LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Kematian Iblis Hitam dan Iblis Putih


__ADS_3

Melihat sosok Tian Lei melesat ke arah mereka, Iblis Putih mengeluarkan raut wajah sombong dan meremehkan Tian Lei.


"Cih, bocah sepertimu juga ingin menghadapi kami?..." Ucapnya dengan sombong.


Bang!!


Tepat pada saat ia selesai berkata dengan sombong, sebuah kerikil menembak ke arahnya dan hampir mengenai kepalanya.


Tian Lei menatap Iblis Putih dengan dingin. "Berbeda dengan mereka, aku tidak suka basa basi..." Ucapnya.


Mendengar Tian Lei yang tampaknya sama sekali tidak perduli dengan mereka membuat Iblis Putih marah besar.


Dirinya mengepal erat dan meninju ke arah Tian Lei di depan sana.


"Bajingan sombong!!..."


Melihat sosok berambut putih yang menyerang ke arahnya, Tian Lei segera mengeluarkan tatapan dingin.


Perlahan, aura di tubuhnya mulai meningkat dan dalam satu tarikan nafas ada jejak cahaya di matanya.


"Amukan Energi Sembilan Surga! Gerbang Ketujuh, terbuka!..."


Tian Lei meluapkan energi spiritual yang sangat besar hingga akhirnya cahaya ungu menembus langit yang cerah.


Hal ini membuat gelombang angin yang kencang berhembus ke sekitarnya dan menghempaskan Iblis Putih.


Ketika pilar ungu menghilang, kekuatan di dalam tubuh Tian Lei segera meningkat drastis.


Iblis Putih dan Iblis Hitam menatap Tian Lei dengan tegang.


"Kultivasi anak ini adalah Sovereign? Dan dengan aura yang terasa ini, dirinya bisa bersaing dengan Sovereign bintang 5 dengan mudah..." Ucap Iblis Putih dengan wajahnya yang suram.


"Anak ini tampaknya sangat misterius. Kita harus segera membunuhnya sebelum ada kartu tersembunyi lainnya yang ia gunakan..." Ujar Iblis Hitam dan Iblis Putih segera mengangguk.


Kedua sosok ini melesat ke arah Tian Lei dan melakukan serangan dari jarak dekat.


Iblis Putih mengeluarkan sebuah tombak merah dan Iblis Hitam memegang dua pedang di kedua tangannya.


Kedua sosok ini segera melawan Tian Lei menggunakan senjata masing-masing dan Tian Lei mengeluarkan Pedang Langit Naga Lava untuk melawan.


Ketiga sosok menari di udara dengan senjata yang kuat, senjata yang berbenturan segera mengeluarkan suara dentingan yang kuat.


Semua sosok di daratan menatap pertarungan yang sangat cepat bagaikan pertarungan antara bayangan di langit.


"Tebasan Dua Iblis!..."


Iblis Hitam segera mengeluarkan serangan dari kedua senjata di tangannya dan mengarahkan itu untuk menyerang Tian Lei.


"Naga Lava!..."


Tian Lei menembakkan gelombang lava dari pedangnya dan memadatkan sesosok Naga Lava yang mengarah ke tebasan pedang.


Bang!!


Kedua serangan berbenturan dan menyebabkan ledakan di langit.


"Gelombang Iblis Membeku!..."


Cahaya dingin keluar dari ujung tombak milik Iblis Putih dan menyerang punggung Tian Lei.


Tian Lei dengan sigap melirik dan mengarahkan telapak tangannya ke arah serangan tersebut.


"Tiga Asal Mula Ruang! Perisai Pusaran Ruang!..."


Sebuah pusaran ruang yang hebat segera menelan gelombang energi dingin dari tombak Iblis Putih dengan lahap.


Melihat hal ini, mata Iblis Putih tampak tegang. "Ba, bagaimana mungkin? Kau bisa menggunakan hukum ruang untuk bertahan? Bukankah itu keahlian Penguasa Agung?..."


Tian Lei meliriknya dengan dingin dan menembakkan gelombang petir hitam ke arah Iblis Putih.


"Pengetahuan mu terlalu dangkal..."


Bang!


Iblis Putih dengan mudah bisa menahan serangan tersebut dan segera melesat ke arah Tian Lei.


Di arah yang berlawanan, Iblis Hitam juga melesat ke arah Tian Lei untuk menyerang.


"Tapak Yin Pembunuh Dewa!..."

__ADS_1


"Tapak Yang Pembunuh Dewa!..."


Kedua sosok memajukan telapak tangannya ke arah Tian Lei dan masing-masing mengeluarkan telapak tangan raksasa berwarna hitam dan putih.


Saat kedua telapak tangan ini hampir mengurungnya, Tian Lei mengeluarkan tatapan dingin sebelum dirinya tersenyum.


Bang!!


"Kakak!..."


Kaisar Perang dan Xiao Bai segera berteriak keras dengan wajah yang panik setelah melihat Tian Lei terkurung di antara kedua telapak tangan yang bersatu di langit.


Tepat saat semua wajah di bawah menjadi tegang dan kedua sosok di langit tampak percaya diri dengan kemenangannya, cahaya biru segera keluar dari telapak tangan yang oerlahan retak.


Krak!


Retakan pada kedua telapak tangan yang saling menggenggam perlahan di mulai dengan retakan kecil dan akhirnya menjadi semakin besar.


Bang!


Tapak Yin dan Yang yang mengurung Tian Lei segera pecah menjadi kepingan-kepingan energi spiritual hitam dan putih.


Grrr...


Ketika masih ada yang menghalangi pandangan ke arah Tian Lei, semua sosok bisa mendengar suara geraman mengerikan dari sosok yang ada di dalam asap.


Perlahan, semua sosok dapat melihat seberkas cahaya biru dan pada akhirnya mereka dapat menyaksikan sosok Naga Biru yang sangat mendominasi di atas langit.


"Naga Biru Menelan Langit! Serang Iblis Hitam dan serahkan Iblis Putih padaku!..." Tian Lei segera memberikan perintah ketika sosoknya dan Naga Biru terlihat oleh semua orang.


"Groarr!!!..." Naga Biru meraung keras ketika mendengar perintah dari tuannya.


Dengan cepat, Naga Biru segera terbang di langit dan pergi ke arah Iblis Putih yang menatapnya dengan tegang.


Sementara itu, Tian Lei mengangkat tangannya ke atas langit dan membuat langit mengeluarkan cahaya emas yang luas.


"Sembilan Pilar Penjara Dewa! Lima Pilar Menghantam Daratan!..."


Sebuah Pilar Emas raksasa segera keluar dari langit dan dengan cepat jatuh ke arah Iblis Hitam.


Bang! Bang! Bang! Bang!


Ketika Pilar Pertama telah jatuh dan menyusahkan Iblis Hitam untuk menahan tekanannya, empat pilar yang lainnya menyusul dan secara brutal menghantam pilar pertama untuk menambah beban serangan.


Lubang yang sangat besar terbentuk di tengah-tengah kota, karena tak bisa menahan pijakan dari kaki Iblis Hitam di atasnya.


Melihat Iblis Hitam yang kesulitan dengan lima pilar emas, Tian Lei mengeluarkan senyuman.


Dia mengangkat tangannya satu kali lagi dan memanggil pilar yang keenam.


Hanya dengan tangan kanannya, Tian Lei memegang permukaan pilar dan memegangnya layaknya tongkat biasa.


Dengan kecepatan yang luar biasa, Tian Lei melesat ke puncak pilar yang menduduki Iblis Hitam lalu dengan kejam ia segera menghantam puncak dari pilar.


Bang!!


Dengan satu hantaman itu, Iblis Hitam dapat merasakan beban yang sangat berat diatasnya semakin bertambah dan lubang dibawahnya semakin dalam.


Ketika melihat sosok ini masih bertahan, Tian Lei tersenyum. "Ternyata kau cukup hebat dalam menahan beban ya?..."


Bang! Bang! Bang!


Seperti anak kecil yang nakal pada temannya, Tian Lei seperti orang gila menghantam puncak pilar beberapa kali sehingga membuat Iblis Hitam tak tahan lagi.


Bang!!!


Kekuatan penuh dari Tian Lei dalam mengayunkan pilar segera mendarat di pilar dan Iblis Hitam telah terkubur di dalam tanah karenanya.


Ketika ini telah selesai, keenam pilar segera menghilang dan Tian Lei pergi meninggalkan tempat tersebut.


Di atas langit area yang lain, Naga Biru dan Iblis Putih bertarung dengan sengit.


Ketika keduanya sedang dalam ketegangan pertarungan, Tian Lei tiba-tiba muncul di belakang Iblis Putih.


Dengan cepat dirinya mengangkat kaki kanannya dan menendang punggung dari Iblis Putih.


Bang!!


Iblis Putih menghancurkan beberapa kediman setelah dirinya ditendang dengan kuat oleh Tian Lei hingga akhirnya menghantam daratan.

__ADS_1


Gubrak!


Iblis Putih menendang reruntuhan bangunan yang menimpanya dan segera berdiri untuk mendongak ke langit.


"Bajingan ini ternyata kuat..." Giginya menggertak keras ketika mengungkapkan kekesalannya.


Bang!!!


Lubang besar yang dibuat oleh Iblis Hitam saat menahan kelima pilar segera mengeluarkan ledakan dari dalam.


Lalu, diatas udara sesosok keluar dari dalam lubang dengan luka yang cukup parah.


"Iblis Hitam?!..." Iblis Putih berkata dengan tegang ketika melihat keadaan dari rekannya yang tampak menyedihkan.


Tian Lei tersenyum. "Oh? Ternyata kau belum mati?..."


Iblis Hitam yang selalunya tampak tenang dalam menghadapi setiap keadaan yang ada di depannya sekarang menggertakkan giginya dengan kesal saat melihat ke arah Tian Lei.


"Iblis Putih! Bersiaplah! Kita akan menggunakan itu!..." Ucap Iblis Hitam dan mulai membuat segel tangan.


Iblis Putih mengangguk dan ikut membuat segel tangan yang berbeda.


"Segel Tangan Dewa Yin Dan Yang!..."


Keduanya berucap serentak dan memancarkan aura hitam dan putih yang menembus langit.


Ketika kedua aura ini sudah menembus langit, langit kemudian berubah menjadi gelap secara luas.


Secara samar, muncul sosok mengerikan yang sangat besar di belakang Tian Lei.


Saat sosok ini muncul, Tian Lei menggerakkan tangannya dan menghilangkan Roh Naga Biru di dekatnya karena jika keluar lebih lama, energi spiritualnya akan cepat habis.


Sosok raksasa yang terlihat samar menggerakkan kedua tangannya dan menyerang Tian Lei dari kedua arah.


Tian Lei tersenyum dan mulai membentuk segel tangannya. "Tiga Asal Mula Ruang! Memisahkan Ruang!..."


Bang!!!


Ketika kedua tangan raksasa ini bergerak dengan cepat untuk menyegel Tian Lei, secara ajaib keduanya yang seharusnya bersatu untuk melakukan penyegelan menjadi tidak bisa bersatu, seolah telah berada di dalam ruang yang berbeda.


Kedua sosok di bawah menegang saat melihat ini.


"Ba, bagaimana mungkin?..." Iblis Putih tak percaya dengan yang dilihatnya.


"Kekuatan ini bisa membunuh Sovereign bintang 7! Bagaimana dia bisa menahannya?..."


"Sudah kubilang, pengetahuan kalian terlalu dangkal..." Ucapnya dan dengan cepat mengangkat tangannya.


Sebuah Teratai Merah Darah segera terbentuk, ini adalah bentuk terakhir dari Teratai Penghancur, gabungan dari sembilan teratai!


Tian Lei dengan cepat menerbangkan teratai raksasa di tangannya dan membuatnya bergerak ke tengah-tengah tubuh raksasa.


Bang!!!!!


Ledakan yang luar biasa dahsyat terjadi dan menghilangkan sosok raksasa di langit.


Kedua sosok di bawah memuntahkan seteguk darah akibat dari kerusakan yang disebabkan oleh Tian Lei.


Tian Lei dengan cepat melesat ke arah dua sosok yang masih lemah dan berdiri di depan mereka.


Ia kembali mengeluarkan Pedang Langit Naga Lava dan mengarahkannya pada mereka berdua.


"Katakan, bagaimana dengan situasi Lingkaran Surgawi saat ini?..." Ucapnya dengan serius.


"Hah? Mengapa kami harus memberitahumu? Lagipula, apa hubungan situasi Lingkaran Surgawi dengan bocah sepertimu?..." Iblis Putih masih berlaku sombong.


Tian Lei tersenyum samar dan mengayunkan pedang besarnya hingga membuat kepala Iblis Putih terpisah dari tubuhnya.


Dia mengarahkan pedangnya ke sosok terakhir. "Katakan..."


"Hahahaha!!! Bahkan jika aku mati, aku takkan membiarkanmu hidup!..." Ucap Iblis Hitam dan energi spiritual di dalam dantiannya tampak tidak normal.


Melihat hal ini, Tian Lei segera menjauh dari tempat tersebut hingga akhirnya tubuh Iblis Hitam meledak dengan dahsyat.


Duarrr!!!!


Ledakan yang dahsyat ini meratakan dua pertiga dari seluruh kawasan kediaman para murid.


Ledakan dengan area yang besar ini juga memberikan sedikit luka pada tangan Tian Lei yang terlambat pergi melalui ruang. Tapi, luka kecil ini hanyalah hal kecil dan mampu ia sembuhkan dalam hitungan detik.

__ADS_1


Tian Lei melayang di udara dan meraih dua Benih Darah yang melayang di udara.


"Kenapa hatiku rasanya sangat gelisah? Apakah mereka baik-baik saja disana?...." Ucap Tian Lei saat dirinya mengangkat pandangannya dan menatap kejauhan dilangit.


__ADS_2