
Di langit kediaman Istana Petir Utara, sebuah pusaran yang sangat luas kini terbentuk dengan energi darah yang sangat mengerikan.
Kemudian, sesosok pria berambut putih berkulit pucat mulai turun dari langit diikuti dengan ribuan sosok di belakangnya. Mereka secara alami adalah klan darah dan tiga sekte besar yang telah tunduk.
Melihat hal ini, ribuan orang yang telah berkumpul di bawah tampak tercengang dengan perasaan tegang.
Pria pucat di langit kemudian mengangkat alisnya ketika pandangannya menyapu para semut yang berkumpul di bawah sana. "Ho? Orang-orang lemah ini tampaknya boleh juga..." Ucapnya dengan sombong.
Ia kemudian menoleh ke arah puncak sebuah bangunan besar yang diisi oleh beberapa sosok yang berdiri di puncak tersebut.
Mata pria yang tak lain adalah Xue Dingtian ini kemudian terpusat pada Shen Jian. Ketika matanya dan mata Shen Jian bertatapan dengan tajam, Xue Dingtian kemudian mulai tersenyum dingin.
"Itu adalah wajah yang familiar. Bukankah begitu, Tianzun pertamaku?..." Ucap Xue Dingtian dengan remeh.
Tianzun pertama di belakangnya yang tak lain adalah Hun Gaoyin yang merupakan rival Shen Jian di masa lalu juga mulai menatap Shen Jian dengan senyuman dingin. "Heh, biarkan aku yang membawanya dalam pertarungan ini..." Ucapnya ketika ia mendengus dengan dingin.
Xue Dingtian kemudian tersenyum dan mengangguk dengan pelan. Matanya kemudian kembali bergerak dan berhenti ketika ia melihat ke arah puncak sebuah bangunan yang merupakan bangunan dari sang Putra Suci Istana Petir Utara.
Di puncak bangunan tersebut, Xiao Hong, Ning'er, Xiao Bai, Ni Xien dan Yu'er telah berdiri bersama untuk mengawasi pasukan dari klan darah.
Dan mata Xue Dingtian tertuju pada sosok gadis dengan kultivasi Penguasa Agung bintang 5 yang memiliki tubuh memancarkan cahaya biru muda dalam pandangan Xue Dingtian. Yah, gadis ini secara alami adalah Ning'er!
Ketika matanya telah berhenti untuk menatap Ning'er, Xue Dingtian tampak mengeluarkan senyuman yang lebih lebar. "Itu dia, gadis yang mengikat Spirit Es Suci dengan jiwanya!..." Ucapnya pelan dengan perasaan puas.
"Xue Dingtian! Kau benar-benar tercela! Tak kusangka bahwa kau bekerjasama dengan Kaisar Iblis yang pernah meneror dunia ini! Kami akan menghancurkan mu!!..." Shen Jian dengan keras ketika Xue Dingtian masih memperhatikan Ning'er.
Xue Dingtian kemudian berhenti menatap Ning'er dan beralih untuk kembali menatap Shen Jian di bangunan lain. "Haha, tidak perlu bagi kita untuk memulai perang lebih awal. Aku akan memberikan kalian waktu yang lebih banyak untuk tidur nyenyak dan tentu saja ada bayaran yang harus kalian berikan..." Ucap Xue Dingtian yang memasang senyuman lembut yang palsu.
Xue Dingtian kemudian mengangkat tangannya dan menunjuk tepat ke arah Ning'er. "Gadis itu. Jika kalian memberikan gadis itu padaku secara baik-baik, maka aku akan pergi dengan tenang dari tempat ini sekarang juga..." Ucap Xue Dingtian dengan dirinya yang masih memasang senyuman lembut yang palsu.
Ketika Xue Dingtian telah berkata demikian, Xiao Hong segera maju selangkah dan merintangkan tangannya untuk bersiap melindungi Ning'er.
"Jangan berkata omong-kosong! Aku tahu jika kami memberikan apa yang kalian inginkan, maka kekuatan kalian akan menjadi lebih mengerikan! Dan saat itu tiba, maka kehancuran untuk kami akan lebih terjamin!..." Ucap Shen Jian dan semua orang mulai membenarkan perkataan Shen Jian barusan.
__ADS_1
Semua orang tampak mulai mendapatkan tekadnya untuk bertarung dan memasang ancang-ancang untuk melawan.
"Semuanya! Tidak ada kata nanti! Perang ini memang sudah di takdirkan untuk terjadi saat ini juga! Karena itu, keluarkan semua yang kalian punya dan bawa kemenangan demi kelangsungan hidup seluruh manusia dan demi orang-orang yang kita sayangi!..." Ucap Shen Jian dengan keras dan lantang dan semua orang semakin bertekad untuk bertarung mati-matian.
Di langit, setelah dirinya mendengar perkataan keras dari seorang Shen Jian, Xue Dingtian tampak menunjukkan senyuman dingin. "Haha, baiklah jika itu adalah pilihan yang kalian pilih. Maka, kami akan mengambil dan mengekstrak seluruh darah kalian!!!..." Ucap Xue Dingtian dengan keras.
Xue Dingtian kemudian mulai mengangkat tangannya dan memajukan tangannya untuk memberikan tanda. "Bunuh semua musuh tanpa ampun!..." Ucap Xue Dingtian dengan keras.
"Ya!..." Semua pasukan klan darah beserta para Tianzun nya termasuk dengan pasukan tiga sekte besar yang telah di seleksi kemudian segera melesat ke bawah untuk mengambil setiap nyawa dari aliansi.
"Maju dan pertahankan kehidupan kita!..." Ucap Shen Jian dengan keras.
"Ya!..." Semua anggota aliansi termasuk Ning'er dan para temannya kemudian mulai melesat untuk beradu dengan pasukan klan darah dan tiga sekte besar. Lalu, Shen Jian dan semua orang di dekatnya mulai naik juga untuk masuk ke dalam perang.
Dalam perang besar ini, jika di lihat dari jumlah pasukan yang ada, maka aliansi memimpin jauh di depan.
Pasukan klan darah dan tiga sekte besar berjumlah sekitar dua puluh ribu orang secara keseluruhan. Sedangkan pasukan dari aliansi sendiri telah melampaui lima puluh ribu pasukan.
Sebenarnya, aliansi dapat mencapai jumlah sebanyak seratus ribu pasukan, tapi hal ini tidak begitu berguna dalam perang ini karena dianggap hanya akan menambah jumlah korban saja. Oleh karena itu, aliansi memutuskan untuk menyeleksi dan mengambil pasukan yang dirasa cukup kuat untuk berkontribusi dalam perang ini.
Terutama pada elit Sovereign yang mereka punya, itu benar-benar memiliki kualitas yang luar biasa karena mereka telah mendapatkan suplai energi iblis murni dari sang Kaisar Iblis.
Apalagi, ahli Penguasa Agung yang mereka punya sama sekali tidak main-main dalam hal kualitas! Mereka memiliki tiga patriak sekte besar yang dulu membunuh Tian Lei dengan masing-masing dari mereka adalah ahli Penguasa Agung bintang 7.
Mengesampingkan bantuan dari tiga sekte besar yang telah tunduk, klan darah masih memiliki enam Tianzun yang semuanya adalah ahli Penguasa Agung yang berkualitas.
Bahkan yang terlemah diantara keenam Tianzun ini adalah ahli Penguasa Agung bintang 4 yang mampu melawan Yang Yantian, Xing Weitian dan Ling Dan Yuan dalam sebuah pertarungan.
Dalam hal ini, meskipun jumlah mereka sangatlah jauh, tapi klan darah adalah kandidat terbesar untuk memenangkan perang ini.
Setelah perang berlangsung selama hampir satu jam, Xue Dingtian tampak masih berdiri di udara dan menatap ribuan manusia yang bertarung di darat dan di udara. Ia tampaknya mencari keberadaan dari seseorang.
"Hun Gaoyin bilang bahwa Tian Lei Huangdi telah kembali dalam wujud yang lebih muda. Tapi aku tak bisa melihat atau merasakan keberadaannya. Apa yang mereka rencanakan?..." Ucap Xue Dingtian pelan dengan raut wajah bingung dan heran. Baginya, aliansi empat surga kini telah mencapai akhirnya. Mengapa mereka harus menahan diri dengan masih menyembunyikan Tian Lei?
__ADS_1
Kemudian, raut wajah dari Xue Dingtian berubah menjadi serius dan tatapannya sangat tajam. "Mungkinkah..."
Tapi sebelum dirinya menyelesaikan ucapannya, Xue Dingtian langsung melirik sekitarnya dengan tajam karena saat ini beberapa penguasa kota dari wilayah Dongbu telah berani mengepungnya.
"Kau adalah pemimpin dari klan darah ya? Apakah kau sedang meremehkan kami dengan tidak masuk dalam pertempuran?!..." Salah satu penguasa kota tampak berkata dengan marah.
"Akan kami perlihatkan kekuatan dari Dongbu!..." Ucap penguasa kota yang lain dan semua penguasa kota dengan cepat mengeluarkan energi spiritual mereka untuk menyerang Xue Dingtian.
Bang!
Semua penguasa kota mengeluarkan serangannya dan mengarahkannya ke arah Xue Dingtian.
Xue Dingtian melihat serangan yang menyerangnya dari segala arah dengan senyuman remeh dan ia mulai mengangkat tangannya.
Ia mengeluarkan jari telunjuk nya dengan lembut dan semua serangan yang mengarah ke arahnya telah hilang memudar bersatu dengan udara.
Hal ini pun membuat semua penguasa kota sangat terkejut karena serangan yang sebelumnya sudah dapat dikatakan sebagai serangan terkuat mereka.
Xue Dingtian kemudian tersenyum dingin. "Apakah kalian tidak tahu? Sang Raja itu hanya dapat sentuh oleh sang raja. Bagaimana bisa ikan kecil seperti kalian berani menyerang ku?..." Ucap Xue Dingtian, ia kemudian mengangkat tangan kanannya ke atas kepala dan mengepalkan tangannya dengan erat.
Bang!!
Seluruh penguasa kota yang mengepung Xue Dingtian kemudian meledak dan berubah menjadi darah.
Xue Dingtian kemudian menurunkan tangannya setinggi dada dan seluruh gumpalan darah dari penguasa kota tadi mulai beterbangan ke telapak tangannya.
Gumpalan darah ini kemudian berputar dengan cepat ke arah di atas telapak tangan Xue Dingtian dan langsung di tembakkan oleh Xue Dingtian ke arah medan pertarungan.
Wuzz!!!
Srak! Srak! Srak!
Gumpalan darah tadi pecah menjadi peluru dan menembus tubuh dari pasukan aliansi yang di laluinya. Dengan serangan sederhana ini saja, Xue Dingtian telah membunuh hampir seratus pasukan aliansi.
__ADS_1
Xue Dingtian kemudian memutar pandangannya dan berhenti ketika tatapan matanya telah menemukan Xie Ningxiang yang sedang bertarung dengan anggota klan darah di puncak sebuah bangunan.
"Ayo bawa gadis ini dan persembahkan untuk Kaisar Iblis..." Ucap Xue Dingtian dan ia mulai melesat ke arah Ning'er.