LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Kolam Hewan Buas Kuno


__ADS_3

Saat Tian Lei telah sampai di tempat peristirahatan mereka, Tian Lei dapat melihat Ni Xien dan Yu'er telah berhenti berlatih.


Tian Lei mendarat perlahan di sana dan berhasil mendapat perhatian dari kedua kakak beradik itu, ia berjalan mendekati mereka.


"Saudara Tian, bagaimana? Apakah masih belum ketemu?..." Ni Xien tidak tahan untuk bertanya.


"Aku sudah menemukannya. Ayo kita berangkat..." Ucap Tian Lei.


"Baik!"


Tian Lei dengan cepat mengepakan sayap Phoenix Ungu dan diikuti oleh Ni Xien yang menggendong adiknya.


Tian Lei terus terbang menuju ke arah Lembah Kabut Racun yang ia temukan tadi, dan mendarat di sebuah bukit tak jauh dari sana karena Ni Xien pastinya tidak tahan dengan energi racun. Berbeda dengannya yang tidak akan terpengaruh oleh racun maupun energi iblis.


"Ni Xien. Kau tunggu di sini..." Ucap Tian Lei, ia menggendong Yu'er dan segera menuju ke Lembah Kabut Racun.


Setelah sampai di sana, Tian Lei dan Yu'er langsung memasukinya dan menyusuri kabut racun yang sangat tebal.


Tian Lei bermaksud untuk mencari sumber dari racun itu, agar Yu'er akan lebih cepat meningkat.


Setelah lebih dari setengah jam mereka berjalan tanpa tujuan, Tian Lei akhirnya dapat merasakan sebuah tempat, dimana energi racun terus keluar dari sana.


Mereka berdua bergegas mendekati tempat yang di rasakan oleh Tian Lei dan saat mereka sampai, mereka dapat melihat sebuah bunga yang sangat besar.


Tian Lei membelalakkan matanya. "I, ini... Bunga Racun Pemikat? Tidak di sangka bahwa di tempat ini akan ada harta Karun untuk para ahli racun..." Ucap Tian Lei.


"Kak Tian Lei, apa itu Bunga Racun Pemikat?..." Yu'er tampak penasaran.


Tian Lei melihat ke arah Yu'er. "Itu adalah sebuah herbal racun yang sangat mematikan bagi para kultivator dan herbal berkualitas untuk para Ahli Racun. Setelah aku selesai berlatih dan telah menjemputmu, aku akan mengambil bunga ini untuk di suling menjadi pil. Dengan itu, kau akan meningkat dengan cepat..." Ucap Tian Lei.


"En" Yu'er dengan cepat mengangguk.


"Baiklah. Kau duduk bersila di sana dan aku akan mengajarkan kau berkultivasi. Ini sama saja dengan kultivasi kami..." Ucap Tian Lei dan Yu'er mengangguk.

__ADS_1


Tian Lei memerintahkan Yu'er untuk duduk di dekat Bunga Racun Pemikat dengan tenang, ia mengajarkan bagaimana cara menyerap energi racun dan hal hal lain yang di perlukan.


Kultivasi seorang ahli racun sama dengan kultivator pada umumnya, hanya saja jenis energi yang mereka serap bukan energi spiritual, tapi energi racun.


Setelah Tian Lei mengajarkan semua hal tentang kultivasi, Tian Lei memerintahkan Yu'er untuk mencoba untuk berkultivasi.


Yu'er meletakkan kedua tangannya yang telah tenang di lututnya, ia bernafas dengan teratur dan mulai menyerap energi racun ke dalam tubuhnya.


Berkat bantuan dari tubuh Laba-laba Iblis, penyerapan yang di lakukan Yu'er menjadi lebih cepat dari kebanyakan ahli racun.


Setelah melihat bahwa tidak ada masalah dengan kultivasi Yu'er, Tian Lei tersenyum puas. "Anak ini benar-benar memiliki pemahaman yang bagus..." Ucapnya.


Yu'er terus fokus terhadap kultivasinya saat ini, ia tidak mendapatkan gangguan apapun baik dari dalam dari luarnya.


Melihat hal ini, Tian Lei menjadi tenang dan memutuskan untuk meninggalkan Yu'er, ia mengepakan sayapnya dan terbang keluar dari area kabut racun.


Setelah beberapa menit, Tian Lei akhirnya dapat keluar dari kabut racun, ia langsung terbang menghampiri Ni Xien.


"Saudara Tian, bagaimana dengan Yu'er?..." Ni Xien tampak masih khawatir.


Tian Lei menghela nafasnya. "Tenang saja. Kau berlatihlah di sini sambil menunggu Yu'er. Aku akan melakukan sesuatu selama beberapa bulan..." Ucap Tian Lei.


Ni Xien mengangguk. "Baik" ucap Ni Xien, ia lalu duduk bersila dan mulai menelan pil kultivasi.


Tian Lei kemudian mengeluarkan sebuah kotak hitam yang ia dapatkan dari dalam cincin penyimpanan Feng Xuan sebulan yang lalu.


Ia meraih kotak hitam itu dan membukanya dengan paksa, seketika cahaya emas mulai berhamburan keluar dan membentuk sebuah peta tiga dimensi.


Itu semua kemudian masuk ke dalam ingatan Tian Lei, Tian Lei yang merasa tak nyaman dengan keadaannya saat ini, langsung duduk bersila dan mencerna ingatan itu.


Beberapa menit kemudian, Tian Lei telah mendapatkan informasi bahwa peta itu bukan peta reruntuhan kuno, tapi untuk menuju sebuah kolam hewan buas kuno.


Itu adalah milik sekte yang lebih dahulu berdiri sebelum sekte naga biru, bahkan telah lama runtuh sebelum sekte naga biru berdiri.

__ADS_1


Tian Lei membuka matanya, ia tersenyum puas setelah mengetahui bahwa akan ada tempat yang bagus untuk ia datangi.


Ia melihat ke arah Ni Xien yang sedang bermeditasi lalu memalingkan wajahnya. "Aku akan berangkat sekarang..." Ucapnya dan melesat dengan kecepatan penuh.


Dua hari kemudian...


Setelah mengikuti arah Peta Spiritual di dalam kepalanya, Tian Lei akhirnya berhasil menemukan sebuah altar yang bisa mengantarnya menuju ke Kolam Hewan Buas Kuno.


Altar itu di penuhi dengan simbol-simbol kuno yang sulit untuk di fahami, itu memancarkan gelombang energi yang kuat.


Tian Lei mendekati altar itu, ia berjalan menuju tengah-tengah altar dan menyalurkan energi Spiritualnya ke altar itu sesuai dengan petunjuk petanya.


Tiba-tiba, seberkas cahaya yang sangat terang muncul dan menyinari seluruh altar itu.


Altar itu terus menghisap energi spiritual yang di salurkan Tian Lei seperti sebuah lubang hitam. Dalam beberapa menit, altar telah berhenti menyerap energi spiritual Tian Lei dan sebuah lingkaran Aray telah terbentuk di puncak altar.


Lingkaran Aray itu tampaknya adalah Aray teleportasi, Aray itu terus bergerak turun hingga akhirnya menelan Tian Lei sampai menghilang.


..


Setelah tertelan oleh Aray teleportasi, Tian Lei telah di pindahkan ke dimensi lain, itu mungkin tempat suci bagi sekte kuno terdahulu. Terbukti karena disana ada banyak tiang batu dengan banyak simbol yang menggambarkan suatu sekte.


Tian Lei mengangkat pandangannya, ia dapat melihat sebuah kolam yang sangat besar di depannya, itu seperti sebuah lapangan bola kaki.


Air yang sangat jernih tampak bercahaya seperti cahaya permata hijau karena di dalam pinggiran kolam itu terdapat rumput-rumput hijau yang bercahaya.


"Jadi ini Kolam Hewan Buas Kuno? Benar-benar hebat. Ini tidak kalah dengan yang di miliki oleh sekte besar di empat wilayah benua tengah..." Tian Lei bergumam pada dirinya sendiri saat memandangi kolam yang luas di depannya.


Tian Lei duduk bersila di tempatnya berdiri, ia mencoba untuk berkultivasi sebentar dan merasakan kuatnya energi spiritual di sana.


Dalam kultivasi beberapa detik itu, Tian Lei telah merasakan bahwa energi spiritual mengalir deras di dalam tubuhnya.


Tian Lei membuka matanya perlahan-lahan. "Ini sangat cocok untuk membentuk Inti Spiritual..." ucapnya dengan senyuman puas.

__ADS_1


__ADS_2