
Tian Lei segera memerintahkan orang-orang yang terluka untuk berkumpul dan ia akan segera menyembuhkannya.
Setelah berkumpul, mungkin ada sekitar 30 orang yang menerima luka, seperti luka tebasan pedang dan patah tulang.
Sementara untuk yang terluka parah, sepertinya hanya Xiao Hong dan patriak keluarga Li yang menerimanya.
Awalnya, saat Tian Lei akan menyembuhkan mereka, Orang-orang keluarga Li tampak ragu setelah melihat kobaran api hitam yang membara di tangan Tian Lei.
Tapi, setelah mereka merasakan kehebatan penyembuhan api itu, semuanya tampak tak percaya dan kagum dengan api tersebut.
Setelah selesai menyembuhkan anggota yang menerima luka ringan, Tian Lei mulai berjalan menuju tempat Patriak keluarga Li.
Tian Lei berjongkok di dekat patriak keluarga Li dan melihat luka-luka yang ia derita, dan tampaknya itu tak lebih parah dari Xiao Hong.
"Apakah kau bisa menyembuhkannya? Itu tampaknya cukup parah..." Li Quan berucap dengan rasa khawatir.
Tian Lei melirik ke arah Li Quan dan tersenyum samar. "Tenanglah, aku hanya perlu beberapa detik..."
Tian Lei mulai mengeluarkan api hitam di tangannya lagi, ia lalu segera membakar tubuh Li Juantian.
Dalam beberapa detik, Tian Lei kembali menghilangkan api hitamnya dan menyisakan Li Juantian yang telah kehilangan luka-luka di tubuhnya.
Tian Lei menoleh ke arah Li Quan. "Rawatlah ayahmu. Dia akan segera bangun..." Ucapnya dan Li Quan mengangguk.
Setelah peperangan ini benar-benar telah usai, Tian Lei segera membawa Xiao Hong ke sebuah kediaman, kediaman yang disediakan khusus untuk Ning'er dan yang lainnya.
Di dalam sebuah ruangan dengan dua ranjang, tampak Xiao Hong dan Xiao Bai telah berbaring di ranjang masing-masing.
Tampak juga Tian Lei dan Ning'er yang telah berdiri di dekat Xiao Bai yang telah lama tak sadarkan diri.
Tian Lei membuka matanya dan menunjukkan tatapan dengan cahaya ungu yang tampak dapat melihat apapun.
Dalam tatapan Tian Lei saat ini, dia dapat melihat sebuah masalah di dalam tubuh Xiao Bai.
Tatapan mata Tian Lei menjadi serius ketika dirinya mengetahui apa masalah yang ia lihat sekarang ini.
"Racun?..." Pikir Tian Lei.
Tian Lei menggeleng. "Tidak, ini bukan racun biasa..."
Tian Lei semakin memperkuat penglihatannya dan dapat melihat masalah dengan semakin jelas.
Tian Lei memejam dan menghela nafasnya. "Aku tak menyangka mereka benar-benar memiliki ini..."
"Kak Tian Lei, ada apa? Apakah sangat serius?..."
__ADS_1
Tian Lei mengangguk. "Ya, yang membuat Xiao Bai tak sadarkan diri adalah racun petir. Ini adalah senjata rahasia yang tercipta dengan metode tertentu setelah puluhan tahun mengumpulkan petir alami. Racun Petir hanya bisa digunakan satu kali, kemungkinan tetua yang melawan Xiao Bai lah yang menggunakan serangan Petir bersamaan dengan racun Petir..."
"Kalau begitu, apakah masih bisa disembuhkan?!..." Ning'er bertanya dengan wajah yang khawatir.
Melihat hal ini, Tian Lei tersenyum tipis dan meletakkan tangannya di atas kepala Ning'er.
"Jangan khawatir. Sebenarnya hanya orang-orang hebat dari Istana Obat yang bisa menyembuhkan ini. Tapi, aku bahkan ada metode yang lebih baik..." Ucapnya.
Tian Lei meletakkan telapak tangan kanannya di atas pusar Xiao Bai dan mulai menutup matanya.
Kekuatan gelap akhirnya muncul dan membentuk sebuah pusaran yang menyatu dengan telapak tangan Tian Lei.
Tian Lei menguatkan telapak tangannya dan kekuatan gelap juga mulai beraksi.
Perlahan, racun Petir yang menyebar di tubuh Xiao Bai mulai tertarik si satu titik di dalam tubuhnya dan akhirnya ditarik paksa oleh pusaran hitam untuk keluar dari tubuh Xiao Bai.
Hanya membutuhkan waktu beberapa menit, Tian Lei akhirnya berhasil mengeluarkan semua racun Petir di dalam tubuh Xiao Bai.
Tian Lei menghela nafas lega. "Akhirnya selesai..." Ucapnya dan Ning'er segera mengelap keringatnya yang membasahi dahinya.
Setelah selesai beristirahat, Tian Lei melihat ke arah Tian Lei. "Ning'er, kau tidurlah. Aku akan tetap disini dan menjaga mereka..." Ucap Tian Lei.
Ning'er hanya menurut dengan anggukan kepala dan mulai keluar dari ruangan untuk pergi ke ruangannya.
Tian Lei mengeluarkan sebuah kotak hitam dari dalam sana dan mulai memperhatikannya dengan seksama.
"Dari semua benda yang ada di dalam cincin penyimpanan ini, hanya kotak hitam ini yang membuatku tertarik untuk mengambil cincin penyimpanan ini. Dan sisanya, mungkin akan berguna untuk pembangunan kembali kota ini..."
Tangan Tian Lei bergerak dan membuka kotak hitam di dalam pangkuannya.
"Ini... Buah Petir?!..."
Betapa terkejutnya Tian Lei setelah mengetahui apa yang ia temukan di dalam kotak tersebut.
Buah Petir, atau Buah Spiritual Petir, ini adalah salah satu sumberdaya langka yang sangat memerlukan keberuntungan untuk menemukannya.
Terlebih lagi, yang ada di dalam kotak adalah Buah Spiritual Petir Ungu. Ini adalah hal yang sangat langka untuk di temukan.
Sebagai pemberitahuan, Buah Spiritual Petir terbagi menjadi empat jenis yakni Buah Spiritual Petir Hijau, Merah, Ungu, dan hitam.
Jika Buah Spiritual Petir Ungu adalah hal yang sangat langka, maka Buah Spiritual Petir Hitam adalah hal yang sangat mustahil untuk ditemukan.
Tapi, tidak untuk Tian Lei. Karena dirinya dulu selalu melakukan hal gila, bukan mustahil baginya untuk mendapatkan sesuatu yang mustahil bagi orang lain.
Tian Lei tersenyum menatap buah ungu dengan kandungan Petir yang ia pegang di tangan kanannya.
__ADS_1
"Si bodoh itu. Memiliki sumberdaya yang mampu membuatnya menerobos bintang 7, tapi malah membuang waktu untuk bertarung karena hal sepele. Benar-benar generasi terburuk Sekte Petir Ganas..."
"Tapi, aku juga harus berterimakasih padanya karena telah menyediakan sumberdaya ini untukku..."
Tian Lei mulai memakan buah spiritual petir hingga habis dan mulai menggunakan teknik kultivasi nya untuk memurnikan kandungan buah spiritual Petir yang telah ia konsumsi.
Tian Lei membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuknya bisa memurnikan semua kandungan buah spiritual petir.
Setelah semuanya telah selesai, dantiannya mulai bergejolak untuk melakukan kenaikan tingkat karena sebenarnya dirinya memang telah berada di puncak Sovereign bintang 5.
Tian Lei mulai membuka matanya dan meluapkan semua energi yang mengamuk dalam dirinya.
Bersamaan dengan ini, kuktivasi Tian Lei segera naik ke Sovereign bintang 6.
Tian Lei tersenyum puas. "Heh, dengan ini, seharusnya dapat menghadapi Sovereign bintang 9..." Ucapnya.
.
Satu bulan kemudian.
Hari-hari berlalu dengan cepat, sudah terlewati satu bulan sejak peperangan keluarga Li melawan sekte Petir Ganas.
Semua sumberdaya dan kekuatan dari sekte Petir Ganas juga telah berpindah ke kota Gunung Biru.
Semua kekuatan dan keluarga kaya di kota Gunung Biru bekerjasama dan mulai membangun kembali kota Gunung Biru sejak sehari setelah perang usai.
Kekayaan sekte Petir Ganas dan Kekayaan dari cincin penyimpanan Feng Lei semuanya dikerahkan untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan kota.
Jika tidak ada halangan apapun, seharusnya kota Gunung Biru dengan kekuatan berkali-kali lebih hebat akan selesai dalam tiga bulan kedepan.
Nantinya, kota Gunung Biru pastinya akan menjadi kota terkuat dan diakui sebagai penguasa Xibian Utara.
Di armada kapal dimensi ruang dan waktu kota Gunung Biru yang telah selesai diperbaiki, Tian Lei dan yang lainnya telah berkumpul untuk berangkat ke tujuan utama mereka.
Disana juga telah berkumpul patriak keluarga Li, Li Quan dan beberapa tetua keluarga Li yang mengantar kepergian mereka.
"Semuanya, terimakasih atas bantuan kalian selama ini. Dan maaf karena tak bisa membantu pembangunan kota ini..." Tian Lei memberi hormat dengan kedua tangannya yang mengepal.
"Hahaha, junior Tian Lei benar-benar sungkan. Yang seharusnya berterimakasih adalah kami, karena anda telah membuat kekuatan keluarga Li menjadi berlipat ganda... " Ucap patriak Li dan orang-orang dj belakangnya segera menunduk.
Li Quan menatap Tian Lei. "Lalu, kemana tujuan kalian selanjutnya?..."
Tian Lei tersenyum. "Istana Petir Utara, Zhongjian!..."
"Baiklah, semuanya, kami pamit..." Ucap Tian Lei dan mereka semua segera menaiki kapal dimensi ruang dan waktu yang sangat megah.
__ADS_1