LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Pertarungan Antar Roh Spiritual


__ADS_3

Tian Lei berkata dengan suara yang lantang, saat itu juga pedang yang ia pegang telah mengeluarkan sinar merah dan energi spiritual yang hangat.


Ukiran naga berwarna merah yang ada pada permukaan Pedang Langit Naga Lava seketika mengeluarkan sorotan mata yang tajam.


Layaknya makhluk hidup, ukiran itu mulai bergerak dan keluar dari Pedang Langit Naga Lava, semakin keluar, naga itu semakin besar dan akhirnya menjadi naga sungguhan.


Naga lava kini melingkar-lingkar di belakang Tian Lei, sama seperti tuannya ia juga melihat ke arah mata tombak.


"Hadang itu!..." Titah Tian Lei, ia menunjuk ke arah mata tombak yang hampir mencapai tempatnya.


Naga lava tanpa pikir apapun segera melesat ke arah mata tombak dan menyemburkan cairan lava yang sangat mengerikan.


Itu segera melelehkan energi spiritual yang membentuk mata tombak lalu membeku dan jatuh ke daratan.


Tian Lei tersenyum ke arah Zhi Xing setelah roh Naga Lava telah kembali ke belakangnya.


"Heh, apakah ini kemampuan dari sang Penghancur Bintang? Bahkan tidak memiliki kemampuan untuk menggerakkan rambutku?..." Ucap Tian Lei dengan remeh dan berhasil membuat Zhi Xing terprovokasi.


"Oh? Kalau begitu akan aku tunjukkan bagaimana aku bisa mendapatkan julukan sang Penghancur Bintang!" Dengan matanya yang melotot karena marah, Zhi Xing berteriak dengan keras.


Ia memegang tombaknya dengan kedua tangannya dan mengangkatnya ke atas. Dari langit, petir-petir mulai menyambar dan terserap ke dalam tombak milik Zhi Xing.


Zhi Xing juga sudah mulai mendapatkan perubahan pada tubuhnya, di sekitar mata, pelipis dan dahinya mulai bermunculan pola-pola aneh berwarna hijau.


Matanya berubah menjadi merah dan diisi dengan kilat-kilat petir merah yang mengerikan, aura di sekitarnya juga mulai terasa sangat menakutkan.


Pada fase ini, Zhi Xing telah menaikkan segala aspek kekuatannya.


Zhi Xing melihat ke arah Tian Lei dengan aura permusuhan yang kuat, dirinya yang masih menahan kekuatan besar dalam dirinya seketika langsung berteriak.


"Kera Petir Penghancur Bintang!" Teriak Zhi Xing dan seekor kera raksasa dengan warna merah darah disertai dengan elemen petir merah yang sedang memegang tombak merah darah telah muncul di belakang tubuhnya.


Groar!


Kera Petir haus darah di belakang Zhi Xing meraung keras saat ia benar-benar terbangkit dari tidur panjangnya.


"Kera Petir Penghancur Bintang! Tombak Haus Darah!"

__ADS_1


Saat Zhi Xing berteriak keras sambil melakukan gerakannya, Kera Petir juga ikut melakukan gerakan yang sama sampai pada akhirnya ia melemparkan energi spiritual berbentuk tombak, sama persis dengan tombak yang ada ditangannya.


"Matilah!" Teriak Zhi Xing saat melihat serangan mematikannya telah melaju kencang dan Tian Lei juga tidak melakukan apa-apa.


"Kak Tian Lei!" Yu'er berteriak karena khawatir dengan Tian Lei yang tidak kunjung melakukan gerakan untuk menghindar.


Tian Lei sama sekali tidak mengindahkan peringatan dari orang yang ada di belakangnya, ia hanya diam dengan matanya yang tertutup, tapi senyumannya yang samar mulai terlihat dengan jelas sebelum ia membuka matanya perlahan.


BOM!


Tombak Haus Darah telah mengenai Tian Lei yang hanya berdiam diri di udara, disekitar tempat itu sekarang terbentuk kabut yang begitu tebal karena ledakan tadi.


Hanya dalam waktu yang singkat, kabut itu telah menghilang. Tapi, bukannya senang karena serangannya berhasil mengenai Tian Lei, Zhi Xing sekarang ini malah dikejutkan oleh pemandangan yang begitu luar biasa.


Di dalam pandangan matanya saat ini, ia dapat melihat Tian Lei dengan sebuah pedang yang lebih kecil dari pedangnya yang sebelumnya, di depan samping kanannya kini terdapat Naga Lava yang telah menahan serangan tadi, di depan samping kirinya tampak Phoenix Ungu yang ikut menahan serangan dari Zhi Xing tadi.


"Ini... Bagaimana mungkin?..." Zhi Xing tampak terkejut, wajahnya membeku dengan matanya yang terbuka lebar dan mulutnya yang sedikit menganga.


Sementara Yu'er dan Ni Xien begitu senang karena tindakan Tian Lei yang sebelumnya sebenarnya bukan tindakan bunuh diri.


Tian Lei tersenyum ke arah Zhi Xing yang masih membeku. "Seharusnya dalam formasi Naga dan Phoenix, aku akan menggunakan Naga Biru. Tapi, sepertinya kau masih tidak layak untuknya..." Ucap Tian Lei.


"Dan sepertinya, kau yang akan mati..." Ucap Tian Lei dengan suara yang dingin.


Zhi Xing menggertakkan giginya dan mengepalkan tangannya dengan erat, tubuhnya bergetar hebat karena marah.


"Sial! Akan kubunuh kau!..."


"Kera Petir Penghancur Bintang! Bunuh dia!" Zhi Xing berteriak keras sambil memajukan tombaknya ke depan.


Saat itu juga, kera petir yang ada di belakangnya mulai bergerak, ia menuruti perintah tuannya dan bergerak ke arah Tian dengan aura permusuhan yang kejam.


Tian Lei membalas itu dengan tatapan tajam, ia lalu memajukan pedangnya ke depan.


"Naga lava! Phoenix Ungu! Musnahkan dia untukku!"


Naga lava dan Phoenix Ungu yang ada di samping Tian Lei mengamuk dan berbunyi dengan semangat.

__ADS_1


Kedua roh hewan yang begitu agung itu melesat dengan cepat ke arah Kera Petir yang mengambil arah berlawanan dengan mereka.


Groar!


Naga lava mengamuk di udara, ia melilit tubuh Kera Petir dengan erat dan menyemburkan cairan lava dari mulutnya.


Phoenix Ungu juga ikut membantu, ia mengibas-ngibaskan sayapnya dengan kuat dan memunculkan hujan bulu-bulu api darinya.


Kedua partner itu bekerja sama dengan baik untuk mengalahkan Kera Petir. Sedangkan Kera Petir, ia masih berusaha keras untuk melepaskan lilitan dari naga lava.


Goar!


Kera Petir membusungkan dadanya ke langit saat ia melakukan raungan keras, ia juga telah berhasil melepaskan lilitan dari naga lava.


Dengan cepat, naga lava dan Phoenix Ungu mengambil gerakan dan melesat ke arah Kera Petir.


Mereka berdua dengan cepat melakukan serangan dengan elemen api masing-masing dan mengarahkannya pada Kera Petir.


Kera Petir dengan cepat menggunakan tombak di tangannya dan menangkis semua serangan mereka.


Naga lava lalu menggunakan ekornya dan mencambuk kepala Kera Petir dengan kuat.


Plak!.


Serangan itu berhasil menghancurkan fokus dari Kera Petir dan Naga Lava segera melesat menuju ke arahnya.


Naga lava dengan cepat kembali melilit tubuh Kera Petir dengan ekornya dan mencabik-cabik tubuh Kera Petir dengan cakarnya.


Phoenix Ungu tidak mau kalah, ia juga melakukan serangan, ia mencengkram tubuh kera putih dan melakukan serangan dengan paruhnya.


Pada saat yang tepat, Tian Lei segera meningkatkan kekuatan dari Naga Lava dan naga lava segara melilit tubuh Kera Petir dengan erat hingga akhirnya meledak.


BUAR!


Roh Kera Petir meledak dengan dahsyat dan memudar menjadi energi spiritual yang menyebar ke sekitar area itu.


Hal itu pun membuat Zhi Xing harus muntah darah akibat dari timbal balik kekalahan itu.

__ADS_1


Tian Lei juga menghilangkan kedua rohnya yang masih melayang di udara untuk menghemat energi Spiritualnya.


__ADS_2