
Setelah masuk ke dalam ruang lelang, mereka dapat melihat sebuah ruangan yang besar dengan panjang dan lebar masing-masing seratus meter.
Ruangan itu di penuhi dengan orang-orang bangsawan ataupun orang-orang dari sekte kecil, memiliki sekitar lebih dari 300 kursi dan ada celah yang lebar untuk memisahkan kelompok-kelompok kursi.
Mata Ni Xien dan Yu'er berbinar-binar setelah melihat pemandangan mewah di depan mereka secara langsung, sementara Tian Lei melihatnya biasa saja.
Menatap ke arah tempat yang kosong, Tian Lei mengajak mereka berdua untuk duduk disana dan menonton pelelangan.
Dalam beberapa menit, sebuah lonceng besar berbunyi dan menggema memenuhi seisi ruangan.
Banyak orang-orang yang baru berdatangan langsung duduk dalam sekejap, mendisiplinkan tubuh mereka ketika memancarkan aura semangat untuk berhadapan pada acara lelang, keadaan yang semulanya ramai menjadi senyap untuk memberikan rasa hormat.
Dalam ruangan yang telah penuh itu, sudah terdapat banyak sekali pengunjung dari berbagai kota di wilayah reruntuhan kuno. Dan tentu saja tujuan mereka adalah untuk memasuki makam Xiantian Kuno yang akan terbuka beberapa hari lagi.
Ketika suara lonceng itu telah terdengar di telinga Tian Lei dan rekannya, mereka segera memusatkan perhatian mereka terlebih lagi setelah sesosok pria telah memasuki panggung lelang.
Di semua mata setiap orang yang ada di aula besar, seorang pria paruh baya dengan perawakan kurus tinggi telah memasuki panggung lelang, dengan senyuman yang ramah layaknya penjual profesional, dia menadah kedua tangannya di depan perut kurusnya ke arah semua mata yang menatap dirinya lalu berkata.
"Hadirin sekalian, aku adalah Gao Shao, juru lelang kalian hari ini. Jika kalian tidak tahu, aku berasal dari Rumah Dagang Semesta dan bekerjasama dengan walikota Jiu Hong untuk melakukan pelelangan hari ini. Atas kedatangan kalian, aku sangat berterimakasih..."
Tian Lei mengangkat alisnya. "Jadi barang-barang yang dilelang adalah milik Rumah Dagang Semesta..." Tian Lei berkata pelan setelah mendengar perkataan juru lelang.
Dua orang pria paruh baya memasuki panggung lelang setelah Gao Shao menyelesaikan perkataannya, mereka membawa sebuah kapak di dalam sebuah penutup kaca yang beralaskan giok yang cantik.
Saat benda itu telah di letakkan di sebuah meja giok, secara alami kapak itu seperti mengeluarkan sebuah sinar yang membentuk sebuah roh kalajengking berwarna merah.
Itu bukan artefak tingkat rendah, setidaknya artefak yang memiliki kekuatan roh adalah tingkat kaisar, dan itu terbilang langka, sama seperti Pedang Langit Naga Lava.
Gao Shao dengan matanya yang menyipit dan mengeluarkan sedikit tawa mulai berkata. "Haha, hadirin sekalian, ini adalah Kapak Kalajengking Api. Merupakan artefak tingkat Kaisar peringkat rendah dengan kekuatan roh kalajengking seperti yang telah kalian lihat tadi. Kalian semua harusnya tahu bagaimana langkanya sebuah artefak yang memiliki kekuatan roh? Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan kali ini..."
__ADS_1
"Harga untuk kapak kalajengking api ini adalah 1.000.000 koin emas..."
Aula lelang menjadi sening sesaat, berpikir untuk membeli sebuah artefak Kaisar peringkat rendah dengan harga yang begitu mahal. Namun, aula itu kemudian menjadi hidup lagi setelah beberapa orang mulai melontarkan harga yang mereka tawarkan.
"1.100.000!"
"1.200.000!"
"1.250.000!"
"1.300.000!"
Walaupun artefak tingkat Kaisar peringkat rendah biasanya hanya memiliki harga maksimal 1.200.000, tapi yang di lelang kali ini bukanlah artefak tingkat Kaisar biasa, ini memiliki kekuatan roh, memiliki kemungkinan untuk bersaing dengan artefak tingkat Kaisar menengah. Mengingat kenyataan ini, 1.000.000 koin emas sebagai harga awal memanglah layak.
Tian Lei melihat ke arah Ni Xien dan Yu'er yang tercengang dengan harga-harga yang dilontarkan oleh orang-orang kaya di dalam aula. Dibandingkan dengan orang-orang itu, mereka sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk mengangkat tangan untuk ikut menawar.
"Ni Xien, apa elemen spiritual yang kau miliki?..." Tian Lei bertanya, siapa tahu ada artefak yang memiliki kesesuaian dengan Ni Xien.
"Jika ada senjata yang cocok atau ada yang kau suka, aku akan membelikannya..." Ucap Tian Lei dengan santai.
"Saudara Tian, ini..." Ni Xien segera berkata untuk menolak tapi langsung di potong oleh Tian Lei.
"Sudahlah, anggap saja sebagai hadiah pertemanan..." Ucap Tian Lei dengan santai.
"Ini..." Ni Xien tidak sanggup berkata-kata lagi, ia menghela nafasnya dan tersenyum dengan perasaan tidak enak.
"Baiklah, kalau begitu terimakasih..." Ucap Ni Xien dan Tian Lei mengangguk.
Orang-orang dalam aula masih mengangkat papan nomor mereka untuk memberikan penawaran, hingga akhirnya kembali sunyi dengan kekecewaan banyak orang karena pada akhirnya harta itu didapatkan oleh seorang anggota kelompok Serigala Besi dengan harga 1.350.000 koin emas.
__ADS_1
Pada tahap selanjutnya, beberapa barang yang lain terus dilelang, seperti misalnya teknik beladiri, senjata, pil, bahan herbal, dan barang berharga lainnya. Tapi, itu sama sekali tidak menarik perhatian Tian Lei.
Hingga, pada acara yang selanjutnya, sebuah kota kaca muncul ketika Gao Shao menjentikkan jarinya ke arah meja lelang.
Dalam kotak kaca itu, sebuah pedang dengan sisi tengahnya memiliki corak berwarna hijau, dengan Kilauan cahaya hijaunya, pedang itu segera menarik perhatian setiap kelompok.
"Hadirin sekalian, ini adalah barang kita yang ketujuh. Ini adalah Pedang Pembelah Angin. Sebuah artefak Spiritual tingkat Kaisar menengah dengan elemen angin. Akan di lelang dengan harga awal adalah 850.000!..."
Ruang lelang kembali ramai saat juru lelang telah menyelesaikan kata-katanya, mereka mulai memberikan tawaran-tawaran mereka.
"880.000!"
"900.000!"
"920.000"
Harga-harga yang di lemparkan setiap orang terus meningkat, aula lelang menjadi lebih hidup setelah dari tadi hanya menawarkan barang-barang biasa. Dalam sekejap, harga yang diajukan untuk pedang di atas meja giok telah mencapai 900.000, namun aula lelang kembali menjadi ruang yang cukup sunyi.
"Baiklah, saudara kita dengan nomor 178 telah menawar 1.200.000, apakah tidak ada yang ingin memberikan harga yang lebih tinggi?..." Gao Shao berbicara saat orang-orang berhenti menawar.
Tian Lei menatap pedang di atas meja giok dengan seksama, ia merasa bahwa itu sangat cocok dengan Ni Xien, dan itu adalah pedang bertipe angin yang ringan.
Tian Lei tersenyum saat memikirkan itu. "1.300.000!" Tian Lei dengan cepat mengangkat papan nomor miliknya dan mengajukan harganya hingga membuat Ni Xien tercengang.
Suara muda yang begitu tenang tiba-tiba menarik perhatian setiap orang, bahkan orang-orang yang begitu berpengaruh melihat ke arah Tian Lei.
Tapi, seorang pemuda dengan pakaian silver dan rambut silver telah duduk cukup jauh dari tempat Tian Lei. Dia melihat ke arah Tian Lei dengan senyuman licik.
"Hehe, karena kau membuatku kesal, maka jangan salahkan aku..." Jiu Xu tersenyum licik saat dia berbicara.
__ADS_1
"1.400.000!" Jiu Xu mengajukan harga setelah ia mengangkat papan nomor miliknya.