello... Kenapa aku lancang ? Lagi pula ini itu suamiku sendiri dan antara aku dan mas rendra tidak ada yang disembunyikan. Kami sama - sama tahu kode ponsel dan isi ponsel masing - masing " Ucap anisa semakin membuat erika terperangah tidak percaya.


Rendra akhirnya memilih segera membawa anisa keluar dari cafe dan tidak menyentuh makanan dan minuman yang sudah dipesankan oleh erika. Rendra dan anisa masuk mobil dan meninggalkan pekarangan cafe.


" Besok lagi mas tidak mau seperti ini lagi. Apapun urusan kamu dan erika jangan bawa - bawa mas. Mas tidak mau berurusan lagi dengan wanita gila itu, idih amit - amit siapa juga yang ingin menikah dengan wanita seperti dia. " Seru rendra kesal.


" Hahaaa... Lucu tahu mas wajah erika itu, tadi pasti dia mengira sudah menang . Hahaaa dia tidak tahu jika anisa juga ikut dan mengacaukan rencananya.


******


RATE BINTANG 5 NYA YA KAK.


LIKE KOMENTAR VOTE FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA.

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️❤️


__ADS_2