
Dan dua Minggu kemudian, teratai emas dalam lautan spiritual Tian Lei telah berubah sepenuhnya menjadi teratai berwarna hitam yang bercampur dengan sedikit warna emas.
Tian Lei membuka matanya dengan senyuman puas di wajahnya, ia mengangkat tangannya dan mengeluarkan kobaran api hitam.
"Ini berkali-kali lipat lebih kuat dari api emas maupun api ungu..." Ucapnya.
Setelah Tian Lei selesai dengan penggabungan kedua jenis api miliknya, Tian Lei berdiri dan berjalan ke arah area energi dingin untuk melihat Xiao Bai.
Saat Tian Lei memasuki area terbuka, Tian Lei sangat terkejut karena telah melihat Xiao Bai yang sudah menyelesaikan pelatihannya.
"Xiao Bai?..." Ucap Tian Lei, ia mengerutkan keningnya.
Xiao Bai yang tadinya sedang bermain-main di rumput langsung berbalik dan melihat ke arah Tian Lei.
"Kakak!..." Ucapnya dengan senang.
Tian Lei langsung mendekati Xiao Bai dan melihat kekuatannya sudah sangat mendekati Sovereign. Mungkin hanya perlu beberapa waktu dan dia akan menyamai Xiao Hong.
"Xiao Bai, apakah semua energi dingin telah kau serap?..."
Xiao Bai mengangguk. "Ya. Semua tulang itu benar-benar enak!..." Ucapnya dengan ceria.
Tian Lei sedikit berpikir, dalam bayangannya saat ini ia hanya dapat memikirkan bahwa Xiao Bai telah memakan semua tulang itu.
Ia kemudian melihat ke arah Xiao Bai dengan senyuman pahit. "Sial, anak ini benar-benar keturunan anj*ng..." Ucapnya dalam hati.
Tian Lei lalu menggeleng dan kembali melihat Xiao Bai. "Xiao Bai, aku akan kembali ke Sekte Naga Biru. Kau pergilah ke Istana Kaisar Perang dan carilah Kaisar Perang. Dia akan memberikan sumber daya untuk pelatihan mu..." Ucap Tian Lei, Xiao Bai hanya menurut dan dengan cepat mengangguk.
Tian Lei tersenyum. "Bagus..." Ucapnya dan menggosok-gosok rambut Xiao Bai.
Tian Lei mengangkat tangannya dan mengeluarkan sebuah portal untuk menuju ke depan gerbang kediaman Istana Kaisar Perang.
"Xiao Bai, masuklah. Ini akan mengantarkanmu ke gerbang Istana Kaisar Perang..." Ucap Tian Lei.
Xiao Bai berjalan ke arah portal ruang dan berbalik, ia melambai ke arah Tian Lei lalu masuk ke dalam portal.
"Aku juga harus berangkat..." Ucapnya dan membuka sebuah portal ruang yang lain.
Tian Lei masuk ke dalam portal lalu menghilang.
__ADS_1
.
Keesokan harinya, Tian Lei telah berada di halaman luas sekte naga biru, ia tanpa basa-basi lagi langsung terbang ke arah salah satu puncak yakni tempat Aula Misi Tetua berada.
Tian Lei dengan santai memasuki aula, ia dapat melihat beberapa tetua yang sedang melihat-lihat misi.
Tian Lei terus berjalan lurus untuk menemui orang tua yang tertidur di meja tempatnya bekerja.
"Hei, orang tua. Apakah kau tidak bosan, seharian selalu tertidur?..." Ucap Tian Lei dengan nada bersahabat.
Orang tua yang tertidur di lantai mengangkat wajahnya dan terkejut melihat Tian Lei yang tiba-tiba kembali.
"Kau?!" Ucap Jie Xuan Long.
Ia mencoba mengangkat badannya dan duduk tegak di kursi, ia meregangkan otot-otot tubuhnya dan kembali melihat Tian Lei.
"Bocah, kau masih ada keberanian untuk kembali?..."
Tian Lei mengangkat bahunya. "Kenapa tidak?..." Ucapnya dengan santai.
"Kau ini, aku dalam beberapa bulan ini terus ditanya oleh seisi sekte tentang siapa yang membunuh Zhi Xing. Aku selalu menghindari orang-orang itu sampai-sampai aku ingin pergi dari sekte ini..." Ucap Jie Xuan Long kesal.
"Haha, baiklah-baiklah aku berterimakasih. Kalau begitu, dimana poin kontribusi milikku?..." Tian Lei mengulurkan tangannya dengan telapak tangannya yang diatas.
"Poin tetua itu hanya bisa di tukarkan pada Aula Harta Tetua. Disana ada banyak barang yang lebih baik daripada aula harta biasa..." Ucap Jie Xuan Long dan memberikan kartu logam merah itu pada Tian Lei.
Tian Lei menggenggam kartu logam itu dengan erat, raut wajahnya menunjukkan senyum puas.
"Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu..." Ucapnya, Tian Lei berbalik dan melambai lalu berjalan pergi dari meja penjaga.
Tapi, saat Tian Lei baru berjalan beberapa langkah, Tian Lei dihentikan oleh Jie Xuan Long.
"Bocah!" Ucap Jie Xuan Long dengan pelan.
Tian Lei berhenti dan berbalik, ia menaikkan alisnya. "Ada apa?..."
Tatapan Jie Xuan Long berubah serius. "Apakah kau mau mengikuti kompetisi peringkat langit?..." Tanya Jie Xuan Long.
Tian Lei menggeleng. "Tidak. Aku tidak tertarik dengan itu. Kau tahu sendiri kan? Aku bahkan bisa membunuh Zhi Xing. Mengikuti kompetisi yang sudah pasti aku yang akan memenangkannya, aku tidak begitu tertarik..."
__ADS_1
"Haha, tebakan ku benar..." Jie Xuan Long memainkan janggut panjangnya.
"Pak tua, langsung saja ke intinya..." Ucap Tian Lei.
Ia kembali menatap ke arah Tian Lei. "Begini, reruntuhan kuno akan dibuka dalam satu bulan. Dan dalam periode ini, waktunya bersamaan dengan pelaksanaan kompetisi peringkat langit sekte naga biru. Jadi, apakah kau mau mewakili sekte ini?..." Tanya Jie Xuan Long.
"Reruntuhan Kuno?..." Tian Lei mengangkat alisnya.
Jie Xuan Long mengangguk. "Ya. Alasan kenapa wilayah ini dinamakan sebagai Reruntuhan Kuno, itu karena memang ada sebuah Reruntuhan Kuno yang terbuka setiap sepuluh tahun sekali di wilayah ini. Itu terletak di area terlarang, dan untuk mengetahui waktunya, akan ada monumen yang memberikan tanda-tanda. Monumen itu baru saja memberikan tanda-tanda seminggu yang lalu. Jadi, persiapan sekte untuk kompetisi peringkat langit tidak boleh ditunda..." Ucap Jie Xuan Long.
Tian Lei menghela nafasnya. "Itu sepertinya adalah hal yang baik. Tapi, apa untungnya bagiku?..." Ucap Tian Lei.
Jie Xuan Long kembali memainkan janggutnya dan tersenyum. "Haha, bagaimana jika aku memberitahumu bahwa musuh kecilmu akan ikut masuk ke reruntuhan kuno?..."
Perkataan Jie Xuan Long membuat Tian Lei memberikan tatapan serius. "Kawan lama? Apakah...."
Belum menyelesaikan perkataannya, Jie Xuan Long sudah mengangguk. "Ya, anak yang bernama Mo Wei juga akan ikut..." Ucapnya.
Tian Lei tersenyum licik saat itu, senyumnya sama seperti senyuman seorang penjahat.
"Benarkah?..." Ucapnya dan Jie Xuan Long menyikapinya dengan anggukan kepala yang tenang.
"Apakah kalian tidak takut, jika Klan Darah akan menghancurkan sekte ini..." Tian Lei kembali bertanya.
Sama seperti Tian Lei, Jie Xuan Long juga mengeluarkan senyuman licik di wajah tuanya.
"Oh, tentu saja tidak. Jika mereka benar-benar datang, kami hanya perlu angkat tangan dan mengatakan bahwa kau sudah lama dikeluarkan dari sekte kami..." Ucapnya.
"Hehe..." Keduanya saling tersenyum licik.
Tian Lei menghela nafasnya, ia berbalik dan melambai. "Baiklah, aku akan ikut dalam acara itu. Kau tenang saja..." Ucapnya dan mulai berjalan.
"Bocah, nona Saint sepertinya juga tidak tertarik dalam kompetisi peringkat langit ini, jadi bawalah dia bersamamu..." Ucap Jie Xuan Long lagi.
Tian Lei yang masih berjalan hanya mengangguk dan kembali melambai.
Jie Xuan Long melihat ke arah punggung Tian Lei dengan tatapan serius. "Anak ini benar-benar mengerikan..." gumamnya.
.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya ^_^
Jangan lupa juga buat mampir ke novel LELUHUR AGUNG ya... ^_^