
Seekor roh harimau putih yang besar muncul di belakang Tian Lei, ia mengarahkan kepalanya ke arah langit dan bersiap untuk mengaum dengan keras.
Saat energi yang besar telah berkumpul di dalam mulut harimau putih, harimau putih itu mengambil nafas panjang dan mengaum dengan keras.
Groar!!
Gelombang suara yang sangat dahsyat menyebar ke seluruh tempat itu, mereka yang terkena gelombang suara ini sama sekali tidak bisa bergerak dan harus menerima dengan pasrah untuk di pukul mundur oleh serangan ini.
Keempat orang yang menyatukan kekuatan mereka sebelumnya kini telah terpisah, mereka sekarang hanyalah empat orang dengan kekuatan Immortal bintang 2.
Setelah energi spiritual harimau putih menghilang, Tian Lei melirik ke arah salah satu dari empat orang yang melawannya tadi.
Tian Lei dengan cepat melesat menuju orang yang ia lihat, Pedang Penghancur Langit di tangan kanannya telah siap untuk ia tebaskan.
Saat Tian Lei masih dalam perjalanan, dua sosok pria melesat ke arahnya, mereka adalah Feng Xuan dan Feng Jia.
"Jangan lupakan kami!" Ucap Feng Xuan yang menyerang dari arah kanan Tian Lei dengan sebuah pedang panjang di tangan kanannya.
Sementara Feng Jia, dia telah berhasil menghubungi Feng Li dan Feng Shi dan menyerang Tian Lei dari arah kiri dengan pedang yang lebar di tangan kanannya.
Mereka berdua dengan kecepatan penuh hampir menabrak Tian Lei, Tian Lei dengan cepat melirik mereka berdua bergantian.
"Heh, baru mau turun tangan?" Ucapnya dengan pelan, ia kemudian menghentikan langkahnya dan menghadap ke arah Feng Xuan.
Feng Xuan dengan cepat menebaskan pedangnya ke arah Tian Lei, mereka berdua kini seperti sedang melakukan duel pedang antar ksatria.
Suara dentingan senjata terus terdengar di sana, kedua orang itu bertarung dengan seimbang, walau Tian Lei tidak menggunakan energi pedangnya.
Di saat itu juga, Feng Jia melakukan serangan juga, ia menusukkan pedangnya ke arah punggung Tian Lei.
Merasakan itu, Tian Lei mengendalikan pedangnya dan dengan ketepatan yang hebat, Tian Lei bisa menahan serangan itu.
Tian Lei memutar tubuhnya dan mengangkat kaki kanannya, ia menendang Feng Jia hingga akhirnya Feng Jia menabrak dinding gerbang.
__ADS_1
Feng Xuan yang melihat itu memanfaatkan kesempatan dan menyerang Tian Lei dengan pedangnya.
Tian Lei dengan cepat ingin melakukan reaksi, tapi saat itu juga tubuhnya seperti di sambar oleh kilat, ia mendapatkan keberuntungan untuk naik tingkat di pertarungan itu.
Tian Lei memegang bagian dadanya yang terasa seperti di sambar petir, akibatnya ia harus menerima sedikit sayatan pada wajah tampannya.
Energi spiritual yang mengalir dalam tubuh Tian Lei bergejolak dengan kuat, ia tidak begitu mengetahui penyebabnya. Berfikir untuk mendapatkan sebuah kesempatan untuk menerobos tanpa harus mencarinya adalah keberuntungan yang besar.
Tapi, tempat untuk melakukan peningkatan kekuatannya kali ini terlalu buruk, namun jika ia tidak mengambil kesempatan ini ia mungkin tidak akan menemukan kesempatan yang sama dalam waktu dekat, mungkin ia juga akan mati meledak dalam pertarungan.
Ini berbeda dari saat ia menerobos secara mendadak saat bertarung dengan Sun Wu, itu adalah pemberian dari Sun Wu Dan Sun Wu tidak serius dalam menghadapinya.
Tapi kali ini, ia harus mengendalikan gejolak energi spiritual dalam tubuhnya dahulu agar ia tidak meledak, dan itu harus di lakukan secara perlahan.
Setelah Tian Lei menerima satu sayatan kecil di wajahnya, ia memberikan tatapan yang sangat mengerikan dan dengan cepat mengambil langkah untuk mundur dan mendarat di daratan.
Tian Lei masih menahan rasa sakit di dadanya, ia menggertakkan giginya dan melihat orang-orang di depannya dengan gelisah.
Semua orang yang melihat sikap Tian Lei saat ini tersenyum, mereka sepertinya mengetahui apa yang terjadi pada Tian Lei saat ini.
Semua orang mengangguk, termasuk Feng Jia yang telah terluka, ia kembali berdiri dan dengan bersamaan melesat dengan yang lainnya.
Saat Tian Lei melihat orang-orang hampir mencapai tempatnya, ia mengambil langkah untuk mengeluarkan teknik Bayangan Tubuh Emas.
"Bayangan Tubuh Emas!" Tian Lei berteriak keras dan cahaya emas yang sangat terang menyinari tempat itu.
Sinar emas itu sangat menyilaukan, hingga keenam orang tadi harus menghentikan langkahnya dan menutup matanya.
Setelah cahaya emas menghilang, mereka membuka mata mereka dan dapat melihat bahwa Tian Lei kini telah berubah menjadi empat tubuh.
Bayangan Tubuh Emas Tian Lei sepertinya telah mendapatkan peningkatan yang luar biasa, Tian Lei kini bisa mengeluarkan tiga bayangan tubuh dengan tingkat kultivasi 2 bintang di bawahnya. Dengan kata lain, ketiga bayangan Tian Lei kini berada di tingkat Mahayana bintang 5.
"Kalian tahan mereka untuk beberapa menit. Aku harus melakukan pekerjaanku..." Ucap Tian Lei.
__ADS_1
"Baik!" Jawab ketiga bayangan Tian Lei dengan serentak dan Tian Lei yang asli duduk bersila, ia mulai bermeditasi untuk bisa naik tingkat dengan aman.
Sementara itu, di atas sebuah pohon yang rindang, Yu'er dan Ni Xien telah bersembunyi di sana dengan baik, mereka dari tadi telah melihat pertarungan Tian Lei.
Tapi, saat ini mereka memancarkan aura kekhawatiran di wajah mereka karena Tian Lei tampaknya terdesak.
"Kakak, ayo kita tolong kak Tian Lei!" Yu'er berkata dengan panik sambil menggoyang-goyangkan lengan kakaknya.
Ni Xien melihat ke arah tempat pertarungan dengan matanya yang menyipit. "Mereka semua berada di tingkat Immortal, mustahil untuk menang melawan mereka..." Ucap Ni Xien.
"Tapi, bukankah ada tiga belahan tubuh kak Tian Lei disana? Kita pasti masih memiliki harapan untuk menang jika bisa mengulur waktu untuk kak Tian Lei..." Ucap Yu'er dengan yakin.
Melihat keyakinan pada sorot mata adiknya, Ni Xien menghela nafasnya, ia menggosok-gosok rambut adiknya dengan telapak tangan kanannya.
"Baiklah. Ayo pergi, tapi kau tidak perlu bertarung..." Ucap Ni Xien.
Yu'er dengan cepat mengangguk. "En, baiklah..."
Ni Xien lalu menggendong adiknya di depan dadanya, ia melompat dengan pijakan yang kuat, dan pergi ke arah Tian Lei dengan cepat.
Hanya dalam hitungan detik, mereka berdua telah sampai di sana dan sorot mata semua orang tertuju pada mereka berdua.
"Oh? Kakak beradik ini..." Ucap salah satu bayangan Tian Lei.
Feng Xuan menyipitkan matanya saat menatap Ni Xien dan adiknya. "Ni Xien? Jika dia ada disini, maka Kang Li telah..." Feng Xuan tidak melanjutkan kata-katanya.
Ni Xien melihat ke arah Feng Xuan. "Sayang sekali, saat itu dia tidak beruntung sampai harus bertemu dengan seekor Naga yang kuat..." Ucapnya, bahunya sedikit ia angkat saat ia berbicara.
"Hwaa!!!" Feng Xuan melesat dengan sangat cepat ke arah orang-orang yang akan melindungi Tian Lei.
"Ayo" Ucap Feng Jia dan yang lainnya, mereka ikut melesat ke depan untuk menghentikan kenaikan tingkat Tian Lei.
Salah satu Bayangan Tubuh Emas Tian Lei melirik ke arah Ni Xien dan adiknya. "Kalian tetap di sini sebagai pertahanan terakhir dan kami akan mencoba menahan mereka..." Ucapnya.
__ADS_1
"Baik!" Kedua kakak beradik itu mengangguk bersamaan.
"Maju!" Ucap bayangan Tian Lei tadi dan kedua bayangan lainnya ikut melesat ke arah orang-orang yang sedang menuju ke tempat mereka.