LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Lembah Kabut Racun ditemukan!


__ADS_3

Hari demi hari lingkaran penghisap di dada Tian Lei telah menarik energi spiritual dari setiap pil.


Di Minggu ketiga, sudah lebih dari 300 pil kultivasi Xiantian telah diserap oleh Tian Lei, di hari itu juga ia mulai merasakan bahwa energi spiritual yang berputar di dalam dantiannya mulai meronta-ronta.


Karena merasakan gejolak itu, Tian Lei semakin memfokuskan dirinya untuk memanfaatkan kesempatan kali ini untuk menerobos ke bintang 9 dari ranah Mahayana.


Tian Lei dengan sabar melayani energi spiritual yang mengamuk dalam dantiannya, ia kemudian berhasil menstabilkan itu dan berhasil naik ke tingkat Mahayana bintang 9.


Tian Lei membuka matanya, dia dapat merasakan bahwa kultivasinya saat ini telah berada di tingkat Mahayana bintang 9.


Ia melihat ke arah Ni Xien yang sudah menembus ke bintang 4 dari ranah Mahayana, itu wajar saja karena Ni Xien pada awalnya memang telah mendekati bintang 4, hanya saja ia belum mendapatkan kesempatan dan sumberdaya.


Tian Lei lalu melihat ke seberang sungai dan melihat Yu'er sedang beristirahat sambil melihat bunga-bunga cantik di sekitarnya.


"Mereka masih berlatih, aku sebaiknya memanfaatkan waktu ini. Lagipula, pil kultivasi Xiantian juga masih tersisa banyak. Setidaknya, aku akan mencapai puncak Mahayana dengan semua ini..." Ucap Tian Lei, ia kembali memejamkan matanya dan kembali mengaktifkan Segel Kegelapan Tanpa Batas di dadanya.


Proses yang serupa dengan sebelumnya masih di lakukan oleh lingkaran hitam di dada Tian Lei. Itu terus menghisap energi spiritual yang melimpah dari pil-pil kultivasi Xiantian yang masih tersisa.


Proses ini benar-benar memakan waktu yang panjang, sudah lebih dari satu Minggu dan pil kultivasi telah habis terserap sebanyak lebih dari 150 butir.


Satu Minggu berikutnya, pil kultivasi telah habis terserap oleh segel kegelapan tanpa batas dan Tian Lei kembali membuka matanya.


Ia kemudian merasakan bahwa dirinya sekarang telah berada di puncak ranah Mahayana, tinggal tahap pembentukan Inti Spiritual dan ia akan menjadi kultivator tingkat Immortal.


Ia kemudian melihat ke depan kediamannya, ia dapat melihat Ni Xien dan Yu'er sedang memanggang daging hewan buas.


Tian Lei turun dari batu yang ia duduki selama lebih dari sebulan, ia kemudian berjalan menuju ke arah Ni Xien dan Yu'er.


Menyadari bahwa ada yang mendekati mereka, Ni Xien dan Yu'er segera berbalik dan dapat melihat Tian Lei berjalan ke arah mereka.


"Kak Tian Lei?!" Yu'er tampak sangat gembira melihat Tian Lei telah selesai dengan pelatihannya.


"Saudara Tian, sudah sejauh apa kau berkembang?..." Ni Xien penasaran dengan perkembangan Tian Lei.


Tian Lei melihat ke arah Ni Xien. "Aku sudah ada di puncak Mahayana. Hanya perlu membentuk Inti Spiritual, dan aku akan mencapai Immortal..." Ucap Tian Lei.

__ADS_1


Mendengar perkataan Tian Lei, membuat Ni Xien menjadi sangat bersemangat. "Wow! Benarkah?! Kau benar-benar hebat! Aku dengar, bahkan murid-murid jenius di wilayah reruntuhan kuno ini tidak memiliki perkembangan secepat yang kau lakukan..." Ucap Ni Xien.


Tian Lei samar-samar tersenyum. "Hm? Bagaimana denganmu? Apakah kau telah menembus bintang 5?..." Tian Lei berpura-pura tidak tahu.


"Tidak, itu cukup sulit bagiku. Walau sudah memiliki sumberdaya, aku tampaknya masih belum menemukan kesempatan. Mungkin aku akan mencobanya lagi saat pelatihan Yu'er di Lembah Kabut Racun telah di mulai..." Ni Xien tampak berkecil hati.


Tian Lei menepuk pundak Ni Xien dengan pelan. "Sudahlah, itu akan datang cepat atau lambat..." Tian Lei berkata dengan nada menghibur.


Mata Ni Xien berkaca-kaca saat ia menatap Tian Lei yang tampak bercahaya di pandangannya. "Saudara Tian Lei... Aku akan berusaha keras untuk menjadi kuat!" Ni Xien mengepalkan tangannya dan berkata dengan semangat di kalimat terakhirnya.


"Kakak, sudahlah. Jangan membahas itu. Kak Tian Lei pasti kelelahan setelah berlatih lebih dari satu bulan..." Dengan tatapan tajam dan wajah yang agak cemberut, Yu'er sedikit memarahi kakaknya.


"Hehe, iya-iya..." Ucap Ni Xien, ia menggaruk-garuk kepalanya.


Yu'er mengambil sebuah daging berupa paha dari hewan buas yang mereka panggang dan memberikannya pada Tian Lei.


"Kak Tian Lei, ayo makan..." Ucap Yu'er dengan senyum manis.


Tian Lei ikut tersenyum dengan hembusan nafas pelan, ia meraih daging yang di berikan oleh Yu'er padanya.


"En" masih dengan senyumnya yang manis, Yu'er mengangguk.


Setelah Tian Lei selesai makan, ia memutuskan untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu dan mengganti pakaiannya karena sudah lebih dari sebulan ia tidak membersihkan diri.


Setelah ia selesai membersihkan diri, mereka akhirnya memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu di hari itu sebelum mereka mencari keberadaan dari Lembah Kabut Racun.


..


Hari berikutnya, Saat matahari terbit dan menyinari dunia, Tian Lei telah berada di atas udara dengan sayapnya yang telah terpasang di punggungnya.


Ia memancarkan kekuatan jiwanya ke seluruh area yang bisa ia jangkau untuk menemukan keberadaan dari Lembah Kabut Racun.


Pegunungan Awan Suci sangatlah luas, jika ingin di jelajahi semuanya dengan cara terbang, itu akan memakan waktu selama dua sampai tiga minggu.


Sejak tadi pagi, Tian Lei telah memulai pencarian terhadap Lembah Kabut Racun, tapi ia tetap tidak bisa menemukannya walau telah menyebarkan kekuatan jiwanya di beberapa area yang lain.

__ADS_1


Setelah beberapa jam, Tian Lei akhirnya kelelahan dan memutuskan untuk kembali dan beristirahat.


Tian Lei duduk di atas batu yang ia gunakan untuk berlatih sebelumnya, ia menelan sebuah pil penyembuh energi dan menyerapnya dengan cepat.


Setelah energi spiritual dan energi kekuatan jiwanya telah pulih, Tian Lei membuka matanya dan menghela nafasnya.


"Ini akan memakan waktu. Jika saja ada peta, itu bisa ditemukan dalam sekejap..." Ucap Tian Lei, pandangannya begitu dalam mengarah ke arah kejauhan di atas langit.


Ia kemudian melihat ke arah Yu'er yang sedang melatih energi racun miliknya, tampaknya kultivasi energi racun miliknya telah meningkat menjadi tahap menengah dari Energi Kabut Racun Abu-abu.


Walaupun sebulan yang lalu ia mengerahkan kekuatan dari Energi Kabut Racun Abu-abu tertinggi, tapi itu adalah penguatan dari tranformasi tubuh Laba-laba Iblis.


Dan untuk kultivasinya, sama seperti semua orang, ia tetap memulai semuanya dari awal, yakni tahap awal dari Energi Kabut Racun Abu-abu.


"Gadis kecil itu sepertinya telah terbiasa. Kemungkinan besar, ia akan mencapai Energi Kabut Racun Merah..." Ucap Tian Lei dengan pelan, ia lalu melihat ke arah Ni Xien yang telah ia anjurkan untuk berlatih hingga ia bisa menemukan tempat yang di maksud.


"Sepertinya dia masih belum menemukan kesempatan..." Ucapnya.


Ia kemudian berdiri tegak di atas batu itu dan mengeluarkan sayap Phoenix Ungu di punggungnya, ia mengepakkan sayapnya dengan kuat dan terbang dengan cepat ke arah tempat yang belum ia jelajahi sebelumnya.


Setelah sampai di sana, Tian Lei kembali menyebarkan kekuatan jiwanya dan menelusuri setiap bagian yang menurutnya berpotensi.


Tian Lei terus berpindah-pindah tempat untuk menyusuri tempat-tempat itu, hingga akhirnya telah terlewat tiga hari sejak pertama ia memulai pencarian.


Di area yang cukup dalam di wilayah pegunungan Awan Suci, Tian Lei masih mencari dan dengan kekuatan penuhnya, ia menyebarkan kekuatan jiwanya dengan jarak pencarian lebih luas beberapa kali lipat dari sebelumnya.


Ia menelusuri setiap lembah-lembah yang ada di antara bukit-bukit di area yang bisa ia jangkau. Saat itu juga, di kekuatan jiwanya, ia bisa merasakan energi racun yang sangat pekat.


Tian Lei mengarahkan kekuatan jiwanya ke sana dan benar saja, ia dapat melihat sebuah lembah yang besar di penuhi dengan kabut racun yang sangat kuat.


Tian Lei dengan cepat mengembalikan kekuatan jiwanya, setelah itu ia langsung terbang menuju ke arah lembah racun yang ia temui.


Setelah sampai di sana, Tian Lei dapat melihat lembah yang memiliki energi racun yang kuat. Senyuman terukir di wajah Tian Lei saat itu.


"Akhirnya ditemukan..." Ucapnya, ia kembali mengepakan sayapnya dan kembali ke air terjun.

__ADS_1


__ADS_2