LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Akhir serangan beast


__ADS_3

Jangan lupa.


Like > Komen > Vote✌️


.


.


Badak api yang melihat Tian Lei menodongkan senjata padanya langsung mengeluarkan aura permusuhan yang sangat besar.


Ia mendengus dengan suara yang terdengar keras lalu berlari dengan cepat ke arah Tian Lei untuk menyeruduk Tian Lei dengan culanya.


Tian Lei yang melihat itu langsung menggunakan pedang langit naga hitam untuk menahan serudukan dari cula badak api, karena tidak memiliki waktu untuk menghindar.


Sepersekian detik kemudian, badak api telah berada tepat di depan Tian Lei, Tian Lei semakin mengencangkan pijakan kakinya di tanah agar ia bisa menahan serangan dari badak api.


Bom!


Cula dari badak api telah berbenturan dengan permukaan pedang langit naga hitam milik Tian Lei yang sangat tebat dan kuat.


Tian Lei menahan serudukan itu sekuat tenaga hingga ia sedikit demi sedikit terdorong ke belakang.


Saat Tian Lei benar-benar hampir tidak kuat menahan dorongan dari badak api, ada seorang tetua yang datang dan membantu Tian Lei.


Wuzz!...


Gelombang angin yang sangat kuat di keluarkan oleh orang tua tersebut dan membuat badak api terpukul mundur hingga beberapa meter.


Tian Lei melihat orang tua tersebut. "Puncak tahap Mahayana? Siapa anda?..." Tanya Tian Lei.


Orang tua itu tersenyum. "Penglihatan yang bagus. Tapi ini bukan saatnya untuk bertanya..." Ucap orang tua tersebut.


"Ya, anda benar. Apakah anda bisa mengalahkannya?..." Tanya Tian Lei.


"Jika ia tidak diperkuat oleh Qi iblis itu. Kemungkinan besar, aku bisa mengalahkannya..." Ucap orang tua tersebut.


"Baiklah. Anda alihkan perhatiannya dan aku akan mencoba suatu teknik yang bisa menghilangkan Qi iblis itu..." Ucap Tian Lei.


"Kalau begitu, aku beri kau waktu 5 menit..." Ucap orang tua tersebut, ia kemudian melesat ke arah badak api yang ada di depan sana.


(......)


Di tempat Yan Lao dan yang lainnya.


"Siapa dia?..." Tanya Yan Lao.


Walikota Zi Li Yan menunjukkan ekspresi senang di wajahnya. "Itu ayah!..." Ucap Zi Li Yan.


"Jadi ini, bantuan yang kau katakan?..."


"Yap..."

__ADS_1


(.....)


Tian Lei melebarkan kedua telapak tangannya, ia meletakkan kedua telapak tangannya itu di depan dadanya dan mengeluarkan Segel Kegelapan tanpa batas diantara kedua telapak tangannya.


Tian Lei menyalurkan sebagian besar energi spiritualnya ke dalam Segel Kegelapan tanpa batas untuk memperkuat daya serapnya dan dapat menyerap Qi iblis yang ada di dalam tubuh badak api.


Segel Kegelapan tanpa batas semakin lama menjadi semakin kuat dan energi spiritual yang Tian Lei masukkan kedalam teknik itu juga hampir 30% dari semua energi spiritualnya.


Sementara itu, ayah dari walikota Zi Li Yan yakni Zi Lin Feng terus mengalihkan perhatian badak api dan terus menghindari serangan-serangan yang terbuat dari Qi iblis dari badak api.


Beberapa menit telah terlewati, Zi Lin Feng kemudian berteriak. "Anak muda! Kau butuh berapa banyak lagi?..."


"Ulur waktu 1 menit!..." Teriak Tian Lei yang sedang memperkuat teknik Segel Kegelapan tanpa batas dan telah kehilangan 60% energi spiritualnya.


"Baiklah!..." Teriak Zi Lin Feng.


Zi Lin Feng kemudian mengeluarkan sebuah pedang yang terbilang cukup ringan, ia mengangkat pedangnya ke arah langit lalu mengeluarkan teknik andalannya untuk memberi waktu pada Tian Lei.


Di atas langit telah tampak sebuah angin topan yang terbentuk dari ribuan sayatan angin.


Zi Lin Feng kemudian mengarahkan pedangnya ke arah badak api. "Gelombang sayatan angin! Serang!..." Teriak Zi Lin Feng.


Angin topan sayatan angin itu mulai bergerak sendirinya ke arah badak api. Gelombang sayatan angin itu terus menabrak bagian-bagian luar tubuh badak api untuk memberikan luka pada badak api.


Gelombang sayatan angin terus menabrak perut kanan dan kiri, punggung, kaki dan bagian lainnya. Lalu, Zi Lin Feng kemudian mengangkat pedangnya ke arah langit lagi dan membuat gelombang sayatan angin itu bergerak naik ke atas langit.


Zi Lin Feng sekali lagi menurunkan pedangnya dan mengarahkannya ke arah badak api. Gelombang sayatan angin menjadi semakin besar lalu turun dengan sangat cepat ke arah badak api.


Gelombang sayatan angin itu kemudian menerobos seluruh bagian tubuh badak api dan membuat beberapa luka sayatan pada kulit badak api yang terkenal tak tergores.


Tian Lei berlari dengan sangat cepat ke arah medan pertempuran antara Zi Lin Feng dan badak api.


Tian Lei melompat ke arah badak api dan berteriak. "Segel Kegelapan tanpa batas! Penyerapan maksimal!..."


Tian Lei memajukan telapak tangan kanannya ke arah badak api dan membuat Segel Kegelapan tanpa batas yang awalnya hanya berbentuk bola kecil, sekarang berubah menjadi pusaran yang sangat besar dengan warna hitam.


Segel Kegelapan tanpa batas dengan kemampuan penyerapan maksimal bisa menyerap energi apapun dan mengubahnya menjadi energi spiritual ke dalam tubuh Tian Lei.


Qi iblis dalam tubuh badak api perlahan mulai keluar dari tubuh badak api dan mulai terserap masuk ke dalam pusaran segel kegelapan tanpa batas dengan cepat.


Penyerapan itu berlangsung dengan sangat cepat, semua orang yang memperhatikan itu langsung tercengang.


Hingga beberapa detik kemudian, semua energi iblis dalam tubuh badak api telah terserap semuanya dan membuat tubuh Tian Lei kelebihan energi dalam jumlah yang sangat amat besar.


Deg! Deg!


Hal itu membuat jantung Tian Lei berdetak kencang dan pada momen tertentu, Tian Lei menjadi tak sadarkan diri lalu terjatuh ke tanah.


Bak!...


Tingkat kultivasi Xiao Bai juga ikut menghilang dari tubuh Tian Lei dan kembali ke tubuh Xiao Bai.

__ADS_1


Xiao Bai kemudian secara tak sadar berubah menjadi beast Serigala putih lagi dan mengamuk di tempat Yan Lao dan yang lainnya berlindung.


Hal itu pun membuat Yan Lao dan yang lainnya menjauh dari area amukan Xiao Bai.


Sementara itu, Zi Lin Feng yang sudah tidak merasakan adanya Qi iblis dalam tubuh badak api langsung menyerang badak api.


Ia memaju-majukan telapak tangannya ke depan dan membuat dorongan angin yang luar biasa untuk menyerang badak api.


Badak api yang merasa tidak bisa menang dari Zi Lin Feng pun langsung berlari untuk keluar dari kota teratai putih. Tapi, Zi Lin Feng tiba-tiba telah berada di depan badak api dengan sebuah bongkahan batu yang sangat besar yang terbuat dari energi spiritual yang ukurannya hampir menyamai besarnya puncak gunung suci milik Tian Lei.


"Terimalah ini!..." Teriak Zi Lin Feng.


Ia kemudian melemparkan bongkahan batu energi spiritual yang ada di atas telapak tangannya ke arah badak api.


BOOM!...


Ledakan yang luar biasa dari serangan yang di keluarkan Zi Lin Feng terdengar sangat keras hingga memenuhi seisi kota.


Serangan yang terbilang kuat dari Zi Lin Feng itu membuat ratusan rumah dan bangunan lain hancur lebur tak tersisa. Dan beast badak api telah mati dengan tubuhnya yang telah hancur dan berlumuran banyak darah.


Zi Li Yan yang melihat itu sangat ingin menangis saat itu juga. "Kota ku... Berapa banyak uang yang harus aku keluarkan untuk memperbaiki itu semua?..." Ucap Zi Li Yan dengan sedih.


Yan Lao melirik ke arah Zi Li Yan. "Sial, jadi itu alasannya melarangku sebelumnya?..." Pikir Yan Lao.


(...........)


Di sebuah hutan dekat dengan kota teratai putih, terdapat beberapa orang yang mengenakan jubah hitam.


"Sial, rencana kita jadi gagal gara-gara anak itu..." Ucap pimpinan mereka.


"Lalu kita harus bagaimana ketua?..." Tanya salah satu bawahannya.


"Kita akan kembali dan melapor pada Patriack..." Ucap ketua kelompok tersebut.


"Baik!..." Ucap semua orang.


Mereka kemudian mengeluarkan sayap spiritual berwarna hitam dan terbang menjauh tanpa diketahui siapapun.


(.....)


Yan Lao melihat ke arah Xiao Bai yang masih mengamuk dan sudah menghancurkan puluhan rumah warga.


Xiao Bai kemudian tiba-tiba berhenti dan mengambil ancang-ancang untuk melolong.


"Auuuu!....." Xiao Bai melolong dengan suara yang sangat keras. Lolongan itu juga menggetarkan jiwa orang-orang yang mendengarnya, termasuk Zi Lin Feng.


Beberapa menit kemudian, Xiao Bai berhenti melolong dan terjatuh tak sadarkan diri.


Zi Lin Feng yang masih berada di dekat Tian Lei langsung membawa tubuh Tian Lei dan terbang mendekati Yan Lao dan yang lainnya.


"Bawa serigala itu ke kediaman walikota juga..." Ucap Zi Lin Feng.

__ADS_1


"Baik..." Ucap Zi Li Yan dan seluruh pasukan kota yang ada di sana.


Mereka kemudian mengambil sebuah alat dan membawa Xiao Bai ke kediaman walikota.


__ADS_2