Keluarga Suamiku Ternyata Benalu

Keluarga Suamiku Ternyata Benalu
Masalah Rendra


__ADS_3

.


.


.


💞 HAPPY READING 💞


Hubungan erika dan rendra semakin hari - semakin tidak bahagia. Rendra yang sering pulang malam bahkan terkadang pulang dalam keadaan mabuk , pulang mabuk dan memaksa erika untuk berhubungan. Erika mulai tidak nyaman , dia diperlakukan sebagai budak nafsunya rendra.


" Kamu kejam mas, kamu jahat ! Kenapa kamu memperlakukan aku seperti ini, aku ini istri kamu. Apa kamu tidak kasihan dengan ku, dalam keadaan hamil kamu perlakukan aku seperti ini. Bahkan uang bulananpun kamu tidak pernah memberiku lagi. Menyesal aku menikah denganmu mas !" Bentak erika dengan lantang.


Rendra yang memang pulang dalam keadaan mabuk, baru saja menuntaskan hasratnya kepada erika. Dia melakukannya dengan kasar sampai erika mengerang kesakitan. Tujuan rendra hanya satu, menyiksa erika secara perlahan . Karena erikalah dia dan anisa bercerai.


Plaaakkk Plakkk


Dua tamparan mendarat sempurna di pipi erika. Biarpun sedang mabuk, rendra tahu dan mendengar semua yang diucapkan erika.


" Dasar wanita murahan ! Ini semua pantas kamu dapatkan, jangan harap kamu hidup bahagia erika. Kamu yang sudah menghancurkan hidupku dan anggap saja ini sebagai balasan nya. Jika kamu tidak melayaniku tidak masalah, karena aku bisa mendapatkan itu semua dari wanita lain. " Ucap rendra penuh amarah.


" Mas, kenapa kamu jadi seperti monster begini. Terkadang kamu baik dan terkadang kamu seperti monster yang sangat menakutkan. Aku ini istrimu, hargai aku sebagai istrimu. " Ucap erika sambil terisak.


Rendra menyeringai sinis kearah erika yang sedang menangis. Tatapab mata tajamnya menggambarkan betapa bencinya dia kepada erika.


" Ini belum seberapa. Lihat saja aku akan membuat hidupmu semakin menderita. Dan kamu tidak akan bisa lepas dariku, ingat erika jika saat ini kamu sedang hamil. Asal kamu tahu , aku sudah tahu semua kebohongan dan kelicikanmu. Anak itu bukan anak ku ! Bahkan saat kamu menjebakku kamu sudah lebih dulu hamil. Jika kamu banyak menuntutku aku akan bongkar semua kebusukanmu. Bahkan kamu juga pernah tidur dengan atasanmu dan ayah dari temanmu. Jika kamu berani membantahku semua nya akan aku sebar dan kamu jadi viral, semua orang akan mencemoohmu. Bahkan hamil tidak tahu siapa ayahnya " Ucap rendra pelan sembari menarik rambut erika.


Deg ..


Jantung erika seakan berhenti berdetak mendengar penuturan rendra. Ternyata rendra sudah tahu semuanya, bahkan skandalnya dengan para pria sudah diketahui juga oleh rendra. Sepertinya tidak ada pilihan lain selain mengikuti dan patuh dengan perkataan rendra, daripada dia menjadi bahan hinaan orang diluar sana.


" Kaa... Kamu bicara apa ?" Tanya erika mencoba mengelak.


" Aku sudah tahu semua kedok mu. Jadi jangan lagi kamu berbohong. " Ucap rendra semakin menarik rambut erika.


Aaoowww....


Erika semakin kesakitan, rendra sama sekali tidak perduli dengan rasa sakit yang dirasakan erika.


Tok Tok Tok


Pintu kamar di ketuk dari luar, sepertinya orang dirumah mendengar keributan yang terjadi dikamar rendra.


" Rendra, erika... Buka pintunya !" Teriak ibu ratri dari luar kamar.


Ternyata ibu ratri yang mengetuk kamar rendra. Dengan malas rendra melepaskan rambut erika , lalu menyuruh erika membukakan pintu.

__ADS_1


" Ada apa bu ?" Tanya erika masih dengan wajah sembabnya.


" Ada apa , ada apa !! Kalian ini apa tidak tahu kalau ini sudah malam ? Ribut terus kerjaan kalian ini, kamu tahukan di rumah ini bukan hanya kalian saja yang ada. Kami semua butuh istirahat, kalau mau ribut tunggu besok pagi apa tidak bisa. Rendra ! Kalau kalian masih saja ribut begini , ibu tidak segan untuk mengusir kalian dari rumah ibu." Ucap ibu ratri tegas.


" Usir saja bu. Rendra tidak takut, karena jika ibu mengusir rendra uang bulanan untuk ibu juga akan hilang " Jawab rendra dari atas kasur tanpa mau turun menemui ibunya.


Hhhuuuuhhhhh


Ancaman rendra berhasil membuat ibu ratri mendengus kesal. Jika soal uang ibu ratri sudah tidak bisa berkutik lagi, dia juga tidak mau kehilangab jatah bulanan dari rendra.


" Ya sudah, sekarang kalian jangan ribut lagi. Malu juga didengar para tetangga. Erika, kamu kembali tidur. Ingat wanita hamil tidak boleh sering bergadag " Ucap ibu ratri lalu pergi dari kamar rendra.


Erika menutup pintu dan menguncinya lalu kembali naik keranjang tidur di samping rendra. Takut - takut dia merebahkan dirinya agar rendra tidak terganggu, terlihat rendra sudah mulai memejamkan matanya. Erika menyesal dan merutuki kebodohannya, kenapa dulu dia menjebak dan menikah dengan rendra jika nasibnya akan seperti ini. Masalah kehamilan bisa dia atasi dengab meminum obat tanpa harus menikah dengan rendra.


* Sialan kamu rendra, kamu sudah membuatku bagaikan dalam neraka. Karena obsesi ku untuk mendapatkanmu aku jadi menderita seperti ini. Ini bukan salah ku sendiri, ibu dan mbak santi juga ikut andil. Lihat saja aku akan buat perhitungan kepada mereka * Gumam erika dalam hatinya.


*********


Pagi hari di perusahaan riko, anisa kembali datang untuk mengikuti rapat para petinggi perusahaan. Berhubung rapat belum dimulai anisa dan riko lebih memilih berbincang diruangan riko.


" Kapan masa iddah kamu habis Nis ?" Tanya riko membuat anisa mengerutkan keningnya.


Tidak biasanya riko mau ikut campur dengan urusan orang lain apalagi ini soal pribadi.


Anisa dan riko sudah saling mengenal dari zaman anisa masih kuliah jadi sudah tidak heran lagi jika anisa dan riko dekat serta anisa memanggil riko dengan panggilan mas.


" Hanya ingin tahu saja. Apa kamu tidak ingin menikah lagi ?" Tanya riko lagi.


" Soal menikah lagi pasti ada mas tapi tidak sekarang dan tidak dalam waktu dekat ini. Aku masih ingin sendiri menikmati kebebasanku. Sudah jangan bahas hal ini lagi, perasaan waktu itu sudah pernah bertanya masalah seperti ini." Ucap anisa dengan bibir mengerucut cemberut.


" Oh maaf...heheee. Ya sudah janji tidak bahas soal itu lagi " Ucap riko.


" Mas sendiri kenapa belum menikah juga ? Apa cintanya masih bertepuk sebelah tangan juga ? Makanya mencintai itu yang pasti - pasti saja, jangan mencintai wanita yang sudah bersuami. Mencintai tanpa dibalas itu sakit banget tahu mas " Ucap anisa .


* Benar Anisa, mencintai tanpa terbalas itu sangat sakit dan menyiksa batin. Asal kamu tahu, wanita yang sudah mencuri hatiku dari 5 tahun yang lalu itu adalah kamu. Kamu anisa ! Namamu sudah tertulis di hati ini dari 5 tahun yang lalu. Aku memang bodoh, kenapa dulu aku tidak langsung mengungkapkan rasa ini. Sampai kamu dimiliki pria lain, aku tetap mencintaimu dalam diam * Gumam riko hanya bisa bicara dalam hatinya saja.


Anisa menggerak-gerakkan tangannya dihadapan riko. Karena riko diam saja seperti sedang melamunkan sesuatu sampai tidak menanggapi perkataan anisa.


" Mas, mas riko ! Mas riko melamun ? Ini mau rapat tidak , ayok kita keruang rapat ?" Tanya anisa sambil menepuk lengan riko.


" Ehh...anisa. Ada apa ? Tadi kamu ngomong apa ?" Tanya riko kaget.


" Huuhh...makanya jangan melamun saja mas. Ini rapatnya sepuluh menit lagi mau dimulai. Kalau mas masih mau disini aku mau duluan keruang rapat" Ucap anisa.


" Emm...kita kesana sekarang " Seru riko dengan cepat.

__ADS_1


Riko dan anisa berjalan beriringan menuju ruang rapat. Tanpa dia sadari sedari tadi rendra memperhatikannya dari kejauhan.


* Jadi sekarang anisa mendekati pak riko ? Setelah dia mencampakkan ku dia mencari laki - laki yang lebih kaya. Dasar wanita murahan, ternyata semua wanita itu murahan. Tidak erika tidak anisa semuanya sama saja * Gumam rendra sambil mengepalkan kedua tangannya.


" Anisa tunggu !! " Teriak rendra menghentikan langkah anisa dan riko secara bersamaan.


Anisa dan riko balik badan menghadap orang yang memanggil nama anisa tadi. Rendra mendekat dengan tatapan tajam kearah anisa dan riko secara bergantian.


" Ada hubungan apa kamu sama pak riko ? Ternyata kamu sudah punya gebetan yang lebih tajir sehingga kamu tidak mau aku ajak rujuk. Anisa , anisa ternyata kamu ini sama saja dengan perempuan diluaran sana. Murahan dan matrealistis !!" Seru rendra dengan sinis.


" Atas dasar apa kamu menghina ku seperti itu ? Apa kamu bisa membuktikan ucapanmu barusan ?" Tanya anisa dengan santai.


" Sudah terbukti murahan saja masih mengelak. Kamu itu baru bercerai bahkan masa iddahmu saja belum habis. Tapi kamu sudah jalan sama pria lain, apa itu tidak bisa dibilang murahan !!" Bentak rendra sinis.


Riko yang mendengar perkataan rendra ingin sekali memukul rendra, namun sayang anisa mencegahnya. Anisa semakin mendekati rendra dan...


Bugghh... Bughhh


Dua pukulan mendarat sempurna di perut rendra, tidak mau melibatkan riko dan akhirnya anisa sendiri yang menghajar rendra.


" Mas riko. Aku tidak mau ada lelaki seperti ini bekerja dikantor mu. Segera pecat dia agar aku tidak bertemu lagi dengan manusia seperti dia. !!" Ucap anisa menunjuk kearah rendra.


" Pak riko ! Anda tidak bisa memecat saya seenaknya, masalah pribadi tidak bisa dibawa dalam pekerjaan . Anda harus profesional, lagipula kenapa anda harus tunduk sama dia. Berarti benar jika anda ini ada hubungan sepesial dengan mantan istriku ?" Tanya rendra tidak tahu malu.


Riko dan anisa hanya tersenyum menanggapi pertanyaan rendra. Dia yang memulai, dia juga yang ketakutan. Jika rendra dipecat,,dia tidak tahu harus bekerja kemana lagi.


" Aku bisa meminta mas riko untuk memecatmu kapan saja. Kamu herankan kenapa aku bisa punya kesempatan untuk memecatmu , itu karena aku punya saham diperusahaan mas riko. Mas riko ini teman mas abi dan aku sudah mengenalnya jauh sebelum aku mengenalmu. " Ucap anisa dengan tegas.


Deg....


Rendra terperangah mendengar penuturan anisa, ternyata anisa punya saham diperusahaan tempat dia bekerja. Rendra sekarang benar - benar ketakutan, takut jika dia dipecat dan akan menjadi penggangguran.


" Jadi kamu juga pemilik saham di perusahaan ini ?" Tanya rendra lagi.


" Benar , meskipun tidak banyak tapi aku berhak ikut andil dalam perusahaan ini. Aku memang tidak bisa memecatmu secara langsung, tapi aku bisa meminta mas riko untuk memecat mu. Dan saat ini mas riko sudah setuju dengan permintaanku. Hari ini juga kamu di PECAT !!" Seru anisa dengan tegas.


Keributan itu menjadi tontonan beberapa karyawan yang memang ada dilantai itu. Bahkan para petinggi perusahaan yang sudah ada diruangan rapatpun keluar ikut menyaksikan keributan yang terjadi di depan ruangan rapat.


*********


RATE BINTANG 5 NYA YA KAK.


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA.


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2