LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Makam Xiantian Kuno


__ADS_3

Tiga hari kemudian, Tian Lei, Ni Xien dan Yu'er bangun sangat awal untuk berangkat menuju ke pegunungan dekat dengan kota Jiuho, itu adalah letak dari makam Xiantian Kuno.


Dalam perjalanan yang memakan waktu sekitar tiga jam, Tian Lei dan yang lainnya akhirnya sampai di salah satu bukit dari beberapa bukit yang mengelilingi sebuah bangunan lantai yang membentuk lingkaran dengan sebuah teratai di tengahnya.


Di setiap bukit yang mengelilingi lantai lingkaran terdapat banyak sekali kultivator dari berbagai tempat yang mungkin sudah menunggu sejak kemarin.


Di lingkaran itu banyak sekali pola-pola Aray dan simbol-simbol yang sangat rumit yang mengelilingi teratai, bahkan Tian Lei sama sekali tidak mengetahui Aray apa itu.


Simbol-simbol dan pola Aray yang ada di atas permukaan lantai lingkaran menunjukkan cahaya yang berbeda-beda dan hampir seluruhnya akan mendapatkan cahaya.


Setelah lama menatap lama ke arah simbol-simbol yang terukir besar di bawah sana, Tian Lei menunjukkan senyuman.


"Ini benar-benar makam kuno. Bahkan menyembunyikannya saja dengan hal yang besar..." Ucap Tian Lei.


"Saudara Tian. Bagaimana kita akan memasuki makamnya? Sama sekali tidak ada pintu..." Ni Xien juga berkata setelah melihat hal aneh pada makam.


Tian Lei melihat ke arah Ni Xien. "Tentu saja tidak ada pintu. Semua makam kuno tersimpan ke dalam ruang yang berbeda. Dan kita hanya perlu menunggu sampai cahaya pada pola-pola itu sampai ke teratai. Saat itulah pintu masuk akan terbuka..." Ucap Tian Lei, ia menunjuk ke arah pola-pola Aray dan Ni Xien hanya mengangguk.


Mereka bertiga duduk diam di puncak bukit untuk menunggu. Hanya dalam sekejap, jumlah ahli yang telah berkumpul sudah mencapai ratusan orang, itu membuat bukit-bukit yang mengelilingi makam menjadi ramai.


Ni Xien melihat-lihat ke arah setiap ahli yang telah datang ke tempat itu, sedangkan Tian Lei bersama dengan Yu'er, mereka melihat ke arah makam, melihat apakah ada perubahan disana.


Tian Lei kemudian melirik ke arah bukit yang berada tak jauh dari yang mereka tempati, ia menatap sebuah kelompok berjubah putih dengan seorang pemimpin yang ia kenal, itu adalah kelompok dari kota Jiuho, dan pemimpinnya adakah Jiu Xu.


Di kelompok milik Jiu Xu, ada sekitar dua puluh orang yang berada di tingkat Immortal bintang 1, ahli di tingkat Mahayana bintang 7 ada lima orang dan ada tiga orang yang berada di tingkat Immortal bintang 5. Sedangkan Jiu Xu sendiri, ia berada di tingkat Immortal bintang 1.


"Setiap dari kelompok ini memiliki jumlah yang besar. Kalian harus berhati-hati. Agar nantinya tidak terpisah, kita bertiga harus saling berpegangan tangan..." Ucap Tian Lei, kakak beradik menatapnya lalu mengangguk.


..

__ADS_1


Dalam tiga jam, makam kuno masih belum juga terbuka, semua orang tampak mulai lelah dan bosan.


Karena telah menunggu cukup lama, Tian Lei memutuskan untuk berkultivasi, hingga akhirnya malam telah tiba.


Di malam hari yang gelap, cahaya rembulan dan bintang-bintang benar-benar membantu penglihatan semua orang.


Malam itu juga, Tian Lei membuka matanya perlahan, ia merasakan adanya getaran yang disebabkan oleh makam kuno.


Tian Lei berdiri tegak dan melihat ke arah makam kuno. "Bersiaplah, makam akan segera terbuka..." Ucap Tian Lei dan keduanya ikut berdiri.


Semua orang juga merasakan getaran yang sama seperti yang dirasakan oleh Tian Lei, mereka semua mengarahkan pandangannya ke arah makam dan melihat bahwa cahaya pada pola-pola Aray telah menyentuh teratai dan membuat teratai bercahaya.


Setiap simbol-simbol yang ada di pinggiran lantai lingkaran mengeluarkan cahaya yang disertai dengan energi petir.


Saat itu juga, teratai yang ada di tengah lantai lingkaran mulai melepaskan diri dan terbang ke udara.


Semua orang semakin fokus melihat fenomena ini, mereka tidak sabar untuk melihat apa yang akan terjadi.


Kilat-kilat petir itu seperti tertarik oleh teratai yang ada di udara, mereka sekarang ini tampak seperti sedang merantai teratai batu.


Dengan sekejap, teratai batu telah hancur berkeping-keping menjadi kabut aura Spiritual yang disertai cahaya aura jingga.


Cahaya aura jingga itu kemudian menelan semua energi petir yang mengikatnya, dengan cepat ia berubah menjadi pusaran di udara.


Pusaran energi spiritual jingga itu sangat besar, dan di penuhi dengan energi petir yang kuat.


"Ini adalah pintu masuk makam kuno? Benar-benar energi yang hebat..." Jiu Xu tercengang dengan pemandangan yang begitu hebat.


Dalam beberapa menit, pusaran yang ada di udara telah menjadi tenang, ia berputar dengan stabil dan tenang.

__ADS_1


"Ayo masuk!" Tian Lei melihat kedua orang di sampingnya, dan mereka mengangguk.


Sebelum ketiga sosok memasuki pusaran, ratusan orang lainnya telah memasuki pusaran terlebih dahulu, termasuk Jiu Xu dan kelompoknya.


Tidak mau ketinggalan, Tian Lei memegang pergelangan tangan Ni Xien dengan tangan kanannya dan Yu'er dengan tangan kirinya, ia lalu melayang dan masuk ke pusaran.


Di dalam pusaran, Tian Lei dan yang lainnya merasakan gejolak yang luar biasa, mereka dipaksa untuk berpisah, tapi Tian Lei dengan kuat menahan paksaan itu dan akhirnya ia melihat sebuah lubang cahaya.


Dengan kecepatan yang luar biasa, Tian Lei memijak pijakan ruang dan melompat masuk ke dalam lubang cahaya.


Tian Lei membuka matanya saat ia telah berada di dalam makam, ia dengan cepat melihat Yu'er yang jatuh dan segera menangkapnya dengan kedua tangannya.


Sementara Ni Xien, ia mengepakan sayapnya untuk bertahan di atas udara.


Mereka bertiga melihat ke segala arah dan menyadari bahwa mereka sekarang ada di dalam sebuah ruang yang berisi dengan energi api yang sangat kuat.


Mereka turun ke daratan dan merasakan bahwa energi yang ada di daratannya benar-benar memiliki kekuatan api yang kuat.


Di depan mereka, mereka dapat melihat dengan jelas sebuah danau yang semuanya berisikan kobaran api.


"Beruntung kita tidak berpisah..." Tian Lei menghela nafas lega dan keduanya mengangguk.


"Kita akan pergi dari sini terlebih dahulu..." Ucap Tian Lei dan keduanya kembali mengangguk.


Di perjalanan, mereka masih tidak menemukan keberadaan pintu untuk menuju ke ruang berikutnya.


"Kak Tian Lei, kenapa tubuhku menjadi sakit?..." Ucap Yu'er yang tampak sedang menahan rasa sakit.


Tian Lei melihat ke arah Yu'er. "Sepertinya api disini terlalu kuat, sampai energi racun dalam dirimu terkena dampaknya. Aku akan memberikan perisai energi spiritual padamu..." Ucap Tian Lei, ia kemudian melambaikan tangannya dan membuat sebuah perisai energi spiritual untuk Yu'er.

__ADS_1


Yu'er dalam waktu yang singkat tidak merasakan sakit lagi dalam dirinya dan bisa berjalan dengan tenang.


__ADS_2