
.
.
.
💕 HAPPY READING 💕
Ibu ratri dan Erika pulang dalam keadaan menangis, dia benar - benar malu karena sudah dipermalukan oleh anisa didepan ibu - ibu arisan. Sudah pasti saat ini kejadian tadi sudah menjadi tranding topik di group ibu - ibu arisan. Ibu ratri tidak bisa membayangkan bagaimana nanti harus menjelaskan kepada teman arisannya.
" Kenepa kalian pulang dalam keadaan menangis ? Sebenarnya apa yang terjadi ?" Tanya rendra yang saat ini sedang berkumpul diruang tamu bersama zainal , pak iwan dan santi.
Santi juga sedang menangis sambil terisak. Siang tadi akhirnya zainal pulang setelah 3 hari tidak pulang kerumah. Zainal langsung di todong banyak pertanyaan dari santi. Bahkan santi juga menunjukan foto wanita yang dulu pernah dia ambil dari ponsel zainal beserta bukti percakapan zainal dan wanita selingkuhannya. Dan pada akhirnya zainal mengakui jika 3 hari yang lalu dia pergi liburan dengan wanita lain yang tak lain adalah wanita selingkuhannya. Wanita yang dia kenal saat sedang melakukan kerja lapangan, perempuan itu pegawai kantin di proyek.
Erika langsung menghambur kedalam pelukan rendra, terpaksa rendra membiarkan erika menangis dalam pelukannya.
" Anisa sudah mempermalukan ibu Ndra. Ibu tidak terima dipermalukan seperti ini, pokoknya ibu tidak mau anisa menginjak - injak harga diri ibu " Ucap ibu ratri menangis terisak.
Betapa banyak beban masalah yang harus rendra selesaikan, dimulai masalah perceraiannya dengan anisa, soal pekerjaanya , perselingkuhan zainal dan sekarang masalah ibunya dan anisa. Semua masalah datang silih berganti setelah dia menikahi erika.
" Memangnya kalian dipermalukan bagaimana ?" Tanya pak iwan ingin tahu permasalahan yang sesungguhnya.
Ibu ratripun menceritakan semua permasalahan yang tadi terjadi dirumah anisa. Rendra yang mendengar cerita ibunya hanya bisa berusaha sabar dan sabar, dia tidak membenarkan apa yang sudah dilakukan oleh ibunya dan erika. Mereka berdua sudah jelas - jelas salah mengadakan acara dirumah orang tanpa permisi dengan pemiliknya terlebih dahulu.
" Bu, mau berapa kali rendra jelaskan jika semua yang dimiliki anisa itu punya anisa sebelum anisa menikah dengan rendra bahkan sebelum kami saling mengenal bu.J Jadi tidak ada hak rendra disana sedikitpun, tolong mengertilah bu. Jangan membuat masalah semakin runyam" Ucap rendra terlihat sangat memohon.
" Tidak bisa begitu dong ndra ! Harta istri itu sama saja harta suami , jadi masuk harta bersama. Kamu harus menuntut pembagian harta itu saat persidangan nanti. " Seru ibu ratri tetap memperjuangkan hak harta yang bukan miliknya.
Huuuuffttt...
__ADS_1
Rendra membuang nafas dengan kasar, tidak mau membuat keadaan semakin panas diapun memilih untuk diam. Membiarkan ibunya tetap berfikir sesuai dengan analisisnya sendiri.
" Kamu kenapa menangis santi ? Dan kamu zainal kapan kamu pulang ? Memang kamu saat kelur kota tidak pamit sama santi sampai dia terus bertanya pada ibu kamu dimana dan kapan pulang ? Suami kamu sudah pulang kenapa malah kamu menangis ?" Tanya ibu ratri dengan wajah heran.
" Mas zainal selingkuh bu. Dia keluar kota tidak pamit dengan ku , dia ternyata pergi berlibur dengan selingkuhannya " Ucap santi kini sudah berhenti menangis.
Ibu ratri langsung menatap tajam kearah zainal, zainal sama sekali tidak takut. Dia justru senyum - senyum kearah ibunya tanpa mencari pembelaan diri sama sekali.
" Zainal apa benar yang dikatakan santi ?" Tanya ibu ratri dengan serius.
" Benar bu " Zainal menjawab dengan singkat .
" Sudahlah santi tidak perlu diributkan seperti ini , lagian laki - laki memang diperbolehkan beristri lebih dari satu. Kamu terima saja yang penting zainal masih menafkahimu dengan baik. Lihat rendra juga beristri dua, namun satunya pembangkang." Ucap ibu ratri semakin membuat santi tidak ada harga dirinya.
Padahal dia mengadu agar ibu mertuanya bisa menasehati anaknya supaya meninggalkan wanita selingkuhannya. Apalagi ada kiki dan koko yang membutuhkan kasih sayang dari kedua orang tuanya.
" Tidak bisa begitu bu, aku tidak mau dimadu. Mas zainal itu tidak bisa adil, dia sudah pergi liburan dengan selingkuhannya tanpa meninggalkan uang untuk anak istrinya dirumah. Bahkan sudah 3 bulan ini dia memberi uang sedikit bu, mana wanita selingkuhannya hanya wanita murahan yang miskin. Wanita itu pelayan kantin proyek bu !" Seru santi memberitahu siapa sosok wanita selingkuhan sang suami.
Jantung ibu ratri seakan ingin berhenti berdetak, ternyata selimgkuhan anak kesayangannya hanya seorang wanita pelayan kantin proyek.
" Pelayan kantin ? Kamu ini bodoh apa bagaimana zainal ? Kalau mau berpoligami cari wanita yang sederajat sama kamu, yang berpendidikan dan yang penting dia punya penghasilan. Bukan wanita miskin dan murahan seperti itu, contoh rendra dia mencari istri yang memang sepadan dengan nya. " Ucap ibu ratri membanggakan menantu barunya.
Haahhhhh
Pak iwan pusing dengan masalah dikeluarga barunya , dari awal masuk rumah sampai hari ini masalah terus berdatangan dan tidak ada habisnya juga. Pak iwan keluar rumah dan pergi mengendarai motornya.
" Zainal jatuh cinta sama wanita itu bu, zainal berencana bulan depan menikahi Anita. Wanita itu bernama anita bu, dia cantik seksi dan masih muda. " Ucap zainal membuat hati santi semakin sakit.
Sebenarnya selama ini santi tidak dinafkahi dengan baik oleh zainal. Dia hanya diberi nafkah 2 juta untuk satu bulan dan itu juga untuk uang jajan kedua anaknya. Bahkan uang 500 ribu yang selama ini diberikan kepada ibu mertuanya diambil dari jatah bulanannya. Dia mencoba menutupi kebobrokan suaminya namun sang suami justru menghianatinya.
__ADS_1
Rasa bencinya kepada anisa berawal saat rendra membawa anisa kerumah untuk dikenalkan dengan keluarganya. Zainal selalu mencuri - curi pandang kearah anisa bahkan secara diam - diam zainal memotret anisa. Foto itulah yang setiap hari zainal pandangi dan mulut terus menceritakan tentang kecantikan anisa. Dari situlah santi sangat membenci anisa dan berusaha menghancurkan rumah tangga anisa dan rendra, namun sekarang dia juga merasakan apa yang dialami anisa.
Sore ini santi menceritakan semua keluh kesahnya yang sudah dia pendam sendiri selama bertahun - tahun dia pendam sendiri. Semua tercengang mendengar penuturan santi, termasuk rendra. Zainal hanya menundukkan kepalanya.
" Mas zainal juga pernah mengintip anisa saat hendak memakai baju. Memang tidak terbuka semuanya, hanya bagian atasnya saja yang terlihat. Aku sudah menegurnya tapi dia bilang tidak akan macam - macam dan hanya untuk koleksinya. Aku awalnya tidak masalah , tapi lama - lama aku bosan karena mas zainal terus memuji kecantikan anisa sampai akhirnya aku hapus video itu dari ponselnya " Ucap santi menceritakan apa yang pernah terjadi.
Bughh... Bughh
Dua bogeman mendarat sempurna di wajah zainal hingga dia mengaduh kesakitan. Rendra tidak menyangka jika selama ini kakaknya adalah lelaki bejat yang sudah mengagumi dirinya.
" Dasar lelaki tidak punya moral kamu mas !" Seru rendra hampir saja memukul zainal lagi namun langsung di tarik oleh ibu ratri.
" Hentikan rendra, tolong hentikan !! Jangan saling memukul kalian ini kakak beradik. Sudah rendra, malu didengar tetangga. Zainal santi sekarang lebih baik kalian pulang, nanti kalau sudah redam emosinya kita bicara lagi " Ucap ibu ratri mengakhiri perkelahian antara rendra.
Erika mengepalkan tangannya saat melihat rendra masih membela anisa secara mati - matian . Bahkan tidak memperdulikan kehadirannya sama sekali, seolah tidak dianggap oleh rendra.
" Mas aku ini istrimu, segitunya kamu membela anisa yang akan menjadi mantan istrimu. Aku di sampingmu tapi tidak kamu perdulikan " Ucap erika justru semakin membuat rendra marah.
" Diam kamu !! Dasar wanita murahan ! " Bentak rensra dengan lantang.
Rendra meninggalkan perkumpulan para manusia yang bisanya hanya membuatnya pusing dan emosi. Santi dan zainal juga pulang kerumahnya, ibu ratri masuk kamarnya. Hanya tinggal erika saja yang ada di ruangan itu.
* Anisa !! Tunggu pembalasan ku * Gumam erika dengan mengepalkan kedua tangannya erat - erat.
***********
RATE BINTANG 5 NYA YUK KAK.
JANGAN LUPA UNTUK TERUS MENDUKUNG KARYA - KARYA AUTHOR YA KAK.
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️