Keluarga Suamiku Ternyata Benalu

Keluarga Suamiku Ternyata Benalu
Resmi berpisah


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Suasana diruangan sidang perceraian anisa dan rendra sedang tidak baik - baik saja setelah pengadilan memutuskan tidak ada harta gono gini yang harus dibagikan, karena semua bukti sudah jelas jika aset yang dimiliki anisa semua dibeli sebelum dia menikah dengan rendra. Anisa bernafas lega akhirnya pengadilan juga memutuskan jika dirinya dan rendra resmi bercerai.


" Saya tidak terima dengan keputusan ini. Ini tidak adil, ini tidak adil yang mulia !" Teriak ibu ratri saat sidang sudah ditutup dan hakim sudah ketuk palu.


" Anisa ! Dasar serakah kamu, wanita mandul yang tamak. Lihat saja anisa aku akan membuat mu menyesal sudah menguasai harta itu sendiri." Ucap ibu ratri lagi.


Rendra menarik ibunya untuk mengajaknya keluar dari ruang sidang dengan tatapan sinis kearah anisa. Anisa saat ini hanya ditemani oleh silvia dan abimanana saja, kedua orang tua anisa tidak bisa hadir karena mereka ada dikampung.


Mereka sudah percaya jika abimana bisa mengatasi jika terjadi keributan, lagipula juga ada pengacara yang sudah membantu anisa.


" Mas, segera bawa ibumu pulang sebelum dia semakin membuat kamu malu. " Ucap anisa .


" Lihat anisa ! Gara - gara kamu ibuku jadi menangis seperti ini. Aku menyesal menikah dengan wanita yang tamak sepertimu anisa, ibu benar jika kamu itu tamak dan mandul !! " Ucap rendra terdengar sangat menyakitkan.


Plakkkk


Anisa melayangkan satu tamparannya dipipi rendra. Mulut pedas rendra perlu dia ajari sopan santun agar dia bisa bicara dengan benar. Anisa hampir saja tidak percaya dengan kelakuan rendra , beruntung dia sudah resmi bercerai.


" Ternyata ini watak aslimu mas ? Harta ku kalian perebutkan ? Tidak tahu malu, ingat mas aku ini tidak mandul dan aku sehat. Sudah 3 dokter mengatakan jika aku ini sehat, bisa saja kamu yang mandul ! " Jawab anisa penuh penekanan.


" Tutup mulut mu anisa ! Apa kamu buta? Hahh.... Lihat erika saja bisa hamil dan sudah pasti aku ini subur dan tidak bermasalah. Jangan - jangan memang kamu yang mandul dan pemeriksaan itu salah. Jika mandul ngaku saja mandul jangan kamu tutupi, sekarang kamu sudah menjadi janda anisa. Janda dan mandul Hahaaaaa " Tawa rendra dengan lantang.


Perkataan rendra membuat abimana naik darah, abimana mendekati rendra dan....


Buggghh Bughhhh


Dua begeman abimana berhasil mendarat diperut rendra, rendra merintih kesakitan karena bogeman itu tidak bisa dia halau karena secara tiba - tiba.


" Haiii... Kalian apakan anak ku ? Dasar keluarga kampungan bisanya bermain kasar, pergi kalian dan jangan menyakiti anak ku " Teriak ibu ratri seperti orang kesetanan.

__ADS_1


" Puas kamu anisa ! Lihat mas rendra sudah kesakitan seperti ini, jika terjadi sesuatu dengan mas rendra aku akan tuntut kalian " Ancam erika dengan menunjuk kearah anisa dan abimana.


Silvia mendekati anisa dan lebih memilih mengajak anisa dan abimana pergi dari situ. Jika terus meladeni mereka yang ada akan mempermalukan diri sendiri.Anisa mengikuti saran dari silvia dengan memilih meninggakkan ruang sidang sebelum pihak keamanan datang mengusir mereka.


" Pak Yuda terimakasih sudah banyak membantu saya. " Ucap anis menunduk sopan mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pak Yuda selaku pengacara yang sudah membantunya.


" Sama - sama mbak anisa, ini semua sudah menjadi tugas saya. Kalau begitu saya permisi duluan karena ada hal lain yang harus saya kerjakan. " Ucap pak yuda .


" Iya pak silahkan " Jawab anis lagi.


" Terimakasih banyak ya pak yuda, anda memang pengacara yang handal. Tidak salah silvia merekomendasikan anda " Ucap abimana juga mengucapkan terimakasih.


Pak yuda hanya mengangguk dan tersenyum , dia sudah biasa mendapat pujian seperti itu. Hal itu sama sekali tidak membuat dirinya menjadi sombong maupun mematok harga mahal untuk jasanya.


Rombongan anisa pulang lebih dulu, anisa satu mobil dengan abimana karena dia harus balik lagi kekantor. Masih banyak pekerjaan yang harus mereka selesaikan.


Sedangkan masih di dalam gedung pengadilan ibu ratri marah - marah dan terus menggerutu karena sepesepun tidak ada harta yang dibagikan. Padahal mereka juga sudah menyewa pengacara yang cukup mahal namun semuanya nihil.


" Kamu ini jadi pengacara tidak becus ! Kenapa hal seperti ini saja bisa kalah ?" Tanya ibu ratri dengan kesal.


" Bagaimana tidak kalah jika ternyata aset yang dimiliki semua atas nama ibu anisa dan dibeli jauh sebelum menikah dengan mas rendra. Kalau tahu begini kasusnya aku sudah mundur dari kemarin - kemarin.Terus sisa pembayaran saya bagaimana? Kemarin perjanjiannya 20 juta, dan saya baru menerima 6 juta.Sisanya tolong di transfer dengan segera " Ucap pengacara sewaan rendra.


Huuffff


Pengacar itu terlihat frustasi mendengar perkataan ibu ratri. Setidaknya dia sudah mendapatkan bayaran 6 juta hanya untuk 1x persidangan saja. Tanpa berpamitan pengacara itupun keluar dari gedung pengadilan.


Disusul keluarga rendra juga ikut keluar gedung pengadilan, mereka pulang dengan mengendarai mobil erika.


" Erika kamu saja yang menyetir mobilnya, kepalaku pusing nanti malah terjadi sesuatu dijalanan. Oh iya jangan lupa mampir minimarket terlebih dahulu aku mau beli air minum sama rokok " Ucap rendra seperti seorang boss saja memerintah erika begitu saja.


" Iya mas" Jawab erika singkat.


Mobil erika melaju meninggalkan gedung pengadilan agama. Saat melihat ada minimarket erika membelokkan mobilnya sesuai permintaan rendra.


" Kamu saja yang turun dan belikan aku minuman dan rokok. Minum nya terserah apa saja asal bisa diminum tapi rokoknya aku mal m**b*ro merah 2 bungkus saja." Ucap rendra begitu gampangnya menyuruh erika.


Erika mengangguk dan sigap membelikan apa yang diminta suaminya,dia tidak ada prasangka buruk terhadap suaminya. Dia hanya berfikir jika saat ini rendra sedang pusing karena kalah dipersidangan sehingga dia marah - marah tidak jelas.

__ADS_1


* Mulai hari ini kamu akan aku jadikan ATM berjalanku erika , jika kamu menolak untuk memenuhi perintahku aku akan menceraikan mu juga . Pasti kamu tidak mau menjadi seorang janda * Gumam rendra tersenyum sinis menatap erika dari dalam mobil.


Setelah 5 menit erika kembali lagi dan sudah membawa beberapa botol minuman jus segar dan 2 bungkus rokok pesanan rendra. Sedangkan ibu ratri sedari tadi hanya diam namun sesekali dia menggerutu memaki nama anisa.


" Mas,mau pulang atau mau kekantor ?" Tanya erika sebelum melajukan mobilnya.


" Pulang saja, hari ini aku izin tidak masuk " Jawab rendra.


" Emmm... Mas, aku harus balik lagi ke bank karena aku izin hanya setengah hari saja. Pekerjaanku banyak banget mas, jadi aku tidak bisa libur. Bagaimana jika mas antar aku ketempat kerja dulu terus nanti mas yang bawa mobilnya pulang. " Ucap erika memberi pilihan.


" Ya sudah tidak apa - apa " Jawab rendra.


Erikapun melajukan mobilnya menuju tempat kerjanya, kebetulan masih jam 11 siang jadi dia lebih memilih ketempat kerjanya saja daripada dirumah pasti akan mendengar mertuanya yang marah dan menggerutu tidak jelas.


" Loh, kok kamu masuk kerja Rik ?" Tanya dewi teman erika.


" Iya tidak apa - apa dong, urusannya juga sudah selesai jadi aku lebih baik masuk kerja saja. Tadi memang izin sih, tapi tidak apa - apalah masuk setengah hari. Akhirnya mas rendra sudah resmi bercerai dengan istrinya yang kampungan itu, dan aku menjadi ratu satu - satunya " Ucap erika dengan bahagia.


" Ssst.... Masih jam kerja, 30 menit lagi baru istirahat. Jadi jangan ribut " Tegur yang lainnya.


Mereka semua mengangguk lalu melanjutkan pekerjaannya yang masih banyak, biasa akhir bulan pasti mereks semua banyak pekerjaan.


" Kamu tidak rakut karma berlaku sama kamu ?" Tanya dewi sedikit berbisik ditelinga erika.


" Maksud kamu ?" Tanya erika.


" Kamu mendapatkan rendra karena kamu merebutnya dari istri pertamanya. Bisa dibilang rendra selingkuh sama kamu, dan kamu apa tidak takut suatu saat rendra juga akan berselingkuh dengan wanita lain. Pria yang sudah pernah selingkuh tidak menutup kemungkinan dia juga akan selingkuh lagi" Ucapan dewi membuar erika ketar - ketir.


Deg...


Erika langsung terdiam, bagaimana jika rendra tahu anak yang dia kandung bukan anaknya ? Pertanyaan itu yang kini terngiang - ngiang ditelinga erika.


**********


RATE BINTANG 5 NYA DULU KAK


LIKE, KOMENTAR, VOTE FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA.

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️❤️


__ADS_2