Keluarga Suamiku Ternyata Benalu

Keluarga Suamiku Ternyata Benalu
Permintaan erika


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Anisa mengadu kepada kakak iparnya tentang semua yang terjadi dengan rumah tangganya. Serena ternyata sudah tahu dari suaminya, namun dia tidak tahu jika rendra membawa istri barunya ikut tinggal bersama dirumah anis.


" Jadi mereka tinggal dirumah kamu ?" Tanya serena dengan wajah yang terlihat sekali keterkejutannya.


" Iya mbak. Awalnya aku masih berbaik hari membiarkan mas rendra tinggal dirumahku sampai pengadilan ketuk palu, karena aku ingin melihat wajah sedihnya mas rendra saat dia aku usir dalam keadaan kami yang bukan suami istri lagi. Tapi sekarang mas rendra justru mengajak gundiknya tinggal dirumah ku mbak " Ucap anisa dalam isak tangisnya.


Serena memeluk adik iparnya dan menenangkannya, dia tahu sekali betapa hancurnya hati dan perasaan anisa akibat pengkhianatan yang diberikan oleh rendra. Sebagai seorang wanita dia bisa merasakan kesedihab sang adik ipar.


" Kamu harus mengusir mereka dari rumah mu, apa mas mu tahu rendra membawa serta istrinya tinggal dengan mu ?" Tanya serena lembut.


Anisa menggelengkan kepalanya, abimana memang belum tahu jika rendra membawa istri barunya tinggal dirumah anisa. Bukan anisa tidak mau memberitahu kakaknya, tetapi kalaknya saat ini memang sedang disibukkan dengan pekerjaannya. Dia tidak mau membebani abimana, tahu rendra berkhianat saja abimana sudah murka dan ingin menghajar rendra bagaimana jika tahu rendra membawa gundiknya tinggal bersama adiknya.


" Aku tidak mau membuat mas abi terbebani dengan masalahku kak. Mas abi biar fokus dengan pekerjaannya dulu, apalagi aku sekarang jarang ada dikantor. Nanti jika pekerjaannya sedikit lenggang aku akan menceritakan masalah ini. Tapi aku semalam sudah meminta mereka untuk meninggalkan rumah ku, cukup semalam saja mereka menginap. " Ucap anisa masih dalam pelukan kakak iparnya.


" Baiklah yang penting kamu harus sabar, hadapi masalah dengan kepala dingin. Dan kamu harus tegas dengan rendra jangan sampai dia dan gundiknya itu semakin enak tinggal dirumah mu. " Ucap serena menasehati adik iparnya.


Drett... Dreett.. Drett.


Ponsel anisa bergetar, ada panggilan masuk dari sang direktur tempatnya bekerja. Siapa lagi kalau bukan sang kakak Abimana.


[ Hallo assalamualaikum Mas] Seru anisa.


[ Waalaikumsalam , anisa kamu dimana ? Bisa tidak kamu kekantor ada file yang mas butuhkan segera dan hanya kamu yang tahu file itu. ] Ucap abi dari seberang sana.


[ Anisa ada dirumah mas abi, ini lagi sama mbak serena. Ya sudah sekarang anisa meluncur kesana ,]


[ Oh... Lagi sama istriku. Ya sudah mas tunggu di kantor ]


[ Siapp boss]


" Mau kekantor nis ?" Tanya serena.

__ADS_1


" Iya mbak , mas abi menyuruhku kekantor karena ada file yang diabutuhkan dan hanya aku yang menyimpan file itu. Aku kekantor dulu ya mbak, nanti kapan - kapan aku main kesini lagi." Ucap anisa memeluk serena sambil mencium pipi serena kanan dan kiri.


Setelah berpamitan anisa langsung menaiki kuda besinya menuju perusahaan. Hanya butuh waktu 20 menit anisa sudah sampai di depan gedung perusahaan, dia masuk lewat lobby perusahaan. Ada beberapa orang memandang aneh kearah anisa, apalagi dua resepsionist. Anisa datang ke kantor hanya mengenakan celana jeans panjang hitam dan kaos oblong biru muda serta alas kakinya hanya memakai sandal.


" Itukan ibu anisa ? Kok jam segini baru datang, sudah jam setengah 11 mana dandanannya hanya seperti itu. Denger - denger dia ada main loh sama pak Abimana " Ucap salah satu resepsionist.


" Gosipnya sih memang begitu, tapi bukannya ibu anisa itu temannya ibu serena. Kok tega ya, pagar makan tanaman begitu." Ucap yang lainnya.


Anisa tidak menghiraukan cibiran resepsionis dan karyawan yang lainnya. Yang penting apa yang mereka tuduhkan tidak benar.


" Hallo mas... File apa yang anda butuhkan ?" Tanya anisa tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


" Anisa bikin kaget saja kamu. Beruntung kakak mu ini tidak jantungan. Hemm.. Ini mas minta data kerjasama dengan perusahaan Permata sejahtera kamu kan yang menyimpannya soalnya waktu itu kamu yang ikut mas meeting " Ucap abimana .


" Ohh.. Iya ada mas. Aku simpan di brankas ruangan ku, sebentar aku ambilkan dulu. " Seru anisa lalu keluar dari ruangan abi menuju ruangannya.


Tidak menunggu lama anisa kembali keruangan abimana sambil membawa map warna biru dan menyerahkannya kepada abi. Selesai menyerahkan map yang dibutuhkan oleh abi , anisa keluar dari ruangan abi kembali dan kali ini langsung menuju parkiran.


********


" Bagaimana tinggal dirumah mewah ini Sayang ? Pasti kamu senangkan tinggal dirumah anak ku ?" Tanya ibu ratri kepada erika.


" Aku senang tinggal dirumah ini bu, tapi aku tidak suka dengan anisa. Dia berkuasa sekali dirumah ini, bahkan semalam dia meminta kami untuk segera keluar dari rumah ini karena dia tidak mau kami tinggal disini " Ucap erika mengadukan semua perlakuan anisa kepada ibu ratri yang kini juga menjadi mertuanya.


" Kurangajar sekali wanita itu ! Kamu tenang saja dan kamu jangan perdulikan ocehannya itu, nanti ibu yang akan menghadapi wanita itu. Dia kira dia siapa berani mengusir menantu kesayangan ku ini, yang ada dia yang harus keluar dari rumah ini. " Ucap ibu ratri dengan suara yang terdengar sekali memendam kemarahan.


Sudah pasti dia akan tetap membenci anisa meskipun rendra sudah menikahi erika. Karena dari dulu dia memang tidak menyukai anisa, apalagi sekarang erika juga sedang hamil. Justru semakin kuat keinginannya untuk memisahkan anisa dan rendra.


Rendra sendiri hari ini sudah masuk kerja, dia hanya meminta libur dua hari saja. Dan erika masih libur karena dia mengambil cuti seminggu.


" Bu, aku juga mau tidur dikamar lantai atas. Kamar dilantai atas kan lebih besar dari kamar tamu yang aku tempati, tapi perempuan itu tidak mengizinkan ku . Aku sedang hamil jadi aku juga butuh kamar yang luas " Ucap erika lagi dan lagi mengadu kepada ibu mertuanya.


" Iya sayang ibu akan mengatur semuanya. Oh iya apa wanita itu tidak ada dirumah? Ibu lihat mobilnya juga tidak ada " Tanya ibu ratri.


" Aku tidak tahu bu, mungkin saja dia pergi. Oh iya bu apa benar rumah dan mobil itu atas nama anisa ? Kalau masih atas nama dia sudah pasti dia akan bersikap semaunya bu, mas rendra sebagai suami harus bisa bersikap tegas dan adil. Namun mas rendra terkesan selalu mengalah dengan wanita itu. " Ucap erika mencoba mencari pembelaan dari ibu mertuanya.


Bruummm... Bruummm


Terdengar suara mobil memasuki pekarangan rumah anisa. Erika dan ibu ratri sudah tahu betul jika itu adalah suara mobil anisa. Ibu ratri sudah bersiap untuk memarahi anisa karena perbuatannya yang tidak mengenakan.

__ADS_1


" Waaoouuwww.... Bagus ya, suami kerja kamu justru keluyuran seperti ini. Bukannya dirumah sediakan makan dan minum untuk mertua mu tapi malah keluyuran tidak jelas. " Ucap ibu ratri menyambut kedatangan anisa.


Suara ibu ratri terdengar cukup nyaring sampai membuat anisa mengusap dadanya sendiri . Bagaimana bisa orang tua itu masuk rumahnya ? Ohh... Anisa hampir saja lupa jika dirumahnya saat ini juga ada benalu baru dalam rumah tangganya. Dengan langkah tenang dan santai anisa menaiki anak tangga menuju kamarnya. Sepatah katapu tidak dia ucapkan, dia melewati ibu mertuanya begitu saja.


" Anisa !! Dasar menantu kurangajar ! Aku akan meminta candra untuk segera menceraikan mu biar kamu hidup miskin seperti dulu lagi !!" Teriak ibu ratri dengan lantang.


Anisa menghentikan langkahnya, tepat di tengah - tengah anak tangga.


" Oh... Silahkan saja , aku tidak takut. Bahkan sebelum mas rendra menceraikan aku, aku sudah lebih dulu melayangkan gugatan cerai untuk anak manjamu itu " Ucap anisa tidak kalah berani.


" Baguslah, dengan begitu kamu akan menjadi miskin." Seru ibu ratri dengan sinisnya.


Erika hanya senyum - senyum melihat perdebatan antara ibu ratri dan anisa. Apalagi saat ibu ratri akan meminta rendra untuk menceraikan anisa, dengan begitu dia akan menjadi nyonya dirumah mewah itu tanpa adanya pengganggu.


* Jika mas rendra menceraikan anisa aku akan menjadi satu - satunya nyonya dirumah ini. Betapa bahagianya hidup ku * Gumam erika .


" Tidak kebalik tuh, yang miskin aku atau kalian ?" Tanya anisa dengan sinis.


" Hehh... Kami tidak akan pernah miskin karena harta rendra banyak. Dia juga seorang menejer dengan gaji 17 juta perbulan belum bonus dan insentifnya jadi perbulan rendra bisa menerima uang 25 - 30juta , memangnya kamu pegawai rendahan. Lagi pula jika kalian bercerai semua yang ada ini akan menjadi milik rendra, sedikitpun aku tidak akan membiarkan rendra memberikan untuk mu " Seru lantang ibu ratri.


Ibu ratri memang sudah tahu jika rendra sekarang sudah menjadi menejer dari 3 bulan yang lalu saat teman ibu ratri bicara soal rendra yang sudah menjadi menejer, sebab teman ibu ratri anaknya juga bekerja ditempat yang sama. Awalnya ibu ratri marah karena merasa dibohongi dan menuduh anisa sudah mempengaruhi rendra dan menguasai uang rendra. Sehingga dia tetap beranggapan jika rumah, mobil dan yang lainnya rendra juga ikut membelinya.


Anisa sudah menyiapkan kejutan kecil untuk suaminya itu, lihat saja saat pulang dari kantor nanti pasti wajahnya akan terlihat kusut ditambah banyak tuntutan dari ibu dan istri barunya.


" Terserah kamu saja bu, aku capek mau istirahat " Seru anisa.


" Hehh... Dasar menantu tidak tahu sopan santun. Sekarang sudah waktunya makan siang cepat kamu siapkan makan siang untuk kami. Karena pembantu tua mu itu tidak ada jadi kamu yang masak " Seru ibu ratri menganggap dirinya ratu.


Bik marni memang hari ini izin , dia dan suaminya menjenguk saudaranya yang sakit. Hanya ada pak burhan yang berjaga sidepan tepatnya di post satpam.


" Kenapa harus saya ? Suruh saja menantu baru mu itu bu, aku ini bukan pembantu kalian tapi akan menjadi mantan menantu mu ibu ratri yang terhormat. By.... " Ucap anisa sambil melambaikan tangannya.


Anisa kembali melanjutkan langkahnya menuju kamar, beruntung tadi dia sudah makan siang dan makan siang untuk pak burhan sudah dia berikan . Dari dalam kamar masih terdengar ibu ratri marah dan memakinya, anisa hanya tertawa sendiri mendengar ocehan ibu ratri.


********


RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK


LIKE KOMENTAR VOTE FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️


__ADS_2