LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Situs Peninggalan Kaisar Shenwu (2)


__ADS_3

Kemudian, Shen Jian membuat energi pedangnya semakin membara untuk menerangi lorong dengan jarak yang lebih jauh.


Xiao Hong mulai berjalan ke depan dan ketiga orang yang lainnya mengikuti di belakang.


Ketika mereka hanya berjarak dua meter dari empat patung es, mata para patung es ini mulai mengeluarkan sinar merah dan bergerak untuk membentuk benteng di depan Xiao Hong dan yang lainnya.


"Ayo maju!..." Ucap Xiao Hong yang tak segan lagi dan memimpin untuk menyerang keempat patung es di depan.


Bang!


Setiap orang berhadapan dengan satu patung es, setiap patung es ini hanya memiliki kekuatan di tingkat Sovereign bintang 6 dan sangat mudah bagi Xiao Hong dan yang lainnya untuk menghancurkan mereka.


Ini terbukti dengan mereka yang telah menghancurkan patung batu hanya dengan beberapa serangan saja.


Tapi, setelah empat patung batu ini hancur menjadi bongkahan es yang lebih kecil, ke semua bagian dari patung batu ini mulai bergetar dan bergerak untuk menyusun tubuh empat patung barbie yang sebelumnya.


Xiao Hong dan yang lainnya menatap empat patung batu yang telah pulih di depan mereka dengan tatapan bingung.


"Apa-apaan ini?..." Ucap Xiao Hong dengan heran.


"Semuanya, patung-patung itu tampaknya memiliki sumber kehidupannya masing-masing. Temukan sumber kehidupan itu dan ambil lalu berikan padaku..." Ucap Shen Jian di belakang sana yang terlambat memberikan informasi.


Semua orang mengangguk dan sekali lagi mereka melesat bersama untuk menyerang keempat patung es ini.


Dalam tiga menit saja, patung es ini telah hancur beberapa kali dan semua orang akhirnya menyadari satu keberadaan yang memungkinkan untuk menjadi sumber kehidupan dari empat patung es ini.


Itu adalah sebuah kristal biru yang memiliki cahaya gelap tepat berada di dalam kepala masing-masing patung es.


Kini, dengan keyakinan penuh, semua sosok melesat ke arah masing-masing patung es dan hanya mengincar bagian kepala dari sang patung es.


Bang!


Untuk yang kesekian kalinya, secara bersamaan, patung es akhirnya hancur lagi walau hanya di bagian kepalanya saja dan setiap sosok muda masing-masing kini telah menggenggam sebuah kristal biru gelap di tangan mereka.

__ADS_1


Setelah kristal biru gelap ini telah mereka amankan, barulah keempat patung es tadi tidak pulih lagi atau bahkan hidup kembali.


"Kerja bagus..." Ucap Shen Jian yang puas dengan keempat tokoh muda yang saat ini berjalan ke arahnya.


Semua orang kini menyerahkan masing-masing kristal biru gelap di tangan mereka pada Shen Jian.


"Lalu, apa kita akan melanjutkan perjalanan sekarang?..." Tanya Jiang Mu Chen di belakang Shen Jian.


Shen Jian tersenyum dan menggeleng. "Tidak perlu..." Ucapnya setelah menggenggam keempat kristal biru gelap di tangannya.


"Kita akan pergi ke tempat lain mulai dari sini..." Ucap Shen Jian dan mulai menghancurkan keempat kristal biru gelap di tangannya.


Wung! Wung!


Suara mendengung memenuhi seluruh lorong bersamaan dengan munculnya cahaya yang sangat menyilaukan mata yang berasal dari kristal biru gelap yang telah di hancurkan oleh Shen Jian dengan tangannya.


Ketika cahaya menyilaukan ini telah menghilang dan semua orang dapat merasakan bahwa mereka dapat melihat dengan normal lagi, keenam sosok ini segera membuka matanya dan menunjukkan rasa terkejut di wajah mereka.


Ini karena mereka saat ini telah berada di sebuah dunia dengan beberapa pohon yang mengelilingi sebuah padang rumput kering yang cukup luas juga merupakan tempat mereka berpijak saat ini.


"Jadi, kemana kita akan pergi?..." Tanya Jiang Mu Chen saat ia melihat ke sekitar dan hanya menemukan beberapa batu dan rerumputan luas yang di kelilingi pohon di sekitarnya.


Shen Jian kemudian mulai mengangkat pandangannya perlahan ketika ia mulai merasakan sesuatu di langit.


"Ke sana, kita akan ke sana..." Ucap Shen Jian saat ia mulai mengarahkan telunjuknya ke langit.


Semua orang kini mengangkat pandangannya dan melihat sebuah pusaran besar di langit yang mengandung energi ruang dan waktu di dalamnya.


"Tampaknya itu adalah jalan untuk melanjutkan perjalanan kita..." Ucap Shen Jian.


"Tapi, guru bukankah ini terlalu mudah, jika kita benar-benar bisa lanjut dengan masuk ke pusaran di atas?..." Ucap Xie Ningxiang dengan rasa curiga.


Jiang Mu Chen mengangguk. "Benar sekali. Apakah Kaisar Shenwu memang memiliki sifat yang cukup dermawan seperti ini?..." Ucapnya dan wajah Shen Jian kini mulai berangsur-angsur menjadi serius.

__ADS_1


"Yah, yang kalian katakan cukup masuk akal..." Ucap Shen Jian.


Ketika Shen Jian baru saja selesai berkata, seekor serigala hitam bermata merah kini telah melompat ke arah keenam orang ini.


Bang!!!


Ni Xien bergerak dengan sangat cepat dan berhasil meninju serigala hitam yang setara dengan ahli Xiantian itu sampai hancur.


Semua orang segera menurunkan pandangannya dan melihat ke arah datangnya serigala.


"Jadi memang tidak semudah itu ya?..." Ucap Shen Jian dengan dingin setelah melihat apa yang ada di depan tak jauh dari mereka saat ini.


Semua orang kini dapat melihat ribuan serigala hitam bermata merah yang serupa dengan yang sebelumnya, juga ada puluhan atau bahkan ratusan yang ukuran nya cukup besar.


Tapi, yang menjadi pusat perhatian semua orang saat ini adalah sosok pria paruh baya dengan pakaian bulu hewan dan warna kulitnya yang gelap yang tengah menunggangi seekor serigala hitam terbesar di kelompok tersebut.


Sosok pria gelap ini tersenyum ke arah keenam orang di depan sana. "Entah sudah berapa lama, aku akhirnya tiba-tiba terbangun setelah mungkin tersegel di tempat ini. Saat aku bangun, aku sudah mendapatkan tamu ya?..." Ucap pria gelap ini.


Jiang Mu Chen menatap tajam ke arah sosok pria di atas serigala ini dengan alisnya yang terangkat. "Hanya seseorang yang bahkan belum mencapai puncak Sovereign, tapi sudah mengeluarkan kesombongan yang seperti ini..." Ucapnya dengan jijik.


Jiang Mu Chen kemudian maju selangkah dan bersiap untuk mengeluarkan energi petir ungunya.


Tapi, Ni Xien segera merentangkan tangannya untuk mencegah Jiang Mu Chen untuk berbuat sesuatu.


"Senior, jika kalian masuk ke pusaran itu, kalian akan mencapai tempat selanjutnya, bukan?..." Tanya Ni Xien tanpa berbalik.


Shen Jian mengangguk. "Yah, ku yakin begitu..." Ucap Shen Jian dan Ni Xien tersenyum lebar.


"Anda mengatakan bahwa ini mungkin akan menjadi tempat pelatihan kami. Jadi, bisakah kalian meninggalkan aku dan adikku disini untuk bekerjasama melawan mereka?..." Tanya Ni Xien dan Yu'er mengangguk setuju.


Shen Jian memejam sejenak. "Kau yakin? Kau hanya ahli Sovereign bintang 4 saat ini. Yah, meskipun kau dapat menggunakan kekuatan hewan buas yang meningkatkan kekuatanmu, orang itu tetaplah ahli Sovereign yang hampir mencapai puncak Sovereign. Dan lagi, kawanan serigala ini juga memiliki beberapa Sovereign yang lumayan..." Ucap Shen Jian dengan ragu untuk melepaskan kakak beradik ini.


Kemudian, Xiao Hong tersenyum ketika ia menatap punggung Ni Xien. "Senior Shen, guru, kakak ipar, ayo kita pergi. Jangan meremehkan Ni Xien, jika dia menggunakan kekuatan penuhnya sekarang ini, aku yakin bahkan ahli puncak Sovereign pun akan sulit menang darinya..." Ucap Xiao Hong dengan percaya diri.

__ADS_1


Jiang Mu Chen kemudian mengangguk. "Yah, lagipula dia adalah murid dari Wang Dongwu..."


__ADS_2