Keluarga Suamiku Ternyata Benalu

Keluarga Suamiku Ternyata Benalu
Kabar dari erika


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


" Apa ? Kamu hamil ?" Tanya rendra dengan suara yang terdengar syok saat mendengar kabar kehamilan erika.


Bagaikan di sambar petir di siang hari, kabar kehamilan erika bagaikan kabar buruk bagi rendra. Bagaimana tidak ? Rendra sudah pasti harus menikahi erika, padahal dia tahu apa yang mereka lakukan adalah sebuah kesalahan. Nafsu setan yang sudah menjerumuskan rendra kedalam lubang kesengsaraan.


" Iya mas aku hamil ? Dan ini anak kamu. " Ucap erika menyakinkan rendra lagi. Bagaimanapun dia harus bisa menyakinkan rendra jika itu adalah anaknya agar rendra bisa segera menikahinya.


" Bagaimana bisa hamil ? Kamu yakin itu anak ku ?" Tanya rendra meragukan anak dalam kandungan erika. Sebab saat bermain dengannya rendra yakin jika erika sudah tidak perawan lagi.


" Maksud kamu apa sih mas ? Ini jelas anak kamu ! Saat ini aku sedang hamil 2 minggu mas , usia yang sama sesuai kapan kita melakukannya. Ingat maa kita melakukannya 2 kali. Saat itu aku memang sedang masa subur, jangan pura - pura lupa kamu mas. " Ucap erika dengan kesal.


Arrrgghhh.....


Rendra menjambak rambutnya sendiri, pikirannya benar - benar kacau. Dia tidak mungkin menikahi erika, anisa pasti tidak bisa menerimanya. Padahal dia sudah berusaha menjauhi erika dan tidak memikirkan soal kesalahan yang mereka perbuat. Dia sangat menyesalkan tindakannya, tapi yang namanya kucing jika dikasih ikan pasti akan tergoda meskipun dirumah ada daging segar.


" Gugurkan anak itu !" Seru rendra dengan penuh keyakinan meminta erika untuk menggugurkan kandungannya.


" Tidak ! Aku tidak mau menggugurkan kandungan ini. Ini buah cinta kita mas, ini hasil dari pergumulan kita. Jika kamu tidak mau menikahiku aku tidak masalah, aku bisa membesarkan dan menafkahi anak ini sendiri. Aku tidak perduli orang mau membicarakan aku seperti apa, yang penting aku akan membesarkan anak ini. Anak inilah bukti cintaku kepadamu mas, aku sangat mencintaimu dan aku akan selalu menjaga anak ini. " Ucap erika mulai mengeluarkan tangis air mata buayanya.


Rendra semakin bingung dan kasihan dengan erika apalagi erika sudah menangis seperti itu. Anak dalam kandungan erika tidak bersalah. Hubungan merekalah yang salah, tapi bagaimana dengan anisa. Rendra tidak sanggup kehilangan anisa , rendra sangat mencintai anisa dan tidak bisa berpisah dengan anisa.


" Tapi aku yakin sekali jika saat itu kamu sudah bukan perawan lagi Erika ? Siapa orang yang sudah melakukannya lebih dulu, atau jangan-jangan kamu memang menjebakku. ?" Tanya rendra lagi . Dia meragukan anak yang dikandung erika.


" Aku memang sudah tidak perawan mas, tapi bukan betarti aku suka bermain dengan pria lain. Aku dulu pernah dilecehkan oleh mantan pacarku , sekitar 2 tahun yang lalu. Sudah aku tidak mau lagi membahas masa lalu ku itu. " Ucap erika masih dengan air mata buayanya.

__ADS_1


* Ayok dong rendra kamu nikahin aku, aku tidak mau hamil tanpa ketahuan siapa ayahnya. Jujur aku sendiri tidak tahu siapa ayah dari bayi yang aku kandung ini. Anak pak Simon atau anaknya si broto * Gumam erika dalam batinnya.


Anak yang dikandung erika memang 100 % bukan anak rendra , saat melakukan hubungan dengan rendra waktu itu erika sudah hamil lebih dulu dan dia sengaja menjebak rendra agar rendra bisa dijadikan tameng atas kehamilannya. Dia tidak mungkin untuk meminta tanggung jawab pak simon karena pak simon adalah atasannya di tempat kerja dan dia sudah mempunyai istri. Begitupun dengan pak broto, dia adalah ayah dari temannya sendiri.


Saat ini erika sudah hamil 6 minggu dan dia sengaja bilang dengan rendra hamil 2 minggu sesuai dengan kapan mereka melakukannya sekitar 2 minggu yang lalu. Memang tidak ada pilihan lain selain menjebak rendra.


" Huuuuhhh.... Biarkan aku berfikir dulu erika. Aku tidak bisa memutuskan masalah ini sendirian. Aku harus bicara dengan ibu ku terlebih dahulu, aku harap kamu sabar dulu. Jika memang kita menikah, kita hanya bisa menikah secara siri saja erika." Ucap rendra dengan pasrah.


" Jangan lama - lama mas, aku tidak mau kehamilan ku semakin besar. Lagipula ibumu pasti setuju karena dia sangat menginginkan anak ini , dia mau cucu dari kamu mas. Sekarang kita pulang dan temui ibu kamu, kita kasih tahu kabar bahagia ini. Ayok mas " Seru erika menarik rendra.


" Tapi erika.... " Ucapan rendra terpotong karena erika sudah menariknya.


Mereka masuk kemobil erika dan rendra sebagai sopirnya. Rendra tadi saat menemui erika memang tidak membawa motornya sendiri, dia naik ojek online karena motornya sedang diservice di bengkel. Tidak menunggu lama, sekitar 30 menit mobil erika sudah sampai dihalaman rumah ibu ratri. Erika dan rendra turun dari mobil bersamaan.


" Duh erika kok datang tidak kasih tahu tante dulu sih nak. Eh... Datang sama rendra to. " Ucap ibu ratri menyapa erika dengan rona kebahagiaan.


Erika mencium pipi ibu ratri dan memelukknya , terlihat sekali rona bahagia diwajah ibu ratri maupun erika. Hal itu membuat rendra diam mematung, dengan erika ibunya terlihat bahagia dan erikapun diperlakukan dengan baik. Berbeda saat dengan anisa, ibunya selalu marah - marah tidak jelas.


* Dengan erika ibu terlihat sangat bahagia, apa ini pertanda erika bisa membuat ibu bahagia. Apalagi saat ini erika sedang mengandung anakku, cucu untuk ibu. * Gumam rendra dalam batiinya.


" Bapak ada di belakang sedang bikin kandang ayam, katanya dia mau pelihara ayam sebagai kesibukan dirumah. Bagas tidak tahu kemana , pergi dari jam 9 tadi. Zainal sama santi sepertinya mereka juga keluar, biasa hari libur pasti mereka jalan - jalan. Oh iya ini tumben kalian datanh bersama ? " Ucap ibu ratri menjelaskan lalu bertanya kenapa mereka bisa datang bersama.


" Ada yang ingin rendra bicarakan sama ibu . Emmm... Erika hamil bu " Ucap rendra akhirnya memberitahu jika erika saat ini sedang hamil.


Senyum cerah tersungging di bibir ibu ratri. Dia sangat senang dan bahagia mendengar kabar kehamilan erika. Sudah pasti erika hamil dengan rendra, ibu ratri sama sekali tidak keberatan jika rendra dan erika akan menikah. Karena itu yang dia inginkan dari dulu, menjadikan erika mensntunya.


" Kalian harus segera menikah sebelum perut erika membesar, jika sampai perut erika membesar kita juga yang akan malu. " Ucap ibu ratri penuh keyakinan.


" Tapi bagaimana dengan anisa bu ? Anisa tidak mungkin mengizinkan aku menikah lagi." Seru rendra bingung.


" Kamu ini seorang lelaki rendra, kami boleh menikah lebih dari sekali. Bahkan mau menikah 4 kalipun tidak masalah, karena agama kita juga mempeebolehkan poligami. Urusan anisa itu urusan belakangan yang penting kalian menikah dulu, siri pun tidak masalah yang penting kalian sah dulu dimata agama." Ucap ibu ratri sok bijak.

__ADS_1


Erika senyum-senyum karena pemikiran ibu ratri sejalan dengannya. Menikah dengan rendra adalah jalan satu - satunya untuk menutupi kehamilannya.


" Besok siang kalian menikah, di KUA saja agar semuanya lebih cepat." Ucap ibu ratri.


" Besok bu ? Apa tidak terlalu cepat bu ?" Tanya rendra mencobs memprotes.


" Terus mau kapan ? Tunggu perut erika membuncit terus menjadi bahan omongan orang? Begitu mau kamu ? Pokonya ibu tidak mau tahu besok kamu harus menikahi erika, besok kamu cuti kerja dan ibu akan mengurus semuanya. Satu lagi , setelah menikah erika ikut tinggal dirumah mu." Ucap ibu ratri.


Rendra tidak bisa mengajak erika tinggal dirumah yang saat ini dia tempati dengan anisa. Karena bagaimanapun itu rumah anisa,rendra tidak berhak atas rumah itu. Jika erika tinggal dirumah itu sama saja rendra bunuh diri, dan akan menyakiti hati anisa.


" Tapi bu rumah itu milik anisa , bagaimana bisa rendra membawa erika tinggal disana ?" Tolak rendra.


" Ibu tidak mau tahu. " Ucap ibu ratri lagi.


" Iya dong mas , masak sudah menikah kita tinggal terpisah." Ucap manja erika.


" Kamu bisa tinggal dirumah ini sama ibu, lagipula kamat ku kosong. Aku bisa kapan pun mendatangi mu kesini dengan alasan aku menjenguk ibu sehingga anisa tidak akan mencurigai aku jika aku sudah menikah dengan mu." Ucap rendra beralasan.


Tentunya alasan rendra tidak bisa di terima oleh erika dan ibu ratri. Tujuannya menikahkan rendra dengab erika agar erika bisa masuk kerumah itu dan keluarga rendra bisa leluasa masuk di rumah yang ditempati rendra dan anisa.


" Ibu tidak setuju ! Erika itu sedang hamil dan dia membutuhkan perhatian dari kamu. Pokonya keputusan ibu tidak bisa di ganggu gugat, erika tinggal seatap dengan kamu dan anisa." Ucapan ibu ratri sudah tidak bisa dibantah lagi oleh rendra.


" Erika kabari orang tua mu jika besok kamu akan menikah dengan rendra, tapi hanya di KUA saja. Jelaskan kondisi yang sebenarnya kepada orang tuamu agar mereka tidak salah paham " Ucap tegas ibu ratri.


" Iya buk. Orang tua ku tidak akan salah paham, mereka sudah tahu jika saat ini aku hamil anak mas rendra. Mereka ingin aku dan mas rendra segera menikah sebelum perutku membesar. " Ucap erika dengan senyum dibuat semanis mungkin.


Sudah pasti orang tuanya tahu karena erika sebelumnya sudah memberitahu jika dirinya hamil tapi tidak tahu siapa ayahnya. Orang tua erika sempat marah, namun saat erika bilang akan minta pertanggung jawaban dari rendra mereka tidak lagi marah. Bagi mereka yang terpenting ada pria yang mau menikahi erika meskipun hanya secara siri , daripada erika hamil tanpa suami dab itu semua akan membuat mereka malu.


***********


RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK

__ADS_1


LIKE , KOMENTAR, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA.


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️


__ADS_2