
Sang Kaisar Racun, Du Heng Luo.
Ini adalah nama yang sangat terkenal diantara murid-murid kekuatan besar di wilayah reruntuhan kuno.
Bukan karena dia telah membunuh puluhan ribu murid atau tetua, tapi dia dikatakan mengerikan karena jika bertemu dengannya maka baik itu seorang murid ataupun tetua, maka sang Kaisar Racun akan menyiksa mereka dengan sangat kejam.
Untuk setiap laki-laki yang ia incar akan ia siksa dengan racun jika suasana hatinya sedang baik, tapi jika suasana hatinya sedang tidak baik, bukan hanya menggunakan racun, dia juga akan memutilasi semua bagian tubuh korbannya.
Dan untuk perempuan, mereka akan dijadikan sebagai pelampiasan nafsu untuknya maupun untuk orang-orang yang menjadi pengikutnya, karena sifat alami Kaisar Racun bukan hanya kejam tapi juga genit.
Dikatakan bahwa Kaisar Racun datang ke wilayah reruntuhan kuno lebih dari lima belas tahun yang lalu dan telah mencapai Energi Kabut Racun Abu-abu tertinggi, dan sekarang telah mencapai Energi Kabut Racun Hijau tahap menengah.
Kabarnya, dia berasal dari kekuatan yang mengerikan di wilayah Zhongjian di benua tengah, untuk kekuatan besar yang mana, tidak ada yang tahu tapi yang jelas kekuatan besar itu lebih kuat dari Istana Kaisar Perang.
Setiap murid atau tetua yang bertemu dengannya tentunya tidak akan berakhir dengan baik, karena setelah itu pastinya racun telah memenuhi tubuh mereka hingga akhirnya mati.
Karena kekejamannya ini, para petinggi dari berbagai kekuatan besar menjadi sangat marah dan mengirimkan berbagai pasukan tetua mereka untuk memburu kaisar racun, tapi pada akhirnya hanya berakhir pada pembantaian.
Karena tidak ada yang pernah berhasil melawan orang ini dan kekuatannya yang sangat kuat, kebanyakan tetua dan murid-murid kekuatan besar sangat takut padanya.
Wajah Tian Lei dan yang lainnya berubah pucat saat melihat wajah dari penjahat terkejam di wilayah reruntuhan kuno.
Mereka benar-benar tidak menyangka bahwa mereka akan bertemu dengan Kaisar Racun. Awalnya Tian Lei hanya ingin membunuh Zhi Xing untuk menyelesaikan misi lalu menemui Kaisar 1000 Perang.
Tapi, kali ini sepertinya ia akan menghadapi pertarungan hidup dan mati yang sulit dihadapi lagi. Terlebih, tubuhnya yang sekarang masih belum pulih karena terganggu dengan kedatangan Kaisar Racun.
Tian Lei mengepalkan tangannya dan menggertakkan giginya, ia berpikir keras untuk lolos dari bahaya di depannya saat ini.
Pertarungan kali ini akan sangat berbeda dari melawan Zhi Xing sebelumnya, bukan hanya tingkat kultivasi Kaisar Racun yang memang lebih tinggi, tapi juga karena Tian Lei sudah tidak bisa menggunakan peningkatan Tubuh Kaisar Langit lagi, karena teknik ini hanya bisa dilakukan satu kali dalam sehari.
__ADS_1
"Sepertinya kali ini akan sulit, saudara Tian juga masih belum pulih..." Ni Xien menunjukkan raut wajah yang pahit saat melihat keputusasaan di depannya.
"Kakak, memangnya sehebat apa Kaisar Racun ini?..." Yu'er bertanya.
"Aku pernah mendengar dari murid-murid yang aku temui di pegunungan Awan Suci. Mereka bilang bahwa Kaisar Racun adalah orang yang sangat kejam, bahkan ia pernah melukai salah satu dari 10 Jendral Perang dari Istana Kaisar Perang..." Ucap Ni Xien menjelaskan.
Raut wajah Yu'er menjadi panik dan takut. "Jadi, bukankah kita akan mati disini..." Ni Xien menutup matanya, ia tidak tahu harus menjawab apa, karena hidup atau mati mereka akan di tentukan oleh tindakan Tian Lei.
Di tengah keheningan itu, Kaisar Racun tersenyum dan berkata. "Haha, kenapa dengan raut wajah kalian? Bukankah kalian berhasil membunuh salah satu buronan kelas atas yang hebat? Seharusnya kalian bahagia atas itu..."
Kaisar Racun kemudian melihat ke arah Yu'er yang ada di belakang Ni Xien, ia memainkan lidahnya untuk menyapu bibirnya. Ia tampaknya tertarik dengan Yu'er.
"Wow, gadis yang cantik. Aku penasaran, apakah aku bisa membawanya bermain sebentar?..." Kaisar Racun berkata dengan lembut dan tersenyum pada semua orang di depannya.
Ni Xien menggertakkan giginya dan mengepalkan tangannya dengan erat. "Dasar Brengsek!" Ucapnya dengan keras.
Saat ia melakukan itu, sebuah gelombang energi racun berwarna hijau menembak ke arah Ni Xien.
Tian Lei dengan cepat mengeluarkan Pedang Langit Naga Lava dan melakukan gerakannya dengan cepat ke depan Ni Xien.
Ia menempatkan pedangnya yang besar di depan dadanya dan menahan serangan Kaisar Racun.
Bang!
Serangan dari Kaisar Racun memberikan energi dorongan yang besar dan membuat Tian Lei mundur beberapa langkah.
Tian Lei menatap Kaisar Racun dengan tajam. "Sial, ini hanya serangan biasa dan sudah sekuat ini. Aku mungkin tidak akan teracuni, tapi aku tetap akan mati jika dia mengeluarkan teknik Bertarungnya..." Tian Lei membatin.
Kaisar Racun yang melihat Tian Lei bisa menahan serangannya tersenyum. "Heh, tidak disangka, walau kau belum pulih sepenuhnya, tapi kau bisa menahan itu..."
__ADS_1
"Walau begitu, yang tadi hanyalah permulaan..." Ucap Kaisar Racun dengan sombong.
"Ya, kalau begitu, cepatlah bertarung. Bahkan jika aku mati, aku akan membawamu bersamaku!," Ucap Tian Lei saat tangannya masih bergetar.
Mata Du Heng Luo menyipit dan melihat Tian Lei dengan tajam, setelah itu suaranya mulai terdengar. "Kau memang kuat, sampai bisa mengalahkan Zhi Xing. Tapi, apakah dengan dirimu yang kelelahan bisa membunuhku?..."
"Lalu kau bisa mencobanya!..." Ucap Tian Lei, ia memainkan jari-jari tangan kirinya untuk menantang Du Heng Luo.
Mata Tian Lei memejam setelah ia menantang Du Heng Luo, aura disekitar tubuhnya mulai meningkat kembali dan tubuhnya yang kelelahan dipaksa untuk pulih dengan cepat.
Tian Lei dengan tubuhnya yang kelelahan mulai mengaktifkan Peningkatan Tubuh Kaisar Langit lagi, itu akan berdampak serius pada tubuhnya karena ia belum benar-benar pulih dan juga ini belum berselang lama sejak ia menggunakan Peningkatan Tubuh Kaisar Langit.
"Kak Tian Lei!"
"Saudara Tian!"
Yu'er dan Ni Xien berkata dengan nada khawatir. Mereka sangat cemas dan khawatir karena mengetahui bahwa tubuh Tian Lei belum pulih sepenuhnya.
Tian Lei tersenyum lalu melambaikan tangannya. "Kalian menjauhlah, jika aku tidak bisa mengalahkannya, maka aku harus meminta maaf karena kita akan mati bersama disini..." Ucap Tian Lei, ia tidak memerintahkan mereka berdua untuk lari karena itu akan sangat sia-sia.
Karena jika Tian Lei benar-benar kalah, walaupun kedua kakak beradik itu telah melarikan diri, tetap akan bisa disusul dengan mudah oleh Du Heng Luo, karena dengan kekuatan ranah Energi Kabut Racun Hijau telah sanggup untuk menggunakan kekuatan ruang.
Du Heng Luo melihat Tian Lei dengan senyuman ganas. "Apakah aku sudah bisa menyerang? Ataukah aku harus membiarkanmu berpamitan?..." Ucap Du Heng Luo dengan sombong, seolah ia tahu bahwa ia yang akan menang.
Tian Lei melihat ke arah Du Heng Luo dengan dingin dan mengeluarkan Pedang Penghancur Langit dari tubuhnya.
Ia mengarahkan pedang itu ke arah Du Heng Luo dengan satu tangan. "Ayo kita mulai..." Ucapnya dengan nada dingin.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya ya...
__ADS_1