LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Susunan roh: Hewan Buas Tak Berujung


__ADS_3

Satu jam kemudian.


Keadaan di depan menara Naga Biru menjadi sangat ramai, semua orang saling berbisik-bisik satu sama lain.


Banyak juga sosok yang melihat ke sebuah proyeksi kecil yang menyerupai menara Naga Biru.


Proyeksi kecil itu sangat mirip dengan menara Naga Biru, bahkan jumlah lantainya juga berjumlah lima lantai.


Di bagian lantai satu di dalam proyeksi itu, tampak sebuah titik emas kecil yang telah lama muncul sejak Tian Lei memasuki menara.


Dan ya, titik kecil itu merupakan titik letak dari posisi Tian Lei saat ini.


Sudah satu jam titik kecil itu tetap berada di tempatnya, yang artinya Tian Lei sama sekali belum menyelesaikan ujian pada lantai pertama.


Hal ini pun membuat semua orang terheran-heran, bahkan peringkat seratus dalam daftar ujian menara Naga Biru saja hanya memerlukan waktu 40 menit untuk menyelesaikan ujian lantai satu.


Dan Tian Lei bahkan dalam satu jam belum bisa menyelesaikannya. Dalam benak setiap murid yang ada di sana, terukir sebuah pertanyaan yang sama. "Apakah benar, dia adalah murid baru yang mengalahkan peringkat kedelapan?"


.


Diantara kerumunan murid yang berkumpul di depan menara Naga Biru, empat sosok murid terkenal berdiri dengan tatapan serius menatap ke arah proyeksi.


Dalam tatapan mata mereka, ada yang menunjukkan tatapan heran juga tak percaya dengan hal yang di lihat.


Chen Tian menoleh ke arah Li Quan setelah beberapa saat menatap proyeksi.


"Apakah kau yakin anak ini akan mengalahkan peringkat ku?..." Chen Tian tampak tak percaya dengan yang di katakan Li Quan sebelumnya.


Li Quan melihat ke arah Chen Tian juga, ia mengangkat kedua bahu dan alisnya. "Siapa yang tahu? Lagipula, kita tidak tahu apa yang terjadi di dalam sana. Dan peringkat dalam ujian menara Naga Biru ini diukur bukan dari waktu yang digunakan, tapi dari hasil akhir yang di dapatkan..." Ucap Li Quan.


Chen Tian mengangkat alisnya. "Aku heran, bahkan di wilayah xibian, kau tidak pernah menganggap orang-orang jenius karena kau memiliki petir langit, lalu mengapa kau begitu percaya pada anak ini?..."


Fang Yan yang penasaran dengan alasannya lalu melihat ke arah Li Quan, begitu pula dengan Mu Qinlong.

__ADS_1


Walaupun Mu Qinlong sudah mengetahui kehebatan dari Tian Lei, tapi ia merasa bukan hanya karena kekuatan itu yang membuat Li Quan begitu menganggap keberadaan Tian Lei.


Li Quan menggeleng. "Entahlah, aku juga tidak tahu..." Ucap Li Quan dan membuat ketiga sosok di dekatnya bingung dengan alis terangkat.


"Aku sering melakukan pertarungan pada orang-orang walau aku juga pernah mengalami kekalahan, tapi aku tidak pernah takut hingga tubuhku bergetar, apalagi sampai membuat petir permata hijau milikku sampai ketakutan. Karena itulah, aku tidak begitu menganggap orang lain. Tapi... Tian Lei berbeda. Saat aku pertama kali bertarung melawannya, aku sama sekali tidak menunjukkan ketakutan, tapi petir permata hijau dalam diriku seakan bergetar ketakutan dan itu adalah kali pertama ia ketakutan. Orang yang bisa menciptakan keadaan seperti ini pastilah bukan orang biasa. Karena itulah aku menganggap dia tidak biasa..." Sambung Li Quan dan ketiga sosok mengangguk paham.


Chen Tian lalu melihat ke arah proyeksi dan berkata. "Jika seperti itu, aku bisa mengerti dengan sikap yang kau tunjukkan..."


.


Sementara itu, tepat di depan proyeksi, ketiga orang tua menatap proyeksi dengan serius, tampaknya ketiganya sama-sama mengetahui apa yang sedang terjadi.


Jie Long Xuan melihat ke arah Zui Zhang Li. "Senior..." Ucapnya.


Zui Zhang Li mengangguk seolah mengetahui apa yang akan di katakan Jie Xuan Long selanjutnya.


"Ya... Anak ini... Dia telah memicu Susunan Roh Hewan Buas Tak Berujung..." Ucap Zui Zhang Li dengan pelan.


"Tapi... Senior, bukankah yang kita ketahui selama ini hanya seorang kultivator tingkat Xiantian yang mampu memicu Susunan Roh itu? Apakah Tian Lei juga..."


Zui Zhang Li tersenyum samar. "Bukankah itu sudah jelas sekarang ini? Bukan kebetulan saat dia menghilang beberapa waktu, Zhi Xing bisa terbunuh..."


Zui Zhang Li melirik ke arah Jie Xuan Long. "Bukankah begitu, tetua Jie?..."


Tetua Jie memejam dan mengangguk perlahan. "Benar, aku dulu sempat meremehkannya dan melarangnya untuk mengambil misi itu. Tapi aku tidak menyangka bahwa ia akan berhasil..."


Raut wajah Xi Liang semakin serius saat tetua Jie telah menyelesaikan perkataannya.


"Kalau memang begitu, bukankah akan ada perubahan dalam menara Naga Biru saat ini?..." Ucap Tetua Xi Liang.


Zui Zhang Li mengangguk, ia mengangkat wajahnya dan membuat matanya menyusuri seluruh lantai menara hingga ke puncaknya.


Saat menatap kepala Naga Biru dengan serius, ia berkata. "Ujian dalam menara Naga Biru untuk Tian Lei akan berbeda. Untuk lantai pertama, ia akan menghadapi Susunan Roh Hewan Buas Tak Berujung. Dan untuk lantai selanjutnya, aku tidak begitu mengetahuinya, karena selain pendiri sekte, tidak ada orang lain lagi yang tahu. Dan yang jelas, tidak ada jalan keluar setelah kau mengaktifkan perubahan dimensi, jika ingin keluar, maka harus mencapai lantai teratas..." Ucapnya.

__ADS_1


"kalau begitu, bukankah Tian Lei harus berhasil? Lalu, bagaimana jika Tian Lei tidak sanggup? Apakah kita akan membiarkan dia mati?..." Tanya tetua Xi Liang dengan serius.


Zui Zhang Li tersenyum samar. "Tetua Xi, anda tenang saja. Jika ada kendala yang mengancam nyawa Tian Lei, aku bisa menggunakan Hajat Naga untuk mengeluarkannya dari dalam dimensi di dalam menara..." Ucapnya.


Patriak Zui Zhang Li melihat ke arah proyeksi menara dan kembali berkata. "Saat kita masih menjadi murid sekte, aku sempat mendengar bahwa seorang patriak sekte naga biru akan menerima Artefak tingkat Suci yang bernama Hajat Naga. Artefak itu memungkinkan penggunanya untuk keluar masuk empat lantai terbawah di dalam menara. Bahkan jika ada yang mengaktifkan perubahan dimensi, aku tetap bisa memasuki dimensi itu untuk menyelamatkan murid sekte..."


Xi Liang menghela nafas lega setelah mendengar hal yang di katakan Zui Zhang Li, ia mengelus dadanya dan berkata dengan lega. "Syukurlah kalau begitu..." Ucapnya.


.


Di dimensi dalam menara Naga Biru lantai pertama, Tian Lei duduk di atas tumpukan mayat hewan buas yang menggunung, entah sudah berapa banyak hewan buas yang ia bantai di tempat tersebut.


Tian Lei menatap ke sekelilingnya dan tetap saja sama seperti yang sebelum-sebelumnya, semakin ia membunuh monster-monster di tempat tersebut, monster-monster yang muncul semakin banyak juga semakin kuat.


Tian Lei memejam dan menghela nafasnya. "Baiklah, ini tidak salah lagi. Sudah pasti aku berada di dalam susunan roh tipe ilusi yang kuat..." Gumam Tian Lei.


Tian Lei lalu berdiri di puncak mayat-mayat dan meregangkan otot-ototnya. "Aku sudah cukup bersenang-senang, tampaknya sudah saatnya aku naik ke lantai dua..." Ucapnya.


Tian Lei membuka matanya dan pupil matanya telah berubah menjadi warna ungu dengan tatapan yang mendominasi.


Pertama kali memandang, Tian Lei langsung mendapatkan jantung dari susunan roh yang mengurungnya saat ini.


Dalam pandangan Tian Lei saat ini, ia dapat melihat seekor monster serigala berwarna abu-abu dengan tulang-tulang yang ada di punggungnya, itu adalah hewan buas tingkat 7, Serigala Tulang Abu-abu.


Setelah mendapatkan posisi dari jantung susunan roh ini, yakni Serigala Tulang Abu-abu yang dilihat Tian Lei tadi, Tian Lei segera menggenggam pedangnya dengan erat dan menghilang dari tempatnya saat ini.


Hembusan angin yang begitu halus tercipta oleh jalur udara yang di lalui oleh Tian Lei.


Dalam waktu yang sangat singkat, Tian Lei telah berada di belakang Serigala Tulang Abu-abu tadi.


Entah karena merasakan adanya bahaya atau bukan, Serigala Tulang Abu-abu segera melihat ke belakang dan melihat Tian Lei yang sudah mengangkat pedangnya yang telah di aliri energi spiritual.


"Matilah..." Ucap Tian Lei dengan dingin dan menebas tubuh Serigala Tulang Abu-abu menjadi dua bagian.

__ADS_1


__ADS_2