LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Leluhur Pendiri


__ADS_3

Di dalam menara, Tian Lei mulai meluapkan energi spiritual yang terus bergejolak di dalam dantiannya.


Setelah luapan energi spiritual ini selesai, dirinya secara resmi telah menjadi kultivator ranah Sovereign.


Dengan perlahan, Tian Lei mulai membuka matanya, tapi yang pertama ia lihat adalah hal yang membingungkan.


Karena, dirinya awalnya berada di tengah danau tak berujung, tetapi sekarang dia bisa melihat dengan jelas bahwa dirinya telah berada di dalam ruang yang sangat gelap bahkan tanpa cahaya.


Satu hal yang bisa ia tebak dari tempat ini, pastinya tempat ini memiliki kandungan air di langit-langit ruangan Karena dia bisa dengan jelas mendengar suara air yang menetes di lantai.


Dan tempat ini kemungkinan adalah sebuah gua.


Tian Lei dengan cepat mengeluarkan energi spiritual dari tangannya dan menerangi gelapnya ruangan.


Kini, Tian Lei dapat melihat dengan jelas bahwa dirinya sebenarnya berada di dalam sebuah gua yang cantik.


Ada banyak stalagtit dan stalakmit indah bercahaya yang berada di pinggiran gua.


Pada ujung stalagtit yang menempel pada langit-langit gua, Tian Lei dapat melihat bahwa tetesan air yang ia dengar ternyata berasal dari sana.


Tian Lei mengerutkan keningnya dalam kebingungan. "Tempat apa ini?..." Gumamnya.


Pada saat dirinya bergumam dalam bingung, cahaya energi spiritual dari tangannya segera terserap naik ke langit-langit gua dan memberikan cahaya abadi ditempat tersebut.


"Hahaha, tak kusangka ada bakat sehebat ini dimasa depan dari sekteku..."


Ketika Tian Lei merasa penasaran dengan lingkungan sekitarnya, dirinya semakin dikejutkan dan penasaran setelah mendengar suara tua dari kedalaman gua.


Tian Lei dengan sikap waspada berdiri dan memberi hormat ke arah asal cahaya. "Senior, apakah anda adalah leluhur pendiri sekte Naga Biru?..." Tian Lei bertanya dengan tatapan serius dan suara yang sangat hormat.


"Hm? Ya, bisa dibilang begitu..." Ucap sosok tua ini.


Tian Lei memejam dengan senyuman tenang dan kembali memberikan penghormatan kepada leluhurnya yang masih belum ia lihat bagaimana sosok sebenarnya.


"Tian Lei, raja suci dari sekte naga biru memberi hormat pada leluhur pendiri..." Ucapnya dengan nada yang lebih hormat dari sebelumnya.


"Kemarilah. Ada sesuatu yang akan aku berikan padamu..." Ucap leluhur pendiri dan langsung membuat Tian Lei mengangguk serius.


Tian Lei berjalan perlahan dan mulai masuk untuk ditelan kegelapan lorong gua.


Setelah beberapa menit dirinya berjalan ke arah sumber suara, Tian Lei akhirnya mendapatkan sebuah ruangan lingkaran di ujung gua dan terdapat sebuah kolam yang kaya dengan aura naga di dalamnya.

__ADS_1


Tian Lei menyatukan kedua tangan dan kembali memberikan penghormatan. "Leluhur, apakah junior ini bisa melihat bagaimana sosok asli yang berwibawa dari anda?..."


Samar-samar, sosok yang bersembunyi di dalam ruangan menaikkan sudut bibirnya dan sebuah cahaya biru akhirnya terbentuk di udara.


Saat cahaya biru muncul, cahaya biru mulai berputar-putar di udara dan membentuk sebuah pusaran ruang yang amat kuat.


Dalam satu tarikan nafas, sesosok orang tua berambut putih dengan mata biru dan semua helai kain putih yang digunakan akhirnya muncul dari dalam pusaran biru.


Sosok itu benar-benar terlihat berwibawa rambut putihnya yang panjang tampak sedikit lain daripada yang lain karena terdapat sepasang tanduk naga biru di kepalanya.


Sosok cahaya redup ini menatap Tian Lei dengan senyuman. "Bakat yang sangat luar biasa. Masih belum genap berumur 20 tahun, tapi sudah memasuki ranah Sovereign. Bakatmu benar-benar mengerikan..." Ucapnya dengan bangga.


Tian Lei membungkuk dengan kedua kepalan tangan di depan. "Leluhur, ini semua adalah pemberian dari anda. Jika anda tidak memberi saya keberuntungan di dalam menara, kemungkinan saya yang sekarang masih berada di ranah Xiantian..." Ucap Tian Lei.


Leluhur sekte naga biru mengangguk saat memejam dan berbalik membelakangi Tian Lei.


"Tian Lei, bukan? Kemarilah dan ikuti aku. Aku akan memberikan hadiah ini padamu. Jika pemahaman mu atas kultivasi sangatlah mendalam, mungkin saja kau berkesempatan menembus Sovereign bintang 2..." Ucap leluhur pendiri dan berjalan mendahului.


Tian Lei dengan tatapan serius mengangguk dan mengikuti leluhur pendiri berjalan menuju kolam yang kaya dengan energi.


Setelah berjalan perlahan dalam beberapa detik, keduanya akhirnya sampai di depan kolam. Kolam ini sangatlah istimewa. Bukan hanya energi spiritual yang terkandung di dalamnya, tapi setiap energi spiritual yang terkandung di dalam kolam, di dalamnya terdapat kekuatan roh Naga Biru yang sangat diinginkan oleh Tian Lei.


"Leluhur, ini..." Tian Lei sangat gembira menatap kolam saat berada di belakang leluhurnya.


Leluhur pendiri mengangguk. "Ini adalah Kolam Naga Biru. Sudah hampir seribu tahun sejak aku menyimpan kekuatan roh Naga Biru ku di dalam kolam ini. Energinya semakin berkurang setiap tahunnya dan akhirnya hanya tersisa seperti ini. Dapat aku pastikan, jika kau dapat menyerap semua esensi di dalam kolam, maka kau akan menembus Sovereign bintang 2..."


Tian Lei dengan cepat membungkuk dengan kedua tangan di depan. "Leluhur, terimakasih atas pemberian anda. Jika diperbolehkan, maka junior ini akan memulai kultivasi sekarang juga..."


Leluhur pendiri mengangguk. "Silahkan..."


Byur!


Tian Lei yang sudah tak sabar segera melompat ke dalam kolam kecil yang dangkal setelah melepas pakaian atasnya.


Setelah Tian Lei memasuki kolam kecil, air yang sangat jernih dan sejuk segera mengeluarkan pusaran dan Tian Lei sebagai pusatnya.


Setiap tetes air yang mengandung energi spiritual murni yang bercampur dengan aura naga biru segera berkumpul untuk mendekati Tian Lei.


Pada momen ini, Tian Lei segera duduk bersila dan pusaran hitam muncul di udara dengan cepat membantu Tian Lei menyempurnakan semua energi yang mendekatinya.


Pendiri sekte mengelus janggutnya ketika melihat kehebatan Tian Lei dalam berkultivasi. "Pemahaman anak ini dalam berkultivasi sangatlah dalam. Ini seperti dirinya telah lama melakukan kultivasi. Jika dirinya mendapatkan beberapa keberuntungan lagi, kemungkinan takkan butuh waktu lama untuk dirinya mencapi Penguasa Agung..."

__ADS_1


Tian Lei terus menggunakan kekuatan ajaib dari Segel Kegelapan Tanpa Batas saat dirinya disibukkan oleh energi spiritual melimpah di dalam kolam.


Auranya terus meningkat karena seperti menyatu dengan energi yang dipancarkan oleh kolam yang ia tempati. Setiap air terus melonjak dan terserap secara otomatis ke dalam tubuh Tian Lei.


Saat di temani oleh energi spiritual yang melimpah di dalam kolam itu, Tian Lei yang baru melewati sepuluh hari dalam pelatihannya telah menyerap habis semua air yang ada di dalam kolam hingga akhirnya kering.


Baru sepuluh hari sejak dirinya menembus ranah Sovereign dengan mudah tanpa adanya halangan sedikitpun, dan sekarang dirinya kembali dihadapkan dengan gejolak kenaikan tingkat selanjutnya.


Tian Lei membentuk segel Yin dan Yang menggunakan kedua tangannya tepat di bawah pusarnya.


Energi spiritual yang mengamuk dengan cepat keluar dari dalam tubuh dan meluap keluar.


Roar!


Seekor Naga Biru segera keluar mendampingi Tian Lei dalam kenaikan tingkatnya yang satu ini.


Tampaknya roh Naga Biru yang terkandung di dalam setiap tetesan air telah menyatu dengan Tian Lei secara penuh.


Tian Lei membuka matanya dan senyuman puas segera terbentuk di wajahnya.


Dirinya tak lupa diri dan segera berdiri di dalam kolam, dengan kedua kepalan tangan di depan, Tian Lei membungkuk dengan hormat ke arah leluhur pendiri.


"Leluhur, terimakasih atas pemberian anda. Jika anda memiliki keinginan yang belum tercapai semasa hidup, tolong turunkan itu pada saya dan saya akan menyelesaikan tugas sebaik mungkin..." Ucapnya dengan hormat.


Leluhur pendiri menggeleng. "Tidak, aku hanyalah seorang penyendiri. Tidak ada seorangpun yang dekat denganku selain murid-murid ku. Jika ada keinginan, maka keinginan terbesarku adalah jaga dan tingkatkan sekte naga biru sebaik mungkin..." Ucapnya.


Tian Lei menunjukkan raut wajah dan tatapan serius. "Leluhur, percayalah. Meskipun sebentar lagi saya akan pergi ke benua tengah, tetapi saya akan melindungi sekte ini sebaik mungkin..." Ucap Tian Lei.


"Bagus, dengan ini aku bisa tidur dengan tenang saat menunggu orang yang ditakdirkan selanjutnya..."


Leluhur pendiri mengangkat tangannya dan membuka telapak tangannya.


Segera, sebuah pusaran ruang yang dahsyat namun stabil segera terbentuk di udara.


"Portal ruang ini akan mengirimmu keluar dari menara. Pergilah dan biarkan orang tua ini kembali beristirahat..." Ucapnya.


Tian Lei mengangguk dan untuk yang kedua kalinya mengambil sikap penghormatan.


"Leluhur, junior ini undur diri..." Ucapnya dan memasuki portal ruang.


Leluhur pendiri menatap portal ruang yang perlahan mulai tertutup. "Sekte Naga Biru ku akan bangkit setelah sekian lama..." Ucapnya sambil mengelus janggutnya yang panjang.

__ADS_1


__ADS_2