Keluarga Suamiku Ternyata Benalu

Keluarga Suamiku Ternyata Benalu
Pandai bergoyang


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Rendra menemui anisa dan mengajak anisa turun kebawah untuk berbicara bertiga dengab erika. Rendra tidak mau yang dia anggap kesalah pahaman itu terus berlarut - larut. Dia tidak mau anisa terus mengacuhkannya.


" Jadi kamu tidak terima dengan peraturan yang sudah aku buat dirumah ku sendiri ?" Tanya anisa dengan lantang.


Rendra protes karena bik marni hanya menyediakan makan dan minum untuk anisa. Rendra meminta bik marni bekerja seperti biasanya. Tanpa harus pilih - pilih, rendra juga mau membantu uang bulanan dan gaji bik marni.


" Kamu jangan songong anisa ! Kita ini sama - sama istrinya mas rendra jadi kita punya hak yang sama dirumah ini. Jangan kira kamu istri pertama jadi kamu bisa berkuasa, bik marni itu cuma pembantu dirumah ini dan sudah wajar dong kalau dia mengerjakan semuanya." Erika bicara tanpa ada rasa malu sedikitpun padahal dia tinggal dirumah anisa juga hanya menumpang.


" Maksud kamu, kamu mau jadi Nyonya dirumah ini ?'" Tanya anisa dengan senyum sinis.


" Iya dong. Aku sekarangkan istrinya mas rendra juga, jadi mas rendra juga harus adil. Aku juga mau tidur dikamar lantai dua, lantai atas kan ada dua kamar jadi jika mas rendra mau pindah ke kamarku tidak perlu turun tangga. Iya kan mas ?" Tanya erika dengan manja sambil memeluk lengan rendra.


" Diam kamu erika !!" Bentak rendra kesal.


Hahahaa


Anisa tertawa lebar, merasa ada yang lucu. Bisa - bisa nya erika mau menjadi nyonya dan minta dilayani ini itu dan meminta kamar yang ada di lantai atas juga


" Jangan banyak minta jika disini cuma menumpang. Mas,ajari istri barumu ini etika dan sopan santun. Jika kalian tidak terima peraturan yang aku buat kalian bisa angkat kaki dari rumah ini. Dan satu lagi mas, aku tetap ingin kita bercerai !!" Seru anisa menatap tajam rendra.


" Kenapa kamu jadi keras kepala begini sih nis ?. Apa karena sekarang kamu banyak uang jadi kamu bisa semau kamu memperlakukan aku, aku ini suami kamu dan selamanya akan menjadi suami kamu. Aku tidak akan pernah menceraikanmu !" Jawan rendra lantang.


" Mas kenapa tidak kamu ceraikam saja sih wanita mandul ini " Seru erika membuat suasana menjadi semakin panas.


Plakkkk

__ADS_1


Satu tamparan malam ini berhasil mendarat sempurna dipipi eriks, namun kali ini tamparan berasal daelri tangan sang suami tercintanya, Rendra. Erika memegang pipinya yang panas dan memerah akibat tamparan yang diberikan oleh rendra.


" Mas kamu menamparku. Hikss...Hikss.. " Ucap erika dengan air mata buayanya.


" Kamu bisa diam tidak ? Jangan memperkeruh suasana , aku masih bicara dengan anisa jadi kamu diam dan jaga mulut busukmu itu " Bentak rendra kasar.


" Jangan banyak drama dirumah ku. Begini saja malam ini kalian aku izinkan bermalam dirumah ini tapi besok pagi kalian harus angkat kaki dari sini. Aku tidak mau mendengar alasan apapun dari mulut kalian berdua. Ingat ya mas, besok pagi ! Rumah ku ini bukan penampungan, dan bawa pergivgundikmu ini dari rumah ku. " Ucap anisa ketus sambil melirik erika yang memelototkan matanya.


Anisa menaiki anak tangga dan menuju kamarnya, keputusan mengizinkan rendra tinggal dirumahnya sampai ketuk palu kini sudah tidak berlaku lagi. Itu semua berubah karena rendra membawa serta erika tinggal dirumahnya. Sampai sekarang rendra belum tahu jika anisa sudah mendaftarkan gugatan cerai.


" Mas bagaimana ini ? Aku tidak mau jika harus tinggal dikontrakan atau dirumah ibumu, aku mau dirumah mewah ini. Kamu jangan cuma diam saja dong mas, masak kalah sama anisa sih mas. Kamu juga punya hak dirumah ini,jika dia mengusir kita lebih baik rumah ini dijual saja dan kita bagi rata." Ucap erika mempunyai fikiran yang sangat bodoh.


" Diam erika !! Ini semua gara - gara kamu !, gara - gara kamu rumah tanggaku dan anisa jadi hancur.." Bentak rendra lantang.


" Mas , jangan membentakku. Aku saat ini sedang hamil anak kamu mas. Tolong sedikit saja bersikap lembut kepada ku " Ucap erika memasang wajah sedih.


Rendra hampir lupa jika saat ini erika sedang hamil darah dagingnya. Rendra mengusap air mata erika dan membawa erika dalam pelukannya, wanita hamil memang perasaannya sensitif sekali itu pemikiran rendra.


" Iya " Jawab rendra singkat.


Erika dan rendra masuk ke kamar tamu yang ditempati oleh erika. Dari lantai atas anisa melihat kedekatan antara erika dan rendra, apalagi saat erika mengatakan soal anak nya. Terlihat sekali kasih sayang rendra untuk anaknya, bukan salah anisa jika sampai saat ini dia belum bisa hamil tapi semua itu diluar kuasa anisa.


* Ya Allah... Kuatkan aku dan pertebalkan kesabaran ku. Aku sudah tidak mau bersedih dan menangisi cerita hidup ku dengan mas rendra, biarpun aku rapuh aku tidak mau menunjukkan kesedihanku.* Gumam anisa.


Jam 11 malam anisa turun kelantai bawah karena ingin membuat kopi untuk menemaninya mengerjakan pekerjaan kantor yang memang sengaja dia bawa pulang. Rumah sudah terlihat sepi, bik marni juga sudah tidur di pendopo bagian belakang. Saat anisa melewati kamar tamu yang ditempati oleh sepasang pengantin baru itu terdengar suara d3s@h@n yang saling bersahut - sahutan.


" Aahhh.... Maassss... Aku sangat menyukai permainanmu ini " Suara erika terdengar menjijikan di telinga anisa.


Sekuat hati anisa menempelkan telinganya di pintu dan mendengarkan suara permainan olah raga dari pengantin baru itu. Anisa sudah menguatkan dirinya agar tidak menangis,baginya seorang pengkhianat tidak bisa dimaafkan dan tidak perlu terus menerus ditangisi.


* Menjijikan, apa mereka tidak malu . Kamar ini itu tidak kedap suara, bisa - bisanya mereka bermain seperti itu . * Gumam anisa.


Anisa tidak mau menghentikan permainan mereka, bagaimanapun mereka sudah sah. Tidak berzina seperti dalam video. Jika mereka belum sah atau mereka berzina sudah pasti anisa akan menghentikan permainan mereka. Anisa justru membuka pintu kamar itu dan menonton adegan ranjang di hadapannya secara live.

__ADS_1


* Anisa...mas sangat merindukan mu. Seandainya saat ini yang bermain dengan ku adalah kamu pasti aku akan membuat mu tidak bisa bangun lagi. Tapi sekarang hanya erika yang bisa memuaskan ku, terpaksa aku bermain dengan erika * Gumam rendra disela-sela permainannya.


Kini erika yang memimpin komando, dia terus bergerak dan berputar dengan lihainya sampai rendra benar - benar dibuat melayang tinggi oleh permainan erika.


" Emmm.... Erika ! Kamu memang luar biasa , kamu tahu yang aku mau erika. Terus erika.. Terus.... " Racau rendra sambil memejamkan matanya.


" Iya sayang. Kamu nikmati saja permainan ini, pokoknya aku akan memberikan servise terbaikku untuk mu sayang. Emm.... ahhh..." Seru erika .


Tanpa mereka sadari sepasang mata sedari tadi menonton secara live di ambang pintu. Ada sedikit rasa pilu, tapi itu hanya sedikit saja. Anisa harus terbiasa, karena rendra dan erika adalah sepasang suami istri. Dan sebentar lagi dia dan rendra akan berakhir.


Prokk... Prokk.. Prokk..


Anisa bertepuk tangan sambil menyunghingkan senyum jahatnya.


Rendra dan erika langsung menoleh kearah sumber suara. Saat mengetahui anisa ada di depan pintu dalam seketika rendra mendorong erika , beruntung dia terjatuh masih diatas kasur.


" Anisa ... Maaf ini tidak seperti yang kamu kira" Ucap rendra buru - buru memakai celana nya.


" Maksudnya ?. Hahaaa... Rendra - rendra aku bukan anak kecil yang mudah kamu bodohi. Aku melihat wajahmu sangat menikmati goyangan wanita murahan itu. Sudahlah rendra aku tidak akan marah atau melarangmu, lagipula kalian memang suami istri kan. Cuma aku minta kecilkan suaramu atau jangan melakukan dirumah ku ! Ingat hanya malam ini kalian bisa menginap, besok harus sudah pergi." Seru anisa mengingatkan.


" Bilang saja kalau kamu iri. Kamu bisa lihat sendirikan kalau mas rendra menyukai goyangan ku. " Ucap erika dengan bangganya.


" Goyangan wanita murahan. Sudah berapa lelaki yang kamu goyang, sepertinya kamu berpengalaman sekali ya. Kalian memang cocok sama - sama murahan " Seru anisa tersenyum sinis.


Erika langsung terdiam, ucapan anisa tadi membuatnya gugup. Memang benar bukan hanya rendra saja yang berhasil digoyangngnya, bahkan atasan dikantor dan ayah temannya pun sudah pernah merasakan goyangannya. Belum mantan pacarnya dan teman - teman di klub malamnya.


*********


RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK.


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA.


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2