
Di sebuah kediaman yang cukup besar di kota Roh Perang, seorang pemuda berusia dua puluhan tahun dengan topeng perak yang menutup wajahnya sedang berdiri di teras lantai puncak.
Mata merahnya yang mendominasi melihat ke arah langit yang cerah dengan kedua tangannya yang melipat di belakang punggungnya.
Pakaian bangsawannya yang indah dimainkan oleh angin yang sejuk, begitu juga dengan rambut hitam kemerahannya yang juga menari-nari diterpa angin.
Dia adalah pemuda yang sangat di takuti para ahli di wilayah reruntuhan kuno, dengan satu tangan menggetarkan sebuah kota, dan satu tatapan yang bisa membuat ribuan orang takluk.
Dia adalah Tian Lei, juga dikenal sebagai Kaisar Langit!
Ini adalah tahun ketiga setelah pemuda yang dikenal sebagai kaisar langit datang ke wilayah Reruntuhan Kuno.
Dan hari ini juga, adalah hari terakhirnya bersantai di wilayah reruntuhan kuno, karena ia harus melakukan sesuatu di benua tengah.
Setelah berdiam diri cukup lama, seorang anak laki-laki berusia lima belas tahun telah muncul di belakangnya.
Anak laki-laki itu memiliki rambut merah sebahu, matanya merah bagai darah, dan tangan kanannya memegang sebuah tombak.
Dia adalah Xiao Hong, anak kecil yang dua tahun yang lalu adalah seorang gelandangan di pasar, hingga akhirnya ia dibawa Tian Lei untuk berlatih.
"Kakak, ada apa memanggilku?" Tanya Xiao Hong setelah ia menyandarkan tombaknya di dinding.
Tian Lei tersenyum samar saat ia masih melihat langit, ia lalu berkata. "Aku harus pergi. Mungkin ini akan menjadi pertemuan terakhir kita, atau mungkin akan ada pertemuan selanjutnya..."
Xiao Hong terkejut mendengar perkataan kakaknya dan langsung bertanya. "Kakak, apa aku boleh ikut?! Aku bisa membantu kakak nantinya!..." Ucap Xiao Bai dengan semangat.
Tian Lei berbalik dan menatap Xiao Bai, ia meletakkan tangannya di atas rambut Xiao Hong dan mengacak-acaknya.
"Aku tidak bisa membawamu, karena perjalananku mungkin akan berbahaya. Alasan aku kemari karena aku telah diburu oleh tiga sekte, cepat atau lambat mereka pasti akan menemukanku. Jadi, lebih baik aku kembali ke benua tengah dan mencari tempat berbahaya lainnya untuk berlatih..." Ucap Tian Lei.
__ADS_1
"Tapi..." Wajah Xiao Hong menunjukkam kesedihan sampai ia menitikkan air mata.
"Aku yakin, kau akan membuat hal yang besar, sampai aku bisa mendengar namamu dibicarakan banyak orang. Dan pada akhirnya kau akan menjadi seseorang yang berpengaruh..." Tian Lei segera memotong perkataan adiknya.
Portal ruang yang begitu kuat kemudian muncul di belakang Tian Lei, ia perlahan-lahan mulai menelan Tian Lei.
"Selamat tinggal..." Ucap Tian Lei, lalu ia benar-benar menghilang dari tempat tersebut.
Setelah Tian Lei menghilang dari tempat tersebut, lutut Xiao Hong terasa berat hingga jatuh ke lantai.
Air matanya terus bercucuran dan menetes hingga membasahi lantai, ia dengan cepat mengusap air matanya dan melihat ke arah langit.
"Kakak!... Aku akan mendirikan kekuatan yang besar! Disini! Aku berjanji kediaman ini akan menjadi sebuah istana yang megah! Suatu hari nanti, aku akan membuat telingamu mendengar namaku yang telah dikenal banyak orang!..." Teriak Xiao Hong.
Setelah perpisahan itu, Xiao Hong menjadi lebih giat dalam berlatih, dalam tiga tahun ia telah berkembang dengan cepat dan mengikuti turnamen empat benua.
Setelah menyelesaikan turnamen itu, Xiao Hong menantang banyak ahli di ranah Xiantian di wilayah reruntuhan kuno, hingga akhirnya terbentuklah 10 Jendral Perang dan terciptalah Istana Kaisar Perang dengan kekuatan yang bisa menyamai kekuatan kelas menengah di benua tengah wilayah Xibian.
.
Istana Kaisar Perang, ini adalah keberadaan yang sangat kuat di wilayah reruntuhan kuno, bukan hanya karena pemimpinya sang Kaisar 1000 Perang yang hampir mencapai ranah Sovereign, tapi juga banyak orang yang masih percaya bahwa sang Kaisar Langit masih hidup dan melindungi mereka dari belakang.
Istana Kaisar Perang telah berperang melawan banyak portal iblis yang terbuka di wilayah reruntuhan kuno, mereka terus berperang melawan kejahatan dan terus berkembang.
Kaisar 1000 Perang melakukan semua ini bukan hanya untuk jalan kebenaran, tapi ia selalu yakin bahwa kakaknya akan kembali, dan dia harus melindungi wilayah yang akan menjadi tempat mereka berkuasa suatu saat nanti.
Dengan 10 Jendral Perang yang telah memiliki basis kultivasi masing-masing di atas Xiantian bintang 5, mereka mendominasi wilayah reruntuhan kuno.
.
__ADS_1
Setelah beberapa hari melakukan perjalanan di udara dengan mengendarai elang putih, Tian Lei dan kelompoknya telah sampai di kota Roh Perang.
Mereka mendarat di lapangan yang luas yang merupakan cabang lain dari armada elang putih.
Setelah mendarat, Tian Lei dan yang lainnya langsung berjalan menuju ke Istana Kaisar Perang.
Di perjalanan, Tian Lei melihat-lihat bangunan-bangunan di kanan-kiri dan merasa bahwa tidak ada perubahan dikota itu, selain beberapa bangunan baru yang merupakan sedikit dari banyaknya sumber ekonomi milik Istana Kaisar Perang.
"Saudara Tian, apa kau yakin kita tidak menuju tempat yang salah? Bukankah Istana Kaisar Perang itu adalah tempat yang sangat kuat? Bahkan Sekte Naga Biru tidak bisa dibandingkan..." Ucap Ni Xien, ia sedikit tidak yakin dengan Tian Lei saat ini.
Tian Lei melihat ke arah Ni Xien. "Percayalah, aku sama sekali tidak membohongi kalian. Aku benar-benar mengenal Kaisar 1000 Perang, bahkan sangat kenal..." Ucap Tian Lei, ia melihat kejauhan di atas langit saat mengucapkan kalimat terakhirnya.
"En, Yu'er percaya dengan kakak Tian Lei!" Yu'er mengangguk setuju dengan senyuman manisnya.
Ni Xien menghela nafasnya, ia pasrah dengan keadaan, ia percaya bahwa Tian Lei tidak akan mencari masalah, mengingat kekuatannya belum kembali.
.
Tian Lei dan yang lainnya berhenti di depan sebuah gerbang yang sangat besar, mereka dapat melihat sebuah papan nama yang terbuat dari emas yang sangat cantik dan juga megah. Di papan nama itu, terukir nama 'Istana Kaisar Perang'.
Melihat letak Istana Kaisar Perang yang sangat familiar baginya, mata Tian Lei tidak bisa menahan kenang-kenangan yang kembali muncul di kepalanya.
"Tanpa diduga, bocah itu benar-benar membuat kediaman itu menjadi istana..." Tian Lei bergumam dengan senyuman samar.
Setelah melihat papan nama itu dalam beberapa saat, Tian Lei lalu melangkahkan kakinya lagi berjalan menuju ke arah dua penjaga dan diikuti oleh Ni Xien dan Yu'er.
.
"HEI... HEI, KAWAN... AKU TAHU BAHWA NOVEL INI TIDAK SEBAGUS IMMORTAL SYSTEM, APALAGI LEGENDA PENDEKAR NAGA... TAPI, TIDAK ADA SALAHNYA MENEKAN TOMBOL LIKE UNTUK MENDUKUNG AUTHOR INI... SEBENARNYA LIKE ITU TIDAK BERPENGARUH PADA PENGHASILAN... TAPI, INI HANYA PEMBERITAHUAN SAJA BAHWA AUTHOR ITU NGE UP NGELIAT LIKE^_^"
__ADS_1